p-Index From 2021 - 2026
3.078
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Akuakultur Indonesia Buletin PSP Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Forum Pasca Sarjana AGRISAINS Biospecies JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN TROPIS ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences AL KAUNIYAH Jurnal Harpodon Borneo ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Bisnis Perikanan Aquahayati Forum Geografi Jurnal Tataloka Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan/Journal of Fishery and Innovation (JSIPi) Masyarakat, Kebudayaan dan Politik AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Omni-Akuatika Jurnal Biologi Tropis Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Indonesian Fisheries Research Journal Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Jurnal Kelautan Nasional Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Techno-Fish Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management COJ (Coastal and Ocean Journal) Pattimura Proceeding : Conference of Science and Technology Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Manfish Journal Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Manusia dan Lingkungan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Fisheries & Marine
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AL KAUNIYAH

Assesmen Risiko Ekologi (ARE) Perikanan Tuna Pole and Line di Flores dan Tonda di Flores dan Pelabuhanratu Yonvitner Yonvitner; Mennofatria Boer; Rahmat Kurnia; Destilawati Destilawati
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 16, No 1 (2023): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v16i1.14475

Abstract

AbstrakKegiatan perikanan tuna dengan penggunaan alat tangkap pole and line dan tonda berisiko menyebabkan kerentanan (risiko ekologi) yang dapat menganggu keberlanjutan stok tuna. Untuk itu dilakukan penelitian menilai kerentanan menjadi parameter risiko ekologi menggunakan pendekatan analisis productivity dan susceptability analysis (PSA) pada jenis ikan tuna sirip kuning (ukuran baby tuna), tongkol, lemadang, dan cakalang. Pengumpulan data biologi dan ekologi dari alat tangkap pole and line dilakukan di Flores dan pancing tonda di Pelabuhanratu. Selanjutnya, analisis laboratorium dilakukan pada Laboratorium Biologi Perikanan, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Hasil analisis produktivitas dan susceptabilitas alat pole and line untuk ikan baby tuna 1,42 dan ikan tongkol 1,98. Nilai ini menunjukkan tingkat kerentanan dan risiko ekologi pada ikan tongkol tergolong tinggi dan ikan baby tuna masih rendah. Analisis PSA dari alat pancing tonda pada ikan baby tuna diperoleh sebesar 2,34; ikan lemadang sebesar 2,34; dan ikan cakalang 2,18. Nilai ini menunjukkan bahwa kerentanan tinggi dan risiko ekologi pada ketiga jenis ikan tersebut juga tinggi karena penggunaan pancing tonda. Penggunaan alat tangkap pole and line serta pancing tonda pada perikanan tuna menyebabkan tingginya risiko pada ikan tuna sirip kuning (ukuran baby tuna), lemadang, cakalang, dan tongkol. AbstractTuna fishery activities using pole and line fishing gear and tonda have the risk of causing vulnerability (ecological risk) which can disrupt the sustainability of tuna stocks. For this reason, a study was conducted to assess vulnerability which is a parameter of ecological risk using the productivity and susceptibility analysis (PSA) approach to the fish’s species are albacares (baby tuna), mackerel, lemadang, and skipjack. Biological and ecological data collection from pole and line fishing gear was carried out in Flores and trolling and tonda in Pelabuhanratu. Furthermore, laboratory analysis was carried out at the fisheries biology laboratory, Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences IPB. The results of productivity and susceptibility analysis of the pole and line for baby tuna and Euthynnus are 1.42 and 1.98.  This value shows the level of vulnerability where the ecological risk of tuna is high and baby tuna also low. The PSA analysis of the tonda for baby tuna was 2.34; lemadang was 2.34; and skipjack was 2.18. This value indicates that the high vulnerability and ecological risk of the three species of fish are also high due to the use of tonda. The use of pole and line fishing gear and tonda lines in tuna fisheries causes a high risk for albacares (baby tuna), mackerel, lemadang, and skipjack.
Assesmen Risiko Ekologi (ARE) Perikanan Tuna Pole and Line di Flores dan Tonda di Flores dan Pelabuhanratu Yonvitner Yonvitner; Mennofatria Boer; Rahmat Kurnia; Destilawati Destilawati
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 16, No 1 (2023): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v16i1.14475

