Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis kecepatan dengan chronic ankle instabilitypada pemain bola basket dan futsal di SMA Kota Malang Syahputra, Erwanico; Irawan, Dimas Sondang; Rahmanto, Safun
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1062

Abstract

Background: Ankle sprains are a common injury among athletes. If left untreated, this condition can lead to further symptoms such as pain, instability, weakness, and recurrent injury. This condition is known as chronic ankle instability (CAI). Chronic ankle instability is closely related to the control components of walking, running, and jumping. Playing basketball and futsal requires several components of physical ability, such as strength, acceleration, speed, balance, and endurance. The more fit a player is, the greater the impact on individual and team technique and tactics. Purpose: To analyze the level of speed associated with chronic ankle instability in basketball and futsal players. Method: A quasi-experimental study with a two-group design, namely the CAI group and the normal group, was conducted in December 2024 in Malang City, East Java. The study population was basketball and futsal players at State Senior High School 3 Malang and Muhammadiyah Senior High School 1 Malang. Sample collection used a purposive sampling technique and obtained 30 participants. Furthermore, the data were analyzed using univariate and bivariate Shapiro-Wilk normality tests and Independent T-tests to determine correlations. Results: The mean age of respondents was 16.9 years with a standard deviation of 1.47, with an age range of 12-20 years. The majority of participants were male, with 10 (66.7%) participants in the normal and CAI groups. The most common sport in both the normal and CAI groups was basketball, with 10 (66.7%) participants. The BMI status of respondents in the normal group was predominantly underweight (10% of respondents in the normal group), and 9 (60.0%) in the CAI group. A two-tailed independent t-test between the control and CAI groups yielded a significant two-sided p-value of 0.746 (p > 0.05). Conclusion: There was no significant difference between the levels of speed and chronic ankle instability in basketball and futsal players. Suggestion: This research can be developed as a scientific extension and focused on specific sports with more specific research instruments, so that more in-depth data can be obtained regarding the physical condition of chronic ankle instability.   Keywords: Basketball; Chronic Ankle Instability; Futsal; Speed.   Pendahuluan: Ankle sprain merupakan cedera yang tak asing lagi bagi seorang atlet, jika cedera ini tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gejala lanjutan seperti nyeri, ketidakstabilan, kelemahan, dan cedera berulang, kondisi tersebut didefinisikan sebagai chronic ankle instability (CAI). Akibat dari ketidakstabilan pergelangan kaki kronis, maka berkaitan erat dengan komponen kontrol berjalan, berlari, dan melompat. Bermain bola basket dan futsal memerlukan beberapa komponen kemampuan fisik yang memadai, seperti kekuatan, akselerasi, kecepatan, keseimbangan dan kekuatan tubuh. Semakin bugar seorang pemain, semakin besar pengaruhnya terhadap teknik dan taktik pribadi dan tim. Tujuan: Untuk menganalisis tingkat kecepatan dengan chronic ankle instability pada pemain bola basket dan futsal. Metode: Penelitian quasi eksperimental dengan desain dua grup yaitu kelompok CAI dan kelompok normal, dilakukan pada Desember 2024 di Kota Malang, Jawa Timur. Populasi penelitian adalah pemain bola basket dan pemain futsal di SMAN 3 Malang dan SMA Muhammadiyah 1 Malang. Pengumpulan sampel menggunakan teknik  purposive sampling dan mendapatkan 30 partisipan. Selanjutnya data dianalisis univariat dan bivariat uji normalitas Shapiro wilk dan Independent T-test untuk melihat korelasinya. Hasil: Rata-rata usia responden adalah 16.9 tahun dengan standar deviasi 1.47 pada rentang usia 12-20 tahun. Mayoritas partisipan berjenis kelamin laki-laki, baik pada kelompok normal maupun kelompok CAI, masing-masing sebanyak 10 (66.7%). Sebagian besar jenis olahraga kelompok normal dan kelompok CAI adalah permainan basket, yaitu masing-masing sebanyak 10 (66.7%). Status IMT responden kelompok normal sebagian besar dalam kategori under-weight sebanyak 10 (66.7%) dan kelompok CAI sebagian besar dalam kategori normal sebanyak 9 (60.0%). Berdasarkan independent sample T-test antara kelompok kontrol dan kelompok CAI mendapatkan nilai Sig. Two-Sided p sebesar 0.746 (p >0.05). Simpulan: Tingkat kecepatan dengan kondisi fisik chronic ankle instability pada pemain bola basket dan pemain futsal tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Saran: Penelitian ini dapat dikembangkan sebagai kemajuan ilmu pengetahuan dan difokuskan ke salah satu cabang olahraga tertentu dengan instrumen penelitian yang lebih spesifik, sehingga mendapatkan data yang berpengaruh lebih dalam terkait kondisi fisik chronic ankle instability.   Kata Kunci: Basket; Chronic Ankle Instability; Futsal; Kecepatan.
Penyuluhan dan Edukasi Fisioterapi tentang Cegah Masalah pada Ibu Hamil di Puskesmas Lolo Kalimantan Timur Nadhila Khairunisa; Dimas Sondang Irawan; Herlina Herlina
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v3i4.1113

