Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PROGRAM RICHPEACE DIGITAL GRADING SYSTEM (RP - DGS) PADA MATA PELAJARAN PEMBUATAN BUSANA INDUSTRI KELAS XII TATA BUSANA 3 SMK NEGERI 2 JOMBANG Deny Arifiana, Annisa Kusumawardhani
Jurnal Online Tata Busana Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Online Tata Busana November 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v10i3.42961

Abstract

ABSTRAK - Tujuan dari riset yang dilakukan antara lain untuk (1)mendeskripsikan hasil belajar pembuatan pola rok menggunakan program Richpeace Digital Grading System (RP-DGS) dan (2)mendeskripsikan respon siswa terhadap hasil pembuatan pola rok menggunakan program RP-DGS. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan (1)metode tes lks kinerja membuat pola rok secara digital, dan (2)angket respon terhadap hasil pembuatan pola rok menggunakan program RP-DGS. Penelitian dilakukan pada bulan oktober 2020, bertempat di SMK Negeri 2 Jombang, tepatnya pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII tata busana 3 sebanyak 32 siswa penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 90,7% berada di atas kriteria ketuntasan yang berlaku yaitu 70 pada kompetensi pembuatan pola rok secara manual dan digital dan (2) respon siswa terhadap penerapan program RP-DGS pada pembuatan pola rok sebesar 95,2% dengan kriteria respon sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dikatakan penerapan program Richpeace Digital Grading System (RP-DGS) pada mata pelajaran pembuatan busana industri kelas xii tata busana 3 SMK Negeri 2 Jombang dikatakan berhasil.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA SUB. KOMPETENSI SULAMAN BAYANGAN DI SMKN1 JABON SIDOARJO Afifah, Nadia Tsany; Arifiana, Deny
Jurnal Online Tata Busana Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Online Tata Busana Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v11i2.49386

Abstract

PENCIPTAAN DESAIN BUSANA MUSLIM MODEST WEAR DENGAN INSPIRASI NOOR INAYAT KHAN Thalib, Safira Valentina; Arifiana, Deny; Tri Rahayu, Imami Arum; Wiyono, Agus
Jurnal Online Tata Busana Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Online Tata Busana Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koleksi ini terinspirasi oleh sosok Noor Inayat khan yang merupakan wanita muslim berpengaruh pada zaman perang dunia ke II, keberanian dan tekadnya yang kuat menginpirasi peneliti untuk merancang sebuah koleksi busana muslim modest wear yang diperuntukkan wanita masa kini dengan struktur busana yang tegas dan look formal, bentuk busana merupakan perpaduan antara gaya berpakaian wanita pada masa perang dunia II yaitu pada tahun 1940 dan gaya Millitary. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil penciptaan koleksi busana muslim modest wear dengan inspirasi Noor Inayat Khan. Penelitian ini termasuk penelitian penciptaan/pengembangan, yang menggunakan metode practice-led, yang terdiri dari 4 tahap, meliputi: (1) Pra-perancangan, (2) Perancangan, (3) Perwujudan, (4) Penyajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) proses penciptaan busana muslim modest wear dengan tema Noor Inayat Khan yang berupa 2 look busana 3 pieces yang terdiri dari blazer, blouse dalam, rok dan (2) hasil penciptaan berupa 2 look busana muslim modest wear dengan tema Noor Inayat Khan yang mendapat kategori juara Runner-up 2 pada event Tangerang Modest Fashion Week 2023.
Pengembangan Media Video Tutorial Pembuatan Desain Busana Pesta di Fase F SMK Negeri 1 Wonoasri Haryati, Jasmine; Deny Arifiana; Marniati Marniati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7141

Abstract

This study aimed to describe the feasibility level of the video tutorial for creating evening gown designs in Phase F at SMK Negeri 1 Wonoasri and to examine students’ learning outcomes after its implementation. This research employed a research and development (R&D) method using the ADDIE model. Data were collected through validation sheets assessed by three material experts, three media experts, and three language experts, as well as performance tests. The data were analyzed using descriptive statistics, including the calculation of average validation scores and learning mastery percentages. The results indicated that the video tutorial achieved a validity level of 96.1%, categorized as highly feasible, and the learning mastery reached 86.11%.
Kediri Royal and Agrarian Batik Motifs as Local Wisdom Based Innovation for Creative Industry Products Talisa Fasya Laksita Putri; Deny Arifiana; Indarti Indarti
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v14i1.41584

