Claim Missing Document
Check
Articles

Ethnomathematics: Two-Dimensional Figure Geometry Concept in the Balla Lompoa Traditional House in South Sulawesi Ja’faruddin; Naufal, Muhammad Ammar
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 3 (2023): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.834

Abstract

Rumah adat Balla Lompoa merupakan bangunan adat yang dulunya digunakan sebagai istana tempat tinggal Raja Gowa. Sebagai bagian dari budaya, arsitektur tradisional dan ornamen pada Balla Lompoa berkait dengan konsep geometri yang jika digali dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Kajian tentang konsep matematika dengan praktik budaya disebut etnomatematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan salah satu penjaga rumah adat Balla Lompoa. Eksplorasi rumah adat Balla Lompoa memperlihatkan berbagai konsep geometris bangunan datar seperti bujur sangkar, bujur sangkar panjang, segitiga, lingkaran, dan belah ketupat. Bentuk bangun datar ini dapat ditemukan di Balla Lompoa dan dapat menjadi salah satu bahan ajar berupa media pembelajaran, model dan pendekatan pembelajaran serta modul menggunakan Etnomatematika. The Balla Lompoa traditional house is a traditional building once used as the palace of the King of Gowa's residence. As part of the culture, the traditional architecture and ornaments on the Balla Lompoa connect with the concept of geometry, which, if explored, can be used as teaching materials. The study of mathematical concepts with cultural practice is called Ethnomathematics. This study is a descriptive exploratory study, with data collected through observation and interviews with one of the guards of the Balla Lompoa traditional house. The exploration of the Balla Lompoa traditional house shows various geometric concepts of flat buildings such as squares, square Panjang, triangles, circles, and rhombuses. This flat shape can be found in the Balla Lompoa and can be one of the teaching materials in the form of learning media, teaching models and approaches, and modules using Ethnomathematics.
STEAM learning implementation in Makassar: SWOT analysis Naufal, Muhammad Ammar; Ramdhani, Nurfitriah; Syahid, Nurul Khatimah; Zahrah, Fadliyah; Nurfadya, Masyta; Hafid, Nur Aqidah; Dassa, Awi; Ihsan, Hisyam; Ahmad, Asdar
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 3: August 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i3.21353

Abstract

The aim of this study is to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) of science, technology, engineering, art, and mathematics (STEAM) learning at the elementary school level in Makassar. This study employed a mixed methods approach, specifically the QUANqual type of explanatory sequential design. The survey method was used to collect and analyze quantitative data, while interviews and documentation methods were used for qualitative non-numerical data. The respondents consisted of elementary school teachers in Makassar who were selected using simple random sampling. The results showed that using SWOT analysis and internal strategic factors analysis summary-external strategic factors analysis summary (IFAS-EFAS) calculations, the strengths-opportunities (SO) strategy has the highest score of 4.27. In addition, the weaknesses-opportunities (WO), strengths-threats (ST), and weaknesses-threats (WT) strategies received consecutive scores of 3.25, 2.71, and 1.69, respectively. It suggests that STEAM learning in Makassar is in a growth stage due to its strengths and opportunities that support the development of STEAM education in the city.
Optimalisasi Pembelajaran di SMKS Islam Pesantren Alam: Penguatan Kapasitas Guru melalui Teknologi AI Dassa, Awi; Naufal, Muhammad Ammar; Sutamrin, Sutamrin; Zaki, Ahmad
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i2.5091

Abstract

Kegiatan pengabdian dengan tema Optimalisasi Pembelajaran Menggunakan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) bagi Guru di SMKS Islam Pesantren Alam merupakan program pengabdian yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran. Fokus pelatihan ini adalah mengembangkan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran interaktif menggunakan Canva dan menyusun alat evaluasi adaptif melalui ChatGPT. Pelatihan ini meliputi pemahaman dasar tentang AI, langkah-langkah penggunaan Canva dan ChatGPT, serta pendekatan untuk menghadapi tantangan yang mungkin muncul selama penerapan. Metode yang diterapkan mencakup ceramah dan praktik langsung, yang memungkinkan peserta memahami konsep sekaligus menerapkannya dalam konteks pembelajaran mereka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, dengan umpan balik positif terkait relevansi materi dan manfaat praktis yang diterima. Dengan integrasi AI, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah dapat meningkat secara berkelanjutan, mendukung kesiapan guru menghadapi pendidikan abad ke-21
Attitude towards learning school geometry: an exploratory and confirmatory factor analysis in the Nigerian context Hassan, Muhammad Nasiru; Naufal, Muhammad Ammar; Abdullah, Abdul Halim
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.23545

