Claim Missing Document
Check
Articles

Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0 Fitra Nita Nur; Mardia Hi Rahman; Marwia Tamrin Bakar
Manajemen Kreatif Jurnal Vol 1 No 1 (2023): Februari: Manajemen Kreatif Jurnal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.467 KB) | DOI: 10.55606/makreju.v1i1.989

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis mengenai kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah di era revolusi industry 4.0. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu studi literatur. Data diperoleh dengan cara mengkaji berbagai sumber lteratur. Hasil menunjukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah pada era revolusi industri 4.0 diharuskan untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan kepemimpinannya. Hal ini, sangat mempengaruhi mutu sekolah dalam menghadap perkembangan zaman. Salah satu unsur yang harus direalisasikan kepala sekolah dalam kepemimpinannya yaitu peran penting kepemimpinan untuk menjalankan kepemimpinannya secara efektif dan efisien. Kepala sekolah diharapkan dapat meninjau kembali sistem yang telah terapkan selama ini, apakah sistem tersebut telah jalan dan sesuai dengan perkembangan di era revolusi industry 4.0.
LEARNING OBSTACLE SISWA SMA NEGERI 1 KOTA TERNATE DALAM MEMAHAMI KONSEP TURUNAN FUNGSI DITINJAU DARI STRUKTUR MATERI Aco Aldi La Misi; Soleman Saidi; Marwia Tamrin Bakar
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2023): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v8i1.6221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan learning obstacle siswa SMA Negeri 1 Kota Ternate dalam memahami konsep turunan fungsi ditinjau dari struktur materi dan dipilih 5 orang siswa terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan kelas XII IPA 2 sebagai subjek penelitian yang ditentukan berdasarkan hasil tes. Subjek pada penelitian ini merupakan perwakilan siswa yang mengalami learning obstacle. Data dikumpulkan menggunakan metode tes dan wawancara. Tes digunakan untuk menganalisis pemahaman konsep turunan fungsi siswa, dan wawancara digunaan untuk menelusuri penyebab learning obstacle siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian pada siswa SMA Negeri 1 Kota Ternate kelas XII IPA 2 berjumlah 32 siswa disimpulkan bahwa terdapat masing-masing 3 siswa (9,375%) kaberhasilannya sangat tinggi, 6 siswa (18,75%) tinggi, 12 siswa (37,5%) sedang, 7 siswa (21,875%) rendah, dan 4 siswa (12,5%) sangat rendah. Hasil kerja dan wawancara terhadap siswa yang mewakili setiap kategori disimpulkan bahwa siswa mewakili tingkat keberhasilan sangat tinggi memiliki didactical obstacle, siswa mewakili tingkat keberhasilan tinggi memiliki ontegenic obstacle dan dedaktical obstacle, siswa mewakili tingkat keberhasilan sedang memiliki didactical obstacle dan epistemological obstacle, siswa mewakili tingkat keberhasilan rendah memiliki ontogenic obstacle, didactical obstacle, dan epistemological obstacles, dan siswa mewakili tingkat keberhasilan sangat rendah juga memiliki tiga hambatan sekaligus. Hasil wawancara menunjukan beberapa syarat materi wajib peserta didik sebelum mempelajari materi turunan fungsi. Pecahan, bentuk aljabar, akar dan pangkat, turunan fungsi biasa, turunan fungsi trigonometri dan turunan fungsi komposisi. Para subjek penelitian tersebut tidak menyebutkan materi limit, walau demikian, limit tidak terlepas dari turunan fungsi karena definisi turunan fungsi melalui limit.
Modul Berbasis Reflektif Untuk Meningkatkan Kemampuan Matematis Mahasiswa pada Perkuliahan Kalkulus I Marwia Tamrin Bakar; Ida Kurnia Waliyanti; Soleman Saidi
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.664 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v2i2.1582

