p-Index From 2021 - 2026
8.196
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Pangan dan Gizi JURNAL GIZI INDONESIA NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Media Gizi Mikro Indonesia Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Jurnal Preventia GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Dunia Gizi Jurnal Sains Kesehatan Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nutrition Science Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Gizi dan Kuliner ASMAT: Jurnal Pengabmas Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Depression and Compliance of Fe Tablet Consumption are Combined Risk Factors for Pregnant Women Constipation at Public Health Center Pedurenan, Tangerang City Putri Ayu Anjani; Khairizka Citra Palupi; Mertien Sa’pang; Dudung Angkasa; Vitria Melani
Journal of Nutrition Science Vol 2, No 1 (2021): May, 2021
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jns.v2i2.2676

Abstract

Constipation marked by feces hard one, dry, and difficult issued. About 73.9% pregnant women experience constipation. Increase in the hormone progesterone for pregnant women resulted in drop motility gastrointestinal tract. Constipation affects psychology and causes swelling of the rectum area.To determine the relationship between the level of fiber adequacy, to consumption of Fe tablets and depression and to see the combined risk factors for depression and adherence to consumption of Fe tablets with the incidence of constipation in pregnant women. Design this research is observational analytics with Cross Sectional design. The sample of pregnant women is 55 people with purposive sampling data collection technique. Taking data done with use questionnaire. Statistic test used the chi-square test. 58.2% of pregnant women experienced constipation; 92.7% insufficient fiber sufficiency level; 40.0% adhered to consuming Fe tablets; 55.4% experienced depression; 23.6% of depression was adherent. The results of the chi-square test showed that there was no significant relationship between the level of fiber adequacy and the incidence of constipation in pregnant women (p = 0.298) and a significant relationship with the incidence of constipation in pregnant women, namely consuming Fe tablets (p = 0.039; OR = 4.080), depression (p = 0.026; OR = 4.125), risk factors for the combination of depression and adherence to consumption of Fe tablets (p = 0.005).Compliance with Fe tablet consumption and depression can increase the risk of constipation in pregnant women by 4,080 times and 4,125 times.
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA GIZI OLAHRAGA PADA ATLET BASKET KURSI RODA Nazhif Gifari; Siti Hadianti; Salim Nurjadin; Mertien Sapang
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.682 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.22

Abstract

Atlet harus memahami pentingnya gizi olahraga karena berdampak pada kesehatan dan performa lebih khusus pada atlet basket kursi roda. Pengetahuan gizi olahraga seperti peran zat gizi makro, zat gizi mikro dan weight management menjadi bahasan utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional. Kegiatan yang dilakukan dengan ceramah dan FGD serta dibantu dengan media leaflet pengaturan gizi atlet basket kursi roda. Edukasi ini dilakukan secara online selama seminggu dan diakhiri dengan post-test bersama para atlet. Hasil dari kegiatan ini, meningkatnya pengetahuan gizi olahraga dengan indikator nilai diatas 70 (cukup). Diawal kegiatan ini, masih banyak yang belum memahami peran zat gizi terhadap performa namun setelah kegiatan ini atlet mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Oleh karena itu, melihat pentingnya peran zat gizi ini melalui edukasi gizi olahraga bagi para atlet basket kursi roda perlu untuk ditindaklanjuti dengan indikator lainnya seperti komposisi tubuh dan asupan gizi
Kuantitas dan Keseimbangan Asupan Zat Gizi Makro dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Mertien Sa'pang; Laras Sitoayu; Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna
Jurnal Dunia Gizi Vol 5, No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Study Program of Nutrition, Public Health Faculty, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v5i1.5325

