p-Index From 2021 - 2026
8.196
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Pangan dan Gizi JURNAL GIZI INDONESIA NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Media Gizi Mikro Indonesia Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Jurnal Preventia GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Dunia Gizi Jurnal Sains Kesehatan Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nutrition Science Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Gizi dan Kuliner ASMAT: Jurnal Pengabmas Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kualitas Diet Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Jakarta Barat Sa'pang, Mertien; Sitoayu, Laras; Rumana, Nanda Aula
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 04 No.01 (Januari, 2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v0i0.430

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit memerlukan penanganan medis berupa pengaturan diet, pola hidup yang teratur serta terapi pengobatan. Penanganan medis terutama kualitas diet yang buruk pada penderita diabetes dapat mengakibatkan komplikasi seperti arteri koroner dan penyakit pembuluh darah perifer, stroke, nefropati diabetes, amputasi, gagal ginjal dan kebutaan. Mengingat besarnya dampak negatif yang disebabkan oleh progresivitas penyakit diabetes tersebut perlu dilakukan evaluasi kualitas diet penderita DM agar dapat dijadikan ajuan dalam penentuan rekomendasi perbaikan diet. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas diet penderita diabetes melitus tipe II di Jakarta Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel penelitian diambil dengan cara accidental sampling yang memenuhi kriteria sampel. Pengumpulan data konsumsi menggunakan metode food recall 2x24 jam kemudian kualitas diet dianalisis menggunakan metode Diet Quality Index-International (DQI-I). Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor keberagaman pangan sebesar 17.3±1.74 (mean±SD). Rata-rata skor kecukupan 20.2±3.45 (mean±SD). Rata-rata skor moderasi sebesar 15.4±3.93 (mean±SD). Rata-rata skor keseimbangan zat gizi 1.3±1.35(mean±SD). Rata-rata skor DQI-I (kualitas diet) secara menyeluruh 54.2±7.03 (mean±SD). Keberagaman pangan responden cukup baik namun kecukupan, keseimbangan asupan lemak, keseimbangan zat gizi responden masih perlu perbaikan. Oleh karena itu perlu dilakukannya sosialisasi mengenai penatalaksanaan diet DM tipe II yang tidak hanya fokus ke pembatasan konsumsi karbohidrat dan gula saja tetapi secara menyeluruh agar dapat meningkatkan kualitas diet responden.
EDUKASI GIZI EFEKTIF TERKAIT SISTEM IMUN ANAK MELALUI MEDIA KOMIK DI MASA PANDEMI COVID 19 DI KECAMATAN TANAH SEREAL, KOTA BOGOR Harna, Harna; Sa’pang, Mertien; Swamilaksita, Prita Dhyani; Novianty, Anugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i03.5192

Abstract

Masalah pada mitra terkait dengan Covid 19 terutama pada kelompok anak-anak yaitu yaitu : 1) Sebagian besar anak-anak di lingkungan mitra tidak menggunakan masker; 2) Tidak menerapkan prinsip gizi seimbang di dalam lingkungan keluarga; dan  3) Anak-anak tidak menjaga jarak saat bermain. Masalah-masalah yang dihadapi mitra saat ini akan beresiko sistem imun anak menurun, sehingga mudah terinfeksi Covid 19. Sistem imun atau daya tahan tubuh tidak hanya mencegah agar tidak mudah terjangkit, namun juga mempercepat penyembuhan dan pemulihan dari penyakit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu mitra mengatasi masalah yang dihadapi dengan memberikan edukasi gizi efektif terkait peningkatan sistem imun melalaui media komik di masa pandemi Covid 19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor. Kegiatan abdimas ini dibagi menjadi dua bentuk kegiatan yaitu 1) Pengembangan media edukais berupa komik dan 2) Penyuluhan yang dilaksanakan pada tanggal 31 September 2021. Penyuluhan dilakukan secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, materi yang diberikan berupa materi terkait dengan sistem imun di masa pandemik Covid 19. Penyuluhan diberikan melalui presentasi power point dan pembagian media komik. Selain itu, peserta diberikan masker sebagai bentuk pencegahan Covid 19. Kegiatan abdimas ini dihadiri sekitar 29 orang yaitu ibu-ibu yang memiliki anak. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan signifikan (p<0.05), yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku responden. Kata Kunci: sistem imun, media edukasi, Covid 19
PROGRAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA APLIKATIF DI PUSKESMAS KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT Harna, Harna; Sa’pang, Mertien; Dewanti, Lintang Purwara
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i2.3176

