Claim Missing Document
Check
Articles

Estimating the Students’ Skill in Reciting and Writing Alqur’an at Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Sultan Amai Gorontalo Otaya, Lian G.; Anwar, Herson; Husain, Rahmin Talib
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2019): Islamic Education and Liberation
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2019.1.1.3590

Abstract

The purpose of this study was to estimate the instrument of reading and writing capability of the Qur’an  in the practicum program students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Sultan Amai Gorontalo. This type of research is quantitative with an analysis approach to the generalization theory variance through the G-Study concept with a multifacet design p x r x I three facet variations. The results of the study prove the instrument of reading and reading ability of the Koran was tested, namely the estimated coefficient of reliability of the combined scores of the reading and writing assessment of the Koran from 20 students who were rated by 4 rater of 10 items which were judged by the magnitude of generalizability coefficient value of 0.82749 . The magnitude of this value indicates that the true score of the assessment results is quite high compared to the minimum reliability criteria, which is 0.70 fulfilling the reliable criteria. AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengestimasi instrument kemampuan baca tulis alqur’an  pada program praktikum baca tulis Alqur’an mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan analisis varians teori generalisibilitas melalui konsep G-Study dengan desain multifacet p x r x I tiga variasi facet. Hasil penelitian membuktikan instrumen penilaian kemampuan baca tulis al-Qur’an teruji, yakni estimasi koefisien reliabilitas skor gabungan penilaian kemampuan baca tulis Alqur’an dari 20 mahasiswa yang dinilai oleh 4 rater terhadap 10 item yang dinilai diperoleh besarnya nilai koefisien generalizabilitas sebesar 0,82749. Besaran nilai tersebut menunjukkan bahwa true score hasil penilaian cukup tinggi  dibandingkan kriteria reliabilitas minimal yaitu 0,70 memenuhi kriteria reliabel.
Proses Pengambilan Keputusan untuk Mengembangkan Mutu Madrasah Herson Anwar
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2014): Kepribadian Anak
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2014.8.1.569

Abstract

The main meaning of decision-making by the headmaster is an act issuing a decision that is both tactical and operational such as planning programs to be achieved, implementation strategies and problem-solving strategies, through a decision based on the election results of several solution alternatives decided to achieve madrasah goals. The decision-making activities includeproblem identification, problem formulation, and alternative selection decisions based on calculations and the various impacts that may arise. In the stage of decision making implementation, the headmaster of the madrasah as a leader must make many routine decisions in order to control activities in accordance with the plans. While in control stage that includes monitoring,inspection, and assessment of the implementation results was performed to evaluate the implementation of the decisions.AbstrakHakikat pengambilan keputusan oleh kepala madrasah adalah tindakan dalam mengeluarkan keputusan yang bersifat taktis maupun operasional seperti memuat program yang ingin dicapai, strategi pelaksanaannya dan strategi pe-mecahan masalah, melalui suatu keputusan yang didasarkan pada hasil pemilihan beberapa alternatif masalah yang telah ditetapkan untuk pencapaiantujuan madrasah. Pembuatan keputusan tersebut mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan berdasarkan perhitungan dan berbagai dampak yang mungkin timbul. Dalam tahapimplementasi atau operasionalnya, kepala madrasah sebagai pimpinan harus membuat banyak keputusan rutin dalam rangka mengendalikan kegiatan sesuai dengan rencana dan kondisi yang berlaku. Sedangkan dalam tahap pengawasan yang mencakup pemantauan, pemeriksaan, dan penilaian terhadaphasil pelaksanaan dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan dari pembuatan keputusan yang telah dilakukan.
College Students’ Perception about the Implementation of Democratic and Humanist Learning Model in State Islamic Institute (IAIN) Sultan Amai Gorontalo Siti Asiah.T; Herson Anwar
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2018): Islamic Education and Humanization
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2018.12.2.2713