Abstract

Pendahuluan; Pengelolaan pola makan berkaitan dengan kuantitas dan keseimbangan zat gizi makro merupakan salah satu tujuan utama dalam penatalaksanaan asuhan gizi pada pasien penyakit kronis seperti diabetes mellitus (DM). Tujuan; Untuk menganalisis korelasi kuantitas dan keseimbangan asupan zat gizi makro dengan kadar glukosa darah (GD) puasa pasien DM tipe II. Metode; Penelitian ini dilaksanakan dengan desain penelitian cross sectional. Lokasi pelaksanaan penelitian di Puskesmas Kebon Jeruk pada April-Mei 2019. Penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan beberapa kriteria inklusi yaitu pasien DM tipe 2, umur 36-65 tahun, mampu berkomunikasi baik, dan berkenan untuk berpartisipasi tanpa paksaan. Sehingga didapatkan responden sebanyak 84 orang. Hasil; Karakteristik responden dalam penelitian ini sebagian besar berada di kelompok umur 46-55 tahun (57,1%), jenis kelamin perempuan (69%) dan memiliki kadar GD puasa tidak terkontrol (88.1%). Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kadar GD puasa dengan tingkat kecukupan karbohidrat (p=0.025; r=0.245), namun tidak terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat kecukupan protein (p= 0.982; r=-0.003) dan lemak (p=0.651; r=0.050). Korelasi antara kadar GD puasa dengan keseimbangan zat gizi makro tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan; Adanya korelasi positif yang signifikan dengan kadar GD menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecukupan karbohidrat berhubungan dengan semakin tingginya kadar GD puasa pasien.
Gerakan Tanggap Lingkungan Sehat (GERTALIS) Selama Pandemi Covid 19 Devi Angeliana Kusumaningtiar; Mertien Sa'pang; Prita Dyani Swamilaksita; Taufik Rendi Anggara
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): September 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v2i5.275

Abstract

Penyakit diare sendiri menjadi penyebab utama kematian anak berusia di bawah lima tahun di Indonesia. Lebih lanjut dikatakan bahwa mencuci tangan secara tepat dapat mengurangi resiko penyakit diare sebesar 42 sampai 47%. Perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga yang berkaitan dengan pencegahan dan pengendalian penyakit menular mencakup beberapa hal, yaitu pengolahan sampah, cuci tangan dengan sabun dan air bersih, penggunaan handsanitaizer, pengolahan masker sekali pakai. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dapat menurunkan angka kejadian penyakit menular (COVID-19) atau permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan rumah tangga dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya sanitasi dan higiene. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan yaitu terdiri dari empat tahapan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan monitoring dan evaluasi dan tahapan pelaporan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan edukasi pengelolaan smapah rumah tangga, prkatik pengolahan masker sekali pakai dan demonstrasi cuci tangan pakai sabun. Hasil pengabdian masyarakat adalah tingkat pengetahuan mengenai pengolahan sampah meningkat setelah adanya edukasi sebesar 100%, masyarakat dapat mempraktekan cuci tangan dan pengolahan masker sekali pakai dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Effect of high-protein milk on lipid profiles and blood glucose in young adult Harna Harna; Clara Meliyanti Kusharto; Katrin Roosita; Andi Muh Asrul Irawan; Mertien Sa’pang; Prita Dhyani Swamilaksita
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 19, No 1 (2022): Juli
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.64579

Abstract

Background: High-protein milk is a complex food that contains several potentially bioactive compounds that might affect blood glucose and cholesterol. Epidemiological data indicate that high-protein milk consumption is associated with a decrease in the prevalence of metabolic disorders or maintaining metabolic health.Objective: This study aimed to analyze the effect of high-protein milk on cholesterol, low-density lipoprotein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), triglycerides, and fasting blood glucose.Methods: This study used an experimental trial with the designed randomized controlled trial. The subjects were divided into two groups: 24 subjects in the treatment group and 23 subjects in the control group. The treatment group was given high-protein milk and nutritional education for 90 days. The control groups were given nutritional education.Results: The results showed that blood glucose did not have a significant difference between the two groups (p>0.05), but it decreased 1.75±3.6 mg/dl after high-protein milk intervention. Blood cholesterol and LDL showed significant differences between the two groups (p<0.05). HDL and triglycerides showed no significant difference between the two groups (p>0.05).Conclusion: Intervention of high-protein milk could significantly reduce cholesterol and LDL levels and reduce blood glucose after 90 days of intervention in the young adult age group. High-protein milk can be a recommendation to prevent metabolic syndrome.
Quality of consumption and nutritional status of preschool children Agnes Meila Candrasari; Putri Ronitawati; Prita Dhyani Swamilaksita; Mertien Sa&#039;pang
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 10 ISSUE 2, 2022
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2022.10(2).53-60