Abstract

Attitude is a critical factor influencing students’ success in learning geometry and mathematics, which has been a subject of global interest in educational research. This study aimed to develop a valid and reliable instrument to measure students’ attitudes toward learning geometry in Nigeria, based on the affective, behavioral, and cognitive (ABC) model. The instrument was tested on a sample of 100 secondary school students in Nigeria. To ensure its validity, both exploratory factor analysis (EFA) and confirmatory factor analysis (CFA) were employed. The EFA results indicated a three-factor structure consisting of 20 items, which was further verified through CFA, showing good model fit indices and supporting the instrument’s robustness. The reliability of the instrument was also confirmed, with Cronbach’s alpha coefficients ranging from 0.73 to 0.89, suggesting strong internal consistency across the three attitude components. The findings indicate that the developed instrument is a reliable and valid tool for assessing secondary school students’ attitudes toward geometry, capturing their emotional, behavioral, and cognitive responses to the subject. This study contributes significantly to the field of mathematics education by offering a context-specific tool for measuring attitudes, which could inform the development of more effective teaching strategies tailored to students’ attitudes toward geometry.
Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Menggunakan Metode Determinan Nasir, Norma; Awi, Awi; Sutamrin, Sutamrin; Naufal, Muhammad Ammar
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78493

Abstract

Abstrak. Kesalahan siswa dalam memahami konsep determinan matriks berpotensi menghambat proses penyelesaian Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV), khususnya saat menggunakan metode Sarrus. Pemahaman konsep yang keliru tidak hanya berdampak pada ketidaktepatan prosedur, tetapi juga mencerminkan adanya miskonsepsi yang lebih dalam terhadap struktur dan sifat matriks itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan tingkat kemampuan matematika mereka, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek tiga orang siswa SMA yang dipilih berdasarkan hasil tes diagnostik awal. Instrumen penelitian terdiri dari tes tertulis yang mengukur kemampuan menyelesaikan SPLTV menggunakan metode determinan, serta pedoman wawancara yang digunakan untuk menggali lebih dalam proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi masih melakukan kesalahan prosedural, seperti ketidaktepatan dalam penggunaan tanda positif dan negatif pada metode Sarrus. Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan kesalahan konseptual dan prosedural, antara lain kesulitan memahami struktur matriks dan menentukan minor yang benar. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesalahan pada hampir semua aspek, termasuk konsep, prosedur, dan perhitungan numerik, serta menunjukkan miskonsepsi terhadap langkah-langkah penyelesaian SPLTV dengan determinan. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang adaptif terhadap perbedaan tingkat kemampuan siswa, dengan penekanan pada penguatan pemahaman konsep dan pelatihan prosedural secara bertahap. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan intervensi pembelajaran yang lebih sistematis untuk meminimalisasi kesalahan siswa dalam memahami determinan dan aplikasinya dalam SPLTV Kata Kunci: Kesalahan Siswa; Determinan; Metode Sarrus; Kemampuan Matematika
Pelatihan Pemanfaatan Deepseek AI untuk Pengembangan Soal Literasi Matematika bagi Guru Sekolah Menengah di Kabupaten Maros Awi, Awi; Sutamrin, Sutamrin; Naufal, Muhammad Ammar; Nasir, Norma
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Keterampilan literasi matematika merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh siswa abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global dan kebutuhan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak guru masih mengalami kesulitan dalam merancang soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan soal literasi matematika dengan memanfaatkan aplikasi Deepseek AI, yaitu platform kecerdasan buatan yang mendukung proses penyusunan soal berbasis konteks dan analisis kemampuan berpikir kritis. Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung dalam pengembangan soal literasi matematika berbasis teknologi. Kegiatan ini diikuti oleh 12 guru matematika dan dilaksanakan bekerja sama dengan MGMP Matematika Kabupaten Maros. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan guru merancang soal literasi matematika yang kontekstual, sistematis, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran berbasis HOTS. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme guru sekaligus memperkuat literasi numerasi di lingkungan sekolah.Kata kunci: Deepseek, Artificial Intelegence, Literasi Matematika.
The Influence of Self-Efficacy and Learning Interest on the Mathematical Problem-Solving Ability of MAN 1 Bone Students Hamzah Upu; Muhammad Ammar Naufal; Nur Anisa Syam; Obeng, Sharifah Nasriah Wan
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.359