Abstract

AbstractPregnant women (pregnant women) are one of the groups at high risk of anemia, although anemia is generally a relative anemia due to physiological changes during pregnancy. Anemia in pregnancy has an unfavorable effect on the mother, both in pregnancy, childbirth, and the puerperium and the subsequent period. Based on the Riskesdas report, the prevalence of anemia in 2013 was 37.1% and increased in 2018 to 48.9%. One of the triggers for the increased incidence of anemia in pregnant women is the decreased coverage of iron-giving interventions in pregnant women.The main objective of this activity is to increase knowledge about anemia in pregnant women in the working area of the Kebon Jeruk Puskesmas. The hope of this program is that pregnant women have awareness in order to improve quality of life so as to prevent anemia. The technical implementation is starting from the preparation stage, the development of applicative media, pre-test, media giving, and evaluation. The socialization method used is using the lecture method. The result of this activity is a change in knowledge from before and after the socialization which means that this activity is quite effective in encouraging changes in the eating behavior of pregnant women. Keywords:Pregnant women, anemia, iron AbstrakKelompok ibu hamil (bumil) merupakan salah satu kelompok yang berisiko tinggi mengalami anemia, meskipun anemia yang dialami umumnya merupakan anemia relatif akibat perubahan fisiologis tubuh selama kehamilan.Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu, baik dalam kehamilan, persalinan, maupun nifas dan masa selanjutnya.Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada tahun 2013 sebesar 37.1% dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 menjadi 48,9 %. Salah satu pemicu meningkatnya kejadian anemai pada ibu hamil yaitu menurunnya cakupan intervensi pemberian zat besi pada ibu hamil.Tujuan utama dari kegiatan ini yaitu meningkatan pengetahuan mengenai anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas kebon jeruk.Harapan dari program ini yaitu ibu hamil memiliki kesadaran agar dapat meningkatkan kualitas hidup sehingga dapat mencegah terjadinya anemia.Teknis pelaksanaan yaitu mulai dari tahap persiapan, pengembangan media aplikatif, pre test, pemberian media dan penyuluhan, dan evaluasi.Metode sosialisasi yang digunakan yaitu menggunakan metode ceramah.Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi perubahan pengetahuan dari sebelum dan setelah sosialisasi yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku ibu hamil. Kata Kunci: ibu hamil, anemia, zat besi
PEMBERDAYAAN MASYRAKAT MELALUI SOSIALISASI PERBAIKAN GIZI IBU HAMIL DENGAN MENINGKATKAN KONSUMSI MAKANAN ALAMI Swamilaksita, Prita Dhyani; Angeliana K., Devi; Sa’pang, Mertien
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i1.2877

