p-Index From 2021 - 2026
7.833
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Proceeding - Sari Mutiara Indonesia International Conference on Health Jurnal Keperawatan Suaka Insan Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ners Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Suara Pengabdian 45 SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Semesta Sehat Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Gema Lingkungan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal ABDIMAS MUTIARA Jurnal Riset Ilmiah Indonesian Journal of Community Empowerment Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan International Journal Of Health And Social Behavior Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Buletin Penelitian Kesehatan Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL Deli Medical and Health Science Journal Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Jurnal teknologi Kesehatan Borneo
Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Situmorang, Manahan; Fentiana, Nina; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun pepaya. Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tengah, yang kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia. Pepaya dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim tropis seperti Costa Rica, Republik Dominika, Brazil, India dan Indonesia. Escherichia coli merupakan bakteri gram negatif bersifat anaerob fakultatif dan tidak dapat membentuk spora. Escherichia coli termasuk famili Enterobaterioaceae, bentuknya batang atau koma, terdapat tunggal atau berpasangan dalam rantai pendek. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya terhadap bakteri Escherichia coli dengan adanya zona hambat di sekeliling kertas cakram yaitu 1,06 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Semakin besar konsentrasi ekstrak maka semakin besar pula zona hambat yang di peroleh.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SABUN CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Monica Suryani*; Nina Fentiana; sembiring, Evarina
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun cair lebih diminati oleh masyarakat dibandingkan dengan sabun padat, karena sabun cair memiliki banyak keuntungan yaitu penggunaannya yang lebih praktis, lebih hemat, tidak terkontaminasi bakteri, mudah dibawa dan mudah disimpan, tidak mudah rusak dan kotor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sediaan sabun cair dengan penggunaan ekstrak etanol daun alpukat (Persea americana  Mill.), untuk mengetahui standar mutu sediaan sabun cairdan untuk mengetahui formulasi sediaan sabun cair ekstrak etanol daun alpukat (Persea americana Mill.) terhadap bakteri Staphylococus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang meliputi pembuatan sediaan sabun cair, penentuan mutu fisik sediaan dan pengujian antibakteri sediaan sabun cair terhadap Staphylococcus aureus. Sampel dalam penelitian ini adalah Daun Alpukat yang diperoleh dari Desa Jaluk, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah serta 4 orang responden yang dijadikan panel pada uji iritasi. Hasil penelitian diperoleh uji mutu fisik sediaan sabun cair homogen, tetap stabil setelah penyimpanan 3 minggu, memiliki pH 9,91-10,29 dan tidak mengiritasi kulit. Untuk pengujian aktivitas antibakteri pada sediaan sabun cair ekstrak etanol daun alpukat pada konsentrasi 2% (12,5 mm) kategori kuat, 4% (23,67 mm) kategori sangat kuat dan 6% (23,33 mm) kategori sangat kuat memiliki aktivitas antibakteri yang sama dengan kontrol positif (21,67 mm) kategori sangat kuat (pembanding). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun alpukat dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun cair dan memenuhi standar mutu sediaan, sediaan sabun cair ekstrak etanol daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL PADA MENCIT (Mus musculus) Suharyanisa; Kenedy Marpaung, Jon; Fentiana, Nina
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol merupakan zat alamiah dengan sifat fisik serupa lemak yang mempunyai gugus steroid. Kenaikan kolesterol mengakibatkan pengendapan pada dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis yang dapat meningkatkan resiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK). Flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin pada kacang merah diduga dapat menurunkan kadar kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) terhadap penurunan kadar kolesterol total mencit (Mus musculus) yang diinduksi pakan tinggi lemak selama 14 hari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan 16 ekor mencit jantan (Mus musculus) terbagi dalam 4 kelompok. Pada kelompok perlakuan kontrol negatif diberi Na-CMC, kontrol positif diberi simvastatin, diberi ekstrak etanol kacang merah dosis 80 mg/kg BB dan 160 mg/kg BB.
FAKTOR DETERMINAN PENCEGAHAN POTENSI PENULARAN TB PARU PADA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAR-TINI KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2023 Nasution, Erizal Salam Putra; Sarma, Amelia; Lubis, Ayu Zulhafni; Tarigan, Beti Susanti; Putri, Dian Primadia; Ariescha, Putri Ayu; Fentiana, nina
Deli Medical and Health Science Journal Vol 2 No 1 (2024): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v2i1.2096

