Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN MODEL PEMBELAJARAN PADA SATUAN PKBM DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN Asep Saepudin; Ade Sadikin; Iip Saripah
PEDAGOGIA Vol 18, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v18i3.29187

Abstract

Abstrakdapat memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat secara konsisten. Namun demikian, dalam perkembangnya dihadapkan dengan segala dinamika dan ragam permasalahan yang perlu diintervensi oleh perguruan tinggi melalui pengembangan model pengelolaan pembelajaran sebagaimana mestinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam studi ini terdiri atas: studi dokumentasi; studi literatur; wawancara; dan kelompok diskusi terfokus (FGD).  Subjek penelitian adalah pengelola dan tutor,  serta peserta didik PKBM yang berada di wilayah Bandung Raya, dengan waktu penelitian selama enam bulan. Hasil penelitian, (1) model konseptual yang dikembangkan terdiri atas, rasionalisasi, asumsi, tujuan, komponen, indikator, dan prosedur model, (2) validasi model dilakukan dengan mengunaan dua cara yakni diskusi  dengan teman sejawat (peer group) dan penilaian para ahli (expert judgement. (3) implementasi uji coba kelayakan model dideskipsiikan dalam kegiatan pembelajaran di PKBM. Langkah-langkah uji coba pembelajaran sebagai komponen model adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian dalam pembelajaran. Kesimplan model yang dikembangkan menunjukan hasil yang efektif, dengan indikator: pertama, adanya keterlibatan aktif dan tanggapan positif peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran. Kedua,  terdapat  peningkatan  kemampuan pada peserta didik. AbstractThe Community Learning Activity Center (PKBM), is one of the proven pathways of education to consistently provide educational services to the community. However, in its development it is faced with all the dynamics and various problems that need to be intervened by universities through the development of a learning management model as appropriate. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection techniques used in this study consisted of: documentation study; study of literature; Interview; and focus group discussions (FGD). The research subjects were managers and tutors, as well as PKBM students who were in the Greater Bandung area, with a research time of six months. The results of the study, (1) the conceptual model developed consists of rationalization, assumptions, objectives, components, indicators and model procedures, (2) model validation is carried out using two methods, namely discussion with peers (peer group) and expert judgment. (expert judgment. (3) implementation of the feasibility trial of the model described in learning activities at PKBM. The steps of the learning trial as a component of the model are the process of planning, organizing, implementing and evaluating learning. The conceptual model developed shows effective results, with indicators: first, there is active involvement and positive responses of students to learning activities Second, there is an increase in the ability of students.
Inovasi Layanan Program Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Minat Menulis Warga Belajar Eliza Rahmah Prahestiwi; Asep Saepudin; Nike Kamarubiani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.73 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.5057

Abstract

Kegiatan inovasi layanan program literasi baca tulis merupakan kegiatan yang tidak banyak lembaga yang mampu membuat inovasi layanan kecuali mendapatkan dorongan, tawaran program di dalamnya terdapat dana bantuan, dan motivasi dari orang lain atau pemerintah atau perusahaan swasta. Baca tulis dianggap sebagai suatu keterampilan yang sulit dikuasai oleh sebagian besar masyarakat dengan alasan tidak memiliki bahan bacaan dan kesadaran minat baca tulis yang kurang. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1. Tujuan secara umum: untuk mengetahui ada atau tidaknya inovasi layanan program literasi baca tulis dalam meningkatkan minat menulis warga belajar di Rumah Baca Ujungberung Kota Bandung, 2. Tujuan secara khusus: a. Untuk menggambarkan inovasi layanan program literasi baca tulis di Rumah Baca Ujungberung, b. Untuk menggambarkan peningkatan minat menulis warga belajar, dan c. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat inovasi layanan program literasi baca tulis dalam meningkatkan minat menulis warga belajar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik purposive sampling, analisis data dan teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi (gabungan) dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Para informannya terdiri dari Ketua TBM Rumah Baca Ujungberung, Tutor kegiatan Ramadhan Menulis, dan dua orang warga belajar dari total seluruhnya empat puluh orang yang mengikuti kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menghasilkan hasil yang luar biasa diantaranya : dapat membimbing warga belajar membuat tulisan, memberikan ilmu pengetahuan mengenai kepenulisan, membuat buku antologi cerita pendek, mencetak buku, memasarkan buku, meningkatkan minat membaca dan menulis warga belajar, menambah jumlah koleksi bahan bacaan untuk anak-anak, warga belajar mampu menguasai ilmu menulis cerita pendek sesuai dengan kaidah kepenulisan, Rumah Baca Ujungberung Kota Bandung memberikan layanan referensi, layanan sirkulasi, layanan informasi, layanan pembelajaran, layanan bimbingan, dan layanan mencetak atau menterbitkan karya tulis warga belajar atau masyarakat.
Pembelajaran Informal Para Pengelola Dalam Memberdayakan Mayarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Nicky Puspita Sari; Elih Sudiapermana; Asep Saepudin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.539 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5406