Abstract

AbstrakKegiatan perikanan tuna dengan penggunaan alat tangkap pole and line dan tonda berisiko menyebabkan kerentanan (risiko ekologi) yang dapat menganggu keberlanjutan stok tuna. Untuk itu dilakukan penelitian menilai kerentanan menjadi parameter risiko ekologi menggunakan pendekatan analisis productivity dan susceptability analysis (PSA) pada jenis ikan tuna sirip kuning (ukuran baby tuna), tongkol, lemadang, dan cakalang. Pengumpulan data biologi dan ekologi dari alat tangkap pole and line dilakukan di Flores dan pancing tonda di Pelabuhanratu. Selanjutnya, analisis laboratorium dilakukan pada Laboratorium Biologi Perikanan, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Hasil analisis produktivitas dan susceptabilitas alat pole and line untuk ikan baby tuna 1,42 dan ikan tongkol 1,98. Nilai ini menunjukkan tingkat kerentanan dan risiko ekologi pada ikan tongkol tergolong tinggi dan ikan baby tuna masih rendah. Analisis PSA dari alat pancing tonda pada ikan baby tuna diperoleh sebesar 2,34; ikan lemadang sebesar 2,34; dan ikan cakalang 2,18. Nilai ini menunjukkan bahwa kerentanan tinggi dan risiko ekologi pada ketiga jenis ikan tersebut juga tinggi karena penggunaan pancing tonda. Penggunaan alat tangkap pole and line serta pancing tonda pada perikanan tuna menyebabkan tingginya risiko pada ikan tuna sirip kuning (ukuran baby tuna), lemadang, cakalang, dan tongkol. AbstractTuna fishery activities using pole and line fishing gear and tonda have the risk of causing vulnerability (ecological risk) which can disrupt the sustainability of tuna stocks. For this reason, a study was conducted to assess vulnerability which is a parameter of ecological risk using the productivity and susceptibility analysis (PSA) approach to the fish’s species are albacares (baby tuna), mackerel, lemadang, and skipjack. Biological and ecological data collection from pole and line fishing gear was carried out in Flores and trolling and tonda in Pelabuhanratu. Furthermore, laboratory analysis was carried out at the fisheries biology laboratory, Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences IPB. The results of productivity and susceptibility analysis of the pole and line for baby tuna and Euthynnus are 1.42 and 1.98.  This value shows the level of vulnerability where the ecological risk of tuna is high and baby tuna also low. The PSA analysis of the tonda for baby tuna was 2.34; lemadang was 2.34; and skipjack was 2.18. This value indicates that the high vulnerability and ecological risk of the three species of fish are also high due to the use of tonda. The use of pole and line fishing gear and tonda lines in tuna fisheries causes a high risk for albacares (baby tuna), mackerel, lemadang, and skipjack.