Abstract

Introduction: Pregnancy is a natural process that every woman experiences. During pregnancy, pregnant women experience many changes, both physiological and psychological. These changes can cause various symptoms in each pregnant woman. Some common complaints during pregnancy include nausea and vomiting, back pain, edema, and shortness of breath. Method: This activity was conducted through counseling aimed at explaining the condition and understanding it to pregnant women. This activity used leaflets and live demonstrations so that participants could perform exercises correctly. Conclusion: After conducting counseling on the role of physiotherapy in pregnancy problems at the integrated health posts (Posyandu) for pregnant women in Sempulang Village, Janju Village, and Keluang Lolo Village, it can be concluded that education is important regarding understanding good exercises to do during pregnancy, such as child pose, cat and camel exercise or yoga for pregnant women, and breathing exercises. This is useful for reducing and preventing symptoms during pregnancy by always paying attention to signs of when to stop the exercise.
Analisis Risiko Musculoskeletal Disorder Pada Pekerja Bongkar Muat Pupuk Di PT. Sentana Adidaya Pratama Kumai, Kalimantan Tengah Dheviana Ramadhani; Dimas Sondang Irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6009

Abstract

Postur kerja merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh para pekerja, khususnya pada tenaga kerja bongkar muat. Aktivitas pekerjaan bongkar muat barang secara manual yang tidak ergonomis dapat menyebabkan para pekerja cepat merasa kelelahan dan berpotensi menimbulkan nyeri pada otot – otot yang terlibat. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengalisis risiko terjadinya musculoskeletal dosorder pada para pekerja bongkar muat pupuk di PT. Sentana Adidaya Pratama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif melalui proses observasional dengan melibatkan 25 responden, Instrumen penelitian menggunakan Nordic Body Map (NBM) yang digunakan untuk menilai tingkat keparahan keluhan musculoskletal. Hasil penelitian didapatkan bahwa para pekerja bongkar muat pupuk di PT. Sentana Adidaya Pratama memiliki risiko terjadinya musculoskletal disorder dengan tingkat sedang, yang diartikan diperlukannya tindakan dikemudian hari. Keluhan musculoskletal yang dialami oleh pekerja bongkar muat pupuk antara lain pada punggung, leher, lengan dan pergelangan tangan. 
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI DUSUN PARAS KECAMATAN POHJENTREK KABUPATEN PASURUAN Khairo, Nadiatul; Multazam, Ali; Irawan, Dimas Sondang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29568

Abstract

Lanjut usia atau usia tua (lansia) adalah suatu periode penutup dalam rentang hidup seseorang. Pada lansia juga mengalami penurunan fungsi imun tubuh termasuk penurunan fungsi jantung salah satunya pada tekanan darahnya. Salah satu kondisi yang berkenaan dengan penuaan adalah masalah kualitas tidur, lebih dari setengah populasi lansia mengalami masalah dengan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dipengaruhi beberapa faktor seperti usia, kondisi medis (hipertiroid, penyakit neurologi, penyakit paru, hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan obesitas). Dampak pada sistem kardiovaskuler ini yang akan menyebabkan lansia rentan mengalami gangguan pada tekanan darah. Penelitian ini menggunakan penelitian studi analitik yang bersifat kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah lansia di Dusun Paras, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Sampelnya terdiri dari 35 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah kualitas tidur pada lansia yang diukur dengan PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) pada lansia sedangkan Variabel dependent pada penelitian ini adalah tekanan darah pada lansia yang diukur dengan tensimeter pada lansia. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden berjenis kelamin perempuan sebesar 80% yang lebih banyak dibanding laki-laki 20%. Responden berdasarkan usia paling banyak 60-65 tahun sebesar 60%, usia 66-69 tahun sebesar 23% dan usia 72-76 sebesar 17%. Kualitas tidur baik sebesar 89% dan buruk sebesar 11%. Tekanan darah rendah sebesar 29%, tekanan darah normal sebesar 17%, dan tekanan darah tinggi 54%. Responden berdasarkan status perkawinan didapatkan cerai mati sebesar 46% dan kawin sebesar 54%.  Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia di Dusun Paras Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan.
PENGARUH KOMBINASI SQUAD DAN LUNGES TERHADAP PENURUNAN TEBAL LEMAK LOWER EXTREMITY MAHASISWI OVERWEIGHT DAN OBESITAS Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif; Irawan, Dimas Sondang; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27381