Abstract

The creative batik industry faces the challenge of declining interest among the younger generation due to the perception of batik as a traditional product that is less relevant to contemporary lifestyles. This condition calls for the development of innovative and contextual batik without losing its local wisdom values. Kediri, with its historical background of the Kediri Kingdom and strong agrarian culture, has visual and symbolic potential that can be developed as a source of innovation for contemporary batik motifs. This study aims to describe the process of developing batik motif designs with themes of the Kediri kingdom and agriculture, as well as to create batik prototypes as creative industry products for dissemination through exhibitions. The method used is design-based research with a Double Diamond Model based on a descriptive qualitative approach. The novelty of this study lies in the integration of royal agrarian cultural narratives of Kediri within a structured Double Diamond design framework for contemporary batik development. The results of the study produced five contemporary batik motifs that were developed into master designs measuring 100 × 50 cm, then developed into 200 × 100 cm and realized in the form of batik prototypes. One of the leading designs, namely the Garuda Sri Wibawa theme, received positive responses from target consumers aged 20–45 years, particularly in terms of visual preference, perceived cultural relevance, and product appeal, and was displayed in an exhibition at the Surabaya State University art gallery as a form of dissemination of the work. These findings indicate that Kediri's royal and agrarian themed batik motifs possess visual, cultural, and appreciative values relevant to the development of contemporary batik creative industry products.
Penciptaan Convertible pada Busana Ready to Wear Deluxe dengan Sumber Ide Rumah Adat Tikel Balung Dinda Marthania Putri Mulyono; Deny Arifiana; Mein Kharnolis; Ma’rifatun Nashikhah
Practice of Fashion and Textile Education Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Practice of Fashion and Textile Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pftj.v5i2.56793

Abstract

This research is a research on the creation of artwork that describes convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house. The purpose of this creation research is (1) To describe the formulation of ideas and concepts for creating convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, (2) To describe the process of creating convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, (3) To describe the finished results of convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, and (4) To describe the presentation of convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house. The method used in this research is the method of creation of works, namely through 4 stages of research starting from exploration, design of works, manifestation of works, to presentation of works. The creation of fashion works resulted in 1 men's clothing and 2 women's clothing with the application of convertibles on the three clothes. One men's clothing design with a convertible construction size on the pants and two women's clothing designs with modular convertibles applied to the outer and pants. Manipulating fabric in the creation of this deluxe ready to wear clothing is taken from the slimpet motif which is the main motif of the Tikel Balung traditional house, which is applied using printing, embroidery techniques, and a combination of the two.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Web dalam Pembelajaran Unsur dan Prinsip Desain pada Elemen Dasar Fashion Design Fase E Keahlian Tata Busana di SMKN 2 Tuban Zahrotun Naila Hasanah; Deny Arifiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39217

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala pada pembelajaran unsur dan prinsip desain pada elemen Dasar Fashion Design di SMKN 2 Tuban, hal tersebut diakibatkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang kurang menarik perhatian siswa, media yang digunakan berupa handout dan buku paket, serta metode pembelajaran yang masih didominasi oleh penjelasan satu arah. Kondisi tersebut belum selaras dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pemanfaatan TIK. Tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan kesesuaian e-modul interaktif yang berbasis web, berdasarkan penilaian ahli media dan materi, serta hasil belajar siswa setelah modul tersebut digunakan. Metode penelitian dan pengembangan yang diterapkan mengikuti model ADDIE. Data mengenai kesesuaian dikumpulkan melalui validasi dari para ahli, sementara data hasil belajar siswa didapatkan melalui penilaian di bidang kognitif dan psikomotor. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa modul elektronik ini dinilai sangat sesuai, dengan skor rata-rata validasi 3,75%. Selain itu, media ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa dengan tingkat keberhasilan belajar mencapai 93% dan skor rata-rata akhir 87,5. Sebagai kesimpulan, modul elektronik interaktif berbasis web ini sangat sesuai dan efektif.
Pengembangan E-Modul Interaktif Pembuatan Desain Busana Custom-Made Secara Digital di SMKN Ngasem-Bojonegoro Hana Aulia Karimah; Deny Arifiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas E-Modul Interaktif Desain Busana Custom-Made Secara Digital berbasis Ibis Paint X di SMKN Ngasem Bojonegoro. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keterampilan siswa dalam melakukan teknik rendering tekstur kain secara digital, sehingga visualisasi desain kurang mampu menggambarkan karakteristik bahan secara realistis sesuai standar industri. Menggunakan metode Research and Development (R&D), penelitian ini melibatkan validasi dari ahli materi dan ahli media serta uji coba lapangan untuk mengukur hasil belajar siswa. Tingkat validitas materi mencapai persentase 94,2% dengan kategori “Sangat Valid”dan tingkat validitas media mencapai 99,1% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil belajar siswa terhadap pengembangan e-modul interaktif pembuatan desain busana custom-made secara digital menunjukkan ketuntasan klasikan sebesar 88% dengan kategori “Sangat Baik”
Hubungan Keterampilan Teknis Mendesain Busana dengan Minat Bekerja di Bidang Fesyen pada Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri Berlian Puput Novera; Inty Nahari; Deny Arifiana; Lutfiyah Hidayati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10449

