p-Index From 2021 - 2026
6.333
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Indonesia Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan ASRO JOURNAL - STTAL Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal EDUTECH Undiksha Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Mantik Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal E-Komtek SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal for Lesson and Learning Studies Inovasi Kurikulum Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Journal of Education Research Jurnal Pijar MIPA Journal of Pedagogy and Education Science Kanigara Indonesian Journal of Community Empowerment Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME ANIMASI BERBASIS ENABLE MACRO POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS VII SMPN 1 PASIRIAN Wahyu Widianto; I Nyoman Sudana Degeng; Nurmida Catherine Sitompul
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v7i2.2768

Abstract

Media pembelajaran interaktif didesain dengan sedemikian rupa sesuai dengan karakteristik pebelajar. Subjek pengujian pada pengembangan ini ialah siswa kelas VII semester II di SMPN 1 Pasirian Lumajang . Validasi media pembelajaran interaktif kemudian dilaksanakan oleh pakar materi sejumlah 1 orang, pakar media sejumlah 1 orang, audiens individual sejumlah 3 peserta didik, audiens kelompok kecil sejumlah 10 peserta didik dan pengujian lapangan sejumlah 15 peserta didik. Hasil riset ini memperlihatkan kalkulasi pakar media 100%, pakar materi 100% dan peserta didik perorangan sebesar 88,3%, peserta didik kelompok kecil sebesar 90% dan pengujian lapangan sebesar 92,1%. Seberapa efektif penggunaan media dapat ditinjau dengan memperbandingkan hasil kegiatan belajar mengajar peserta didik secara individual, kelompok kecil, dan pengujian lapangan didapatkan kenaikan 100%  perihal ini memperlihatkan media pembelajaran interaktif dapat memberi efektifitasan positif kepada hasil belajar peserta didik secara keseluruhan. Menurut hasil temuan yang telah dilaksanakan, menjelaskan bahwa siswa sesudah mempergunakan media interaktif hasilnya lebih baik dibandingkan sebelum mempergunakan media tersebut.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PEER INSTRUCTION FLIPPED TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA Dewi Sukma Handriyati; I Nyoman Sudana Degeng; Nurmida Catherine Sitompul
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v7i1.2482

Abstract

Permasalahan pembelajaran di SMP Negeri 6 Sidoarjo, kebanyakan siswa kurang antusias dalam literasi Sains. Hal ini di karenakan guru sering menggunakan strategi pembelajaran konvensional serta tanpa membuat perencanaan pembelajaran sebelumnya. Dari hasil belajar siswa kelas 7 pada materi Ilmu Pengetahuan Alam  rata-rata belum memenuhi nilai Kreteria Ketuntasan Minimum. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan sebelumnya hal ini disebabkan oleh rendahnya minat baca siswa tentang materi Sains. Kenyataannya guru sudah memberikan tindakan pembelajaran dengan berbagai macam strategi pembelajaran agar siswa dapat memahami materi dengan baik akan tetapi hasil belajar yang diperoleh tetap kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran peer instruction flipped terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam  SMP Negeri 6 Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dan populasi penelitian di SMP Negeri 6 Sidaorjo dengan sampel 80 siswa secara random. Berdasarkan analisis hasil diperoleh nilai F hitung untuk strategi pembelajaran peer instruction flipped dengan strategi konvensional  adalah 86,52. Sedangkan F tabel dF1 = 2, dF2= 5.37 adalah 6,01, dengan tingkat signifikan 0,001 0,05. Maka berarti Ha diterima Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh antara penerapan strategi pembelajaran peer instruction flipped terhadap literasi Sains pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam SMP Negeri 6 Sidoarjo.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SENI BUDAYA (SENI RUPA) KELAS VII DI SMP NEGERI 4 SURABAYA Tina Agustin; Meini Sondang Sumbawati; Nurmida Catherine Sitompul
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2195.716 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1283