Abstract

This research aims to analyse the perception of students of Islamic Education Management Study Program at Faculty of Teacher Training and Education, Islamic State University (IAIN) Sultan Amai Gorontalo about the implementation of democratic and humanist learning model. The sample used in the research was 98 respondents. The data analysis technique used was descriptive statistic by using Weighted Means Score (WMS) formula. The research result about student perception showed that lecturers at Islamic Education Management Study Program had already been applied democratic and humanist learning model perfectly in the interactive learning condition. To realize a democratic and humanist learning model, lecturer figure is needed that has the knowledge and ability to develop a model of democratic and humanist learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis persepsi mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo tentang penerapan model pembelajaran yang demokratis dan humanis. Jumlah sampel adalah 98 responden. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rumus Weighted Means Score (WMS). Hasil penelitian mengenai persepsi mahasiswa menunjukkan bahwa model pembelajaran demokratis dan humanis sudah diterapkan dengan baik dalam suasana pembelajaran yang interaksi dan interaktif. Untuk mewujudkan model pembelajaran yang demokratis dan humanis, diperlukan sosok dosen yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengembangkan model pembelajaran demokratis dan humanis
Estimating the Students’ Skill in Reciting and Writing Alqur’an at Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Sultan Amai Gorontalo Lian G. Otaya; Herson Anwar; Rahmin Talib Husain
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2019): Islamic Education and Liberation
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2019.1.1.3590

Abstract

The purpose of this study was to estimate the instrument of reading and writing capability of the Qur’an  in the practicum program students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Sultan Amai Gorontalo. This type of research is quantitative with an analysis approach to the generalization theory variance through the G-Study concept with a multifacet design p x r x I three facet variations. The results of the study prove the instrument of reading and reading ability of the Koran was tested, namely the estimated coefficient of reliability of the combined scores of the reading and writing assessment of the Koran from 20 students who were rated by 4 rater of 10 items which were judged by the magnitude of generalizability coefficient value of 0.82749 . The magnitude of this value indicates that the true score of the assessment results is quite high compared to the minimum reliability criteria, which is 0.70 fulfilling the reliable criteria. AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengestimasi instrument kemampuan baca tulis alqur’an  pada program praktikum baca tulis Alqur’an mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan analisis varians teori generalisibilitas melalui konsep G-Study dengan desain multifacet p x r x I tiga variasi facet. Hasil penelitian membuktikan instrumen penilaian kemampuan baca tulis al-Qur’an teruji, yakni estimasi koefisien reliabilitas skor gabungan penilaian kemampuan baca tulis Alqur’an dari 20 mahasiswa yang dinilai oleh 4 rater terhadap 10 item yang dinilai diperoleh besarnya nilai koefisien generalizabilitas sebesar 0,82749. Besaran nilai tersebut menunjukkan bahwa true score hasil penilaian cukup tinggi  dibandingkan kriteria reliabilitas minimal yaitu 0,70 memenuhi kriteria reliabel.
Implementation of Education Management Standard in The Guidance of Private Islamic High School Herson Anwar
Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v4i1.2250

Abstract

This study aimed to review the implementation of education management standard for the development of private Islamic high school. This is the case study in Gorontalo City (one of big city in Indonesia). This study investigates the process of program enforcement, such as the management of curriculum section and learning activities, students, teachers and staffs, facilities, monetary sections, culture and school environment, as well as public relation and partnership. Data were collected by observation, interview, and the documentation. The result showed that the standard implementation of education management under the guidance of private Islamic high school has been conducted even there are some management components, which are not yet well conducted as the standard. The challenges are the low interest of parents to enroll their children at madrasah, unrepresentative service, inefficient financial planning, government and foundation policy, free education program, public relation program concern more on an internal program, and also the lack of parents’ knowledge about Islamic high school. The potencies of Islamic high school such as religion curriculum, extracurricular program, and complete facilities should be optimized.
The management of culture and environment of madrasah: Its implementation and challenges in industrial revolution era 4.0 Herson Anwar; Lukman Arsyad; Arten H Mobonggi
Jurnal Prima Edukasia Vol 8, No 2: July 2020
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v8i2.33488