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Usia prasekolah di Indonesia berkisar antara 3-6 tahun yang dimana pada masa ini telah memasuki masa growth plateau. Pada usia inilah kebiasaan anak mulai terbentuk, salah satunya adalah kebiasaan makannya. Hasil Riskesdas 2018 balita di Indonesia memiliki prevalensi status gizi sangat kurus, gizi buruk 10.2% dengan rincian 3.5% sangat kurus, status gizi kurang 6.7%, dan gizi lebih 8%. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah asupan makanan dan saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa anak bisa makan apa saja tanpa memperhatikan kualitasnya.Tujuan: Menganalisis hubungan antara kualitas konsumsi terhadap status gizi anak prasekolah di Kelurahan Sukabumi Selatan.      Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional dengan sampel 47 anak prasekolah dari TK An Nurmaniyah dan RA Al Ma’mur. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Food Record 3x24 jam yang akan dianalisis menggunakan metode Diet Quality Index - International (DQI-I) dengan bantuan Microsoft excel 2013 dan untuk status gizi diukur menggunakan timbangan berat badan digital dan microtoise.Hasil: sebanyak 91,5% anak usia prasekolah dalam penelitian ini memiliki kualitas konsumsi yang rendah dan sebanyak 57,4% berstatus gizi normal dengan pendapatan orang tua dalam kategori lebih dari 4 juta sebanyak 51,1%. Hasil penelitian menyatkan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas konsumsi dengan status gizi anak prasekolah di Kelurahan Sukabumi Selatan (p=0.298, p>0.05). Hal tersebut dikarenakan ada faktor lain selain kualitas konsumsi yang mempengaruhi status gizi anak prasekolah, seperti status infeksi, pola konsumsi rumah tangga dan akses pangan.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kualitas konsumsi tidak berhubungan dengan status gizi anak prasekolah di Kelurahan Sukabumi Selatan KATA KUNCI: anak prasekolah; DQI-I; kualitas konsumsi; status gizi ABSTRACTBackground: Preschool age in Indonesia ranges from 3-6 years which in this period has entered a growth plateaua. At this age that children's habits begin to form, one of which is eating habits which include eating habits. The results of Riskesdas 2018 under five years in Indonesia have a prevalence of very thin nutritional status, of 3.5% for malnutrition, 6.7% for underweight nutritional status, and 8% obesity. One of the many factors that affect nutritional status is food intake and currently, there are still many people who think that children can eat everything without regardless of the quality.Objectives: To analyze the relationship between quality of consumption on the nutritional status of preschool children in Kelurahan Sukabumi Selatan.Materials and Methods: This research using a cross-sectional design with the sampels are 47 preschool children from An Nurmaniyah Kindergarten and RA Al Ma'mur. Data analysis technique using Chi Square test. Data was collected using a 3x24 hours Food Record which will be analyzed using the Diet Quality Index - International (DQI-I) method with the Microsoft Excel 2013 and nutritional status was measured using a digital weight scale and microtoise.Results: Most of preschool-aged children in these two kindergartens have low quality of consumption as much as 91.5% and have normal nutrition status as much as 57.4% with their parents’ income in the category of more than 4 million as much as 51.1%. The result stated there is no relationship between the quality of consumption and the nutritional status of preschool-aged children in Kelurahan Sukabumi Selatan. (p=0.298, p>0.05). This is because any other factors besides the quality of consumption that affect the nutritional status of preschoolers, such as infection status, household consumption patterns and access to food.Conclusion: It can be concluded that the quality of consumption is not relationship between the nutritional status of preschool children in Kelurahan Sukabumi Selatan. KEYWORDS: DQI-I; nutritional status; preschool children; quality of consumption. 
HUBUNGAN SISA MAKAN DAN KONSUMSI MAKANAN DARI LUAR TERHADAP LAMA HARI RAWAT PADA PASIEN ANAK YANG MENDAPATKAN MAKAN BIASA DI RSJ. Dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR Ulfah Sulistiowati Sudarto; Laras Sitoayu; Mertien Sa’pang; Prita Dhyani; Anugrah Novianti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 29, No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.29.3.9