Abstract

AbstractInstant food is a food that is practical and easy to obtain, one example of instant food is instant noodles. The critical point in instant noodles lies in all the ingredients it uses, such as; wheat flour, cooking oil, and seasonings that are not necessarily healthy and halal. Pregnant women who often consume instant foods are at risk of hypertension, where the consumption of carbohydrate sources is quite high such as fried foods, biscuits, chips almost every day and consumption of meatballs and fried noodles on average ≥ 3 times a week while daily food portions have also increased. Many studies have shown an association between instant food consumption and high sodium intake in pregnant women, while pregnant women who consume high sodium (≥2300 mg / day) influence the risk factors for hypertension in pregnant women with a 7.2 times greater risk of hypertension. Considering the dangerous risk of instant food, it is better for pregnant women to consume food from natural sources so that the degree of health of the mother and fetus can be improved. One way to increase consumption of natural foods is by way of socializing the importance of natural consumption for pregnant women. The socialization method used is using the lecture method. The result of this activity is a change in knowledge from before and after the socialization which means that this activity is quite effective in encouraging changes in the eating behavior of pregnant women. Keywords: Natural foods, socialization of nutrition for pregnant women, nutrition for pregnant women  AbstrakMakanan instan adalah makanan yang praktis dan mudah didapat, salah satu contoh makanan instan adalah mie instan.Titik kritis pada mie instan terletak pada semua bahan yang digunakannya, seperti; tepung terigu, minyak goreng, dan bumbu-bumbu yang belum tentu sehat dan halal. Ibu hamil yang sering mengonsumsi makanan instan beresiko mengalami hipertensi,dimana konsumsi sumber karbohidrat yang cukup tinggi seperti gorengan, biskuit, keripik hampir setiap hari dan konsumsi bakso dan mie goreng rata-rata ≥ 3 kali seminggu sementara porsi makanan sehari-hari juga sudah meningkat. Banyak penelitian yang menunjukan hubungan antara konsumsi makanan instan dengan tingginya asupan natrium pada ibu hamil, sedangkan ibu hamil yang mengonsumsi natrium tinggi (≥2300 mg/hari) mempengaruhi faktor risiko kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan risiko 7,2 kali lebih besar terjadinya hipertensi. Mengingat resiko yang berbahaya dari makanan instan ada baiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan dari sumber alami sehingga derajat kesehatan ibu dan janin dapat ditingkatkan. Salah satu cara peningkatan konsumsi makanan alami yaitu dengan cara sosialisasi pentingnya konsumsi alami bagi ibu hamil. Metode sosialisasi yang digunakan yaitu menggunakan metode ceramah.Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi perubahan pengetahuan dari sebelum dan setelah sosialisasi yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku makan ibu hamil. Kata kunci: Makanan alami, sosialisasi gizi ibu hamil, gizi ibu hamil
EDUKASI GIZI SEIMBANG PADA ANAK SEKOLAH DASARDI KECAMATAN CILINCING JAKARTA UTARA Palupi, Khairizka Citra; Sa’pang, Mertien; Swasmilaksmita, Prita Dhyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2457

