Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Strategi Perbaikan Sistem Pernapasan pada Pasien PPOK Melalui Terapi Komplementer Rohmah, Ulfa Nur; Yari, Yarwin; Ramba, Hardin La; Suarti, Ni Made; Prawitasari, Shinta
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 8/ Nomor 1/ Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/jkh.v8i1.182

Abstract

Introduction: Complementary therapies have now become part of innovations that play a role in COPD patients so that they become essential as treatment supporters that have benefits, especially in improving the respiratory system, especially in COPD patients who return after exacerbations. Objectives: This study aims to determine strategies in improving the respiratory system in COPD patients through comprehensive therapy. Methods: Selection of articles using PRISMA guidelines using databased in the form of Scopus, CINAHL, Cochrane, ProQuest so that a narrative review is formed. The criteria for eligible articles include RCT or non-RCT with pre-test and post-test design, published between 2018-2023, full text, English, not considering control group, not studies related to drugs to treat diseases and complications. Results: The results obtained in this study after adjusting to the study criteria were 9 feasible articles. Complementary therapies in COPD patients can include breathing techniques, suppression techniques, music therapy, energy muscle techniques, and pulmonary rehabilitation. The complementary therapies in the study had almost mostly an impact on improving the respiratory system status of COPD patients Conclusion: Complementary therapy of COPD patients can be a holistic approach that must be a concern that can be implemented into various stages of treatment of COPD patients by involving multidisciplinary teams so that there is defense and improvement of the respiratory system
Penerapan Program Care Each Other (Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Masa Pandemi COVID-19) di Panti Asuhan Aisyiyah DKI Jakarta Pipin, Apriliana; Rohmah, Ulfa Nur; Utami, Ressa Andriyani; Efkelin, Ria; Ardiansyah
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v1i1.2

Abstract

Background: Inadequate sanitation facilities are closely related to the incidence of infectious diseases and poor personal hygiene in orphanages, especially during COVID-19.Conducting programs related to clean and healthy living habits can prevent the occurrence of other diseases. Objective:  improve the knowledge and behavior of orphans in implementing clean and healthy living habits throughthe Caring for One Another program. Method: starts from the preparation phase, implementation in the form of health education, discussions and demonstrations through animated videos. rabbit; Result: Thisactivity expands participants' knowledge before andafter theCaring for One Another activity. Conclution: Delivering the Care Each Other program has proven effective in increasing knowledge and understanding of clean and healthy living habits through hand washing.
Analysis of the impacts of health service closure policy on Indonesian nursing during COVID-19 pandemic: A literature review Casman, Casman; Indah Pertiwi, Retno; Chandra, Muhammad; Mahardika, Putri; Fahmi, Ismail; Fitria Utami, Ayu; Nur Rohmah, Ulfa
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 2 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns.v2i1.34

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic has been over yet; one of the effects of this pandemic is plenty of hospitals in Indonesia have been applying for temporary health service closure. Objective: This study aimed to analyse the effect of health service closure during the COVID-19 pandemic. Design: Simple study literature is the method for this study. Data Sources: This study used two different search processes. The first search process came from online news platforms (detik.com, kompas.com, and okezone.com), which used a combination of the words “COVID-19”, “emergency room”, “hospital”, and “closed” during November 2020. The second search was from the database (CINAHL, ProQuest, ScienceDirect, PubMed, SpringerLink, and Wiley Online). Review Methods: The guidelines of the second search used Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis. Both searching processes applied COVID-19 and hospital closed or emergency department closed as the keywords from November 2020-January 2021. Results: The first finding showed more than 300 news about health service closure, and the second showed 13 selected articles. There were 42 health service unit closures from 16 provinces in Indonesia. These closures had disadvantages effect for patients, nursing care and nursing education side. Conclusions: Total or partial health service closure could be happened due to increased patient capacity, delays in the treatment of the patient, many nurses getting infected by COVID-19, and nursing students cannot practice directly. Therefore, this issue needs innovative solutions to keep the nursing student placement going well by considering safety for the patient, nurses, nursing students, and trainer/ facilitator.
Sosialisasi dengan Media Edukasi sebagai Strategi Skrining dan Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus dengan Paliatif Hikayati, Hikayati; Andini, Dhona; Nur Rohmah, Ulfa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.25485