Abstract

Salah satu indikator standar mutu penyelenggaraan makanan Rumah Sakit adalah sisa makan. Kurang dari 20% merupakan angka yang harus dicapai dalam tolak ukur keberhasilan dalam standar pelayanan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan banyaknya sisa makanan dan konsumsi makanan luar rumah sakit terhadap lama hari rawat pada pasien anak yang mendapatkan diit biasa di RSJ. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan uji Chi-Square dengan sampel sebanyak 26 pasien. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Hasil Analisis deskriptiff dengan uji Chi-Square berdasarkan sisa makan didapat nilai p-value 0,05 tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan lama hari rawat dengan nilai p-value 0,280, 0,937, 0,583, 0,640, 0,271. Untuk makanan dari luar dan lama hari rawat dengan uji didapatkan nilai p-value 0,05 atau 0,275. Kesimpulan: Tidak ada hubungan bermakna antara  sisa makan dan konsmsi makanan dari luar dengan  lama hari rawat. Saran : Agar sisa makanan pada pasien anak tidak tinggi, perlu adanya evaluasi menu anak serta standar porsi yang sesuai dengan kondisi pasien. Kata Kunci: lama hari rawat, makanan dari luar, sisa makanan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRAKTIK KEAMANAN PANGAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI SEKOLAH Putri Nurhasanah Yahya; Putri Ronitawati; Laras Sitoayu; Mertien Sa’pang; Rachmanida Nuzrina
GIZI INDONESIA Vol 45, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v45i1.543

Abstract

Extraordinary Events in Indonesia in 2019 recorded the second-highest food poisoning case, namely 97 cases of food poisoning processed by catering services. School food service is a mass food service that needs special attention because it’s handled by many people and can increase food contamination. Food safety practices can be influenced by predisposing factors were characteristics of food handlers, knowledge and attitudes of food handlers and the reinforcing factor is food safety training participation. The purpose of this study was to determine factors that effecting food safety practices in school food service. This study was descriptive with cross-sectional. The study was conducted in August 2020 with a sample of 33 food handlers with a total sampling technique. The data analysis used the Chi-Square test. The inclusion criteria were being in the kitchen area of the Asy-Syukriyyah Foundation and the Al-Muslim Foundation, willing to be interviewed, and healthy. Exclusion criteria were outside the kitchen area of the Asy-Syukriyyah Foundation and the Al-Muslim Foundation, unwilling to be interviewed, and sick. There was no relationship between age (p 1,000), education level (p 0,550), length of work (p 1,000), knowledge (p 0,121), attitudes (p 0,330), food safety training (p 1,000) with food safety practices and there was a relationship between gender and food safety practices (p-value≤0,05). Kitchen managers need to standardize in recruiting food handlers and give food safety training for food handlers. ABSTRAK Kejadian Luar Biasa di Indonesia tahun 2019 mencatat kasus keracunan makanan tertinggi kedua yaitu 97 kasus keracunan makanan olahan jasaboga. Penyelenggaraan makanan sekolah merupakan penyelenggaraan makanan massal yang perlu mendapat perhatian khusus karena ditangani oleh banyak orang dan bisa meningkatkan kontaminasi makanan. Praktik keamanan pangan bisa dipengaruhi oleh faktor presdiposisi karakteristik penjamah makanan, pengetahuan dan sikap penjamah makanan dan faktor pendorong yaitu keikutsertaan pelatihan keamanan pangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi praktik keamanan pangan pada penyelenggaraan makan di Sekolah. Penelitian ini deskriptif dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus 2020. Sampel penelitian ini berjumlah 33 penjamah makanan dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu berada di dalam wilayah dapur Yayasan Asy-Syukriyyah dan Yayasan Al-Muslim, bersedia diwawancarai dan sehat. Kriteria eksklusi yaitu berada di luar wilayah dapur Yayasan Asy-Syukriyyah dan Yayasan Al-Muslim, tidak bersedia diwawancarai dan sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia (p 1.000), tingkat pendidikan (p 0.550), lama bekerja (p 1,000), pengetahuan (p 0,121), sikap (p 0,330), keikutsertaan pelatihan keamanan pangan (p 1,000) dengan praktik keamanan pangan dan ada hubungan antara jenis kelamin dengan praktik keamanan pangan (p-value≤0,05). Pengelola dapur perlu mengadakan standarisasi dalam melakukan perekrutan penjamah makanan dan memberikan pelatihan keamanan pangan pada penjamah makanan.Kata kunci: penjamah makanan, praktik keamanan pangan, penyelenggaraan makanan sekolah
Model Media Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Food Loss and Waste (FLW) Behavior pada Ibu Rumah Tangga selama Pandemi Covid-19 Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna; Mertien Sa’pang; Anugrah Novianti; Jihan Salsabila Putri Azazi; Elisabeth Lasmaida Pakpahan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.919

