Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA SUB. KOMPETENSI SULAMAN BAYANGAN DI SMKN1 JABON SIDOARJO Afifah, Nadia Tsany; Arifiana, Deny
Jurnal Online Tata Busana Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Online Tata Busana Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v11i2.49386

Abstract

PENCIPTAAN DESAIN BUSANA MUSLIM MODEST WEAR DENGAN INSPIRASI NOOR INAYAT KHAN Thalib, Safira Valentina; Arifiana, Deny; Tri Rahayu, Imami Arum; Wiyono, Agus
Jurnal Online Tata Busana Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Online Tata Busana Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koleksi ini terinspirasi oleh sosok Noor Inayat khan yang merupakan wanita muslim berpengaruh pada zaman perang dunia ke II, keberanian dan tekadnya yang kuat menginpirasi peneliti untuk merancang sebuah koleksi busana muslim modest wear yang diperuntukkan wanita masa kini dengan struktur busana yang tegas dan look formal, bentuk busana merupakan perpaduan antara gaya berpakaian wanita pada masa perang dunia II yaitu pada tahun 1940 dan gaya Millitary. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil penciptaan koleksi busana muslim modest wear dengan inspirasi Noor Inayat Khan. Penelitian ini termasuk penelitian penciptaan/pengembangan, yang menggunakan metode practice-led, yang terdiri dari 4 tahap, meliputi: (1) Pra-perancangan, (2) Perancangan, (3) Perwujudan, (4) Penyajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) proses penciptaan busana muslim modest wear dengan tema Noor Inayat Khan yang berupa 2 look busana 3 pieces yang terdiri dari blazer, blouse dalam, rok dan (2) hasil penciptaan berupa 2 look busana muslim modest wear dengan tema Noor Inayat Khan yang mendapat kategori juara Runner-up 2 pada event Tangerang Modest Fashion Week 2023.
Pengembangan Media Video Tutorial Pembuatan Desain Busana Pesta di Fase F SMK Negeri 1 Wonoasri Haryati, Jasmine; Deny Arifiana; Marniati Marniati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7141

Abstract

This study aimed to describe the feasibility level of the video tutorial for creating evening gown designs in Phase F at SMK Negeri 1 Wonoasri and to examine students’ learning outcomes after its implementation. This research employed a research and development (R&D) method using the ADDIE model. Data were collected through validation sheets assessed by three material experts, three media experts, and three language experts, as well as performance tests. The data were analyzed using descriptive statistics, including the calculation of average validation scores and learning mastery percentages. The results indicated that the video tutorial achieved a validity level of 96.1%, categorized as highly feasible, and the learning mastery reached 86.11%.
Kediri Royal and Agrarian Batik Motifs as Local Wisdom Based Innovation for Creative Industry Products Talisa Fasya Laksita Putri; Deny Arifiana; Indarti Indarti
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v14i1.41584

Abstract

The creative batik industry faces the challenge of declining interest among the younger generation due to the perception of batik as a traditional product that is less relevant to contemporary lifestyles. This condition calls for the development of innovative and contextual batik without losing its local wisdom values. Kediri, with its historical background of the Kediri Kingdom and strong agrarian culture, has visual and symbolic potential that can be developed as a source of innovation for contemporary batik motifs. This study aims to describe the process of developing batik motif designs with themes of the Kediri kingdom and agriculture, as well as to create batik prototypes as creative industry products for dissemination through exhibitions. The method used is design-based research with a Double Diamond Model based on a descriptive qualitative approach. The novelty of this study lies in the integration of royal agrarian cultural narratives of Kediri within a structured Double Diamond design framework for contemporary batik development. The results of the study produced five contemporary batik motifs that were developed into master designs measuring 100 × 50 cm, then developed into 200 × 100 cm and realized in the form of batik prototypes. One of the leading designs, namely the Garuda Sri Wibawa theme, received positive responses from target consumers aged 20–45 years, particularly in terms of visual preference, perceived cultural relevance, and product appeal, and was displayed in an exhibition at the Surabaya State University art gallery as a form of dissemination of the work. These findings indicate that Kediri's royal and agrarian themed batik motifs possess visual, cultural, and appreciative values relevant to the development of contemporary batik creative industry products.
Penciptaan Convertible pada Busana Ready to Wear Deluxe dengan Sumber Ide Rumah Adat Tikel Balung Dinda Marthania Putri Mulyono; Deny Arifiana; Mein Kharnolis; Ma’rifatun Nashikhah
Practice of Fashion and Textile Education Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Practice of Fashion and Textile Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pftj.v5i2.56793