Abstract

Pulmonary TB is ranked as the 10th largest disease in all Pematang Siantar city health centers with a total of 546,324 cases (57.8%).The Kartini Health Center in Pematang Siantar City in 2019 there were 13 people with pulmonary TB, in 2020 there were 15 people, while in 2021 there were 28 people and an increase in 2022 for the October period as many as 49 people.The purpose of this study was to analyze the determinants of potential prevention of pulmonary TB transmission in families.The type of research used is analytic quantitative with a cross sectional design, the number of samples is 44 people.Data collection using a questionnaire.Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-Square test.The results showed that the knowledge of pulmonary TB sufferers was in the good category by 50.0%, the attitude was in the good category by 54.5%, the ventilation category was eligible by 52.3%, the coaching of health workers was in the good category by 52.3%, the family support was in the good category by68.2%, prevention of the potential transmission of pulmonary TB in the family is 59.1%.The head of the Puskesmas should carry out socialization or counseling regarding efforts to prevent and control pulmonary TB disease, especially for those around TB patients by involving health cadres, RT, RW, religious leaders, and youth organizations.
IMPLEMENTASI LATIHAN ROM AKTIF UNTUK PENINGKATAN SENSITIVITAS KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Karo, Hanna Melenia Karo; Arianti, Ika; Fentiana, Nina
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 11 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i11.1970

Abstract

In the era of globalization, there has been a shift from communicable to noncommunicable diseases, with an increasing prevalence of degenerative illnesses, one of which is diabetes mellitus. Prolonged high blood glucose levels in patients with diabetes mellitus can lead to various chronic complications. This study aims to examine the improvement offoot sensitivity in patients with Type Il Diabetes Mellitus at TK 11 Putri Hijau Hospital, Medan. This research employed a descriptive case study design by collecting data using observation sheets and random blood glucose checks. The subjects were two patients with impaired foot sensitivity due to Type 11 Diabetes Mellitus at TK 11 Putri Hijau Hospital. The results showed an improvement in foot sensitivity following regular active range of motion (ROM) exercises. It can be concluded that the implementation of active ROM exercises on the feet can enhance foot sensitivity in patients with Type 11 Diabetes Mellitus. It is recommended that patients with Type 11 Diabetes Mellitus perform active ROM exercises as frequently as possible as a non-pharmacological therapy to stabilize and improve foot sensitivity.
PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT TIDUR PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN JALAN KAKI BERSTURUKTUR DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Permana, Dina Putri; Fentiana, Nina; Ariyanti, Ika
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i12.2013

Abstract

ABSTRACT Sleep deprivation can be harmful to both oneself and others. Lack of sleep may cause fatigue, weakness, and lethargy upon waking, while poor sleep duration can increase the risk ofcardiovascular diseases such as hypertension. This study aimed to describe the application ofstructured walking in meeting sleep-rest needs among hypertensive patients. This descriptive study used a case study approach within the framework of medical-surgical nursing care, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The study involved two respondents who met the inclusion criteria of having sleep pattern disturbances and blood pressure rangingfrom 140-169 mmHg. Conducted at TK 11 Putri Hijau Hospital Medan over three days, the study utilized the KSPBJ (Insomnia Rating Scale) questionnaire. After implementing structured walking therapyfor 30 minutes daily over three days, patients' sleep patterns returned to normal (7 hours). It is recommended that structured walking therapy be considered as a complementary interventionfor sleep pattern disturbances in hypertensive patients. ABSTRAK Kurang tidur dapat membahayakan bagi diri kita dan orang lain. Kurang tidur bisa mengakibatkan letih lemah dan lesu pada saat bangun tidur. Jam tidur yang buruk ii dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran penerapan jalan kaki tersturuktur dalam memenuhi kebutuhan istirahat tidur pada pasien hipertensi, metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan medikal bedah yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan dengan 2 responden dengan kriteria inklusi memiliki keluhan gangguan pola tidur dan tekanan darah 140-169 mmHg. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan selama 3 hari dengan menggunakan kuisioner KSPBJ (Insomnia Rating Scale). Hasil penelitian setelah diterapkan jalan kaki bersturuktur selama 30 menit dalm 3 hari keluhan gangguan pola tidur kembali normal ( 7 jam). Saran diharapkan terapi jlan kaki bersturuktur dapat dijadikan sebagai intervensi pendamping dalam gangguan pola tidur pada pasien hipertensi.
IMPLEMENTASI RENTANG GERAK DENGAN PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PASCA STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN simorangkir, Nadya; Fentiana, Nina; Ariyanti, Ika
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i12.2021