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Surabaya adalah lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Lembaga ini mempunyai tujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang berkarakter tinggi dan berbudaya lingkungan. Berkenaan dengan nilai-nilai penting dari tujuan tersebut, maka diperlukan adanya proses pembelajaran yang baik. Salah satu ciri proses pembelajaran yang baik adalah adanya bahan ajar yang baik dan bermutu serta ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai.Rangkaian pengembangan yang dilakukan oleh penulis dalam mengembangkan bahan ajar seni budaya (seni rupa) adalah 1) menentukan strategi pembelajaran, 2) menentukan model pembelajaran, 3) melakukan pendekatan pembelajaran, 4) menentukan dan mengembangkan bahan ajar, 5) melakukan uji coba pengembangan bahan ajar, 6) merevisi hasil produk pengembangan bahan ajar.Kajian produk menunjukkan bahwa : 1) ahli isi mata pelajaran Seni Budaya (seni rupa) menyetujui materi yang disajikan dalam bahan ajar ini, 2) ahli desain pembelajaran menyetujui proses pembelajaran yang dibuat dalam bahan ajar dan menerima apa yang ditampilkan melalui bahan ajar ini, 3) peserta didik memberikan respon positif atas bahan ajar yan penulis buat.Bahan ajar yang dikembangkan oleh Tina agustin ini dapat digunakan oleh peserta didik di SMP Negeri 4 Surabaya dan peserta didik lainnya yang berminat dalam pembelajaran Seni Budaya (seni rupa)
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPS BERORIENTASISTUDENT CENTERLEARNING DALAM BLENDED LEARNINGKELAS VII DI SMP NEGERI 4 SURABAYA. TESIS, PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN Ninik Suhartini; Meini Sondang Sumbawati; Nurmida Catherine Sitompul
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2170.709 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1286

Abstract

Model pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terpadu merupakan salah satu model implementasi kurikulum 2013 juga sering disebut sebagai kurikulum integrated yang menggunakan pendekatan antardisiplin ilmu geografi,sosiologi, ekonomi, dan sejarah. Penguasaan konsep keterpaduan IPS guru masih dirasa sangat minim dikarenakan guru yang mengampu pelajaran IPS bukan berasal dari kualifikasi pendidikan IPS terpadu. Karena guru sebagai ujung tombak dalam mensuksekan pelaksanaan implementasi kurikulum 2013 pemerintah membuat kebijakan untuk memberikan pembekalan yang mendalam dalam bentuk pelatihan secara bertahap untuk meningkatkan professional dan pedagogik dalam bentuk pelatihan-pelatihan, hal ini tentunya akan menyita waktu guru untuk mengikuti kegiatan tersebut, sehingga akan mengganggu dan bahkan sering meninggalkan kelas yang diampu. Untuk mengatasi hal itu diperlukan solusi dengan mengembangkan sebuah bahan ajar yang mampu mebuat peserta didik belajar secara mandiri dan bisa berkomunikasi dengan guru meskipun di tempat yang berbeda.Produk Modul Pembelajaran IPS ini memiliki spesifikasi yang menjadi keunggulannya antara lain: 1) bahan ajar yang memberikan pengalaman bagi peserta didik dalam belajar mandiri dengan melakukan intruksi-instruksi untuk melakukan tugas dengan bisa mengakses materi-materi secara online 2) pembelajaran yang dikelola memeberikan pengalaman belajar bermakna dengan menyajikan materi-materi untuk menambah pengetahuan peserta didik baik secara tertulis maun secara online 3) Evaluasi yang disajikan untuk mengukur seberapa jauh peserta didik mencapai tujuan belajar disajikan secara online sehingga mempermudah peserta didik dalam mengerjakan soal evaluasi dan dapat mengevaluasi dirinya sendiri. 4) Bahan ajar terdiri dari beberapa kegiatan pembelajaran dari berbagai topik dan ilustrasi menarik disertai contoh-contoh terkait dalam kehidupan yang dapat diakses melalui konten web sekolah, rumah belajar, google classroom atau konten-konten yang terkait secara online.5) Penggunaan bentuk web enchached course , dengan pemanfaatan internet untuk menunjang peningkatan kualitas pembelajaran di kelas disertai link-link yang dapat membimbing peserta didik dalam menemukan situs-situs yang relevan dengan pelajaran. Pengembangan modul pembelajaran IPS berorientasi student center learning dalam blended learning merupakan penelitian pengembangan model Dick &Carey dengan dasar teori belajar bermakna David Ausubel dan teori belajar kontruktivisme. metode pengumpulan data uji kelayakan modul dilakukan dari uji ahli , uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan . Hasil uji ahli, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan secara rata-rata menunjukan bahwa Modul Pembelajaran IPS Berorientasi Studen Center Learning dalam Blendet Learning dinyatakan layak untuk dikembangkan dan digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KARAKTER DI ABAD-21 PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI Suhud .; Nurmida Catherine Sitompul; Sugito .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.619 KB)

