p-Index From 2021 - 2026
17.966
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal on Education SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Mantik Jurnal Pendidikan dan Konseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (Pendistra) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Dharmas Education Journal (DE_Journal) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Innovative: Journal Of Social Science Research Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Mesin UDA Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Pande Nami Jurnal (PNJ) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Asian Journal of Multidisciplinary Research CSR International Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tindak Tutur Pada Film Komang Karya Naya Anindita Manurung, Rafency; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47332

Abstract

This study aims to analyze speech acts in the dialogue of the film Komang directed by Naya Anindita using a pragmatic approach, particularly J.L. Austin’s theory. The focus includes three types of speech acts: locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation and documentation of the film’s dialogues.The results show that the film contains various speech acts reflecting language use in social interaction. Locutionary acts convey information, illocutionary acts express intentions such as requesting and expressing feelings, and perlocutionary acts produce effects on the hearer. These speech acts contribute to the development of the storyline, characterization, and relationships between characters.Thus, language in the film functions not only as communication but also as social action with meaning and impact.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA TEKS BERITA ONLINE TUTUP PT. TOBA PULP LESTARI (TPL) SUMATERA UTARA Sinurat, Vinnyta Cechylia; Junifer Siregar; Saragih, Vita Riahni; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47617

Abstract

This study examines the construction of online news discourse on the closure issue of PT. Toba Pulp Lestari (TPL) in North Sumatra as reported by Detik.com and Kompas.com. The research problem focuses on how online media represent social conflict, environmental damage, indigenous communities, corporations, and government roles through news texts. This study aims to describe textual representation, discursive practice, and social practice using Norman Fairclough’s critical discourse analysis model. This research employed a descriptive qualitative method, with data consisting of four online news texts supported by interviews and documentation. The data were analyzed through reduction, display, and conclusion drawing. The results show that indigenous communities are dominantly represented as victims of injustice, land dispossession, and ecological damage, while PT. TPL is represented as a corporation associated with agrarian conflict. Detik.com tends to provide space for contesting statements between civil society, government, and the company, whereas Kompas.com more strongly highlights public pressure, moral voices, and the policy process. The news discourse also constructs a contestation of meaning among society, corporations, and the state.  
Desain Kurikulum Berbasis OBE dan MBKM Pada Mata Kuliah Perencanaan Dan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Prodi PBI FKIP-UHKBPNP Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan; Harry Cristofel Simanjuntak; Johannes Riscy Purba; Stefani Rahel Angel Yolanda
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1705

Abstract

Urgensi Penelitian didasarkan pada kewajiban pengelola perguruan tinggi (PT) mendisain kurikulum prodi secara bertahap dan terencana sesuai dengan perkembangan zaman, supaya lulusan link and match dengan kebutuhan masyarakat (societal needs). Masyarakat pengguna lulusan (stakeholder) sangat membutuhkan lulusan yang handal di dunia kerja. Hal ini diperkuat Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi pasal (17-18), bahwa kurikulum tingkat sarjana, bentuk fleksibilitas proses pembelajaran menghendaki redesain kurikulum karena keseluruhan rencana dan pengaturan CPL, bahan kajian, proses, dan penilaian pembelajaran berguna sebagai pedoman penyelenggaraan prodi pada sistem pendidikan tinggi. Redesain kurikulum termasuk RPS mata kuliah berbasis Outcome Based Education (OBE). OBE adalah suatu pendekatan dalam pendidikan yang fokus pada pencapaian hasil belajar (outcomes) yang diinginkan. Prinsip OBE adalah hasil belajar dirancang dan diukur secara sistematis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diharapkan sesuai RPS mata kuliah. Desain RPS mengacu pada Panduan Penyusunan KPT Mendukung MBKM Menuju Indonesia Emas Tahun 2024. Amanat KPT adalah PT diharapkan menghasilkan lulusan yang cakap dan terampil, mampu menghadapi tantangan dan perubahan sosial budaya, dunia kerja, serta kemajuan teknologi yang semakin deras. Lulusan berkemampuan prima sesuai jenjang kualifikasi KKNI level 6 (lulusan Sarjana) yang kemampuan deskriptor KKNI dinyatakan dengan istilah capaian pembelajaran (learning outcomes) sesuai dengan pengembangan kurikulum berbasis OBE. (Source: Spady (1994, p.12)Peran MBKM Tahun 2020 menandaskan, PT diharapkan menghasilkan lulusan yang cakap dan terampil, mampu menghadapi tantangan dan perubahan sosial budaya, dunia kerja, serta kemajuan teknologi yang semakin deras. Kebijakan MBKM adalah hak mahasiswa untuk belajar 3 semester di luar prodi melalui 8 bentuk kegiatan belajar, yakni: pertukaran mahasiswa, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/KKNT
Development of an Indonesian Syntax E-Module Using the Kvisoft Flipbook Maker Application Marlina Agkris Tambunan; Jumaria Sirait; Yanti Arasi Sidabutar; Berliana Sihombing
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1778