Abstract

This research is a research on the creation of artwork that describes convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house. The purpose of this creation research is (1) To describe the formulation of ideas and concepts for creating convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, (2) To describe the process of creating convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, (3) To describe the finished results of convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house, and (4) To describe the presentation of convertibles on ready-to-wear deluxe fashion with the source of the idea of ​​the Tikel Balung traditional house. The method used in this research is the method of creation of works, namely through 4 stages of research starting from exploration, design of works, manifestation of works, to presentation of works. The creation of fashion works resulted in 1 men's clothing and 2 women's clothing with the application of convertibles on the three clothes. One men's clothing design with a convertible construction size on the pants and two women's clothing designs with modular convertibles applied to the outer and pants. Manipulating fabric in the creation of this deluxe ready to wear clothing is taken from the slimpet motif which is the main motif of the Tikel Balung traditional house, which is applied using printing, embroidery techniques, and a combination of the two.
Hubungan Keterampilan Teknis Mendesain Busana dengan Minat Bekerja di Bidang Fesyen pada Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri Berlian Puput Novera; Inty Nahari; Deny Arifiana; Lutfiyah Hidayati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10449

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan mendesain busana sebagai bekal peserta didik SMK untuk memasuki dunia kerja di bidang fesyen. Namun, masih terdapat peserta didik yang memiliki keterampilan baik tetapi belum diikuti minat bekerja yang tinggi di bidang fesyen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan mendesain busana, minat bekerja di bidang fesyen, serta hubungan antara keduanya pada peserta didik Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 72 peserta didik kelas XI Desain Produksi Busana yang diambil menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja dan angket. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank setelah melalui uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mendesain busana peserta didik berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 64,09 sedangkan minat bekerja di bidang fesyen berada pada kategori tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mendesain busana dengan minat bekerja di bidang fesyen dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mendesain busana dengan minat bekerja di bidang fesyen pada siswa Fase F di SMK Negeri 1 Wonoasri. Dengan demikian, semakin tinggi keterampilan mendesain busana peserta didik, maka semakin tinggi pula minat bekerja di bidang desain busana.
Penciptaan Busana Kasual (Casual Wear) dengan Inspirasi Lautan Pasir Gunung Bromo Iis Suwaidah; Deny Arifiana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1356

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penciptaan, hasil karya, dan penyajian busana kasual yang terinspirasi dari Lautan Pasir Gunung Bromo. Penelitian menggunakan pendekatan practice-led research karena proses penciptaan karya ditempatkan sebagai sumber utama pengetahuan. Tahapan penciptaan meliputi eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Eksplorasi dilakukan dengan mengamati karakter visual Lautan Pasir Gunung Bromo, terutama bentuk gelombang pasir, tekstur, warna abu-abu, navy, dan hitam, serta nilai filosofisnya. Unsur tersebut diterjemahkan ke dalam cutting bergelombang, siluet kasual, pemilihan material, dan aplikasi tekstil slashing. Tahap perancangan menghasilkan beberapa alternatif desain yang kemudian diseleksi menjadi tiga look, yaitu satu busana pria dan dua busana wanita. Perwujudan karya dilakukan melalui pengukuran model, pembuatan pola, pemotongan bahan, penjahitan, penerapan slashing, dan finishing. Hasil karya menunjukkan bahwa gelombang pasir Bromo dapat ditransformasikan menjadi busana kasual kontemporer yang fungsional, estetis, dan memiliki identitas lokal. Penyajian melalui fashion show BHUMIBRAMA dan promosi digital memperkuat daya komunikasi visual serta potensi komersial karya. Temuan ini menegaskan pentingnya eksplorasi alam Indonesia sebagai sumber ide mode yang kreatif, relevan dengan pasar, dan mampu memperkaya inovasi desain berbasis potensi lokal secara berkelanjutan dalam industri fesyen nasional.
Penciptaan Busana Kasual dengan Inspirasi Rumah Adat Suku Tengger Rohmatul Ummah; Deny Arifiana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1381