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 mempengaruhi pangan Indonesia, dimana terjadi peningkatan kebutuhan pangan akibat masyarakat dianjurkan untuk dirumah saja. Selain itu, akses pangan mengalami penurunan dikarenakan sebagian besar masyarakat harus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja sehingga tidak memiliki penghasilan. Kesadaran masyarakat diperlukan dalam mengurangi kebiasaan FLW karena dampak kehilangan zat gizi yang diakibatkan dapat mempengaruhi asupan zat gizi individu. Tujuan penelitian yaitu menganalisa perbedaan pengetahuan ibu rumah tangga sebelum dan setelah diberikan media edukasi berupa buku saku mengenai FLW. Penelitian quasi experimental dilakukan selama 7 bulan, yaitu dimulai pada bulan Juni-Desember 2021. Penelitian dilakukan pada ibu rumah tangga di Tanah Sareal, Kota Bogor. Lebih dari separuh responden memiliki pengetahuan yang baik sebelum edukasi dan perilaku FLW yang kurang baik. Edukasi dengan media buku saku meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga khususnya, mengenai penyebab dan dampak FLW terhadap lingkungan, status gizi, dan ekonomi, serta strategi penanggulangannya. Meskipun contoh sisa makanan, terjadinya FLW, dan pemilihan bahan makanan sudah meningkat skornya tetapi masih sangat rendah (< 50%). Mayoritas ibu rumah tangga masih belum memahami benar mengenai materi tersebut sehingga pengembangan buku saku diperlukan, khususnya untuk lebih menjelaskan detail mengenai item pertanyaan yang belum dipahami. Penambahan contoh dan gambar mungkin membantu para ibu untuk memahami lebih baik lagi.
The Effectiveness of NEM (Nutrizone Educational Media) Compared with Knowledge and Attitudes in Early Adults in The West Jakarta Region Laras Sitoayu; Daniel Hartanto; Lintang Purwara Dewanti; Harna Harna; Mertien Sa&#039;pang
Indonesian Journal of Public Health Nutrition Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/ijphn.v3i2.6362