Abstract

AbstractNutrition transition contribute to doubke burden of nutrition problems in Indonesia. The Nutrition screening in several primary schools in the District of Cilincing, North Jakarta showed that the prevalence of malnutrition was 28%, in which the prevalence of obesity was 3 times higher than the prevalence of wasting.Malnutrition may disrupt the process of growth and development of children, increase the risk of disease and hospital costs. Based on the discussion with stake holder of elementary school, students need to be given nutrition education because there has never been any nutrition education before. The purpose of this study is to educate balanced nutrition among school-age children and their teacher. Methods: Preparation of activities was carried out in March 2018. The implementation of nutrition education was conducted in April 2018 at SD Rorotan 03 and SD Rorotan 07, Cilincing District, North Jakarta. The material consisted of “Tumpeng Gizi Seimbang” (TGS), “10 Pesan Gizi Seimbang” and TGS Puzzles. Results: Balanced nutrition education increased knowledge, attitudes and behavior among elementary school students. Nutrition education through TGS puzzle games also increased their knowledge and attitude towards balanced nutrition. Participants know what foods are included in the staple food, protein sources, vegetables and fruit. Conclusion: Nutrition education is quite effective program to improve knowledge, attitude and behavior towards balanced nutrition among elementary school children. Keywords : nutrition education, elementary school, balanced nutrition AbstrakTransisi gizi memicu Indonesia mengalami beban ganda masalah gizi. Hasil skrining gizi pada beberapa sekolah dasar di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menunjukkan prevalensi malnutrisi 28% dimana prevalensi kegemukan 3x lebih tinggi dibandingkan dengan prevalensi kurus. Malnutrisi mampu menganggu proses pertumbuhan dan perkembangan anak, meningkatkan risiko penyakit serta meningkatkan pengeluaran untuk biaya rumah sakit. Berdasarkan pertemuan bersama pihak sekolah, siswa – siswi di sekolah dasar tersebut perlu diberikan edukasi gizi karena belum pernah ada edukasi gizi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman kepada anak usia sekolah dan pihak sekolah mengenai gizi seimbang. Metode:Persiapan kegiatan dilakukan pada bulan Maret 2018. Pelaksanaan edukasi gizi dilakukan pada bulan April 2018 di SD Rorotan 03 dan SD Rorotan 07. Materi terdiri dari Tumpeng Gizi Seimbang (TGS), 10 Pesan Gizi Seimbang dan Puzzle TGS. Hasil Penelitian: Pemberian edukasi gizi metode ceramah terbukti efektif meningkatkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku siswa sekolah dasar. Edukasi gizi melalui permainan puzzle TGS menunjukkan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan akan gizi seimbang. Peserta mengetahui apa saja makanan yang masuk dalam kelompok makanan pokok, lauk, sayur dan buah. Kesimpulan: edukasi gizi seimbang cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang pada anak Sekolah Dasar. Kata kunci : edukasi gizi, sekolah dasar, gizi seimbang
PENDIDIKAN SARAPAN SEHAT MENUJU BANGSA SEHAT BERPRESTASI BAGI ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI MAUK III KABUPATEN TANGERANG BANTEN Ronitawati, Putri; Sa’Pang, Mertien; Sitoayu, Laras; Nuzrina, Rachmanida; Melani, Vitria; Dhyani S, Prita; Novianti, Anugerah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i2.2281

Abstract

AbstractIn the 6-12 year period, school-aged children are very sensitive in shaping their cognitive development. If during this period they experience hunger then the opportunity to study in school to be reduced (WFP 2006). One message Balanced Nutrition (message six), based on Permenkes No. 41/2014 is a habit of breakfast. Nutrition education accompanied by the provision of food in schools such as a healthy breakfast will run more effectively when walking in tandem. Healthy breakfast education activity aims to raise public awareness, especially school children about the importance of breakfast, the benefits of breakfast, the type of healthy breakfast, and snacks safe. This activity is held in order to commemorate World Health Day and National Education Day and aim to socialize healthy breakfast education activity for School Children at SDN Mauk III of Tangerang Regency of Banten. Socialization is done by providing nutrition education with comic media "Come Breakfast" as one of education media which accompanied by healthy breakfast together in class as much as 268 School Children attend and follow this activity with good Understanding and socialization is strengthened by education media and practice directly related healthy breakfast together in accordance with Balanced Nutrition used and given to the participants so easily understood and applied in everyday life both at home and at school. Such activities are important every year with different target targets, so that the socialization of healthy breakfast in accordance with the principles of balanced nutrition with nutrition education can be achieved well. Keywords: primary school children, nutrition education, healthy breakfast AbstrakPada periode 6-12 tahun, anak usia sekolah sangat sensitif dalam membentuk perkembangan kognitifnya. Bila pada periode ini mereka mengalami kelaparan maka kesempatan untukbelajar di sekolah menjadi berkurang(WFP 2006).Salah satu pesan Gizi Seimbang (pesan keenam), berdasarkan Permenkes No 41/2014 adalah biasakan sarapan.Pendidikan gizi disertai penyelenggaraan makanan di sekolah seperti Sarapan sehat akan berjalan lebih efektif bila berjalan beriringan. Kegiatan pendidikan sarapan sehat bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak sekolah mengenai pentingnya sarapan, manfaat sarapan, jenis sarapan sehat, dan jajanan aman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia dan Hari Pendidikan Nasional serta bertujuan untuk  mensosialisasikan kegiatan pendidikan sarapan sehat bagi Anak Sekolah di SDN Mauk III Kabupaten Tangerang Banten. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan pendidikan gizi dengan media komik “Ayo Sarapan” sebagai salah satu media edukasi yang disertai dengan sarapan sehat bersama di kelas sebanyak 268 Anak Sekolah hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik  Pemahaman dan sosialisasi diperkuat dengan adanya media edukasi serta praktek secara langsung terkait sarapan sehat bersama sesuai dengan Gizi Seimbang yang digunakan serta diberikan pada peserta sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah. Kegiatan seperti ini penting dilakukan setiap tahun dengan target sasaran yang berbeda-beda, sehingga sosialisasi sarapan sehat sesuai dengan prinsip gizi seimbang yang disertai pendidikan gizi dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : anak sekolah dasar, pendidikan gizi, sarapan sehat
PENGARUH EDUKASI GIZI “EMPIRE” TERHADAP KUALITAS DIET DAN AKTIVITAS FISIK PADA WANITA DENGAN GIZI LEBIH Palupi, Khairizka Citra; Anggraini, Anggita; Sa’pang, Mertien; Kuswari, Mury
Journal of Nutrition College Vol 11, No 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i1.31924