Abstract

Pelaksanaan kurikulum 2013 yang sudah berjalan, membuat pemerintah berjanji menyediakan bahan ajar yang berkenaan dengan buku siswa maupun buku pegangan guru. Namun, masalah yang muncul saat ini adalah masih banyak bahan ajar yang belum tersedia yang berbasis karakter. Sehingga hal ini menimbulkan kesulitan bagi siswa dalam kegiatan belajar Bahasa Indonesia yang berkarakter. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk akhir berupa buku bahan ajar berbasis karakter di Era abad 21 pada Pelajaran Bahasa Indonesiakelas XI SMK sebagai penunjang pembelajaran Bahasa Indonesia dan menganalisis respon siswa terhadap Bahan Ajar yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan menurut Moelenda, yaitu ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analysis), tahap desain (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluation). Hasil penelitian menunjukkan skor kelayakan isi dan materi sebesar 93.08% dengan kriteria sangat layak, dan kelayakan desain cover dan isi sebesar 81,82% dengan kriteria layak, dan kelayakan dari respon siswa sebesar 92.75% dengan kriteria layak. Rata-rata ketiga komponen telaah dan validasi tersebut adalah 89.22% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan skor Rata-rata persentase dari respon siswa sebesar 83% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Bahan Ajar yang dikembangkan dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran serta memperoleh respon positif dari siswa.
Pengembangan E-book Bilingual untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Pribadi Siswa Sekolah Dasar Anggita Tyas Riyanningrum; Nurmida Catherine Sitompul
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 4 No 3 (2020): Volume 4, Nomor 3, Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.477 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v4i3.246

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran kesehatan pribadi merupakan aspek penting pada anak usia awal. Penyediaan bahan ajar perlu dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik siswa sehingga materi tersebut sapat mendorong siswa untuk melakukan tindakan-tindakan kesehatan pribadi. Pengembangann e-book bilingual ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan pribadi siswa Sekolah Dasar. E-book yang telah dikembangkan mendapatkan penilaian dari beberapa ahli yatiu ahli isi materi, media pembelajaran dan desain pembelajaran.. Ketiga komponen yang diuji oleh para ahli tersebut disesuaikan dengan Standar Kompetensi Dasar yang berlaku untuk Sekolah Dasar Satuan Pendidikan Kerjasama dalam hal ini Sekolah Dasar Surabaya Grammar School. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. E-book bilingual yang dikembangkan telah dinilai oleh 3 orang dosen ahli dan diujicobakan pada 70 siswa Sekolah Dasar Surabaya Grammar School. E-book telah dinyatakan apabila persentase penilaian kategori baik atau layak digunakan dan memperoleh respon positif siswa ? 61%. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan, E-book bilingual telah meningkatkan pengetahuan kesehatan pribadi siswa dan layak digunakan sebagai media penunjang sumber belajar utama pembelajaran siswa Sekolah Dasar. Persentase kelayakan e-book ini pada komponen materi yaitu 81,50% dengan kategori sangat layak. Persentase kelayakan e-book ini pada komponen media pembelajaran yang digunakan yaitu 85% dengan kategori sangat layak. Persentase kelayakan e-book ini pada komponen desain pembelajaran yaitu 96,25% dengan kategori sangat layak. Dari hasil uji respons siswa diperoleh persentase rata-rata sebesar 85,89%. Persentase respons siswa kriteria kejelasan format e-book sebesar 98,55% dengan kategori sangat layak. Persentase respons siswa kriteria kebahasaan e-book sebesar 97,82% dengan kategori sangat layak. Persentase respons siswa kriteria penyajian format e-book sebesar 97,46% dengan kategori sangat layak. Persentase respons siswa kriteria ilustrasi e-book sebesar 89,85% dengan kategori sangat layak. Pada penelitian selanjutnya diharapkan e-book dapat di operasikan di android dan digunakan secara merata dan maksimal oleh para guru, apalagi calon guru telah berbekal ilmu teknologi yang lebih baik. Kata Kunci: e-Book, bilingual, kesehatan pribadi, pelajaran sains, ADDIE
Meningkatkan Kompetensi Pendidik di Era Pembelajaran Abad 21 dengan Menjadi Guru Blogger Nurmida Catherine Sitompul; Rufi'i Rufi'i; Ibut Priono Leksono; Heri Wahyu Rejeki
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2019): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.861 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i1.3131