Abstract

This study aims to review the implementation of the management of culture and environment of madrasah and the challenges faced, especially the private Madrasah at Gorontalo. The method used in this study is a naturalistic-qualitative study. The data were collected through observation, interview, and documentation. The findings obtained showed that the culture and environment at the private Madrasah Ibtidaiyah at Gorontalo were various in physical culture and behavioural culture. The physical culture can be seen from the physical appearance of madrasah which has different characteristics. The form of physical culture involved can be seen from the facilities, school building with fence, motto, and writing in the wall which support the development of expected culture. The behavioural culture can be seen from religious culture, discipline culture, and the implementation of the rules, achievement and competition culture, reading and clean culture. The implementation of the management of culture and environment of madrasah is in line with the vision, mission, and the goals of the school realized in the form of programs regarding the creation of culture and environment of madrasah by improving the participation of all people in madrasah in order to optimize the facilities which support cultural values that become the priority of each private Madrasah Ibtidaiyah in Gorontalo. In order to solve the problems, the awareness and commitment of people in madrasah are totally required especially in the fixing of the learning system and the enforcement of disciplines, which cultural values are important and unimportant. Besides that, the harmonious cooperation among all people in madrasah is essentially needed in managing the culture and environment of madrasah to elevate the competitiveness.
Pengaruh perceraian orang tua terhadap mental jiwa anak di Desa Dulamayo Herson Anwar; Gunawan Mokoginta; Nuriman Bokingo
Jurnal Al Himayah Vol. 5 No. 2 (2021): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah terjadinya perceraian, maka anak dihadapkan kepada posisi yang harus ditentukan yaitu antara ikut tinggal bersama ibu atau ayah. Terjadinya perbedaan posisi anak adalah merupakan ketentuan dan kesepakatan dari masing-masing pasangan suami istri, walaupun di antaranya ada yang berkeberatan melepaskan anak harus dipisahkan dengan ibu atau ayah. Dari sini dapat terlihat bahwa antara kedua orang tua pada dasarnya merasa berat untuk saling memisahkan anak dari dirinya masing-masing, Terbukanya pintu perceraian dalam Islam tidaklah semudah yang kita pikirkan karena disana ada ikatan-ikatan atau batas-batasan dan norma yang wajib dipenuhi. Allah Swt tidak pernah menghalalkan sesuatu yang paling dibencinya selain perceraian dan disyariatkannya perceraian semata-mata sebagai jalan keluar terjadi pertengkaran yang berkepanjangan. Dampak psikologis remaja pasca perceraian orang tua di Desa Dulamayo diantaranya; (a) Merasa takut. Merasa takut pada remaja adalah tidak adanya jaminan khususnya berkaitan dengan biaya hidup. (b) sedih. Perasaan sedih pada remaja muncul saat melihat teman sebaya yang memiliki orang tua lengkap. (c) marah. Dengan adanya perceraian seorang anak seringkali emosinya tidak terkontrol dengan baik sehingga mereka sering kali marah yang tidak karuan. (d) kehilangan. Dominan pada remaja setelah terjadi perceraian itu akan merasa kehilangan baik besar atau kecil perasaan yang ditimbulkan oleh si remaja tersebut. dan (e) merasa bersalah serta menyalahkan diri.
Perencanaan Pendidikan Dalam Studi Alquran Dan Hadits Main Ngadi; Said Subhan Posangi; Herson Anwar
