Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PROMOSI “PANANAS” SEBAGAI OLEH-OLEH KHAS KOTA PRABUMULIH Damayanti, Alfina; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i2.2481

Abstract

Pangsit Nanas adalah salah satu olahan yang dijadikan makanan oleh-oleh khas kota Prabumulih, dimulai sejak tahun 2011 melalui koperasi KOSSUMA yang mengajarkan pengolahan pangsit Nanas kepada UMKM Prabumulih. Pemasaran Pangsit Nanas belum merata sehingga untuk pemesanan ke luar daerah belum bisa dilakukan dan kurangnya media promosi yang membuat Pangsit Nanas ini belum banyak dikenal oleh masyarakat luar daerah Prabumulih. Adapun tujuan dari dari perancangan ini adalah memperkenalkan Pangsit Nanas kepada masyarakat lokal maupun luar daerah, meningkatkan pemasaran Pangsit Nanas sebagai oleh-oleh khas Prabumulih dan meningkatkan media visual promosi agar penjualan tidak hanya di Kota Prabumulih saja. Perancangan Komunikasi visual promosi “Pananas” sebagai oleh-oleh khas Kota Prabumulih ini menggunakan metode perancangan Design Thinking, Design Thinking merupakan alat yang digunakan dalam suatu pemecahan masalah, yang dalam prosesnya design thinking bersifat human centered atau berpusat pada manusia dan menngunakan analisis 5W + 1H. Adapun media-media yang dibuat dalam Perancangan ini, yaitu media utama, media isu dan media pendukung. Media utama yang dibuat adalah Video Promosi Pangsit Nanas dan Packaging, untuk media isu yang dibuat yaitu Poster, X Banner dan Brosur, terakhir media pendukung yang dibuat perancang dalam perancangan ini berupa Piring, T Shirt, Maskot, Merchandise (Pin, Mug dan Gantungan Kunci).
PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL BAHAYA PENGGUNAAN POLISTIRENA BUSA SEBAGAI KEMASAN MAKANAN DAN MINUMAN PADA KALANGAN PEDAGANG DI KOTA PALEMBANG Riansyah, Raden Okta; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2590

Abstract

Penggunaan kemasan polistirena busa yang berkali kali pada jenis sekali pakai dapat menyebabkan penyakit terhadap kesehatan manusia mulai dari menganggu sistem syaraf,  alergi kulit, sulit tidur, iritasi mata, diare bahkan dapat memicu kanker. Untuk di Kota Palembang, sampai saat ini masih banyak pedagang makanan yang menggunakan polistirena busa sebagai kemasan makanan, seperti pedagang bubur ayam, seblak, dan nasi goreng, tanpa menyadari bahaya yang ditimbulkan. Oleh karena itu perlu adanya perancangan kampanye sosial mengenai dampak penggunaan polistirena busa yang berlebihan.  Adapun metode pengumpulan data pada perancangan karya ini dititikberatkan pada identifikasi data, analisadata  dan perancangan pada karya Ambient media tempat sampah dan media pendukung lainnya. Perancangan ini menggunakan metode perencanaan design thinking meliputi premedia, main media dan follow up media. Data dikumpulkan melalui, observasi, wawancara, literatur dan website. Data tersebut kemudian diidentifikasi, diklasifikasi, diseleksi, selanjutnya dianalisis menggunakan metode 5W+1H, dan diinterpretasikan sesuai teks dan konteksnya. Perancangan ini bertujuan mengajak masyarakat Kota Palembang khususnya para pedagang untuk beralih ke kemasan yang lebih Higenis. Adapun karya yang dibuat pada perancangan ini diantaranya adalah ambient media berupa tempat sampah, poster, apron, T-Shirt, Masker, dan X Banner.
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SENJATA TRADISIONAL SUMATERA SELATAN Pratiwi, Dika Putri; Iswandi, Heri; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i1.2829