Abstract

Thoughtful Learning has formulated that in 21st Centuries, each students should have 4 C’s learning skill. The 4 C’s skill are critical thinking, creative thinking, communicating, and collaborating. These skills will help students becoming a problem solver. Method of 4 C’s in the classroom needs materials more variaties, contextual, from many resources and differences formats of datas (word, spreadsheed, ppt, video, animation). Materials for learning should be easy to acces in short time. Information Communication and Technology (ICT) can facilitates all these conditions. Generally almost all schools in cities have computers and internet acces but are used as information or school’s publication and do not use yet for learning. The purpose of this activity is to help teachers to create their own Blog to facilitating student’s learning. The result showed that all teachers can create a Blog for their Subject. The next activity is about how to integrating Blog into learning process.
Development of Problem-Based Learning Book for Indonesian Language and Literature Subject at Junior High School Uun Undarti Septiani; I Nyoman Sudana Degeng; Nurmida Catherine Sitompul
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 2 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.642 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v8i2.2194

Abstract

Problem-based learning connects new problems that exist in daily life. It optimizes the ability to think through the process of group work and experimental activities. The students have difficulties in solving problems. They have little experience and are not highly motivated. It makes them unable to explore what students have. The conventional methods lack of training in critical thinking for students. This causes students to lack confidence to play an active role in the learning process. Based on these problems, the present study therefore developed the Indonesian language learning materials for Grade 7 at the junior high school level using the Problem Based Learning model.
The Effect of Miniature Home, Pictures, and Spatial Intelligences on Students' Understanding of Geometric Space Concepts Dimas Bagus Dwi Setyawan; I Nyoman Sudana Degeng; Nurmida Catherine Sitompul
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.844 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v4i1.147

Abstract

This study was aimed at determining whether there was an interactive effect of media (miniature home vs. picture) and spatial intelligence on the ability to understand the concept of space. The hypothesis proposed was that there was an effect of using media (miniature home vs. pictures)and spatial intelligence on understanding the spatial concept of the first-grade elementary school students.The subjects were students from an elementary school in Surabaya totaling 66 students assigned into control and experimental classes. The study used a random assigment posttest control group experimental design. The data were collected using tests on spatial intelligence and understanding of the concept of space. The data were analyzed using ANOVA after the tests for homogeneity and normality were done, The results of this study revealed that (1) there was a significant effect of using miniature home, picture, and spatial intelligence on the students ‘understanding of spatial concepts, (2) there was a significant influence of the level of spatial intelligence on understanding the concept of space. The group of students who have high spatial intelligences get the learning outcomes of the geometric space better than the group of students who have low spatial intelligences, and (3) there is no interactive influence between learning using miniature home as the media and pictures as the media and the students' spatial intelligences on the subject of geometricspace for the first students of the elementary school.
THE DEVELOPMENT OF FIN SWIMMING INSTRUCTION PACKAGE FOR NAVAL CADETS ACADEMY Taufik Shigit Noveriyanto; Nurmida Catherine Sitompul; Yoso Wiyarno
JOURNAL ASRO Vol 11 No 2 (2020): International Journal of ASRO
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.948 KB) | DOI: 10.37875/asro.v11i2.284

