Articles
THE IMPLEMENTATION OF CMAPTOOLS PROGRAM IN TEACHING DESCRIPTIVE TEXT TO JUNIOR HIGH SCHOOL
Adhe Syahputra;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (765.116 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1171
The purposes of this article are to (1) explain how to use CmapTools program in teaching descriptive text to Junior High School students (2) explain about the teaching descriptive text procedure by using CmapTools program. In the beginning of the lesson (BKOF) teacher trigger students’ knowledge about a topic that will be discussed by using a picture. Then, (JCOT) students are asked to read a text related to the previous picture, and teacher design a mapping based on the text using CmapTools. After that, (JCOT) students are asked to fill in a blank mapping in a group. in the last of the lesson, (ICOT) students are asked to write a descriptive text based on the blank mapping, which has been discussed before, individually. It will be easy for students to understand about text that is discussed through key concepts which are displayed in mapping ways through CmapTools program. Abstrak Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk (1) menjelaskan bagaimana cara menggunakan program CmapTools dalam mengajar descriptive text kepada siswa SMP (2) menjelaskan tentang prosedur pengajaran descriptive text untuk kemampuan integratif dengan menggunakan program CmapTools. Di awal pembelajaran (BKOF) guru membangun pengetahuan siswa dengan menjelaskan topik yang akan dibahas dengan menggunakan gambar. Setelah itu, pada (MOT) siswa diminta untuk membaca teks yang berhubungan dengan gambar sebelumnya dan guru mendesain sebuah mapping berdasarkan teks tersebut menggunakan CmapTools. Selanjutnya, (JCOT) siswa diminta untuk mengisi sebuah blank mapping secara berkelompok. Di akhir pembelajaran, (ICOT) siswa di minta untuk menulis descriptive text sesuai dengan blank mapping yang sudah didiskusikan sebelumnya secara individu. Siswa akan mudah mengerti tentang teks yang dibahas melalui konsep kunci yang ditampilkan dengan cara mapping dari program CmapTools.Key words: Descriptive Text, Mapping, CmapTools, Teaching Integrative Skills
Using Adobe Flash Professional CS5 (Interactive Video) to Teach Listening in Senior High School
Kiki Mitna;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 1 (2012): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.028 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v1i1.340
This article talks about the use of Adobe Flash Professional CS5 to develop listening material for Senior High School student at tenth grade. They are chosen because they are the based grade of teaching listening so they need a suitable treatment in order to train them in vary difficulty of listening material. This material is based interactive video. In this video, there are some conversation from native speaker and also some questions about the conversation to train the ability of listening. Students will be motivated to study because the design of the material is almost like a game and they are also able to interact with the video directly. The goal of this article is to introduce how to use Adobe Flash Professional CS5 to teach listening. Choosing a suitable material with the students’ need is expected to overcome their difficulty in listening. Key word: Interactive material, Adobe Flash Professional CS5, teaching listening Abstrak Artikel ini membahas tentang pemanfaatan Adobe Flash Professional CS5 untuk mengembangkan materi ajar listening bagi siswa SMA yang difokuskan pada kelas sepuluh karena kelas sepuluh merupakan kelas dasar dalam pengajaran listening sehingga perlu penanganan yang tepat agar mereka terlatih dengan materi-materi listening berikutnya dalam tingkat kesulitan yang lebih bervariasi. Materi yang dikembangkan ini berbasis video interaktif. Pada video interaktif ini dikumpulkan satu paket materi yang terdiri dari percakapan-percakapan dari native speaker dan soal-soal latihan untuk melatih kemampuan listening siswa. Siswa akan termotivasi untuk belajar karena desain video yang hampir menyerupai sebuah game dan mereka juga dapat langsung berinteraksi dengan video untuk bebas memutar dan memilih bagian yang diinginkan atau diperlukan. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana cara penggunaan Adobe Flash Professional CS5 (Interactive Video) dalam pengajaran listening. Pemilihan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa diharapkan mampu mengatasi kesulitan mereka dalam listening. Key word: Interactive material, Adobe Flash Professional CS5, teaching listening
USING CAMTASIA STUDIO 8 TO PRODUCE LEARNING VIDEO TO TEACH ENGLISH THROUGH E-LEARNING
Fandy Nuari;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (558.718 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4384
Abstrak Makalah ini membahas tentang pembuatan learning video sebagai salah satu media pembelajaran berbasis e-learning. Dalam pembuatan learning video ini, penulis menggunakan salah satu software untuk e-learning yaitu camtasia studio 8. Penulis melihat bahwa dalam proses pembelajaran sering terjadi beberapa masalah yang mengakibatkan pemahaman yang masih kurang oleh siswa terhadap suatu materi. Selain itu siswa juga mengalami motivasi yang rendah dalam belajar karena guru lebih sering menggunakan media tradisional. Oleh karena itu penulis memberikan solusi dengan cara membuat sebuah learning video menggunakan camtasia studio sebagai media pembelajaran yang didistribusikan melalui pembelajaran berbasis e-learning. Camtasia studio 8 merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk merekam aktivitas layar computer dan juga power point. Penulis membuat makalah ini dengan tujuan: menghasilkan sebuah learning video sebagai media pembelajaran berbasis e-learning. Penulis berharap makalah ini dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas belajar siswa. Kata kunci: Camtasia Studio 8, Learning Video, E-learning