Abstract

Diabetes melitus merupakan dianggap sebagai pasien paliatif karena sifat penyakitnya yang kronis dan progresif sehinga menjadi masalah kesehatan global yang memerlukan pendekatan komprehensif, termasuk edukasi dan skrining rutin, untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup, terutama pada pasien paliatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh tim Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya pada 4 Desember 2024 di Desa Teluk Kecapi, Pemulutan, Ogan Ilir. Dengan melibatkan 41 peserta, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM melalui sosialisasi dan edukasi menggunakan media poster. Metode yang digunakan meliputi registrasi, pemeriksaan gula darah sewaktu, pengisian kuesioner pre-test, penyampaian materi edukasi, dan evaluasi melalui pengisian kuesioner post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor median pengetahuan peserta, dari 7,97 (sebelum kegiatan) menjadi 11,5 (setelah kegiatan). Hal ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan yang terstruktur dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan Diabetes Melitus dan skrining terhadap komplikasi. Kegiatan ini juga menggarisbawahi urgensi implementasi program skrining dan edukasi berbasis komunitas untuk mendukung pengendalian Diabetes melitus secara optimal dan berkelanjutan
Penerapan Terapi Sleep Hygiene dan Terapi Musik Instrumental untuk Mengurangi Keluhan Gangguan Pola Tidur pada Pasien dengan Gagal Ginjal Kronis Latifin, Khoirul; Rohmah, Ulfa Nur; Fransisca, Younanda Mirah
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.931

Abstract

Pendahuluan: Gangguan tidur pada pasien yang mengalami Gagal Ginjal Kronis merupakan penyebab utama terjadinya penurunan kualitas hidup dan kualitas tidur yang buruk. Gangguan tersebut berdampak buruk pada tubuh secara fisiologis, psikologis dan fisik. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan secara komprehensif dengan memberikan sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental untuk mengelola gangguan pola tidur pada pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK). Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus ini menggunakan asuhan Keperawatan yang terdiri dari pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi yang dilakukan pada tiga pasien. Implementasi yang diberikan untuk mengatasi masalah keperawatan adalah sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental. Hasil: Temuan studi kasus menunjukkan bahwa ketiga pasien melaporkan keluhan gangguan tidur, termasuk kesulitan tidur di malam hari dan sering terbangun sehinggda didapatkan masalah keperawatan gangguan pola tidur. Setelah tiga hari dilakukan intervensi keperawatan dengan sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental, keluhan sulit tidur dan terbangun di malam hari menurun secara signifikan. Sebelum penerapan terapi pola tidur, ketiga pasien dikategorikan memiliki kualitas tidur yang buruk (kategori 1). Setelah terapi, pola tidur mereka membaik, dengan dua pasien dikategorikan memiliki perbaikan sedang (kategori 4) dan satu pasien menunjukkan perbaikan signifikan (kategori 5). Kesimpulan: Penatalaksanaan gangguan pola tidur melalui penerapan sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental dapat secara efektif meningkatkan kualitas tidur pada pasien gagal ginjal kronis.
Implementasi Promosi Kesehatan melalui Germas (Gerakan Masyarakat) Bebas ISPA di Desa Teluk Kecapi, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan Kiani, Safa Tiara; Rohmah, Ulfa Nur; Latifin, Khoirul; Purwanto, Sigit; Fitriani, Dhia Diana
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i1.23639

Abstract

Acute respiratory infection (ARI) is a major source of morbidity and mortality from infectious illnesses worldwide, accounting for approximately four million fatalities each year and having relatively high mortality rates among newborns, children, and the elderly, particularly in low- and middle-income countries. Through one of the health promotion initiatives, this action aims to raise public awareness. Health promotion is carried out through lectures and discussions about the Acute Respiratory Infection-Free Community Movement. The results of the activity have been the implementation of Health examinations and increased public knowledge through observation and evaluation of open questions with the given theme. It is hoped that health promotion on the Acute Respiratory Infection-Free Movement will become a sustainable public health intervention model and be able to provide long-term benefits to the community.
GAMBARAN POST TRAUMATIC STRESS DISORDER, GANGGUAN TIDUR, KECEMASAN, DAN GEJALA DEPRESI KORBAN GEMPA BUMI DI CIANJUR Rohmah, Ulfa Nur; Harahap, Sarah Geltri; Yari, Yarwin; La Ramba, Hardin; Ludovikus, Ludovikus; Mailintina, Yurita; Pipin, Apriliana; Sabarina, Ribka
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v2i1.817

Abstract

Tectonic earthquakes in Indonesia often occur, there are even earthquakes that result in damage and loss of property and lives. This is because the Indonesian region is one of the regions with a quite complex tectonic order and has a fairly active frequency in the world. This article aims to evaluate the description of PTSD, sleep disorders, anxiety, and symptoms of depression in earthquake victims in Cianjur. This research is a quantitative descriptive research with a population of residents aged (17–60 years) who have experienced the aftermath of the natural disaster in Cianjur, West Java at the end of November 2022. The sampling technique for this study used simple random sampling. The total sample was 54 respondents, with the criteria of the respondent being able to read and write. The results showed that there were not many respondents who experienced PTSD after the natural disaster, almost more than half of the respondents experienced sleep disorders, many respondents also experienced anxiety and depression after the earthquake natural disaster in Cianjur, West Java. Adequate strategies and practices regarding the mental health of earthquake victims are needed
Peduli Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Siswa SMA Negeri 17 DKI Jakarta Panjaitan, Ribka Sabarina; Rohmah, Ulfa Nur; Chairunisa, Ratu
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1 No 1 (2024): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/sqj.v1i1.180