Abstract

Instruction package is a learning instruction containing teaching material directed at the achievement of instructional objectives to be given to educators and students, which includes lesson plans, lesson programs, educational and training books, student exercise books, testing tools and a list of instructional tools. In military education lecturers or educators must be able to provide and present material well and it is hoped that cadets can apply it when practical training is carried out. Therefore PI is very necessary for the success of a practice exercise. Cadets is a soldier of the Naval Academy students as individuals who are guided, cared for, assisted and trained until they become officers. Fin swimming is a water sport activity that is carried out by a swimmer by using a mask, snorkel and fins equipment, to be able to dive, move faster in water and last longer on the surface of the water. In this research, the formulation of the problem examined is what factors need to be developed to improve the quality of PI Fin Swimming in order to help facilitate the understanding of Naval Cadets Academy with sub-problems are the feasibility of the content, linguistic aspects, presentation aspects and graphic aspects. The research instrument used in the questionnaire was closed and open questions. Data analysis is carried out through the process of triangulating data and information obtained when conducting research or direct observation. The respondents were cadets of Level IV Naval Academy, Teaching Materials Expert, Head of the Physical Department. The selection of respondents is done by purposive random sampling technique. The factors that must be corrected from each item aspects are as follows: aspects of the appropriateness of contents or material that are generally included in the good category, sub-aspects that get enough votes from respondents are conformity with the development of science and technology and examples are quite varied and applicable but not yet can motivate more cadets to find more appropriate movement techniques during learning, linguistic aspects are generally included in the good category, sub-aspects that get sufficient assessment from respondents are the clarity of information conveyed and are quite interactive so that cadets still have difficulty understanding even more so when studied by themselves, aspects of the presentation in general are included in either category, sub-aspects that get less assessment from the respondent is the column of learning material summary, aspects of graphics in general. The results of the evaluation were followed up by developing a PI and respondents were asked to provide a response. The responses of each respondent can be concluded in general that the PI Fin Swimming results of the development were good and fulfilled every aspect of the PI as a teachingmaterial for Cadets.Keywords: Instruction Package, Cadets, Development, Fin Swimming
Co-Authors Adi Bandono Adi Bandono Agung Pramujiono Ahmad Zaini Ahmadi, Maftakhur Rizqi ANDRI KURNIAWAN Anggita Tyas Riyanningrum Anidah Binti Robani Anik anifah Anita Dianasari Aris Sulistiyanto Armanto, Firdaus Budhi Arroyan, Finne Asdiansyah Asdiansyah Atiqoh, Atiqoh Bagus Nanda Mahardika Catur Rahmawati, Yuli Dewi Sukma Handriyati Dimas Bagus Dwi Setyawan Dwi Supriyantoro Fatirul, Achmad Noor Fibrina Aquatika Friny Napasti Hadiwiyono, Syamsul Hartono Hartono Hartono Hartono Heni Wijayanti Heri Wahyu Rejeki Heri Wahyu Rejeki Hutama, Rudy Prasetya I Nyoman Sudana Degeng I Nyoman Sudana Degeng, I Nyoman Ibnu Rusid Ismail Noor Hassan Johan Tanama Johana Manubey, Johana Kartini Kartini Khairil Anam, Khairil Krisna Murti Anugraha Leksono, Ibut Priono Linda Susanti Maftakhur Rizqi Ahmadi Mardiyah Mardiyah Meini Sondang Meini Sondang Sumbawati Muhammad Ainul Fudo'il Murniatiningtyas, Diana MUSTAJI Mustaji Mustaji Mustaji Mustaji Nasaruddin Rahmat nFn Sugito Niken Yuniarti Ninik Suhartini Novita Nirmala Nunung Nurjati Nurjati, Nunung Nyoman Sudana Degeng Nyoman Sudana Degeng, I Prassita Sari, Yuneva Dwi Pratomo, Hari Rahmawati, Retno Danu Riyanto, Hendra Wahyu Rudy Prasetya Hutama RUFI Rufi'i Rufi'i Rufi'i, Rufi'i Rufii, Rufii Rufi’i Ruse Rahmawati Wulandari Rusid, Ibnu Sabariah Sabariah Sabariah Sabariah Satianingsih, Rarasaning Siti Munawaroh Siti Muzaiyanah Sokip Sokip Subandowo, Marianus Sugito Sugito Suhud . Sunu Catur Budiyono Suryani Suryani Taufik Shigit Noveriyanto Taufiqurrahman H. Salengke Tina Agustin Uun Undarti Septiani Wahyu Widianto Wawan Gunawan Widya Dwi Cahyani wilyam Yoso Wiyarno YUSUF, FAUZIAH WAHYUNI