USING REMOVABLE OBJECT IN A PICTURE AS A MEDIA TO TEACH ENGLISH TO YOUNG LEARNERS
Lefrizal Lefrizal;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie H
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.462 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v1i2.2005
Abstrak Pada saat sekarang ini, di Indonesia, Bahasa Inggris telah diajarkan di level pendidikan dasar, seperti Sekolah Dasar (SD) dan pada usia dini, seperti Taman Kanak-Kanak (TK). Bahkan, pada tahun mendatang Bahasa Inggris dimasukkan sebagai muatan lokal. Dalam mengajar anak-anak, perlu diperhatikan perkembangan psikologi mereka. Anak-anak pada usia SD dan TK lebih tertarik kepada sesuatu yang kongkrit yang dapat mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, guru perlu menciptakan pembelajaran yang kongrit di dalam kelas dengan menggunakan media pembelajaran yang atraktif dan menarik. Salah satu media yang dapat digunakan untuk merepresentasikan kehidupan sehari-hari siswa adalah media gambar. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai “Removable object in a picture” sebagai media pembelajaran. Keunggulan dari media ini adalah mengurangi jumlah gambar yang digunakan sebagai media dalam pembelajaran, karena hanya dibutuhkan satu buah gambar Sedangkan untuk gambar dengan situasi yang berbeda, hanya diperlukan perubahan objek tertentu pada gambar tersebut. Pada makalah ini juga akan diuraikan cara membuat dan memperagakan “removable object in a picture”, serta topik-topik apa saja yang dapat diajarkan dengan menggunakan media ini. Key words: Picture, Media, Young Learners, Drill
Students' Strategies in Translating Idioms at Eighth Semester of English Department Students in Universitas Negeri Padang
Fadhilah Muslimah;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (29.696 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v8i3.105521
The objective of this research is to know the strategies used by the students in translating idioms. This study used descriptive method. The data of this study are the 30 translated idioms found in the novel The Adventures of Tom. The instruments of this study are the idioms translations test. To gain the trustworthiness of the research, this research applies the validator and the assessors. The findings of this study reveal that out of 30 idioms, 251 cases were translated by paraphrasing, 5 cases were translated by Omission of the entire idioms, and 194 cases were translated by literal translation. The finding showed that paraphrase strategy is most commonly used in translating idioms as 55% besides 1% for omission and 43% for literal translation It means that there is a need of study idioms in the translation class or the improvements of the students in strategies in translating the idiomsKey words: translation, idiom, strategy
ADAPTING INTERACTIVE NEWS PROGRAM OF SUARA ANDA TO TEACH SPEAKING AT SENIOR HIGH SCHOOL
Albeni Yostija;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.466 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2599
AbstractThis article discusses the use of techniques of adapting an interactive news program of "Suara Anda" in increasing student motivation for learning speaking at Senior high school. As programs, students are divided into several groups. Teachers provide multiple options displayed in power point news. One group choose one video and teachers play it. The group filed comments, suggestions or opinion about that news. Other groups may be added comment or suggestions. The process continues until all groups had a turn. At the end of the lesson the students were assigned to make a report or journal of the news.Key Words: speaking, interactive news program, suara anda
“Teaching Template Quiz Maker" as Edutainment Software to Create Test as Material in Teaching English at Junior High School
Muslimah Muslimah;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 1 (2012): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (880.785 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v1i1.617
The purposes of this paper are to explain the ways of the development of exercises or tests as a material at Junior High School by using Teaching Template Quiz Maker. Besides, this software can decrease students’ bored in understanding the material that is designed trough quiz. This software has some templates that can take students’ attention in doing exercise because they have kind of exercises and options of display. For example, color, sound, also it uses a computer as a media. Then, this software can increase students’ vocabulary also some skills such as speaking, reading and writing. The last, it can create fun learning which students-centered are appear during the learning process. Abstrak Tujuan makalah ini adalah untuk memaparkan cara pengembangan latihan sebagai bahan pengajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan menggunakan Teaching Template Quiz Maker. Software ini dapat mengurangi kejenuhan siswa dalam memahami material melalui latihan yang di desain melalui kuis. Software ini memberi 9 jenis model kuis yang mampu menarik perhatian siswa dalam mengerjakan latihan karena mempunyai banyak model latihan dan banyak pilihan tampilan, seperti warna, suara, serta penggunaannya dengan menggunakan media komputer. Selain itu software ini dapat meningkatkan kosakata siswa serta meningkatkan kemampuan berbicara, membaca dan menulis. Kemudian, software ini dapat menciptakan suasana belajar di mana siswa dominan dalam proses belajar.