Abstract

Pada tahun 2018, berdasarkan data dari Globocan, tercatat bahwa jumlah kasus kanker mencapai 18,1 juta baru, dengan angka kematian potensial mencapai 9,6 juta. Sejak tahun tersebut, Indonesia menempati peringkat kedelapan di Asia Tenggara dengan angka kejadian kanker sebesar 136,2 per 100.000 penduduk. Kanker payudara menjadi jenis kanker tertinggi pada perempuan dengan insidensi sebanyak 42,1 per 100.000 penduduk dan rata-rata kematian sebesar 17 per 100.000 penduduk. Selanjutnya, kejadian kanker leher rahim mencapai 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian sebesar 13,9 per 100.000 penduduk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui praktik SADARI serta meningkatkan pengetahuan remaja perempuan mengenai waktu, frekuensi, dan metode yang benar dalam melaksanakan SADARI. Metode yang digunakan pre dan post test. Hasil yang didapatkan 25 responden menunjukkan peningkatan signifikan dari nilai pre-test (63,68) menjadi post-test (85,88), menandakan dampak positif dari metode pembelajaran. N-Gain Score sebesar 0,612767 mengindikasikan peningkatan sedang dalam pemahaman atau keterampilan responden, dan tafsiran keefektifan dengan nilai N-Gain Score 61,27673881 menunjukkan metode pembelajaran cukup efektif. Implikasinya, metode tersebut berhasil meningkatkan pemahaman atau keterampilan responden, memperkuat peran N-Gain Score dan tafsiran keefektifan sebagai indikator evaluasi efektivitas metode pembelajaran.
Eskalasi Kognitif dengan BUSA GUNTING "Buku Saku Cegah Stunting" melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Rohmah, Ulfa Nur; Ellynia, Ellynia; Wahdini, Rizqa; Widjaja, Andrianto
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1 No 1 (2024): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/sqj.v1i1.206

Abstract

Stunting menjadi ancaman bagi Indonesia yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan. pendekatan untuk mengubah perilaku kebersihan dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat diperlukan untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan kegiatan pengabdian masyarakat terbagi menjadi perencanaan, pelaksanan dan evaluasi dengan media power point dan buku saku. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adanya peningkatan kognitif pada peserta melalui buku saku tentang sanitasi total berbasis masyarakat terkait pencegahan stunting. Diharapkan terdapat peningkatan kognitif pada ibu untuk mencegah stunting sehingga sumber daya manusia Indonesia unggul yang berkelanjutan.
Terapi Kelompok Terapeutik Lansia untuk Meningkatkan Integritas dan Kepercayaan diri Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia di Jakarta Barat Setyaningsih, Tri; Fitria, Dian; Utami, Ressa Andriyani; Rohmah, Ulfa Nur
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1 No 1 (2024): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/sqj.v1i1.207

Abstract

Proses perkembangan lanjut usia merupakan proses alamiah sesuai dengan peningkatan usia seseorang. Kondisi perubahan pada aspek biologis ini menggambarkan terjadinya penurunan pada fungsi tubuh secara fisik dan fisiologis. Peningkatan jumlah penduduk lansia memberikan konsekuensi yang tidak sederhana. Ada beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk lansia seperti, terapi life review, validasi terapi, dan terapi kelompok terapeutik lansia yang bertujuan untuk menstimulasi adaptasi aspek perubahan pada lansia terutama lansia sehat. Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) adalah terapi yang diberikan kepada sekumpulan orang yang memiliki hubungan satu sama lain, saling bergantung, dan memiliki norma-norma umum. Dengan pemberian TKT ini diharapkan dapat membantu mewujudkan lansia yang mampu adaptasi pada diri dan lingkungannya serta meningkatkan integritas dirinya. Terapi dilaksanakan selama tiga hari pembukaan, (Penjelasan modul dilanjutkan langsung terapi sesi 1 dan 2, hari kedua sesi 3 dan 4 evaluasi dan penutupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terapi kelompok terhadap integritas diri lansia, selain itu juga terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi kelompok dengan adaptasi diri lansia, dan juga dukungan panti sangat mempengaruhi keberhasilan terapi kelompok. Sehingga dapat disimpulkan bahwa TKT yang dilakukan dengan efektif sangat mempengaruhi integritas dirinya dan juga adaptasi diri lansia. Sehingga mampu meningkatkan kemampuan adaptasi diri lansia baik pada aspek fisik, koqnitif, emosional, sosial dan spiritual selain itu juga mampu memberikan perubahan dan mengembangkan tahapan Integritas Ego.