Abstract

This study investigates the effect of self-efficacy and learning interest on the mathematical problem-solving skills of tenth-grade students at MAN 1 Bone. Employing an ex post facto design, the research involved 80 students selected from a population of 356 through systematic random sampling. Data were collected using self-efficacy and learning interest questionnaires, along with a problem-solving test on three-variable linear equations. The data were analyzed through descriptive and inferential statistics using multiple linear regression analysis. The descriptive findings indicate that most students demonstrated moderate levels of self-efficacy, learning interest, and problem-solving ability. Inferential analysis revealed that both self-efficacy and learning interest significantly and positively affected problem-solving skills, individually and jointly. Self-efficacy accounted for 29.6% of the variance, learning interest contributed 22%, and their combined effect reached 51.6%. These results highlight the essential role of psychological and motivational factors in mathematical learning. Strengthening students’ confidence and interest can enhance their problem-solving competence, suggesting that instructional strategies should prioritize fostering both attributes to improve learning outcomes. This research contributes to the development of scientific insight, particularly in the field of education, related to self-efficacy, learning interest, and students' ability to solve mathematical problems. Furthermore, it can serve as a reference for implementing more effective learning models to increase students' learning interest.
TELAAH KRITIS BUKU MATEMATIKA TINGKAT LANJUT SMA/MA KELAS XII KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI INTEGRAL Selpiana, Selpiana; Asmad, Nurhafifah; Naufal, Muhammad Ammar
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis buku Matematika Tingkat Lanjut SMA/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka pada materi kalkulus integral. Telaah difokuskan pada aspek penyajian peta konsep, relevansi materi dengan tujuan pembelajaran, esensi dan relevansi materi, permasalahan urgent materi, beserta evaluasi kelebihan dan kekurangan buku teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap bab integral dalam buku teks yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022. Data dianalisis melalui identifikasi struktur materi, analisis kejelasan konsep, keterkaitan antarkonsep, serta evaluasi tingkat kognitif latihan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku telah menyajikan materi integral secara sistematis dan relevan dengan CP Kurikulum Merdeka. Namun demikian, masih ditemukan dominasi pendekatan prosedural, keterbatasan penguatan pemahaman konseptual, minimnya keterkaitan eksplisit antara integral tak tentu dan integral tentu melalui Teorema Dasar Kalkulus, serta rendahnya proporsi soal yang mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Oleh karena itu, diperlukan pengembangan penyajian konsep dan latihan soal agar pembelajaran integral lebih bermakna dan selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Spatial Geometry Learning in Higher Education Through Flipped Classroom with Metacognitive Scaffolding: A Mixed-Methods Study Awi Awi; Sutamrin Sutamrin; Hisyam Ihsan; Norma Nasir; Muhammad Ammar Naufal; Muhammad Ikram
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 5 No. 2 (2025): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v5i2.817

Abstract

Mathematics education students continue to struggle with the complex notion of spatial geometry. Therefore, learning approaches should incorporate strong conceptual understanding. This study examined the effectiveness of flipped classroom-based geometry learning combined with metacognitive scaffolding in developing students’ spatial ability. It also identified students’ spatial knowledge needs, types of metacognitive questions posed by the teacher, and forms of scaffolding used. A mixed-methods design was employed, consisting of an exploratory qualitative phase followed by a quasi-experimental phase. The qualitative phase explored key spatial knowledge demands and scaffolding patterns through questionnaires and interviews, while the quasi-experimental phase compared three instructional conditions: flipped classroom with metacognitive scaffolding, flipped classroom without scaffolding, and conventional instruction. Results indicated that students needed four types of spatial geometry knowledge: 3D coordinate representation, geometric transformation, spatial visualization, and angle–distance relationships. Teachers’ metacognitive questions mainly emphasized awareness of understanding, while conceptual scaffolding was more dominant than metacognitive scaffolding. Quantitatively, students in the flipped classroom with metacognitive scaffolding showed greater improvements in spatial ability. These findings suggest integrating self-directed learning and metacognitive support in geometry learning that requires advanced visualization and independent thinking.
Design and Implementation of Sorting Waste Bins as an Integrated Waste Management System in the School Environment Hisyam Ihsan; Fajar Arwadi; Muhammad Ammar Naufal; Riswansyah; Ahmad Israk; Lutfiah
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.4