TEACHING DESCRIPTIVE TEXT BY USING RAINBOW CARDS IN TEACHING SPEAKING FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT
Ire Elvira;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.435 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4296
Abstrak Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penggunaan Rainbow Cards sebagai media dalam pengajaran berbicara di dalam kelas pada siswa menengah pertama. Hal ini dilatar belakangi masalah dihadapi oleh siswa yaitu mereka kesulitan dalam mengungkapkan dan mengembangkan ide mereka. Hal ini membuat mereka tidak bersemangat dan tidak termotivasi untuk berbicara. Untuk mengatasi masalah ini seorang guru harus mencari dan menggunakan strategi yang cocok dalam mengajar speaking. Salah satu media yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan rainbow cards. Rainbow Cards adalah kartu yang dibuat berwarna – warni yang berukuran segi empat. Melalui media ‘’ Rainbow Cards’’ ini siswa akan diberikan beberapa plihan kartu yang ada di rainbow cards kemudian dari kartu tersebut siswa diajak untuk mengeksplorasi warna dengan tokoh, sifat, tempat yang mereka ingat terkait warna tersebut. Hal ini membantu siswa berbicara karena di dalam rainbow cards tersebut dibagian depannya juga ada gambar kemudian dibagian belakangnya ada kata kunci jadi melalui kata bantu tersebut siswa bisa mengembangkan idenya untuk berbicara dalam mendeskripsikan gambar yang ada di dalam kartu dengan menggunakan descriptive text. Kata Kunci: pengajaran berbicara, teks descriptive, pengajaran di SMP, Rainbow Cards
Students' Strategy In consecutive Interpreting a Short Motivation Speech into Bahasa Indonesia
Reva Afrina;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jelt.v10i1.111744
This research aims to find out the strategies that were used by low, medium, and high-level students English Department of Universitas Negeri Padang in interpreting an English short speech into Bahasa Indonesia consecutively. The subject of this research was the third-year students of English Department who had taken English-Indonesia interpreting class. The sample was 23% were chosen out of 53 students by random sampling technique. The data were collected using an interpreting test consecutively via zoom meeting. The results show that the dominant strategy used by low-level students was the skipping strategy it was about 49 times used by the students during the test, it means (33.8%) out of the students used this strategy. Then, the dominant strategy was used by medium level students was skipping 29 times used by the students during the test or (20.86%) out of the students. Last, students in high level dominant used explicitation strategy 41 times used by the students during the interpreting test or (28.87%) out of the students. It could be concluded that students find it difficult to comprehend the source language; it proves that students skip the SL 86 times during the interpreting test, which was about 20.67%. Students in the low and medium level tend to use the skipping strategy, but students in the high level tend to repair and make the interpretation clearly by using explicitation strategy.
THE CORRELATION BETWEEN READING COMPREHENSION AND TRANSLATION ABILITY: A Correlational Study on Fourth Year Students at English Department of UNP
Elsa Fadica Rahemi;
Jufri Jufri;
Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.512 KB)
|
DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1951
Abstract The purpose of this research was to reveal the correlation between reading comprehension and translation ability of fourth year students in English department of UNP. The population and samples of this research was the fourth year students who took translation subject in the seventh semester of academic year 2012 in English Department of UNP. The instrument of this research was a reading comprehension test and translation test. The result of this research showed that the r-calculated (0,677) > r-table (0,355). The hypothesis was tested by using t-test formula and found that t-observed (4,952) > t-table (1,699) with df= n-2 (29) in the level of significance 0,05. In short, the research hypothesis which stated that there was a significant correlation between students’ Reading Comprehension and their Translation Ability was accepted. Kata kunci : Correlation, Translation, Translation ability, Reading Comprehension