Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepemimpinan, Komitmen Kerja dan Disiplin Kerja terhadap OCB di Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal Dalimunthe, Ira Shanty; Syamsir, Syamsir; Erianjoni, Erianjoni; Asnil, Asnil
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 10 No 2 (2026): Public Participation in Public Service
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jess.v10i2.660

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) plays a vital role in enhancing the quality of public services, productivity, and organizational effectiveness among State Civil Apparatus (ASN), as it supports the effective execution of duties and may extend beyond formally assigned job responsibilities. OCB contributes to the development of a harmonious work environment, strengthens employee engagement, enhances teamwork, and serves as an internal control mechanism that reduces the potential for fraudulent behavior within organizations. Accordingly, this study aims to examine the effects of leadership, work commitment, and discipline on OCB at the Regional Secretariat of Mandailing Natal Regency. This research employed a quantitative approach using a path analysis model to assess the relationships between independent variables and the dependent variable. Research were collected through observations, interviews, and questionnaires administered to employees of the Regional Secretariat of Mandailing Natal Regency. To ensure comprehensive results, a saturated sampling technique was utilized, encompassing the entire population of 83 employees. The results indicate that, simultaneously, the examined variables have a positive and significant effect on OCB; however, partial analysis reveals no significant individual effect on OCB. These findings suggest that other factors may influence the relationships between the independent variables and OCB.
Evaluating Stunting Prevention Policy Advocacy at the Sub-District Level in Indonesia Indah, Sentia; Asnil, Asnil
Journal of Governance and Public Policy Vol. 13 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v13i1.27996

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia due to its impact on physical growth, cognitive development, long-term health, and economic productivity. Although the government has issued several regulations, including Presidential Regulation No. 72 of 2021 on the Acceleration of Stunting Reduction, the effectiveness of their implementation at the local level, particularly in policy advocacy, has rarely been examined in depth. In Pancung Soal Subdistrict, stunting prevalence increased from 27 cases in 2022 to 44 cases in 2024, reflecting limited program outcomes. This study aims to evaluate the effectiveness of stunting prevention policy advocacy implementation using a qualitative descriptive approach through in-depth interviews and document analysis. The analysis focuses on four main advocacy strategies: stunting deliberation forums (rembuk stunting), audience meetings, workshops, and media campaigns. The findings revealed that advocacy efforts remain ineffective due to limitations in human resources, budget allocation, infrastructure, and public awareness. Advocacy activities have not been conducted comprehensively or systematically and lack structured evaluation mechanisms. From a theoretical perspective, this study contributes to the international literature by providing insights from the sub-district level, a context rarely explored in global discourse. It emphasizes the importance of integrating community-based advocacy into the public policy cycle, ensuring that advocacy is linked to policy formulation, implementation, and evaluation. The findings underscore the need for multi-sectoral governance, institutional coordination, digital media integration, and continuous monitoring systems. This study offers a new perspective on local (indigenous) advocacy in resource-constrained settings and serves as a foundation for future comparative and mixed-methods research.
Tinjauan Advokasi Kebijakan Dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan: Tantangan Peran Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Pariwisata Putri, Hanifah Nilau; Frinaldi, Aldri; Asnil, Asnil
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.659-666

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan model narrative review, mencakup artikel ilmiah, buku akademik, serta laporan organisasi internasional. Analisis dilakukan melalui teknik sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola, kategori, dan konsep utama terkait advokasi kebijakan dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi kebijakan memainkan peran penting dalam menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih inklusif, transparan, dan berbasis bukti. Partisipasi masyarakat terbukti meningkatkan legitimasi kebijakan, rasa memiliki terhadap destinasi, serta keberlanjutan sosial ekologis jangka panjang. Namun demikian, berbagai tantangan ditemukan, seperti ketimpangan kekuasaan antar aktor, rendahnya kapasitas internal komunitas, akses informasi yang terbatas, budaya birokratis yang hierarkis, serta minimnya mekanisme dialog formal. Hambatan-hambatan ini sering kali membuat partisipasi masyarakat bersifat simbolis dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap arah kebijakan. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas komunitas, reformasi tata kelola, dan perluasan ruang advokasi bagi masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Teknologi Tepat Guna: Sistem Pompa Air Tenaga Surya untuk Kemandirian Masjid Myori, Dwiprima Elvanny; Krismadinata, Krismadinata; Asnil, Asnil; Eliza, Fivia; Afnison, Wanda; Hidayat, Rahmat; Ranuharja, Fadhli
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1144

Abstract

Masjid Nurul Wujud di Kelurahan Baringin, Kota Padang, selama ini mengalami kendala pasokan air bersih akibat ketergantungan penuh pada sumber listrik dari PLN yang sering mengalami pemadaman dan beban biaya operasional yang tinggi. Kendala ini seringkali menghambat ketersediaan air untuk kegiatan ibadah dan sosial. Sebagai bentuk solusi berkelanjutan, program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mengimplementasikan sistem pompa air tenaga surya berkapasitas 550 Wp untuk menciptakan kemandirian energi dan ketersediaan air. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode ini mencakup observasi, instalasi sistem, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan sistem bekerja secara optimal, mampu menghasilkan debit air 45 liter/menit dengan waktu pengisian tangki 1000 liter dalam 25 menit. Survei kepuasan masyarakat terhadap program ini menunjukkan skor rata-rata 4,3 dari 5, di mana 85% responden menyatakan puas terhadap manfaat yang dirasakan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola teknologi energi terbarukan dan dapat menjadi model replikasi bagi fasilitas publik lain di wilayah serupa.