Jurnal Al Himayah Vol. 4 No. 2 (2020): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai perencanaan pendidikan dalam alquran dan hadis penelitian ini menggunakan metode content analysis. Analisis isi adalah sebuah metode penelitian yang tidak menggunakan manusia sebagai objek penelitian. Metode ini menggunakan simbol atau teks yang ada dalam media tertentu untuk diolah dan dianalisis. Analisis teks dalam pesan teks didasarkan pada indera manusia baik itu didengar, dilihat, dan dirasakan maksud teks. Yang memiliki tujuanu ntuk menganalisis tujuan perencanaan pendidikan menurut alquran dan hadis, prinsip perencanaan pendidikan alquran dan hadis dan fungsi perencanaan pendidikan menurut alquran dan hadis serta bagaimana pengaplikasian didunia pendidikan. Sehingga proses kegiatan perencanaan tetap tersu berjalan secara optimal. tujuan perencanaan pendidikan adalah sebagai alat ukur atau penentu sasaran atau tujuan yang akan dicapai. Perencanaan pendidikan yang dicontohkan oleh nabi muhammad merupakan perencanaan flexibel. fungsi perencanaan
Pengorganisasian Pendidikaan Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadis Arianti Arianti Palima; Herson Anwar; Lian G Otaya
Jurnal Al Himayah Vol. 4 No. 2 (2020): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang perspektif al-Qur’an dan Hadis tentang pengorganisasian. Sebagai bagian dari manajemen, pengorganisasian merupakan rangkaian proses yang dinamis dan kontekstual serta komponen utama dari manajemen dengan tujuan untuk menata seluruh sumber daya yang dibutuhkan termasuk unsur manusia, sehingga sebuah pekerjaan dapat berlangsung secara sistimatis, terukur dan mencapai target. Dalam pengorganisasian, dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menghubungkan berbagai potesi dalam organisasi agar berfungsi efektif. Dalam implementasinya, pihak-pihak dalam organisasi harus membangun hubungan yang terpola dan terkendali, serta perlu adanya penegasan atau penetapan kewenangan masing-masing pihak dalam organisasi. Perspektif pengroganisasian dalam al-Qur’an dapat dijumpai pada beberapa ayat, diantaranya Qur’an Surat as-Sajadah ayat 4-5. Dalam ayat ini terdapat penegasan tentang ”pengaturan” (yudabbiru) Allah atas segala urusan di Langit maupun di Bumi. Pada ayat lain, sebagaimana terdapat pada Qur’an Surat as-Shaf ayat 4 terdapat kata shaff yang diterjemahkan dengan barisan yang teratur dan kata ”bunyanun marshushun” (banguna yang tersusun kokoh). Pentingnya keteraturan juga ditegaskan dalam Qur’an Surat al-Anfal Ayat 46 dimana Allah menegaskan pentingnya ketaatan kepada kepada-Nya dan rasul-Nya menjadi syarat tumbuhnya kekuatan umat. Dalam perspektif Hadis Nabi Muhammad saw, ditemukan beberapa penegasan yang menunjukkan pada pentingnya pembagian kerja kepada bawahan yang berkompeten agar tujuan dapat dicapai, serta anjuran untuk mengerjakan sesuatu secara baik dan benar agar hasilnya maksimal.
Manajemen Konflik Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadis Maryam Kasim; Herson Anwar; Lian G Otaya
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik merupakan salah satu karakteristik yang terdapat dalam kehidupan manusia yang takkan pernah hilang dari muka bumi. Untuk itu hal penting dalam menangani konflik yakni bagaimana sistem manajemen konflik yang harus diterapkan, salah satunya di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait dengan manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan sebuah studi Pustaka (Library Research) yang berasal dari buku dan artikel tentang manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Hasil penelitian diperoleh bahwa manajemen konflik merupakan suatu cara yang dapat digunakan oleh individu atau kelompok untuk mengantisipasi pertentangan maupun perselisihan antara diri seseorang dengan orang lain yang terjadi di dalam kehidupan. Sumber konflik dapat diperoleh dari dua factor yakni factor manusia dan factor organisasi.Jenis-jenis konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis terdiri dari Konflik intrapersonal, Konflik interpersonal, Konflik intragrup, Konflik intergrup, Konflik intraorganisasi, Konflik interorganisasi. Strategi manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis terdiri dari Negosiasi atau perundingan, Tabayun, Musyawarah, Tahkim dan Islah.