Abstract

Latar belakang: Prevalensi tingkat kelebihan berat badan di Indonesia selalu meningkat setiap tahun khususnya pada orang dewasa >18 tahun dan lebih banyak terjadi pada wanita. Faktor psikologis berupa pemilihan makanan yang berhubungan dengan kurangnya kontrol emosi terhadap perilaku makan (mindless eating) cukup berpengaruh pada tingginya prevalensi masalah gizi yang terjadi. Salah satu intervensi yang dapat diberikan adalah edukasi gizi Emotion and Mind Power in Relationship with Eating (EMPIRE).Tujuan: Mengetahui pengaruh dari pemberian edukasi “EMPIRE” terhadap kualitas diet dan aktivitas fisik pada wanita dengan status gizi lebih.Metode: Pre-experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan sampel sebanyak 42 orang wanita dewasa berusia 20-30 tahun dan IMT >23kg/m2 di daerah Jawa Barat dan Jakarta. Pengambilan data kualitas diet responden menggunakan alat berupa formulir food recall 24 jam dan Indeks Gizi Seimbang 3-60, untuk aktivitas fisik menggunakan instrument International Physical Activity Questionnaire versi Short Form (IPAQ-SF). Analisis data menggunakan Uji Paired Sample T-test Dependen dan Uji Wilcoxon dengan derajat kepercayaan 95%.Hasil: Nilai rerata skor kualitas diet pre test dan post test adalah 30.16 menjadi 29.62. Pada skor MET aktivitas fisik didapatkan nilai rerata pre test dan post test adalah 1307.50 menjadi 2170.50. Penelitian ini menunjunjukkan intervensi edukasi gizi EMPIRE tidak memberikan pengaruh terhadap variabel kualitas diet (p>0,05), sedangkan pada variabel aktivitas fisik menunjukan bahwa pemberian edukasi gizi EMPIRE memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas fisik responden (p≤0,05).Simpulan: Edukasi gizi EMPIRE dapat digunakan menjadi salah satu media yang memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas fisik, namun tidak berpengaruh pada kualitas diet pada wanita dengan status gizi lebih.
Sarapan, Asupan Zat Gizi Makro Dan Cairan, Persepsi Kenyamanan Suhu Ruang Terhadap Persepsi Kinerja Pekerja Selly Apliyanti Wulandari; Idrus Jus’at; Erry Yudhya Mulyani; Mertien Sa’pang; Yulia Wahyuni
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v6i22021p67-79