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui apakah ada pengaruh latihan squad dan lunges terhadap penurunan tebal lemak lengan atas mahasiswi. Metode yang digunakan penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan pendekatan quasi eksperimental desain one group pretest dan postest design yang dilaksanakan 12 kali pertemuan dalam satu bulan. Subjek penelitian hanya mahasiswi aktif Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang dengan jumlah 18 mahasiswi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik non probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah skinfold caliper untuk mengukur tebal lemak mahasiswi. Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro wilk dan uji hipotesa menggunakan uji homogenitas, uji anova, dan uji posthoc dengan nilai signifikan > 0,05, berdasarkan hasil uji hipotesa peneliti dapat menyimpulkan bahwasanya tidak terdapat perbedaan pengaruh diantara ketiga grup squad, lunges dan kombinasi terhadap penurunan tebal lemak ekstremitas bawah mahasiswi.
PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SUSUHBANGO KABUPATEN KEDIRI Azhar Nur Hidayatullah, Muhammad; Rosidah, Nikmatur; Sondang Irawan, Dimas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27535

Abstract

Elderly people are elderly people aged 60-70 years. Elderly people often experience health problems such as hypertension which can cause sleep disorders. Sleep disturbances that last a long time will result in a decrease in sleep quality which will have an impact on the quality of life. Low impact aerobic exercise is a non-pharmacological therapy option to help overcome sleep quality problems in the elderly. Low impact aerobic exercise has easy and simple movements so it doesn't burden the elderly. This study aims to determine the effect of low impact aerobic exercise on sleep quality in elderly people with hypertension in Susuhbango Village, Kediri Regency. The method used was pre-experimental with a one group pretest-posttest design, the population and sample of this study were elderly people with hypertension who had sleep quality problems in Susuhbango Village, Kediri Regency. This research was carried out by providing intervention in the form of low impact aerobic exercise to the elderly for 1 month 3 times a week. Data were collected using the PSQI questionnaire to determine the level of sleep quality of elderly people during pretest-posttest. The data was processed using the Wilcoxon signed test to determine the effect of low impact aerobic exercise training on sleep quality in elderly people with hypertension in Susuhbango village, Kediri district. Based on the test results using the Wilcoxon signed test, a significant result of p = 0.001 was obtained, where p < 0.05, which means that H? is rejected and H? is accepted, so there is a significant effect of providing low impact aerobic exercise on sleep quality in elderly people with hypertension in Susuhbango Village. Kediri Regency. It can be concluded that there is an influence of low impact aerobic exercise training on sleep quality in elderly people with hypertension in Susuhbango Village, Kediri Regency
EFEKTIVITAS LATIHAN LADDER DRILL DAN CORE STABILITY TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN SISWA SSB KARLOS MALANG RIvaldi, Muhammad; Irawan, Dimas Sondang; Rahmanto, Safun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas latihan ladder drill dan core stability terhadap kelincahan pemain SSB Karlos Malang. Metode yang digunakan penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan jenis penelitian quasi eksperimental dengan metode two group pre dan post test yang dilaksanakan sebanyak 8 kali selama satu bulan. Subjek penelitian siswa SSB Karlos Malang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah T-test agility untuk mengukur kelincahan pemain. Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro wilk, uji hipotesa menggunakan uji paired T test dan wilcoxon serta uji perbandingan menggunakan independent t test dengan nilai signifikan < 0,05, berdasarkan hasil uji hipotesa dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas dari pemberian latihan Ladder Drill dan Core Stability Exercise terhadap peningkatan kelincahan siswa SSB Karlos Malang.
HUBUNGAN ANTARA PHYSICAL ACTIVITY DAN TEBAL LEMAK SUBKUTANEUS PADA MAHASISWI DENGAN BERAT BADAN LEBIH (OVERWEIGHT) DAN OBESITAS Iriandi, Abdi Muslimin; Irawan, Dimas Sondang; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27959

