Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Peningkatan Produksi Kompos Biochar Pembenah Tanah melalui Rekayasa Konstruksi Mesin Pencacah Bahan Organik dalam Mendukung Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim Pertanian bagi Masyarakat Kampung Belimau-Kelurahan Lempake, Kelurahan Sempaja Utara, Kota Samarinda Syafii, Syafii; Zarta, Abdul Rasyid; Akshar, Muh; Marroh, Zahrotul Isti'anah; Nurmarini, Eva; Patulak, Ita Merni; Alex, Taman; Tahrir, Muhammad; Zahroni, Teguh Rizali; Yusdiansyah, Yusdiansyah; Ridwan, Ridwan; Azzahrah, Nadia Fatimah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.17412

Abstract

Background: Berkuranganya lahan subur, cekaman alam dan biotik terhadap lahan pertanian di Kalimantan Timur menuntut tindakan adaptasi yang bermuara pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha pertanian. Adaptasi dan keberlanjutan menuntut inovasi kreativitas yang didasarkan riset, dengan adanya kegiatan produksi kompos biochar menggunakan mesin pencacah maka kuantitas hasil produksi akan semakin bertambah yang akan berpengaruh pada jumlah dan kualitas hasil pertanian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai upaya peningkatan produksi kompos biochar pembenah tanah melalui rekayasa konstruksi mesin pencacah bahan organik. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) P4S Puri Leisa. Metode: Untuk mengatasi permasalahan maka diadakan penyuluhan dan pelatihan terhadap 15 – 20 orang petani dan mahasiswa, dengan materi teori dan praktek pembuatan kompos biochar selama 1 hari (4 jam) antara lain Penyiapan Alat Pirolysis, Pemilihan Bahan Biochar, Proses Pembakaran, Pemantauan Suhu dan Pemadaman, Penjemuran, Aktivasi dan Penepungan, Analisis dan Distribusi.  Hasil: Pada tahap awal kegiatan pengabdian, para peserta pelatihan mendapatkan kulsponsi penjelasan prosedur cara membuat kompos biochar dari instruktur. Tahap kedua adalah praktik dengan memasukkan bahan-bahan organik yang berasal dari limbah pertanian dan serasah kehutanan ke mesin pencacah untuk menghasilkan serbuk yang seragam sebelum akhirnya diproses menjadi biochar.  Limbah pertanian serta limbah kehutanan atau limbah alami organik lainnya tidak membutuhkan perlakuan khusus maupun perlakuan pendahuluan seperti dengan menjemurnya atau membuatnya menjadi bagian-bagian dengan ukuran lebih kecil. Kesimpulan: Melalui penggunaan mesin pencacah bahan alami, produktivitas kompos meningkat menjadi 800 kg per hari dibandingkan sebelumnya hanya berkisar 100-200 jika menggunakan tenaga manual. 
Co-Authors ., Cahayahati ., Delima ., Erliwati ., Kamshory Abadi, Akbar Aditio Pribadi, Rizki Adrianti Adrianti Adrianti, Adrianti Agung W. Setiawan Agustin, Hanna Jenifer Akshar, Muh Alex, Taman Ali Basrah Pulungan Almoataz Youssef Abdelaziz Andi Pawawoi Andrivo Rusydi Arnawan Hasibuan Arya, Engla Harda Asrizal . Aswardi Aswardi Aulia Aulia Aulia Aulia Axel Doriza Azhari Zakri , Azriyenni Azizah, Farah Azriyenni Azhari Zakri Azzahrah, Nadia Fatimah Beni Nugroho, Dionysius Benriwati Maharmi Budi Endarto Cahayahati . Chamdani Chamdani Dadan Ramdan Danas, Aidil Darmana, Ija Dawam Habibullah Dawam Habibullah Delima . Dian Noviandri Dina Maizana Dona Juliandri Edyan Noveri Elmiyasna Kimin Elysia Sholiha, Almira Rahma Endang Tri Wahyuni Erliwati . Fahreza, Rahmad Fajril Akbar Farah Azizah Fierda Nurany, Fierda Fikriyatullatifah, Anisa Fitriyan, Rahmawati Gumilar, Candra Habib Satria Habib Satria Habibullah, Dawam Hanalde Andre Handayani, Mia Putri Hasdi Putra, Hasdi Herris Yamashika Herris Yamashika Heru Irianto Hidayatullah Ismail, Hidayatullah Ija Darmana Ika Putri, Kartika Ilham Cholid Ilhamdi Rusydi, Muhammad Imam Fauzi Ath Thaariq Indrajaja, Nobella Indri Dayana Irfan El Fakhri Ita Merni Patulak Jaka Windarta Juliandri, Dona K. M. Nor K. M. Nor K. M. Nor Kamsidjo Budi Utomo Kamsory Kamsory, Kamsory Kartika Ika Putri Kartika Sri Kumala Sari Khin Moe Moe Kurniawan, Sulistyo Agung Dwi Kusnadi, Sekar Ayumeida Laksono, Heru Dibyo Layrenshia, Belinda Leily Wustha Johar Liambana, Junlianty Lovely Son, Lovely M. Yonggi Puriza Maharmi, Benriwati Marroh, Zahrotul Isti'anah Matalata, Hendi Maulidi, M. Alfi Mochammad Novendri S Moe, Khin Moe Mohammad Taufiq Hidayat Monice Monice Moranain Mungkin Muhammad Fadlan Siregar Muhammad Hadi Putra, Muhammad Hadi Muhammad Imran Hamid Muhammad Khahfi Zuhanda Muhammad Nasir Muhammad Nurdin Muhammad Ridha Fauzi Muhardika Muhardika Mumtazah, Lutfia Anis Muzamir Isa Nasir, Hikmah Afifah Nasir, Muhammad Nofri Dodi Noor Azahra, Anggraeni Novizon, Novizon Nur Izrillah, Imra Nurdin, Muhammad Nurmarini, Eva Perdana Putra, Ilham Prihadini, Diana Purwadhi Purwadhi Putri, Lusi Ngestina Rahmad B.Y Syah Rahmad Fahreza Rahmawati Fitriyan Refdinal Nazir Ricky Maulana Ridwan, Ridwan Rizka Hadelina Roni Putra Rudi Salam Rusydi, Muhammad Ilhamdi Salfikri, Iqbal Sapto Nisworo Since Yuliana Frans, Inggrid Slamet Raharjo Sugiono Sugiono Syah, Rahmad B. Y. Syah, Rahmad B.Y Syukri Yunus Tahrir, Muhammad Thoriq Kurnia Agung Thoriq Kurnia Agung Veranita, Mira Wati Wati Wati Wati Wati, Wati Welly Yandi Yandi, Welly Yona Mayura Yudi Arfan Yusdiansyah, Yusdiansyah Zahroni, Teguh Rizali Zarta, Abdul Rasyid Zulwisli .