Abstract

Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam warisan budaya salah satunya yaitu senjata tradisional. Hal tersebut, tidak terlepas dari pengaruh peninggalan kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang. Senjata tradisional Sumatera Selatan diantaranya keris Palembang, siwar, skin, parang, pedang Palembang, tombak trisula, kujur dan kudhok. Dari sekian banyak senjata tradisional Sumatera Selatan tersebut, sangat jarang sekali ditemukan pengrajin senjata ataupun masyarakat Sumatera Selatan yang tetap melestarikannya. Generasi muda saat ini juga kurang mengenal senjata tradisional Sumatera Selatan, hal tersebut dikarenakan sangat terbatasnya media yang membantu untuk mengenalkan senjata tradisional Sumatera Selatan seperti buku khusus yang membahas mengenai senjata tradisional Sumatera Selatan dan senjata tradisional Sumatera Selatan juga telah mengalami peralihan fungsi, dimana pada zaman dahulu senjata tradisional memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat sebagai alat pertahanan diri (untuk perang dan melindungi diri), upacara adat atau tradisi serta digunakan juga sebagai alat pertanian, namun saat ini senjata tradisional hanya berfungsi sebagai benda hias yang dipajangan dan disimpan dimuseum-museum. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya pengenalan masyarakat terhadap senjata tradisional Sumatera Selatan dan karena faktor kemajuan teknologi yang semakin modern berdampak terhadap kurangnya minat dan ketertarikan generasi muda terhadap peninggalan sejarah terutama senjata tradisional. Maka dari itu perluh adanya perancangan komunikasi visual yang menarik minat dan dapat menjadi media edukasi untuk memperkenalkan senjata tradisional Sumatera Selatan kepada masyarakat terutama generasi muda. Sangatlah penting untuk memperkenalkan ragam kebudayaan yang ada di Sumatera Selatan terutama senjata tradisional Sumatera Selatan kepada masyarakat khususnya generasi muda, agar identitas dari senjata tradisional Sumatera Selatan sebagai salah satu warisan budaya dan peninggalan sejarah Sumatera Selatan tidak hilang atau terlupakan.
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL BOARD GAME PENGENALAN DESTINASI WISATA KOTA PALEMBANG UNTUK ANAK USIA 9-12 TAHUN Maharani, Maharani; Yulius, Yosef; Halim, Bobby
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i1.2830

Abstract

Kota Palembang merupakan kota yang di dalamnya terdapat banyak destinasi wisata baik alam, buatan manusia, ataupun wisata sejarah dan budaya. Kota Palembang merupakan ibu kota provinsi di Sumatera Selatan. Kajian utama penelitian ini dititikberatkan pada identifikasi, analisa dan perancangan pada karya prototype board game dan media pendukung lainnya. Perancangan ini menggunakan metode perencanaan design thinking meliputi premedia, main media dan follow up media. Data dikumpulkan melalui observasi, kusioner, wawancara, literatur dan website. Data tersebut kemudian diidentifikasi, diklasifikasi, diseleksi, selanjutnya dianalisis menggunakan metode 5W+1H, SWOT dan di interpretasikan sesuai teks dan konteksnya. Perancangan komunikasi visual board game pengenalan destinasi wisata kota Palembang untuk anak  usia 9-12 tahun ini digunakan sebagai media komunikasi visual yang merupakan pembahasan perancangan ini. Perancangan ini bertujuan mengenalkan destinasi wisata yang ada di kota Palembang kepada khalayak sasaran yaitu anak usia 9-12 tahun. Dalam perancangan ini adapun media-media yang dihasilkan adalah board game, poster, t-shirt, keychain, buku, pena, pouch, tumbler, tas, dan topi.
Perancangan Film Dokumenter “Parsan” Sebagai Apresiasi terhadap Sosok Parsan, Pelukis Poster Manual Bioskop Rajawali Purwokerto: - Irma Suryani, Riri; Purnamasari, Dwi Chandra; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3249

Abstract

As technology develops rapidly from era to era, who would have thought that there would still be people who maintain the traditional style in conveying their messages. Parsan, is a traditional poster painter at the Rajawali Cinema, Purwokerto, who has been dedicating himself as a film poster painter for decades. The planning of this documentary film is an effort to appreciate the figure of Parsan. Documentary Film is a film that contains data, facts and actual events about the life and daily life of Parsan, a 57 year old man at Rajawali Cinema Purwokerto which has been established since 1980. The research method used is a qualitative method with 5W+1H data analysis to determine the point of view and perspective used in the storyline. The stages of documentary film production start from research, data collection, data analysis, creating a story synopsis, writing a treatment script, production and then the editing process for the Parsan film. This research aims to design a documentary film that depicts Parsan's life, as the figure behind the manual film poster paintings at the Rajawali Cinema, Purwokerto. The film aims to be a medium for appreciation of the figure of Parsan, who so far not many people know about his dedication. This documentary film has been screened at several film festivals, one of which was nominated at the NETPAC-Jogja Asian Film Festival and received a screening contract with BioskopOnline.id.
Brain Gym Sebagai Media Kampanye Sosial Bagi Perkembangan Anak Usia Dini Di Kota Palembang Somantri, usuf; yulius, yosef; Iswandi, Heri
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3256