Abstract

Menganalisis hubungan antara physical activity dan tebal lemak subkutaneus pada mahasiswi dengan berat badan lebih (overweight) dan obesitas. Metode Penelitian ini termasuk penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan  antara physical activity dan tebal lemak subkutaneus pada mahasiswi dengan berat badan lebih (overweight) dan obesitas.  Subjek penelitian hanya mahasiswi aktif Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang dengan jumlah 18 mahasiswi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik non probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah skinfold caliper untuk mengukur tebal lemak mahasiswi.  Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro wilk dan uji hiposa menggunakan uji pearsons dengan nilai signifikan < 0,05, berdasarkan hasil uji hipotesa peneliti dapat menyimpulkan bahwasanya ada hubungan antara physical activity dan tebal lemak subkutaneus pada mahasiswi dengan berat badan lebih (overweight) dan obesitas.
PERBEDAAN PENGARUH ISOMETRIK QUADRICEPS EXERCISE DENGAN ISOTONIK QUADRICEPS EXERCISE TERHADAP PENGURANGAN NYERI PADA OSTEOARTHRITIS LUTUT DI RSUD DR SOEDONO MADIUN Kiswati, Cempaka Indah; Irawan, Dimas Sondang; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29429

Abstract

Nyeri osteoartritis lutut sering kali menjadi masalah. Latihan untuk memperkuat paha depan bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi nyeri pada osteoartritis lutut.  Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek latihan paha depan isometrik dan isotonik terhadap penurunan nyeri osteoartritis lutut. Penelitian ini menggunakan desain two-group pretest-posttest. Sebanyak 28 pasien osteoartritis dirawat di RSUD Dr. Kota Soeden disurvei mulai 26 Februari 2024 hingga 25 Maret 2024. Kelompok I mendapat latihan paha depan isometrik dan kelompok II mendapat latihan paha depan isotonik. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji t sampel berpasangan untuk perbandingan dalam kelompok dan uji t sampel independen untuk perbandingan antar kelompok. Hasil uji hipotesis  menunjukkan adanya pengaruh dengan p-value = 0,000 perlakuan pada kedua kelompok, menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara keduanya. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara efek latihan quadriceps isometrik dan isotonik terhadap pereda nyeri pada osteoartritis lutut.
HUBUNGAN SYMMETRICAL HAMSTRING FLEXIBILITY DENGAN KECEPATAN BERLARI PEMAIN FUTSAL FIA UB Raihan Anwar, Mohamad Iqbal; Irawan, Dimas Sondang; Rahmanto, Safun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29690