Abstract

ABSTRACT Ischemic stroke is one of the most common types of stroke and can lead to impaired motor function, particularly muscle weakness and limited range of motion in the extremities. Range of motion (ROM) exercises and muscle strengthening play an important role in restoring motor function. This study aimed to examine the implementation of range-of-motion exercises to improve muscle strength in post- ischemic stroke patients at TK II Putri Hijau Hospital Medan. This research employed a descriptive method with a case study approach, following nursing care stages including assessment, nursing diagnosis, intervention, implementation, evaluation, and the use of a muscle strength assessment sheet. The results showed an improvement in muscle strength in both patients: the first patient's muscle strength increased from grade 2 to grade 3, while the second patient's muscle strength increased from grade 1 to grade 2. The study concludes that implementing range-of-motion exercises effectively improves muscle strength in post-ischemic stroke patients. It is recommended that these exercises be performed independently by patients and considered as part of nursing interventions for ischemic stroke care. ABSTRAK Stroke iskemik merupakan salah satu jenis stroke yang paling umum terjadi dan dapat menyebabkan gangguan fungsi motorik,terutama kelemahan otot dan keterbatasan rentang gerak pada ektremitas.pada latihan rentang gerak (ROM) dan penguatan otot berperan penting dalam pemulihan fungsi motoric.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi rentang gerak dengan peningkatan kekuatan otot pasca stroke iskemik di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus melalui tahapan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosa ,intervensi,implementasi,dan evaluasi keperawatan,dan lembar pemeriksaan kekuatan otot. Hasil penelitain ini menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pada kedua pasien: kekuatan otot pada pasien pertama dari 2 meningkat menjadi 3 sedangkan kekuatan otot pasien kedua dari 1 meningkat menjadi 2.Kesimpulan dari penelitian implementasi rentang gerak dengan peningkatan kekuatan otot pasca stroke iskemik efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik.saran latihan rentang gerak diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh pasien dan juga dapat dijadikan bagian dari intervensi keperawatan pada pasien stroke iskemik
IMPLEMENTASI CONTRAST BATH UNTUK MENURUNKAN OEDEMA KAKI PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Qalbi, Miranda Fauza; Ariyanti, Ika; Fentiana, Nina
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i12.2039

Abstract

BSTRACT One of the most common cardiovascular diseases with high morbidity andmortality rates is Congestive Heart Failure (CHF). Patients with CHF frequentlyexperience lower limb edema, which can cause significant discomfort. This study aimed to evaluate the implementation of contrast bath therapy in reducing pedal edema among CHF patients at TKII Putri Hijau Hospital, Medan. This research employed a descriptive case study approach using nursing care stages, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation, supported by observation sheets and physical examinations. The study involved two respondents at TK I/ Putri Hijau Hospital, Medan. The findings showed that after three days of intervention, edema was reduced: in Case I, pitting edema decreased from grade 2+ (4 mm) to grade I+ (1 mm), andin Case Il, from grade +2 (5 mm) to grade I+ (2 mm) following the application of contrast bath therapy. In conclusion, complementary therapy using contrast bath is effective in reducing pedal edema in CHF patients. It is recommended that contrast bath therapy be considered as an adjunct intervention in the managementof edema among CHF patients. ABSTRAK Salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi adalah Congestive Heart Failure (CHF). Pasien dengan CHF sering mengalami oedema tungkai, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Tujuan untuk mengetahui implementasi contrast bath dalam menurunkan oedema kaki pada pasien CHF di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus dengan tahapan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi serta lembar observasi dan pemeriksaan fisik. Penelitian ini dilakukan dengan dua responden di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Hasil penelitian diperoleh setelah dilakukan 3 hari penelitian didapatkan oedema berkurang, pitting oedema pada kasus I dari derajat 2+ 4mm turun menjadi 1+ 1mm, dan pada kasus 2 yaitu derajat 2+ 5mm turun menjadi derajat 1+ 2mm setelah diberikan contrast bath. Kesimpulan terapi komplementer contrast bath efektif menurunkan oedema kaki pada pasien CHF. Saran diharapkan terapi komplementer contrast bath dapat dijadikan sebagai intervensi pendamping dalam manajemen oedema pada pasien CHF.
Exploring Hospital Brand Image: A Mixed-Method Study on Social Security Patients Daniel Ginting; Nina Fentiana
Jurnal teknologi Kesehatan Borneo Vol 5 No 2 (2024): Jurnal teknologi Kesehatan Borneo
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jtkb.v5i2.371