Abstract

Sebuah perusahaan tentu ingin memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik, tetapi terkadang banyak perusahaan yang tidak memperhatikan kesehatan pekerjanya terutama tentang gizi pekerjanya, karena gizi merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sarapan, asupan zat gizi makro, asupan cairan, dan persepsi kenyamanan suhu ruang kerja terhadap persepsi kinerja pekerja di PT. Intan Pertiwi Industri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yang merupakan variabel independen maupun variabel dependen diamati dan diukur pada saat yang bersamaan. Jumlah sampel 59 responden. Pengambilan data menggunakan angket dan food record 2x24 jam. Analisis bivariat yang digunakan menggunalan uji korelasi pearson. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara energi sarapan, asupan protein, asupan lemak, dan persepsi kenyamanan suhu ruang kerja dengan persepsi kinerja P-value  kurang dari atau sama dengan 0,05. Terdapat hubungan hampir signifikan (borderline) antara asupan karbohidrat, asupan cairan dengan persepsi kinerja P-value kurang dari atau sama dengan 0,1. Kesimpulan: Ada hubungan antara energi sarapan, asupan protein, asupan lemak, persepsi kenyamanan suhu ruang kerja dengan persepsi kinerja. Ada hubungan tetapi kurang signifikan antara asupan karbohidrat, asupan cairan dengan persepsi kinerja.
Status Gizi, Asupan Zat Gizi Makro dan Kaitannya dengan Kadar HbA1c PADA Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Harna Harna; Lia Efriyanurika; Anugrah Novianti; Mertien Sa’pang; Andi Muh Asrul Irawan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2022): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i4.806

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit menahun degeneratif yang ditandai dengan kenaikan glukosa di dalam darah yang disebabkan oleh kerusakan kelenjar pankreas sebagai penghasil hormon insulin sehingga terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dapat menimbulkan berbagai keluhan serta komplikas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis status gizi dan asupan zat gizi makro serta hubungannya dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Mellitus. Metode penelitian yaitu menggunakan desain penelitian cross-sectional. Responden penelitian ini yaitu pasien Diabetes Melitus tipe II yang berobat jalan di Rumah Sakit Siloam Hospitals Lippo Village selama periode penelitian yaitu pada bulan Januari 2019 sebanyak 70 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kolerasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar HbA1C responden sebanyak 81,4% tidak terkontrol. Sebanyak 87,1% responden masuk dalam kategori status gizi lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan kadar HbA1c pada responden (p>0.05). Ada hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat, lemak, dan serat dengan kadar HbA1c (p<0.05), dengan median asupan karbohidrat 254,25 gram, asupan lemak 96.09 gram dan serat 19,1 gram. Sedangkan untuk asupan protein tidak berhubungan signifikan dengan kadar HbA1c (p>0.05). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu status gizi dan asupan zat gizi makro berhubungan dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Melitus di Siloam Hospitals Lippo Village
Formulasi banana soymilk: susu nabati tinggi kalium dan rendah lemak Adhella Komala Dewi; Vitria Melani; Khairizka Citra Palupi; Mertien Sa&#039;pang; Putri Ronitawati
Ilmu Gizi Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v5i1.214