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penciptaan, hasil jadi, dan penyajian busana kasual dengan inspirasi rumah adat Suku Tengger. Penelitian menggunakan metode penciptaan berbasis praktik melalui pendekatan practice-led research yang meliputi tahap eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya. Eksplorasi dilakukan dengan mengkaji bentuk atap, struktur bangunan, warna, tekstur kayu, serta karakter visual rumah adat Suku Tengger. Hasil eksplorasi dikembangkan dalam moodboard, desain alternatif, validasi desain, pemilihan material, pembuatan pola, bordir manual, penjahitan, dan finishing. Validasi menghasilkan tiga desain terpilih, yaitu satu busana pria berupa two pieces dengan outer dan celana panjang, serta dua busana wanita berupa one piece dress. Unsur rumah adat diterapkan melalui siluet, cutting geometris, garis leher V, lengan sabrina, material suede dan corduroy, serta bordir stilasi. Karya disajikan dalam 34th Annual Fashion Show UNESA: Bhumibrama dan memperoleh apresiasi Best Pattern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur tradisional dapat diolah menjadi busana kasual modern yang fungsional, estetis, dan merepresentasikan identitas budaya lokal. Selain menghasilkan tiga tampilan busana, penelitian ini juga menunjukkan potensi pengembangan produk kreatif berbasis budaya melalui media promosi digital dan penyajian karya kontemporer bagi pasar muda urban Indonesia.
Penciptaan Busana Kasual (Casual Wear) dengan Inspirasi Arca Totok Kerot Ghefira Azizah Nur; Deny Arifiana; Inty Nahari; Mein Kharnolis
Corak Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.18089

