Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Pendidikan Inklusif Melalui Sistem Layanan Pembelajaran Tabitha Buang Komas; Ahsan Romadlon Junaidi; Umi Safiul Ummah; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p106-111

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia diwujudkan melalui Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang tekanan pada pemerataan pendidikan tanpa ada diskriminasi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pendidikan inklusif dalam sistem layanan pembelajaran yang merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan inklusif yang efisien dan efektif dalam sistem layanan pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan bagi peserta yang dibesarkan berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilangsungkan di beberapa sekolah yang telah mengimplementasikan sistem layanan pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif yang dikembangkan mampu meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Meningkatkan pendidikan dan pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik dengan penerapan sistem layanan pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik berkebutuhan khusus.
Pendidikan Vokasional Anak Berkebutuhan Khusus Pada Masa Transisi Pasca Kelulusan di SMK Negeri 3 Takengon Maulida Maulida; Ahsan Romadlon Junaidi; Ediyanto Ediyanto; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p52-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan vokasional di SMK Negeri 3 Takengon dan jenis keterampilan vokasional yang diterapkan bagi alumni anak berkebutuhan khusus di SMK Negeri 3 Takengon. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya ialah pendidikan vokasional di SMK Negeri 3 Takengon beserta alumni yang aktif mengikuti kegiatan vokasional di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi pendidikan vokasional SMK Negeri 3 Takengon dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan anak, guru serta sekolah. Secara penerapannya dari perencanaan, proses pelakasanaan dan evaluasinya sekolah sudah memberikan usaha yang cukup baik untuk memenuhi syarat dalam menerapkan pendidikan vokasional, walaupun masih saja terdapat kendala pada sarana prasana, tempat, tenaga pendidik, komunikasi dan program lanjutan, namun disisi lain kendala tersebut dapat diminimalisir dengan cara alternatif yang disesuaikan dengan kondisi anak, guru dan sekolah tersebut. 2) Program pendidikan vokasional yang diberikan oleh sekolah kepada alumni anak berkebutuhan khusus di SMK Negeri 3 Takengon diantaranya yaitu untuk anak M adalah keterampilan tata boga, untuk anak J dan P adalah pertanian.
The Role of School Principals in Improving Teacher Competency through Learning Communities in Public Special Schools Blitar City Indonesia Khoirun Nisak; Ahsan Romadlon Junaidi; Ahmad Samawi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p1-5

Abstract

This research is preliminary research on the role of school principals in improving the competency of Special School teachers through a Learning Community in one of the Special Schools in Blitar City. This research aims to determine the role of school principals in improving the competence of special school teachers through Learning Communities. This research uses a descriptive qualitative method. The subjects of the research are teachers in a Public Special School. The research is conducted in a Public Special Schools in Blitar City. The techniques used to collect data in this research are observation and documentation. The research results show that the managerial role of the school principal is a crucial element that plays the most important role in improving the competence of special school teachers. To improve the competency of special school teachers can be obtained by developing a Learning Community in the educational institution properly. The role played by the school principal is to facilitate collaborative learning about the MERDEKA curriculum, discuss and practice good practices of MERDEKA curriculum, facilitate collaboration in the development of teaching plans, learning reflections with teachers colleagues by reviewing learning modules related to rubric of assessment, problems faced in teaching learning process and the solutions taken. The Learning Community is a forum for teachers to exchange ideas and all matters related to teaching learning activities.
Sikap dan Penerimaan Sosial Siswa Reguler terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus: Sebuah Studi di Sekolah Inklusi Eka Kresnawati; Wiwik Dwi Hastuti; Ahsan Romadlon Junaidi; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p133-141

Abstract

This study aims to examine the acceptance and attitudes of regular students towards the social acceptance of students with special needs in inclusive schools. Inclusive education is expected to create an environment that supports all students, including students with disabilities, to interact and learn together. However, there are challenges in the social acceptance of students with disabilities by regular students, which is often influenced by their own understanding, attitudes and adaptive behaviors. This study used a quantitative approach with a survey design, involving questionnaires, observation and documentation as data collection techniques. Respondents were regular students, students with disabilities and teachers who manage inclusive classes. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that while the majority of regular students were empathic, 10% showed a lack of empathy and their social engagement with children with disabilities was limited. Regular students' understanding of disability tended to be low, with about 30% of students having limited understanding. Teachers had positive attitudes towards inclusion but faced challenges in providing sufficient support. Students with disabilities, especially those with autism spectrum disorder (ASD) and intellectual disabilities, struggle with social interactions. In conclusion, although there has been progress in social acceptance, further efforts are needed to improve disability understanding and support to create a more effective inclusive environment.
Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Autis melalui Pendekatan Holistik Lindayanti Lindayanti; Ahsan Romadlon Junaidi; Ahmad Samawi; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p29-32

Abstract

Anak autis mengalami hambatan komunikasi yang memengaruhi interaksi sosial dan perkembangan akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana kolaborasi antara orang tua dan guru dengan pendekatan holistik dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada anak-anak autis usia dini. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi anak meningkat signifikan ketika intervensi dilakukan secara terintegrasi antara rumah dan sekolah. Kolaborasi yang aktif, saling percaya, dan konsisten antara orang tua dan guru menjadi kunci keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi dua pihak dalam kerangka pendekatan holistik berperan strategis dalam meningkatkan kompetensi komunikasi anak autis secara menyeluruh.
Assertive Communication Intervention to Improve Communication Skills in Adolescents with Emotional and Behavioral Disorders: Needs Analysis L Rahmadani Fatimah; Ahsan Romadlon Junaidi; Ediyanto Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p112-116

Abstract

This study aims to identify the need for interventions to reduce social anxiety among adolescents with emotional and behavioral disorders (EBD) through an assertive communication approach. High levels of social anxiety can hinder adolescents social, emotional, and academic functioning, particularly in situations involving social interaction and peer evaluation. This research employed a descriptive quantitative approach using a needs assessment survey involving junior high school students and teachers. The instrument used was a questionnaire developed based on indicators of social anxiety and assertive communication competence. The findings indicate that most respondents acknowledged the need for assertive communication-based interventions, with complementary techniques such as journaling and role-playing. This intervention is considered relevant and aligned with the inclusive education principles in the Merdeka Curriculum. The results highlight the importance of developing contextual, adaptive, and evidence-based intervention programs to address social anxiety in adolescents with EBD.