Abstract

Symmetrical hamstring flexibility merupakan kesimetrisan atau kesamaan antara fleksibilitas otot hamstring kanan dan kiri. simetris merupakan kesamaan antara objek kanan dan kiri yang seimbang. Pada saat berlari otot hamstring bekerja secara konsentrik dan eksentrik secara maksimal, sehingga seseorang jika mempunyai fleksibilitas otot hamstring yang baik antara kanan dan kiri akan membantu proses berlari dengan mendapatkan kecepatan optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan symmetrical hamstring flexibility dengan kecepatan berlari pada pemain futsal FIA UB. Penelitian ini menggunakan observasional kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini menggunakan konsep korelasi antara Symmetrical Hamstring Flexibility dan kecepatan berlari pada pemain futsal FIA UB. Variabel Symmetrical Hamstring Flexibility dengan variabel kecepatan berlari diukur dan diambil data secara bersamaan dalam satu waktu. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pemain futsal FIA UB yang berjumlah 24 orang. Variabel Symmetrical Hamstring Flexibility diukur menggunakan alat ukur Active Knee Extension (AKE), sedangkan variabel kecepatan berlari diukur menggunakan tes sprint 30 meter. hasil penelitian ini sejumlah 19 responden (79%) kategori usia dibawah 20 tahun. Nilai IMT sejumlah 22 responden (92%) kategori IMT normal. Nilai sprint sejumlah 20 responden (50%) dengan kategori sedang. Hasil dari uji pearson correlation dengan nilai (0,370)>(0,05) dan nilai signifikan (0,075)>(0,01). Berdasarkan hasil uji pearson correlation didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan symmetrical hamstring flexibility dengan kecepatan berlari pada pemain futsal FIA UB.
Co-Authors Abrianti, Eka Suci Abror, Muhammad Ulil Aditya Arma Darmawan Aditya Arma Darmawan Afifah Tohiroh Afifah Tohiroh Agastya, I Gusti Ngurah Ahmad Abdullah Ahmad Naufal Alifa Ali Multazam Alifa, Ahmad Naufal Amiko Chandra An Nisaa Primastuti Suhardi Putri Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananda Iftina Nida’ Wafia Anbiola, Farokha Lamafa Alun Andang Adi Fitria Hananto Andi Pancanugraha Andrew John Macnab Angga Pradipta Anisa Mila Prasetya Anita Faradilla Rahim Anwar, M. Choirul Ariestya Indah Permata Sari Artha, Lita Parama Ary Norsaputra Athifah Haya Aqila Azhar Nur Hidayatullah, Muhammad Azmi Mayzardi Bagus Rahmansyah BAYU PRASTOWO Bila, Dhea Salsa Canggih Puspo Wibowo Cevin Risky Ditia Cevin Risky Ditia Nugraha Damayanti, Karina Darmawan, Aditya Arma Dava Iman Nurudin Destiwi, Monita Dheviana Ramadhani Diary, Dwina Gustia Diky Krisnanda Sugianto Ditia, Cevin Risky Doni Marisi Sinaga Doni Marisi Sinaga, Doni Marisi Donny Nauphar Dwina Gustia Diary Dyah Anantalia Widyastari Dyah Anantalia Widyastari Egalia Novika Hidayat Elsa Annisa Jannah Endang Listyowati Fadillah, Arvin Fajar Abhyasa Abimanyu Fattah, Rifqi Abdul Febrian Hendra Kurniawan Felix Nashar Novanto Fernia Julantika Fortunella Levyana Galih Albarra Shidiq Gamar Binti Non Shamdas Hafizh Muhammad Noor Hananto, Andang Adi Fitria Haya Aqila, Athifah Herlina Herlina Humaira, Najah Fadiya I Gusti Ngurah Agastya I Gusti Ngurah Edi Putra I Nyoman Adi Putra Iriandi, Abdi Muslimin Ivana Aprilia Pratiwi Jamhari Jamhari Karina Damayanti Khairo, Nadiatul Khuzaimah, Fitkiyah Nurul Kiswati, Cempaka Indah Kurnia Putri Utami Kurniawan, Febrian Hendra Lestari, Rizky Amalia M. Ariadika Al-kautsar Macnab, Andrew John Made Dian Shanti Kusuma Mahendrawan Nugraha Aji Pratama Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Marina Ayu Viniriani Masagita, Ervira Moehas, Puput Kusumawardani Monita Destiwi Muhammad Irfan Mutazam, Ali Nadhila Khairunisa Ni Luh Diah Windayani Ni Wayan Kesari Dharmapatni Nidya Andini Netakusuma Noor, Hafizh Muhammad Norsaputra, Ary Nugraha, Cevin Risky Ditia Nugroho Ageng Prabowo Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Hikmah Nurudin, Moch. Dava Iman Nurul Aini Rahmawati Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif Pamuko Aditya Rahman Pancanugraha, Andi Pichpisith Pierre Vejvisithsakul Prabawanti, Wendy Yuhardhika Marta Prabowo, Nugroho Ageng Pratama, Mahendrawan Nugraha Aji Pratiwi, Ivana Aprilia Puput Kusumawardani Moehas Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putra, I Gusti Ngurah Edi Putra, Wahyu Manggala Putri, Sharen Sheravade Purnomo Rahim, Anita Faradila Rahim, nita Faradilla Rahman, Pamuko Aditya Raihan Anwar, Mohamad Iqbal Rama Anggara Zikrullah Rama Prananda, Agung Rama Prananda Ricky Alexander Samosir Rifqi Abdul Fattah Rivaldi, Muhammad Rosidah, Nikmatur Safun Rahmanto Salsabila Fachraini Ritonga Samosir, Ricky Alexander Sari, Ariestya Indah Permata Shidiq, Galih Albarra Sophia Hanny Amandhea Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sucahyo , Eleonora Elsa Sucahyo, Eleonora Elsa Syahputra, Erwanico Syahri, Roni Tiara Fatmarizka Tismayanthi, Ni Komang Jely Tohiroh, Afifah Trizah Ardha Widyaningtyas Sutiyo Utami, Ni Kadek Indryawati Putri Vejvisithsakul, Pichpisith Pierre Viniriani, Marina Ayu Wahyu Manggala Putra Wendy Yuhardhika Marta Prabawanti Wendy Yuhardhika Marta Prabawati Wibowo, Canggih Puspo Widu, Soleman Hailang