Abstract

Industri mode yang didominasi oleh busana siap pakai (casual wear) gaya Barat menuntut upaya kreatif untuk melestarikan dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya local. Penelitian penciptaan ini bertujuan mengintegrasikan kekayaan budaya Mataram, khususnya Arca Totok Kerot di Kediri, Jawa Timur, ke dalam desain busana kasual modern. Arca Totok Kerot adalah benda cagar budaya yang dikenal dengan karakternya yang monumental, kaku, dan memiliki ekspresi kemarahan. Penelitian ini menggunakan Metode Penciptaan Karya Seni (Practice-Ied-Reserch), yang melalui tahapan Eksplorasi, Perancanan, dan Perwujudan, untuk mendeskripsiskan proses, hasil, dan desiminasi karya. Konsep desain menerjemahkan bentuk monumental arca menjadi siluet besar dan kuat, didukung penggunaan warna merah sebagai simbol energi. Detail ornamen arca diwujudkan melalui teknik tekstil monumental quilting dan cording untuk menciptakan tekstur tiga dimensi yang kokoh menyrupai relief. Hasil akhir penelitian ini berupa tiga koleksi busana kasual (1 pria dan 2 wanita) gaya art of beat. 
Design and Creation of Ready-to-Wear Deluxe Muslim Fashion Inspired by Minakjinggo and Damarwulan Costumes Awanda Alisa Fitriyah; Deny Arifiana
Journal of Creative Industries and Vocational Innovation Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This practice-led study explores the transformation of the contrasting visual characteristics of Minakjinggo and Damarwulan costumes from the Banyuwangi Janger performance into a ready-to-wear deluxe Muslim fashion collection. The study aims to describe the exploration, design development, realization, and presentation of the collection. The creative process followed four stages: exploration, design, realization, and presentation. During exploration, the visual characteristics of the two characters were identified through silhouette, color, garment structure, and decorative elements. Thirty alternative designs were developed for adult women, adult men, and girls. Following a design review by two fashion experts, three designs were selected for realization. The collection integrates Minakjinggo’s bold ornamentation with Damarwulan’s structured and balanced appearance through layered forms, contrasting colors, pompons, dangling sequins, and laser-cut Gajah Oling motifs. The works were presented at the 37th UNESA Annual Fashion Show Madjadhikara 2025, where the girls’ design received the Best Kids Fashion Design award in the Muslim fashion category. The study demonstrates how costumes from local performing arts can be transformed into contemporary Muslim fashion without reproducing the traditional costumes literally.
Co-Authors Adani, Marsha Belinda Afifah, Nadia Tsany Agus Wiyono Ahmad Ajib Ridlwan Aissyah Febi Alamanda Hurrin Albrian Fiky Prakoso Alfitrah, Fauzan Aliya Putri, Shofi Anshari, Bima Awanda Alisa Fitriyah Ayunda Salsadilla Azifah, Ni'matul Aziza, Mar'atul Berlian Puput Novera Berlian Puteri Maharani Bilqis, Jihan Bima Anshari Colodia, Sindi Dafira``, Rana Alya Damayanti, Ailsa Dinano Vianingrum Dinda Marthania Putri Mulyono Dyantina, Nahilla Engki Edi Saputra Faizah Nurhaliza Fajarani Erliana Fatmawati Fema Laila Aziziah Ferita Dwi Evayanti Fianty, Nesty Ayu Frizkita Putri Amanda Ghefira Azizah Nur Gladis Gandini Habiba, Latifa Eka Almira Haryati, Jasmine Heru Arizal Iis Suwaidah Ika Prastiana Rahmawati Indarti Indarti Inty Nahari Irma Russanti Isna Yuniarti Shalehah Kaffa, Fissilmi Kamaluzzaman, Hani Karellina, Stefani Cinthia Kuncoro, Argi Dwi Kusuma, Karina Septia Lutfiyah Hidayati Lutfiyah Hidayati Ma'rifatun Nashikhah Maratus Sholichah Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Maylani, Rima Ma’rifatun Nashikhah Ma’rifatun Nashikhah Ma’rifatun Nashikhah Mein Kharnolis MEIN KHARNOLIS Mein Kharnolis Miarsih, Ayu Mien Kharnolis Mita Yuniati MITA YUNIATI Mustika Rahmawati Nadya Clarissa Adisti Nahary, Inty Nararya, Amisarah Jalasena Dwi Nashikhah, Ma'rifatun Nashikhah, Ma’rifatun Ningrum, Febrianita Yulia Ningrum, Putri Setia Nurhaliza, Faizah Peppy Mayasari Peppy Mayasari, Peppy Pradani, Nikenia Vindy Prayata, Shafira Prayogo, Aji Catur Putri, Shendy Mutiara Anjani qurrota aini Rahayu, Imami Arum Tri Rahmawati, Efi Risma Fajiyah Risna Taftiyana Dewi Rizdana Galih Pambudi Rohmatul Ummah Saputra, Catur Surya Sarah Merita Aristianti Sayidatul Istighfarini Sefirlia Sari, Dynis Nova Setyarizqi, Lutfia Qotrunnada Sholekah, Andawiyah Fatikhatus Sholekah, Andawiyah Putri Fatikhatus Siti Muthiatus Sholichah Stefani Cinthia Karellina Talisa Fasya Laksita Putri Thalib, Safira Valentina TR, Imami Tri Rahayu, Imami Arum Umami, Septya Tri Wahyu Laily, Prasidya Yulianti Puspa Rini Yulistiana Yulistiana Yuma, Shabrina Yasinta Zahra Yuniati, Mita Yunus Yunus Yunus