Abstract

Setiap anak merupakan individu yang unik dengan perkembangan setiap anak berbeda-beda, ada anak yang mengalami perkembangan cepat dan ada juga anak yang mengalami keterlambatan perkembangan. Keterlambatan perkembangan pada anak tidak bisa disembuhkan, namun keterlambatan pada anak dapat dihindari. Keterlambatan perkembangan pada anak dikarenakan kurangnya orang tua mengenal tanda bahaya bagi perkembangan anaknya sejak dini, dan kurangnya pemeriksaan mendeteksi dini terhadap perkembangan pada anak sejak dini serta kurangnya keterlibatan langsung orang tua dengan anak atau kurangnya stimulasi. Dalam proses untuk menanggulangi keterlambatan perkembangan pada anak diperlukan banyak stimulasi salah satunya dengan gerakan brain gym yang dapat mengoptimalkan perkembangan otak anak. Maka perlu dilakukan sebuah perancangan komunikasi visual mengenai kampenye sosial brain gym bagi perkembangan anak usia dini khususnya di kota Palembang. Dalam proses merancang media, metode perancangan menggunakan metode design thingking yang terdiri dari, empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil karya yang dirancang dikatagorikan menjadi tiga media, yaitu media utama berupa Board Game dengan gerakan brain gym sehingga memudahkan anak dalam memdapatkan stimulasi, media isu berupa Poster Infografis, Feed Instagram,  Buku Panduan serta media pendukung berupa Kaos Hoodie, Tumbler, Jam Dinding, Buku Gambar, Alat Tulis, Tas, dan Stiker, serta Gantungan Kunci. Melalui perancangan ini diharapkan, sehingga orang tua dapat melihat dan mendeteksi perkembangan motorik anak sejak dini sehingga keterlambatan perkembangan pada anak dapat dihindari.  
Pelatihan Perancangan Cover Buku sebagai Media Penguatan Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual di SMKN 1 Suak Tapeh Banyuasin Yulius, Yosef; Halim, Bobby; Amalia, Shalyna Nadya; Ubaidillah, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rsx2r185

Abstract

Pelatihan perancangan cover buku ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi keahlian desain komunikasi visual (DKV) siswa SMKN 1 Suak Tapeh Banyuasin dalam menerapkan prinsip estetika dan tata letak pada media publikasi pendidikan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kemampuan siswa dalam merancang cover buku yang komunikatif dan profesional akibat keterbatasan pengalaman praktik serta minimnya pemahaman terhadap elemen desain grafis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung (learning by doing) yang melibatkan dosen dan mahasiswa program studi DKV sebagai fasilitator. Materi mencakup teori tipografi, komposisi, pemilihan warna, serta penggunaan perangkat lunak desain seperti Canva dan Adobe Illustrator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata 35% pada pemahaman teori dan keterampilan desain siswa. Sebanyak 85% peserta mampu menghasilkan desain cover yang estetis dan komunikatif sesuai kaidah profesional. Dampak pelatihan terlihat pada meningkatnya motivasi berkarya, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja kolaboratif. Selain itu, guru pendamping memperoleh manfaat berupa penguatan strategi pembelajaran berbasis proyek, sementara sekolah mendapatkan peningkatan citra sebagai lembaga vokasi yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif digital. Pelatihan ini mengisi kekosongan kegiatan pengembangan literasi visual terapan yang menggabungkan metode design thinking dan perangkat lunak industri kreatif dalam konteks sekolah menengah kejuruan di luar kawasan industri besar. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi keahlian DKV dan menumbuhkan literasi visual siswa SMK. Training on Book Cover Design as a Medium for Strengthening Visual Communication Design Competencies at SMKN 1 Suak Tapeh, Banyuasin Abstract This training on book cover design aims to enhance the competencies of Visual Communication Design (VCD) students at SMKN 1 Suak Tapeh Banyuasin in applying principles of aesthetics and layout to educational publication media. The main issue faced by the partner school lies in students’ limited ability to create communicative and professional book cover designs due to a lack of practical experience and insufficient understanding of digital graphic design elements. The activity was carried out through a participatory training method based on hands-on practice (learning by doing), involving lecturers and students from the VCD program as facilitators. The materials covered typography, composition, color selection, and the use of design software such as Canva and Adobe Illustrator. The results showed an average improvement of 35% in students’ theoretical understanding and design skills. Approximately 85% of participants successfully produced aesthetic and communicative book cover designs that met professional standards. The training also increased students’ motivation, self-confidence, and ability to work collaboratively. Additionally, the accompanying teachers benefited from strengthened project-based learning strategies, while the school gained an improved image as a vocational institution adaptive to the development of the digital creative industry. This training fills the gap in applied visual literacy development activities that integrate the design thinking approach with creative industry software within the context of vocational schools located outside major industrial areas. Thus, the program proved effective in strengthening students’ VCD competencies and fostering visual literacy among vocational students.
Strategi Komunikasi Visual Kemasan Kain Gambo Khas Musi Banyuasin Amirullah, Ahmad Ridho; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 3 No. 2 (2025): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v3i2.1265