Abstract

This program aims to develop an effective waste management system in schools to increase environmental awareness. A segregated waste bin system with color categorization (green, yellow, nir, red) is implemented to make it easier to sort waste, especially organic and inorganic waste. This program is carried out based on needs analysis, system design, implementation and effectiveness evaluation. The results show an increase in students' waste sorting accuracy of 75% and increased awareness of the environment. However, challenges such as consistency of sorting, maintenance and changing habits still need to be addressed. This program recommends ongoing maintenance and education to increase the effectiveness of waste management systems in schools. In this way, it is hoped that environmental awareness and the quality of the school environment can be improved. This program contributes to the development of waste management systems in schools.
Co-Authors Abdul Halim Abdullah Abdul Rahman Abdullah, Abdul Halim Adnan Ahmad Faisal Ahmad Israk AHMAD ZAKI Ahmad, Asdar Ainun Najwa Akhyar, Andi Muh. Alimuddin Alimuddin Almeyda, Resky Andi Ammar Akrar Andi Asmawati Azis Andi Citra Pratiwi Angri Lismayani Anisa Tajang Jamiluddin Arjun, Uun Ade Asdar Asdar . Aslan Indra Mahananta Asmad, Nurhafifah Aswar Aswar Aswi, Aswi Awi Awi Awi Awi Awi Awi Dassa Awi Dassa, Awi Awi, Awi Ayu Alfina Pratiwi Amar Azwar, Azwar Chatarina Umbul Wahyuni Emi Anggriani Eva Selya Fajar Arwadi Febrianti Khoirunnisa Fitriana Hafid, Nur Aqidah Hamda Hamda Hamzah Upu Haris Haris Haris, Haris Hassan, Muhammad Nasiru Hastuty Hisyam Ihsan Hisyam Ihsan Ibrahim Abdullah Alshaye Ibrahim Abdullah Alshaye Iskandar Iskandar Ja'faruddin, Ja'faruddin Jafaruddin Ja’faruddin Jeranah Latif, Lhenny Ardillah Lhenny Ardillah Latif Lidia Aprilia Tangdilintin Lutfiah M. Amirullah M. Amirullah Mannan, Abdul Mansyur Mansyur Mardin Mardin, Mardin Masita Alifya Angraini Maulidiyah Ananda Nasrul Mohd Salleh Abu Muh. Fadhil Muh. Rezky Budi Santoso Muhammad Ikram Muhammad Ikram Muhammad Isbar Pratama Muhammad Nur Akbar Syah Muhammad Saddang Muhammad Yusuf Muhammad, Fadhel Nabil, Zaky An Nasir, Norma Novia Fridayanti Novianti, Gita Eka Nur Anisa Syam Nurfadillah Nurfadillah Nurfadillah Nurfadya, Masyta Nurhaliza, Ratih Nurhana Nurhana NURUL HIDAYAH Nurwahidah Obeng, Sharifah Nasriah Wan Pratiwi, Andi Citra Putri Anugrah Wanti Putri Regina Pratiwi Rahman, Abdul Rahmawati Ramdhani, Nurfitriah Rifka Adriani Aswar risaldi, risaldi Riswansyah Rondiyah Rondiyah Rosiani Feti Thanelab Nope Ruslan Ruslan Rusli Saddang, Muhammad Sahid Sahid Samsuddin, Auliaul Fitrah Satrina, Satrina Selpiana, Selpiana Sharifah Osman Sitti Masyitah Meliyana R. Sukarna Sukarna Sutamrin Sutamrin Sutamrin Sutamrin Sutamrin, Sutamrin Syahid, Nurul Khatimah Syamsunardi, Syamsunardi Umar Bin Makka Lanye Uun Ade Arjun Wahidah Sanusi Wahidin Ashari, Nur Zahrah, Fadliyah Zainal, Zaid Zaky An Nabil