Abstract

Derasnya arus perubahan saat ini, meningkatkan kualitas diri adalah sebuah keharusan. Artinya, pendidikan secara formal saja tidak cukup, jalur nonformal dan/ informal menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas diri sesuai dengan perubahan zaman. Kemudahan akses terhadap sumber-sumber belajar berbasis teknologi memungkinkan pembelajaran informal dilakukan banyak pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran Informal Bagi Pengelola Taman Bacaan Masyarakat dalam memberdayakan masyarakat di TBM Sukamulya Cerdas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan jumlah partisipan sebanyak 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada beragam modus pembelajaran informal yang dilakukan para pengelola TBM, yang dilakukan dengan pendekatan enam literasi dasar; 2) pembelajaran informal merupakan pendekatan efektif dalam proses pemberdayaan TBM dan masyarakat; 3) Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dapat berfungsi sebagai salah satu pendekatan dalam memfasilitasi pembelajaran informal untuk pemberdayaan masyarakat.
THE ROLE OF PARTNER INSTITUTIONS IN IMPROVING THE QUALITY STANDARDS OF PKBM BINA CIPTA UJUNGBERUNG THROUGH THE TRIPLE HELIX PARTNERSHIP PROGRAM Holva Lovana Siregar; Jajat S. Ardiwinata; Asep Saepudin
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v11i2.3146

Abstract

This research examines the role of partner institutions, namely government agencies, academic institutions and industrial institutions in improving the quality standards of PKBM units through the triple helix partnership program. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection technique used is interviewing. The subjects of this study numbered 5 people consisting of 2 PKBM managers, 1 person from government institutions, 1 person from academic institutions and 1 more person from industrial institutions. The results showed that government institutions play a role in increasing human resources capacity, providing facilities, infrastructure and capital assistance and increasing and providing partnership network assistance. Academic institutions play a role in increasing HR capacity and improving partnership networks. While industrial institutions only play a role in providing capital assistance. The findings of this study show that PKBM Bina Cipta Ujungberung partner institutions have a role in improving the quality of PKBM units by increasing human resources capacity, providing facilities, infrastructure and capital assistance and improving and providing partnership network assistance.
Project Based Learning : Program Sehat dan Bugar terhadap Life Skill Kesehatan pada Masa Lanjut Usia Yulinda Yulinda; Asep Saepudin; Joni R Pramudya; Epti Yorita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11836