Abstract

Gambo cloth is one of the unique cultural heritages from Musi Banyuasin, South Sumatra, which holds high historical, cultural, and aesthetic value. Despite its exceptional quality and uniqueness, the marketing of gambo cloth still faces various challenges, one of which is packaging that is less attractive and not aligned with the development of the modern market. Ineffective packaging can reduce consumer appeal and influence perceptions of product quality. Therefore, appropriate packaging is very important to introduce gambo cloth more widely and increase its marketability. This design aims to create gambo cloth packaging that not only functions as product protection but also serves as an effective promotional tool to showcase the culture and beauty of gambo cloth. The outcome of this design is expected to contribute to the preservation of gambo cloth culture, as well as to increase understanding and appreciation of this product. With proper packaging, gambo cloth can be more easily introduced to the public. In addition, it is expected that this packaging design will also boost purchase interest, create brand awareness, and support the sustainability of the gambo cloth craft industry in Musi Banyuasin
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM IKAN PEDO SERBUK Terttiaavini, Terttiaavini; Hertati, Lesi; Yulius, Yosef; Saputra, Tedy Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21836

Abstract

Abstrak: Pengabdian Masyarakat ini bertujuan agar tumbuh inovasi di masyarakat guna memberi kemajuan dalam bidang digital marketing laporan keuangan dan inovasi produk. Mitra pada pengabdian ini adalah UMKM Usaha Mandiri yang berlokasi di Kabupaten Musi Rawas Utara. Bidang usaha yang dilakukan adalah pengolahan pedo serbuk sebagai produk bernilai ekonomis tinggi yang berasal dari ikan anak sungai Rupit. Hasil dari pengabdian masyarakat ini meningkatan pada softskill, hardskill inovasi teknologi dan marketing bisnis, serta pencatatan keuangan. Tujuan pelatihan digital marketing agar produk dapat dikenal oleh konsumen secara luas dan dapat melakukan pencatatan laporan keuangan secara akurat dan tepat waktu dari Tim Universitas Indo Global Mandiri. Sistem evaluasi dilaksanakan guna mengetahui peningkatan pemahaman kualitas produk, digital marketing dan cara membuat laporan keuangan, guna peningkatan penjualan produk ikan pedo serbuk. Rata-rata peningkatan keseluruhan mencapai 1.78%, hal ini menunjukkan dampak pelatihan PKM dapat mengatasi permasalahan yang rumit.Abstract: This Community Service aims to grow innovation in society in order to provide progress in the field of digital marketing, financial reports and product innovation. The partners in this service are the Mandiri Business MSMEs located in North Musi Rawas Regency. The line of business carried out is processing pedo powder as a product of high economic value originating from fish tributaries of the Rupit River. The results of this community service increase soft skills, hard skills, technological innovation and business marketing, as well as financial recording. The aim of digital marketing training is so that products can be widely known by consumers and can record financial reports accurately and on time from the Indo Global Mandiri University Team. The evaluation system was implemented to determine increased understanding of product quality, digital marketing and how to make financial reports, in order to increase sales of powdered pedo fish products. The overall average increase reached 1.78%, this shows the impact of PKM training in overcoming complex problems.
Visual Communication Design for Promoting Pindang Borgibor as a Culinary Heritage of South OKU in Palembang City, Indonesia Edwar, Hediana Imelda; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
Golden Ratio of Mapping Idea and Literature Format Vol. 6 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmilf.v6i2.1726