Co-Authors . Khairunnisa . Theresia . Zairion A. Aman Damai Abubakar, Salma Achmad Fachrudin Achmad Fachrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin ACHMAD FARAJALLAH Achmadi, Muhammad Rifqi Adibrata, Sudirman Afiyatus sholihah Agus Alim Hakim Ahmad Muhtadi Ahmad, Aditiyawan Akhmad Fauzi Ali Mashar Ali Suman Ali Suman Ali Suman Ali Suman Amiruddin Tahir Anandinta permatachani Andi Irwan Nur, Andi Irwan Andin H Taryoto Angga Airlangga Ani Mardiastuti Aria Damar Ario Damar Auliah, Armi Awal . Subandar, Awal . Awal Subandar Azizah, Hikmatul Bahtiar, . Beatrix M. Rehatta Cecep Kusmana Daniel R . Monintja Daniel R Monintja Daniel R. Monintja Daniel R. Monintja David Hermawan de la Rosa, Emilio Dedi Soedarma Dedi Soedharma DEDI SOEDHARMA Dedi Soedharma Desniar - - Desrita Destilawati Destilawati Destilawaty, Destilawaty Dewayani Soetrisno Dewayani Sutrisno Didik Wahju Hendro Tjahjo Dietriech G Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Dori Rachmawani Edy Supriyono Efin Muttaqin Ermayanti Ishak Ernan Rustiadi Ernik Yuliana Ety Parwati Eva Suryaman Farid Ma’ruf, Widodo Fredinan Yulianda Gani, M. Jarier Abdillah Gatot Yulianto Gatot Yulianto Georgina M. Tinungki Gladys Peuru H Eidman Habibi, A Haeruddin . Handaka, Asep Agus Handoko Adi Hanif Wafi Hanif Wafi Harpasis S . Sanusi Helmy Akbar Helmy Akbar Hermawan, David Hikmatul Azizah Hikmatul Azizah I Made Dwi Ismawan I Nyoman Suyasa I Wayan Nurjaya Ida Bagus Jelantik Swasta Ikhlas Yati Iman Wahyudin Indra . Indra Jaya Inggrid Wahyuni Eviasta Irwan Muliawan Isdradjad Setyobudi Andi Isdradjad Setyobudi Andi Isdradjad Setyobudiandi Isdradjad Setyobudiandi Isdradjad Setyobudiandi Isdradjad Setyobudiandi Isdradjad Setyobudiandi Isdradjat Setyobudiandi Ismudi Muchsin Jabbar, Meuthia Aula Johanes Widodo John Haluan John Haluan Joko Santoso Julia Syahriani Hasibuan Kadarwan Soewardi Kadarwan Suwandi Kadarwan Suwardi Kardiyo Prapto Kardiyo Kardiyo Praptokardiyo Kiagus Abdul Aziz Kiagus Abdul Aziz Kusumo, Suryo Lilis Sadiyah Lindawati Lindawati Luky Adrianto M Mukhlis Kamal M. Mukhlis Kamal Maizan Sharfina Majariana Krisanti Marimin , Martini Djamhur Martini Djamhur Martini Djamhur Masykur Tamanyira Mochammad Riyanto Mohammad Muhklis Kamal Mohammad Mukhlis Kamal Mr. Suharsono Muarif Muarif Muarif Muarif Muh. Rasman Manafi Muhammad Kasnir Mulyono S Baskoro Munawar Munawar Munirah Tuli Nandi Sukri Ngurah N . Wiadnyana Nidya Kartini Nidya KARTINI Nidya Kartini Niken T.M Pratiwi Nufaiza Fitri Chandra Utami Nurfajar, Nurfajar Nurlisa Alias Butet Nurul Khakhim Nurul Khakhim Nurul Najmi Omega Raya Simarangkir Parwinia . Rahmat Kurnia Reny Puspasari Reza Alnanda Riana Faiza RIDWAN AFFANDI Ridwan Affandi Riska Puspita Rodearni Simarmata Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Romy Ketjulan, Romy Rudi Alek Wahyudin Rumagia, Faizal Sadikin Amir Salma Abubakar Sapda Putri Sadewi Selvi Oktaviyani Selvia Oktaviyani Setyo Budi Susilo Shifa Fauziah Sigid Hariyadi Sigid Hariyadi Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Suharsono, Mr. Sulistiono Sulistiono Sulistiono Supriyadi, Adi Spy Suradi Wijaya Saputra Surya Genta Akmal Surya Gentha Akmal Suryo Kusumo Susanto, Handoko Adi Sutaman, Sutaman Sutrisno Sukimin Tamanyira, Masykur Taryono Taryono Thomas Hidayat Tri Ernawati Tridoyo Kusumastanto Unstain NWJ Rembet Vera Ardelia Vera Ardelia Vera Ardelia Vincentius P Siregar Viska Donita Prahadina Wafi, Hanif Widodo Farid Ma’ruf Wulandari Sarasati Yon Vitner Yonvitner - Yunizar Ernawati Yunizar Ernawati Yunizar Ernawati Yusli Wardianto Yusli Wardiatno Zenty Islamiati Zulfikar, Andi Zulhamsyah Imran