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan berdasarkan model 4-D. bahan ajar yang dikembangkan adalah sebuah modul  berbasis reflektif yang valid, praktis dan efektif pada matakuliah kalkulus I, yang dapat membantu mahasiswa belajar secara mandiri dengan memanfaatkan pengalaman/pengetahuan mereka sebelumnya untuk meningkatkan kemampuan matematis mahasiswa. Penelitian ini meliputi dua tahapan dari desain 4-D, yakni tahap define dan design, Hasil pada tahap define diperoleh bahwa materi yang berikan sudah sesuai silabus. Analisis pada buku teks yang digunakan yakni buku Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik Leithold edisi kelima jilid 1,  Kalkulus karangan Edwin J. Purchell dan Dale Van Verberg edisi kesembilan, diperoleh hasil bahwa penyajian materi dan  bahasa yang digunakan kurang sesuai dengan kemampuan sebagian besar mahasiswa pada prodi Pendidikan Matematika Universitas Khairun. Hasil wawancara dengan teman sejawat diperoleh bahwa  mahasiswa masih memiliki kendala pada kemampuan dasar matematika, misalnya pada sifat-sifat aljabar dan sifat urutan.  Hasil pada tahap design adalah telah diracang modul berdasarkan desain modul berbasis reflektif.Kata Kunci: Berbasis reflektif, Kalkulus, Modul, Pendidikan Matematka 
Eksplorasi Pengetahuan Mahasiswa Calon Guru tentang Perkembangan Matematika Babilonia Yulyanti Harisman; Maharani Desvera Putri; Lukman Harun; Marwia Tamrin Bakar; Asep Amam
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.175 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v7i1.7748

Abstract

Abstrak. Matematika sudah ada sejak zaman purbakala, buktinya ditemukan penggunaan matematika pada lempengan tanah liat di zaman Babilonia Namun, pada kenyataannya mahasiswa calon guru masih belum mengetahui peranan matematika pada zaman Babilonia. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk memotivasi, memberikan informasi, serta mengetahui sampai di mana pengetahuan mahasiswa calon guru mengenai sejarah serta perkembangan matematika pada zaman Babilonia. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan memanfaatkan metode literatur review dan studi kasus. Literatur review dilakukan dengan mengkaji artikel-artikel untuk memperoleh bagaimana matematika berkembang pada zaman Babilonia. Studi kasus didapat dari hasil wawancara kepada sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Padang dengan program studi Pendidikan matematika Angkatan 2021 yang dipilih secara acak mengenai pengetahuan mereka tentang matematika Babilonia. Pada penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah 1) ketertarikan peneliti mengenai perkembangan matematika di zaman Babilonia 2) wawancara terbuka, di mana setiap mahasiswa diberikan pertanyaan mengenai pengetahuan mereka tentang matematika Babilonia.  Pada penelitian ini analisis yang digunakan ialah meta review dan analisis tematik. Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai perkembangan matematika pada zaman Babilonia, sistem penulisan angka pada zaman babilonia, dan menunjukkan bahwa terdapat empat kategori bagaimana mahasiswa calon guru memberikan respon terhadap pengetahuan mereka tentang matematika Babilonia.Kata Kunci: Babilonia, sexsagesimal, paku.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Taha, Ikhsan; Bakar, Marwia Tamrin; Lanani, Karman; Malik, Ririn Purwati; Purwati, Purwati
Matrix Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2022): Matrix: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62522/mjpm.v1i1.8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan kritis siswa SMA pada materi limit fungsi aljabar. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Halmahera Selatan data kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh melalui: Tes, wawancara dan dokumntasi, data tersebut di analisis dengan kemampuan berpikir kritis siswa di klarivikasi dalam kategori tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukan terdapat 5 siswa (13%) memiliki kemampuan berpikir kritis matematis tinggi, 4 siswa (11%) memiliki kemampuan berpikir kritis sedang, dan 6 siswa (16%) memiliki kemampuan berpikir kritis rendah secara keseluruhan kemampuan berpikir kritis matemati siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Halmahera Selatan dalam kategori sedang. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori tinggi dapat menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar, siswa dengan kategori sedang kurang mampu menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar, dan siswa kategori rendah belum mampuh menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar dengan benar.
Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah pada siswa sekolah menengah pertama Jami, La; Suharna, Hery; Bakar, Marwia Tamrin; Lanani, Karman; Samura, Asri Ode
Journal of Didactic Mathematics Vol 5, No 2 (2024): August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jdm.v5i2.2282

Abstract

This research examines the influence and improvement of students' mathematical communication skills using problem-based learning. The research design used a quasi-experimental quasi-experimental nonequivalent control-group design, a sample of 45 students. The instruments used are test questions in the form of essays. Data was obtained based on written test results, namely pretest and posttest data. The analysis uses parametric t-test statistics. The results show that problem-based learning can influence mathematical communication skills in the low category. The effect of problem-based learning is minimal. Problem-based learning can improve students' mathematical communication skills in the low category.
Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa pada Matei Turunan Fungsi Aljabar Kelas XI MAS Alkhairaat Ternate Rapa, Nurmala La; Bakar, Marwia Tamrin; Chandra, Fitriana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.8899