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Menerapkan konsep pembelajaran Project based learning pada Pusat Pembelajaran berbasis Masyarakat untuk meningkatkan kemampuan lansia agar tetap sehat dan bugar melalui kegiatan edukasi, senam sehat dan pemeriksaan fisik serta laboratorium. adalah 2) Pelaksanaan. Telah disepakati waktu kegiatan PjBL ini digelar pada tanggal 27 November dan 4 desember 2022 berlokasi di Pesantren Daarut Tauhid Bandung. Kegiatan project based learning di Pesantren masa lansia ini telah dilaksanakan melalui beberapa tahap kegiatan, yakni: 1) Persiapan dilakukan dengan menyampaikan tujuan PjBL ini kepada Pihak Pesantren Daarut Tauhid Bandung, selanjutnya dilakukan Koordinasi dan Sosialisasi program serta Kesepakatan pelaksanaan program, Metode yang digunakan pada kegiatan project based learning ini adalah diskusi dan tanya jawab, observasi dan latihan bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki nilai IMT 25-29,9 yaitu sebanyak 10 orang (50%) memiliki status gizi obesitas sedang. Pada akhir kegiatan dilakukan Evaluasi kegiatan mengenai penyelenggaraan kegiatan, jumlah peserta yang hadir, antusias peserta serta keberlangsungan program (RTL). Peserta sebanyak 20 orang, menunjukkan bahwa sebagian besar sampel berada pada kelompok umur lebih dari 60 tahun (50%). Sebagian besar sampel memiliki nilai IMT 25-29,9 yaitu sebanyak 10 orang (50%) memiliki status gizi obesitas sedang. Pada uji Rank Spearman tersebut diperoleh hasil r = 0,123 dengan p-value 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. PjBL memberikan pengalaman belajar kepada peserta melalui team building, kolaborasi dan interaksi dengan masyarakat dan memberikan manfaat kepada para lansia untuk upaya promosi kesehatan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BIDANG KAJIAN BILANGAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS MICRO LEARNING Sandi Budi Iriawan; Andhin Dyas Fitriani; Rosiana Muvlifa; Babang Robandi; Pupun Nuryani; Dina Mayadiana; Nana Djumhana; Asep Saepudin; Aprilia Eki Saputri
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Matematika merupakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Dasar (SD) dengan bidang kajian yang abstrak serta selalu menjadi topik pembicaraan sistem pendidikan secara nasional, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mana pembelajaran pada umumnya dilaksanakan dari rumah (BDR) menggunakan bahan ajar cetak dengan fokus terhadap materi-materi matematika yang esensial, termasuk untuk bidang kajian Bilangan. Bilangan merupakan salah satu bidang kajian pada mata pelajaran Matematika SD yang paling banyak dibelajarkan pada jenjang SD dan menjadi prasyarat untuk bidang kajian lainnya seperti Aljabar, Geometri, Pengukuran, dan Analisis Data. Bahan ajar cetak untuk muatan mata pelajaran Matematika yang digunakan selama BDR, baik yang dikembangkan oleh guru maupun oleh Kemdikbud dalam bentuk buku siswa atau buku teks cenderung dikemas tidak variatif memuat unsur teks, audio, visual, animasi, infografis, dan unsur lainnya serta memuat materi yang padat dengan jumlah halaman yang relatif banyak untuk dipelajari oleh siswa dengan durasi yang relatif lama. Bahan ajar cetak yang dikemas monoton tersebut menimbulkan kejemuan dan kelelahan bagi siswa, khususnya pada jenjang SD yang pada umumnya tidak mampu bertahan lama untuk belajar, membaca, dan menyimak penjelasan guru yang monoton dan tidak variatif. Bahan ajar untuk muatan mata pelajaran Matematika khususnya pada bidang kajian Bilangan pada jenjang SD perlu dikembangkan dan dikemas secara digital sesuai dengan kebutuhan belajar siswa saat ini dengan pendekatan micro learning agar tidak menjemukan siswa dalam mempelajarinya, memuat berbagai unsur (teks, audio, video, animasi, dan infografis), memuat materi yang penting saja dalam beberapa halaman, memungkinkan dipelajari siswa dalam durasi waktu yang relatif tidak terlalu lama (sekitar paling lama 5 menit), dan memungkinkan dipelajari siswa kapan saja dan dimana saja. Penelitian yang sedang dilakukan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning. Hasil penelitian berupa draft bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning yang terdiri atas: (1) satu set GBPM; (2) satu set naskah; (3) satu set bahan ajar, (4) 10 set infografis, (5) 10 set ppt, (6) 10 set audio podcast, (7) 10 set video eksplainer, dan (8) 10 set motion graphics (video animasi). Draft bahan ajar yang dihasilkan digunakan dalam pembelajaran di SD dan direfleksi, sehingga diperoleh produk berupa bahan ajar final pada mata pelajaran Matematika bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning”.
USE OF ONLINE APPLICATIONS DURING THE COVID-19 PANDEMIC BY ADULT STUDENTS AT COMMUNITY LEARNING CENTERS Budi Santoso; Ahmad Hufad; Uyu Wahyudin; Asep Saepudin; Purnomo Purnomo
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): February 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v12i1.3706