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan mendesain busana sebagai bekal peserta didik SMK untuk memasuki dunia kerja di bidang fesyen. Namun, masih terdapat peserta didik yang memiliki keterampilan baik tetapi belum diikuti minat bekerja yang tinggi di bidang fesyen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan mendesain busana, minat bekerja di bidang fesyen, serta hubungan antara keduanya pada peserta didik Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 72 peserta didik kelas XI Desain Produksi Busana yang diambil menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja dan angket. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank setelah melalui uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mendesain busana peserta didik berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 64,09 sedangkan minat bekerja di bidang fesyen berada pada kategori tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mendesain busana dengan minat bekerja di bidang fesyen dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mendesain busana dengan minat bekerja di bidang fesyen pada siswa Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri. Dengan demikian, semakin tinggi keterampilan mendesain busana peserta didik, maka semakin tinggi pula minat bekerja di bidang desain busana.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK MAJAPAHITAN KONTEMPORER DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN INDUSTRI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL Fadia Rohmah Putri; Indarti Indarti; Deny Arifiana
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 29, No 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v29i1.19221

Abstract

Batik Majapahitan merupakan salah satu representasi warisan budaya lokal yang memiliki nilai historis, filosofis, dan estetis tinggi, namun menghadapi tantangan keberlanjutan dalam konteks industri kreatif kontemporer. Tantangan tersebut terutama berkaitan dengan keterbatasan inovasi motif dan pengembangan produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar tanpa menghilangkan nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mengembangkan motif batik Majapahitan kontemporer dalam mendukung keberlanjutan industri kreatif berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi kasus dengan pendekatan practice-based research. Proses penelitian melibatkan praktik perancangan motif batik sebagai bagian dari proses penciptaan pengetahuan, yang didukung oleh teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Penelitian ini menghasilkan lima motif batik Majapahitan kontemporer melalui proses reinterpretasi visual terhadap unsur artefak Majapahit, seperti ornamen candi dan simbol kosmologi, yang diwujudkan dalam stilasi bentuk, komposisi, dan warna yang lebih adaptif terhadap selera pasar modern. Pengembangan motif ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan nilai estetis dan ekonomi produk batik, tetapi juga berperan dalam pelestarian nilai budaya dan penguatan identitas lokal. Dengan demikian, pengembangan motif batik Majapahitan kontemporer dapat menjadi strategi inovatif dalam mendukung keberlanjutan industri kreatif berbasis kearifan lokal.Kata kunci: batik Majapahitan; motif kontemporer; industri kreatif; kearifan lokal---Contemporary Majapahitan Batik Motif Development in Supporting the Sustainability of Local Wisdom-Based Creative Industries. Majapahitan batik represents one of the most significant expressions of local cultural heritage, carrying high historical, philosophical, and aesthetic value. However, it faces sustainability challenges within the context of the contemporary creative