Abstract

AbstractMetabolic syndrome is a disease that often occurs in early adulthood. Maintaining a good lifestyle to prevent non-communicable diseases is very important to maintain a good quality of life. In early adulthood, most of them are still not exposed to information related to metabolic syndrome, so it is necessary to provide interventions associated with it. This study uses the Nutrizone gameboard intervention media. Good early adults’ knowledge and attitude about Metabolic Syndrome may lead to a good lifestyle that prevents them from suffering from NCDs.  An intervention media may improve their knowledge and attitude. The research design used was pre-experimental one with subjects of 40 early adults. They received one-time education using Nutrizone Media and showed Significance difference scores before and after intervention based on paired sample t-test and Wilcoxon test. Nutrizone board games can improve early adult knowledge and attitudes to be used as educational media. Keywords: Nutrizone, knowledge of metabolic syndrome, attitude toward metabolic syndrome AbstrakSindrom metabolik adalah suatu penyakit yang sering terjadi dikalangan dewasa awal. Menjaga gaya hidup yang baik untuk mencegah penyakit tidak menular terjadi sangatlah penting untuk menjaga kualitas hidup yang baik. Pada masa dewasa awal juga Sebagian besar masih kurang terpapar informasi terkait sindrom metabolik sehingga perlu diberikan intervensi terkait sindrom metabolik. Penelitian ini menggunakan media intervensi permainan papan (gameboard) nutrizone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nutrizone terhadap pengetahuan dan sikap dewasa awal terhadap sindrom metabolik. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Pre dan Post-test design dan jumlah responden sebanyak 40 orang dewasa awal. Responden mendapat edukasi menggunakan media nutrizone, berdasarkan uji Paired Sample T-test, dan Wilcoxon didapatkan hasil ada perbedaan pengetahuan serta sikap sindrom metabolik (p<0.05). Permainan papan nutrizone dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dewasa awal sehingga dapat digunakan sebagai media edukasi. Kata kunci: Nutrizone, pengetahuan sindrom metabolik, sikap sindrom metabolik
Co-Authors Adhella Komala Dewi Adi Kurniawan Adinda Dian Permata Dewi Agnes Meila Candrasari Ainun Nurhaliza Angeliana K., Devi Anggraeni, Dini Anggraini, Anggita Annisa Millenda Sari Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Arofah, Sari Nur Ashari, Chica Riska Ashifa Meyta Kristya Aspiyani Aspiyani Asri Nur Latifah Audrey Natashia Bunga F Ayupradinda Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Diva Cynthia Putri Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dyvia Agustina Sidup Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Ellawati, Evita Ella Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Farhana Farhana Febriyani Febriyani Gifari, Nazhif Gisely Vionalita H, Harna Hadi, Fariz Satya Harna Harna Harna, Harna Harna, Harna Harnum, Sofia Herawati, Nida Idrus Jus’at Ima Yudiyanti Imaviana Cahyani Irtya Qiyamulail Jihan Salsabila Putri Azazi JUS’AT, IDRUS Karima, Nadina Katrin Roosita Kesiha, Alifah Syibilla Khairizka Citra Palupi Khairizka Citra Palupi Khairizka Citra Palupi Kristina Rosalia Pakpahan Kurniawati, Anastasia Cyntia Dewi Kusumaningtiar, Devi Angelina Laili, Aditya Fatkhi Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Lestari, Khezia Nina Lia Efriyanurika Lubis, Stefany Mandar, Nurulhasna S Maria Tambunan Maria Tambunan Maria Tambunan, Maria Michael Fujima Miftahull Hassana Milka Alana Sabu Monalisa, Suci Retno Muh Asrul Irawan, Andi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadina Karima Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nazhif Gifari Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Noviati, Anugrah Nurbaiti, Syifa Nurhayati, Arin Fransisca Nurmalasari, Mieke Okta Diana Pramono Palupi, Khairizka Citra Prata Sena, Nimas Agustine Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Putri Ayu Anjani Putri Nurhasanah Yahya Putri Ronitawati Putri Ronitawati Putri, Kirana Dwi Kusuma Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmawati Rahmawati Rahmayanti R, Andi Rakhmawati, Yenny Dewi Rathi Paramastri Reza Fadhilla Rezki, Dara Puspita Ayu Rianti Sri Widayati Rizal, Mochammad Rohmah, Alfy Daniyati Ruhmayanti, Nur Ayu Sagala, Relina Salim Nurjadin Sawitri, Titis Retno Selly Apliyanti Wulandari Seprianto, Seprianto Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Siti Hadianti Siti Hadianti Sitoayu, Laras Situmorang, Elsa Maulina Br Suryani, Fitra Swamilaksita, Prita Dyani Syukriah Usman Syukriah Usman Taufik Rendi Anggara Titis Retno Sawitri Tommy Gantohe Tria Saras Pertiwi Ulfah Sulistiowati Sudarto Ummanah Ummanah, Ummanah Vira Cindyana Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Zahra, Davina Affah Zulidar, Nur Afni