Abstract

Limited literature on patient perceptions of hospital services occurs in Indonesia. The study aims to explore the perceptions of social security agency patients towards the hospital's brand image in the outpatient and inpatient service environment at Laras Hospital, Simalungun Regency, North Sumatra Province. The research method used a mixed method (quantitative and qualitative) on 100 patients in October-December 2024. Sampling was carried out purposefully, and data analysis was carried out univariately and thematically. The image of the hospital in outpatient services was very good (91.9%) and good (79.6%) in inpatient services. The themes that emerged from the patient's perspective on brand image were the quality of doctor services, the value of services perceived by patients, facilities, and equipment in services. The results of the study emphasise the importance of health service providers improving the quality of doctors and nurses perceived according to patient needs. Strengthening this area will improve patient perceptions of the hospital's brand image.
PEMBERDAYAAN REMAJA DENGAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA HEAT STROKE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KEGAWATDARURATAN Resmi Pangaribuan; Nina Fentiana; Nita Mayrani Siregar; Eriwanto Silaban; Rudi Setiawan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2244

Abstract

Heat stroke adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrim dan memerlukan penanganan segera. Remaja, sebagai kelompok dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi, mempunyai risiko lebih besar; Namun, kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama heat stroke melalui metode edukasi dan simulasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-post, dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, diskusi, dan simulasi berdasarkan experiential learning. Program ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Delitua. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,12% menjadi 78,13%, sedangkan pengetahuan buruk menurun dari 37,5% menjadi 3,13%. Keterampilan praktis peserta dalam memberikan pertolongan pertama juga meningkat. Program ini menyoroti integrasi simulasi kontekstual berbasis sekolah dalam pendidikan pertolongan pertama untuk serangan panas di kalangan remaja, sehingga meningkatkan kompetensi kognitif dan praktis. Kesimpulannya, pendidikan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi keadaan darurat serangan panas dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Co-Authors Abram Kamiza Adhitia Putra S Allyah Annisa Annisa Annisa Arianti, Ika Ariescha, Putri Ayu Arni Juwita Besral . CINDY CINDY Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Deni Susyanti Dian Anggreani Nasution Diana Lase Endang L Achadi Endang L Achadi Erita Gustina Eriwanto Silaban Evarian Sembiring Evawany Aritonang Farida Ariani Pelawi Fidia Nurul Khafizah Fitri Azhari Formaida Tambunan Gita Agnes Gustiani, Yenni Handerman Vitu Gea Harianja, Ester Saripati Harry Wahyudi Hestina, Hestina Huwaina Af'idah Ika Ariyanti J. Sitorus, Mido Ester Jadimanto, Jadimanto Kamiza, Abram Karo, Hanna Melenia Karo Kayla Azuri Faradiba Kenedy Marpaung, Jon Lase, Diana Lubis, Ayu Zulhafni Manik, Tumpak Rudi Aman Manurung, Kesaktian Monica Suryani Monica Suryani* Monika, Agnes Muchti Yuda Pratama Munawir Rifqi Nadia Maulina Nasution, Erizal Salam Putra Nina Olivia Nisrina Nisrina Nita Mayrani Siregar Novi Arista Widya Astuti Panjaitan, Melda Pardosi, Angel Margareth Permana, Dina Putri Purwaningsih Purwaningsih Putra, Pratama Putri, Dian Primadia Qalbi, Miranda Fauza Rahmat Alyakin Dakhi Resi Reka Putri Resmi Pangaribuan Rudi Setiawan Sarma, Amelia Sembiring, Evarina Silitonga, Evawani M Simorangkir, Nadya Sinarsih Sinarsih Sitours, Darwita Juniwati Situmorang, Manahan Sonia Angelina SUHARTO Suharto Suharto Suharto Suharto Suharyanisa Syam, Bella Tania Fay Tarigan, Beti Susanti Thaib, Cut Masyitah Thaib, Cut Masyithah Tiara Rajagukguk Trini Sudiarti Trini Sudiarti Virginia Syafrinanda Wiwin Sinaga Wiwin Wiwin, Wiwin Zuhairiah Nasution, Zuhairiah