Abstract

Implementation of learning at the Community Learning Center (PKBM) during the Covid 19 pandemic faced challenges, this was due to the diversity of backgrounds of students in PKBM. The majority of students in PKBM are adults, due to the nature of PKBM which is flexible and oriented to community needs. The use of applications in learning during a pandemic is an option that must be used. However, adults who were born as digital immigrants need to adapt to this new technology. This research was carried out by applying a quantitative approach, using a survey method, namely research examining large and small populations (universe) by selecting and studying selected samples from that population, so as to find the relative incidence, distribution, and interrelation of variables and located in the city Bandung. Data collection through observation, interviews, documentation studies, and questionnaires. The population of this study amounted to 77 PKBM institutions, obtained a sample with the slovin formula totaling 43 PKBM institutions, with a total of 200 PKBM students representing each institution. The results of the study show that the most widely used learning media is WhatsApp, The use of the whatsapp application is more applicable and familiar how to use it.
Empowerment of MSMEs to Increasing Competence in Public Communication Iis Elfa Syafmaini; Jaenal Mutakin; Ace Suryadi; Asep Saepudin; Zulharman Zulharman; Makan Sacko
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 1 (2023): March 2023
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v10i1.58716

Abstract

The objectives of this study are 1) to analyze the implementation of public speaking training to improve the digital communication competence of Micro-, Small and Medium-sized Enterprises (MSMEs) entrepreneurs in Cibeurum Village, Cimahi City, 2) to identify public speaking training strategies to enhance digital communication competence for MSMEs entrepreneurs, 3) to evaluate the responses to the public speaking training. This study applied qualitative methods with descriptive methods. Data collection techniques used two data sources, primary and secondary sources. The processes for collecting data were through observation, interviews, and documentation studies. The results and discussion of this research is training public speaking as an effort to increase the competence of MSME actors has proven to have a positive impact on increasing the self-skills and confidence of MSME actors in developing their business.
EMPOWERING WOMEN THROUGH MAKING SNACKS TO INCREASE FAMILY INCOME (STUDY ON THE MOTEKAR I SMALL FARMER GROUP (KPK) IN WATES, GODOG VILLAGE, KARANGPAWITAN DISTRICT, GARUT REGENCY) Khairul Azmi; Asep Saepudin; Iip Saripah
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 02 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, edition March-May 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v12i02.1359