Abstract

Latar Belakang: Tingginya asupan natrium dan lemak, serta rendahnya asupan kalium meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Salah satu upaya pencegahannya dengan mengonsumsi makanan atau minuman tinggi kalium dan rendah lemak. Kandungan kalium tertinggi pada kacang-kacangan dan buah dapat ditemukan pada kedelai dan pisang uli. Pisang merupakan komoditi dengan produktivitas tinggi di Indonesia, memiliki keunggulan kandungan lemak yang rendah. Sedangkan kedelai merupakan bahan yang sering diolah menjadi sari kedelai. Oleh karena itu, kedua bahan ini layak untuk dikembangkan menjadi produk olahan dalam bentuk banana soymilk yang mengandung tinggi kalium dan rendah lemak. Tujuan: Mengetahui formulasi terbaik untuk pengembangan banana soymilk dengan bahan dasar kedelai dan pisang uli. Metode: Jenis penelitian experimental, dengan persentase penambahan pisang uli 0%(F0), 10%(F1), 30%(F2), dan 50%(F3). Pengujian organoleptik menggunakan uji hedonik dengan skala Likert dilakukan oleh 30 panelis konsumen sesuai kriteria inklusi. Uji kadar kalium dilakukan dengan metode spektrofotometri serapan atom (SSA) dan kadar lemak dengan metode Soxhlet. Uji proksimat, kekentalan, angka lempeng total dan umur simpan (direct evaluasi sensori) bertujuan untuk standarisasi kualitas produk. Analisis data menggunakan uji statistik One Way Anova dan uji lanjut Duncan. Hasil: Berdasarkan uji hedonik, terdapat perbedaan daya terima (warna, rasa, aroma, tekstur, dan tingkat kesukaan keseluruhan) yang signifikan antar kelompok perlakuan. Formula banana soymilk F2 (30% pisang uli) menjadi formula terbaik berdasarkan daya terima panelis, dengan kriteria rendah lemak (1,35%), dan tinggi kalium (731,83 mg/100 g). Kesimpulan: Formula F2 adalah formulasi banana soymilk terbaik yang dapat dikembangkan sebagai susu nabati tinggi kalium dan rendah lemak.
Co-Authors Adhella Komala Dewi Adi Kurniawan Adinda Dian Permata Dewi Agnes Meila Candrasari Ainun Nurhaliza Angeliana K., Devi Anggraeni, Dini Anggraini, Anggita Annisa Millenda Sari Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Arofah, Sari Nur Ashari, Chica Riska Ashifa Meyta Kristya Aspiyani Aspiyani Asri Nur Latifah Audrey Natashia Bunga F Ayupradinda Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Diva Cynthia Putri Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dyvia Agustina Sidup Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Ellawati, Evita Ella Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Farhana Farhana Febriyani Febriyani Gifari, Nazhif Gisely Vionalita H, Harna Hadi, Fariz Satya Harna Harna Harna, Harna Harna, Harna Harnum, Sofia Herawati, Nida Idrus Jus’at Ima Yudiyanti Imaviana Cahyani Irtya Qiyamulail Jihan Salsabila Putri Azazi JUS’AT, IDRUS Karima, Nadina Katrin Roosita Kesiha, Alifah Syibilla Khairizka Citra Palupi Khairizka Citra Palupi Khairizka Citra Palupi Kristina Rosalia Pakpahan Kurniawati, Anastasia Cyntia Dewi Kusumaningtiar, Devi Angelina Laili, Aditya Fatkhi Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Lestari, Khezia Nina Lia Efriyanurika Lubis, Stefany Mandar, Nurulhasna S Maria Tambunan Maria Tambunan Maria Tambunan, Maria Michael Fujima Miftahull Hassana Milka Alana Sabu Monalisa, Suci Retno Muh Asrul Irawan, Andi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadina Karima Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nazhif Gifari Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Noviati, Anugrah Nurbaiti, Syifa Nurhayati, Arin Fransisca Nurmalasari, Mieke Okta Diana Pramono Palupi, Khairizka Citra Prata Sena, Nimas Agustine Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Putri Ayu Anjani Putri Nurhasanah Yahya Putri Ronitawati Putri Ronitawati Putri, Kirana Dwi Kusuma Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmawati Rahmawati Rahmayanti R, Andi Rakhmawati, Yenny Dewi Rathi Paramastri Reza Fadhilla Rezki, Dara Puspita Ayu Rianti Sri Widayati Rizal, Mochammad Rohmah, Alfy Daniyati Ruhmayanti, Nur Ayu Sagala, Relina Salim Nurjadin Sawitri, Titis Retno Selly Apliyanti Wulandari Seprianto, Seprianto Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Siti Hadianti Siti Hadianti Sitoayu, Laras Situmorang, Elsa Maulina Br Suryani, Fitra Swamilaksita, Prita Dyani Syukriah Usman Syukriah Usman Taufik Rendi Anggara Titis Retno Sawitri Tommy Gantohe Tria Saras Pertiwi Ulfah Sulistiowati Sudarto Ummanah Ummanah, Ummanah Vira Cindyana Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Zahra, Davina Affah Zulidar, Nur Afni