Abstract

Pindang Borgibor is a traditional dish from South OKU, South Sumatra, combining freshwater fish with tempoyak-based sauce. Its popularity remains low, particularly among Generation Z in Palembang, who tend to prefer modern cuisine and digital lifestyle trends. This project aims to introduce Pindang Borgibor more effectively, with the expectation of increasing its appeal among Generation Z in Palembang. Additionally, this promotional effort seeks to support the preservation of local culinary heritage and contribute positively to the regional creative economy rooted in culinary culture. The design method employed is the Design Thinking approach, which consists of five key stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. Data were collected through observations, interviews, surveys, and literature reviews related to traditional culinary promotion strategies. The project resulted in various forms of promotional media, including an innovative instant pindang product (Self Cooking Box), promotional videos, and visual print media, all designed to align with the information-consumption habits of Generation Z. Through a strong visual approach and the strategic use of social media, this initiative is expected to improve the recognition and appreciation of Pindang Borgibor, helping it become part of an evolving culinary identity while supporting cultural preservation and the growth of the regional culinary-based creative economy.
Co-Authors Ainunnisa, Amalia Aiununnisa, Amelia Aji Windu Viatra Aji Windu Viatra Amalia, Shalyna Nadya Amelia Aiununnisa Amirullah, Ahmad Ridho Anisya Apriani Apriani Auliya Hegar, Tata Bobby Halim Bobby Halim Bobby Halim Damayanti, Alfina Darmawan, Adel Ari Dewi Sartika Didiek Prasetya Edwar, Hediana Imelda Erwan Suryanegara Febina Dwi Rahmah Febriansyah, Luki Fernanda, Yohanes Reno Ferry, Ferry Muhammad Rahman Firdaus Pangestu Marfa Hadhira Rahma Halim, Bobby Halim, Bobby Hallim, Bobby Hestia Rachmat Nunciata Lubis Hestia Rachmat Nunciata Lubis Husni Mubarat Husni Mubarat, Husni Imelda Saluza, Imelda Indah Permata Sari Indah Permatasari Irma Suryani, Riri Iswandi, Heri Iswandi, Heri Jessica Halim Junoko, Safar Kharimah, Ayu Nissa Khoiriyah, moh yogie pratama Lesi Hertati, Lesi Lubis, Hestia Lubis, Hestia Rachmat Nunciata Maharani Maharani, Maharani Marcelina, Dona Marnisah, Luis Muhammad Rivan Hakim Mukhsin Patriansah Mukhsin Patriansah Noor Faiza Febrianti Nugraha, M. Ihsan Nur ‘Azah Nurwijayanti Nyoman Dewi Pebryani Okta Wahdjudha, Rizkha Oktari, Ismi Pangestu, Risvi Pangestu, Risvi Patriansah, Mukhsin Patriansah, Mukhsin Prasetya, Didiek Pratama, Edo Pratiwi, Dika Putri Pratiwi, Febbi Neliandri Purnamasari, Dwi Chandra Putra, M Edo Pratama Putra, M. Edo Pratama Putri, Rheina Anastasia Raden Okta Riansyah Rahma, Hadhira Ramadhon, Nando Riansyah, Raden Okta Rizkha Okta Wahdjudha S. Suharto Salsabilah Soha, Fadhilah Mutiara Sapar Junoko Sapitri, Ria Saputra, Tedy Setiawan Sartika, Dewi Setyo, Sutikno Try Setyo, Sutikno Try Somantri, usuf Suharto Suharto Sutikno Try Setyo Syahrani, Allya Syamsiar, Syamsiar Terttiaavini, Terttiaavini Ulfa, Yulia Verdianto, Valentinus Windu Viatra, Aji Yosef Yulius Noor Faiza Febrianti Yuniarti Wulandari, Yuniarti