industry, particularly regarding limited motif innovation and product development capable of meeting market demands without eroding its local wisdom values. This study aims to examine and develop contemporary Majapahitan batik motifs in support of the sustainability of local wisdom-based creative industries. A qualitative method was employed through a case study approach informed by practice-based research. The research process involved batik motif design practice as an integral part of knowledge creation, supported by data collection techniques comprising observation, in-depth interviews, and visual documentation. This study produced five contemporary Majapahitan batik motifs through a process of visual reinterpretation of Majapahit artefact elements, such as temple ornamentation and cosmological symbols, rendered through stylisation of form, composition, and colour that is more adaptive to modern market sensibilities. The development of these motifs not only contributes to enhancing the aesthetic and economic value of batik products, but also plays a role in preserving cultural values and strengthening local identity. Accordingly, the development of contemporary Majapahitan batik motifs represents an innovative strategy for supporting the sustainability of local wisdom-based creative industries.Keywords: Majapahitan batik; contemporary motifs; creative industry; local wisdom
Co-Authors Adani, Marsha Belinda Afifah, Nadia Tsany Agus Wiyono Ahmad Ajib Ridlwan Aissyah Febi Alamanda Hurrin Albrian Fiky Prakoso Alfitrah, Fauzan Aliya Putri, Shofi Anshari, Bima Awanda Alisa Fitriyah Ayunda Salsadilla Azifah, Ni'matul Aziza, Mar'atul Berlian Puput Novera Berlian Puteri Maharani Bilqis, Jihan Bima Anshari Colodia, Sindi Dafira``, Rana Alya Damayanti, Ailsa Dinano Vianingrum Dinda Marthania Putri Mulyono Dyantina, Nahilla Engki Edi Saputra Fadia Rohmah Putri Faizah Nurhaliza Fajarani Erliana Fatmawati Fema Laila Aziziah Ferita Dwi Evayanti Fianty, Nesty Ayu Frizkita Putri Amanda Ghefira Azizah Nur Gladis Gandini Habiba, Latifa Eka Almira Hana Aulia Karimah Haryati, Jasmine Heru Arizal Iis Suwaidah Ika Prastiana Rahmawati Indarti Indarti Indarti Indarti Indarti Indarti Inty Nahari Inty Nahari Irma Russanti Isna Yuniarti Shalehah Kaffa, Fissilmi Kamaluzzaman, Hani Karellina, Stefani Cinthia Kuncoro, Argi Dwi Kusuma, Karina Septia Lutfiyah Hidayati Lutfiyah Hidayati Ma'rifatun Nashikhah Maratus Sholichah Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Maya Dewi Puspita Sari Maylani, Rima Ma’rifatun Nashikhah Ma’rifatun Nashikhah Ma’rifatun Nashikhah Mein Kharnolis MEIN KHARNOLIS Mein Kharnolis Miarsih, Ayu Mien Kharnolis MITA YUNIATI Mita Yuniati Mustika Rahmawati Nadya Clarissa Adisti Nahary, Inty Nararya, Amisarah Jalasena Dwi Nashikhah, Ma'rifatun Nashikhah, Ma’rifatun Ningrum, Febrianita Yulia Ningrum, Putri Setia Nofita Sari Nurhaliza, Faizah Peppy Mayasari Peppy Mayasari, Peppy Pradani, Nikenia Vindy Prayata, Shafira Prayogo, Aji Catur Putri, Shendy Mutiara Anjani qurrota aini Rahayu, Imami Arum Tri Rahmawati, Efi Risma Fajiyah Risma Juliarus Vidia Sari Risna Taftiyana Dewi Rizdana Galih Pambudi Rohmatul Ummah Saputra, Catur Surya Sarah Merita Aristianti Sayidatul Istighfarini Sefirlia Sari, Dynis Nova Setyarizqi, Lutfia Qotrunnada Shofi Aliya Putri Sholekah, Andawiyah Fatikhatus Sholekah, Andawiyah Putri Fatikhatus Siti Muthiatus Sholichah Stefani Cinthia Karellina Talisa Fasya Laksita Putri Thalib, Safira Valentina TR, Imami Tri Rahayu, Imami Arum Umami, Septya Tri Wahyu Laily, Prasidya Yulianti Puspa Rini Yulistiana Yulistiana Yuma, Shabrina Yasinta Zahra Yuniati, Mita Yunus Yunus Yunus Zahrotun Naila Hasanah