Abstract

Penelitian tentang kesulitan belajar dan bagaimana mendiagnosa kesulitan belajar, telah banyak yang dilakukan peneliti sebelumnya namun peneliti dapat diajukan  mendiagnosa kesulitan belajar siswa pada materi turunan fungsi aljabar, Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana instrumen soalnya disusun berdasarkan indikator soal pada materi turunan fungsi aljabar . Subjek dalam penelitian ini meliputi siswa kelas XI MIPA MAS Alkhairaat Ternate yang terdiri 29 siswa dan diambil 6 siswa sebagai perwakilan untuk di diagnosis dan wawancarai. 2 siswa berkemampuan tinggi menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar dengan mengalami kesalahan rendah, 2 siswa berkemampuan sedang dengan mengalami kesalahan tinggi, dan 2 siswa berkemampuan sangat rendah dengan mengalami kesalahan sangat tinggi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan triangulasi data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan 4 siswa yang mengalami kesulitan pada materi turunan fungsi aljabar. Jenis kesulitan yang terjadi pada materi turunan fungsi aljabar yaitu pada pemahaman konsep rumus turunan fungsi aljabar,aturan turunan fungsi aljabar untuk fungsi pangkat, rumus turunan fungsi aljabar pembagian dan perkalian sedangkan pada pemahaman operasi yaitu siswa sulit berhitung dan kurang mahir dalam menyederhanakan bilangan berpangkat dan bilangan bulat.     
Implementasi Kinerja Komite Sekolah dalam Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Ternate Mustafa, Irfandi R Hi; Bakar, Marwia Tamrin; Haji, Sulfi Abdul
Daiwi Widya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v9i2.1185

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the performance of the committee as a deliberative body, as a supporting body, as a controlling body and as a liaison body in school-based management at SMA Negeri 1 Kota Ternate. Descriptive qualitative research method with data collection through observation, interviews and documentation. Data analysis research data reduction, data presentation and conclusions. The subjects of this study were school committees and school principals. The research results showed that: 1). The school committee as a deliberative body was quite good in terms of school planning, program planning (curriculum, PMB and Assessment), management of educational resources (HR, S/P, Budget); 2) The school committee as a supporting body is quite good in terms of managing resources, managing facilities and infrastructure and managing the budget; 3) The school committee acts as a controller in terms of controlling educational planning, monitoring school program planning and monitoring educational output and 4) The school committee as a liaison body was quite good in terms of planning, program implementation and management of educational resources.Keywords: Performance, School Committee, School Based Management.
Analisis Implementasi Sistem Kredit Semester Di SMA Negeri 8 Kota Ternate Irawati Dewi Ayu Hamid Aswin; Mardia Hi. Rahman; Marwia Tamrin Bakar
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/muqaddimah.v1i2.151

Abstract

Sistem Kredit Semester (SKS) di SMA Negeri 8 Kota Ternate mulai diterapkan sejak tahun pelajaran 2020/2021. Sistem pembelajaran ini hadir sebagai pengganti dari program akselerasi dimana program akselerasi ini dimaksudkan untuk memfasilitasi peserta didik yang memiliki bakat, kemampuan dan kecerdasan di atas rata-rata. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis impelementasi Sistem Kredit Semester di SMA Negeri 8 Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa, guru dan kepala sekolah. Teknik analisis data dalama penelitian ini dengan analisis interaktif model Miles dan Huberman yang dilakukan melalui 3 tahap diantaranya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan proses pembelajaran disesuaikan dengan prinsip pembelajaran yang diatur pemerintah. Implementasi program SKS di SMA Negeri 8 Kota Ternate didukung oleh komunikasi, komitmen, sumberdaya yang mencukupi, dan struktur birokrasi yang menunjang.
Analysis of Students’ Learning Obstacles in The Differential Equations Course Reviewed from Their Problem-Solving Ability Hasriani Ishak; Ardiana Ardiana; Marwia Tamrin Bakar; Lamanisa Rasid Saputra
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i1.738

Abstract

Objective: This study examines the obstacles students may encounter when learning to solve differential equations with mathematical problem-solving. Method: A qualitative study with observation and interviews was conducted on the 5th-semester students of the Mathematics Education Study Program, Khairun University, Ternate, who took the Differential Equations course to explore students' mathematical problem-solving abilities. Samples were selected by purposive sampling by selecting two students each from the low, medium, and high problem-solving ability categories. Results: Based on the results of this study, the obstacles that students faced in studying differential equations were ontogeny obstacles, didactic constraints, and epistemological constraints. Several efforts can be made to help students overcome these barriers, such as improving students' collaborative skills, providing constructive feedback, strengthening students' learning motivation through contextual learning, and reflecting on students' learning processes. Novelty: The result of this research contributes to helping lecturers design learning that makes it easy to learn differential equation courses.