Abstract

This study aims to find out how to empower women to increase family income through the Motekar I Small Farmers Group. Motekar I Small Farmers in empowering women to increase family income made the program an empowerment for the community . Efforts to increase community independence in fulfilling needs through groups and small entrepreneurs make a product. The theory used in this study is women's empowerment, family economy, social organizing, agricultural processing, creating an entrepreneur. This research method uses qualitative methods. This data collection technique was seen from observational studies, documentation and interviews. Data analysis techniques in the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of research on women's empowerment to increase family income for members of the Motekar I KPK to develop their potential in accordance with the identification of community needs needs development so that they can progress, empowerment is the key to solving problems for families and women. Women's empowerment programs through making snacks are the motor or driving force in creating or increasing income, especially for women. The distribution of snacks which was held at the KPK Motekar I became an innovation for women and became a vehicle for creating an entrepreneur and an alternative to family problems.
Implementation of Pedagogy and Andragogy in Training Strategies to Enhance Vocational High School Teachers' Competence Siti Maspupah; Babang Robandi; Mustofa Kamil; Elih Sudiapermana; Asep Saepudin; Iip Saripah
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i1.617

Abstract

This study aims to analyze the implementation of pedagogy and andragogy in training strategies to improve the competence of vocational/vocational teacher teachers. The method used in this study is a qualitative descriptive method with a case study approach. Data was collected through interviews, observation, and document study. The study results show that implementing pedagogy and andragogy in training strategies can improve the competence of vocational/vocational teacher teachers. Pedagogy is used for training novice teachers and andragogy is used for training experienced teachers. The training strategies carried out include: (1) developing curriculum, (2) developing training materials, (3) using information and communication technology, (4) developing learning strategies, and (5) evaluating and assessing training results. This is contained in several sections that are published, namely, implementation, strategy, inhibiting factors, and benefits of training.
Co-Authors Ace Suryadi Ade Sadikin Ade Sadikin Adela Anita Ahmad Hufad Aini, Wirdatul Akhyadi, Ade Sadikin Andhin Dyas Fitriani Ani Riandian Ani Rindiani Ani Rindiani Ani Rindiani Ani Rindiani Ani Rindiani Ani Rindiani Ani Rindiani Aprilia Eki Saputri Babang Robandi Bangkit Alamsyah Bani Sakti Benedicta Videlia Kusuma Ayu Gulo Budi Santoso Cucu Sukmana, Cucu Diah Retno Anggraini Dina Mayadiana Suwarma Eko Sulistiono Elih Sudiapermana, Elih Eliza Rahmah Prahestiwi Eliza Rahmah Prahestiwi Eri Susanto Fahmi, Rahmat Gumilar Fauzi Darsono Gumilar Fauzi Darsono Hanifah Rachmadanti Hanifah Rachmadanti Hasan Tafsir Maulana Hasan Tafsir Maulana Hasanah, Viena Rusmiati Holva Lovana Siregar Ihat Hatimah Iip Saripah Iip Saripah Iis Elfa Syafmaini Irniyati Samosir Ismawati Ismawati Jaenal Mutakin Jaenal Mutakin Jaenal Mutakin Jajat S Adiwinata Jajat S. Adiwinata Jajat S. Ardiwinata, Jajat S. Joni R Pramudya Kartini Marzuki Khairul Azmi Kuslan Sunandar Lisnawati Lisnawati Makan Sacko Mohamad Zubaidi Muhammad Faisal Najmudin Muhammad Ibrahim Mulyono, Dinno Mustofa Kamil, Mustofa Nana Djumhana Nandang Susila Nicky Puspita Sari Nike Kamarubiani ningrum, dedah - Nofriansyah, Nofriansyah Nurul Hayati Oong Komar Pupun Nuryani Purnomo Putri Nayla Ayubia Rahmat Fahmi Raihan Aulia Nugraha Ramadani, Rika Fitri Ramayana Ritonga Robby MT Rosiana Muvlifa Rusmin Husain Sandi Budi Iriawan Sardin, Sardin Shifa Zeniputri Amatullah Sihombing, Ferdinan Siti Maspupah Supriadi Supriadi Titi Nurhayati Upi Rahmawati Uyu Wahyudin Viena Rusmiati Wiwit Widiansyah Yana Nursita Yanti Shantini, Yanti Yorita, Epti Yulinda Yulinda Yusmanto Yusmanto Yusmanto Yusmanto Zahratul Azizah Zulharman Zulharman