Abstract

This study aims to develop an Indonesian Syntax e-module using the Kvisoft Flipbook Maker application that is valid, practical, and interesting as a digital teaching material for students of the Indonesian Language Education Study Program, FKIP, HKBP Nommensen University, Pematangsiantar. The background of this study is based on the dominance of the lecture method and the limitations of interactive digital teaching materials that cause students to have difficulty understanding abstract syntactic concepts. The study uses the Research and Development (R&D) method with a 4-D development model that includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Research data were obtained through observation, interviews, student needs questionnaires, expert validation, and practicality tests. The results of the needs analysis showed that 82% of students had difficulty understanding syntax material, 85% stated that learning was still dominated by lecture methods, 90% needed digital teaching materials, and 93% supported the use of interactive e-modules. The product developed was a flipbook-based e-module that combines materials, images, learning videos, exercises, and evaluations in one digital medium. The validation results showed that the e-module obtained a validity level of 89% from material experts and 90% from design experts, categorized as very valid. Meanwhile, the results of the student practicality test reached 91.8%, categorized as very practical. The research findings indicate that the use of the Kvisoft Flipbook Maker-based e-module can increase the attractiveness of learning, facilitate understanding of syntax material, and support student learning independence. Thus, the developed e-module is suitable for use as supporting teaching materials and has the potential to improve the quality of Indonesian Language Syntax learning in higher education
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas XI Nasif Maruli Sinaga; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Vita Riahni Saragih; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis Proyek menggunakan media audio-visual terhadap kemampuan menulis berita siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis berita siswa, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang struktur dan aturan penulisan berita, seperti penempatan elemen 5W+1H. Siswa jarang berlatih menulis teks berita, sehingga kurang familiar dengan gaya dan format yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI-5, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis berita sebelum dan sesudah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis berita siswa setelah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual, yang dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test. Media audio-visual telah terbukti efektif dalam meningkatkan aspek-aspek penting penulisan berita. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek yang menggunakan media audio-visual dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa
Analisis Dialog Pada Film “Tulang Belulang Tulang” Karya Sammaria Sari Simanjuntak (Kajian Pragmatik) Jovanka Happy Christine Saragih; Jumaria Sirait; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap layanan Paylater di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di Universitas HKBP Nommensen, Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 305 orang. Berdasarkan hasil analisis dialog dalam film Tulang Belulang Tulang karya Sammaria Sari Simanjuntak, dapat disimpulkan bahwa dialog-dialog yang muncul dalam film ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam membangun makna naratif, mengungkap karakter tokoh, serta menampilkan dinamika sosial dan emosional dalam keluarga Batak. Dialog tidak sekadar menjadi alat komunikasi antar tokoh, tetapi menjadi sarana utama untuk memaparkan konflik, nilai, serta perubahan psikologis yang dialami para karakter sepanjang alur cerita.Dialog antara tokoh-tokoh seperti Mami, Cian, Papi, dan Opung menunjukkan adanya lapisan makna yang kompleks. Misalnya, tuturan Mami sering kali bersifat keras dan langsung, namun di baliknya tersimpan kekhawatiran dan kasih sayang terhadap anaknya. Secara naratif, dialog dalam film ini juga menjadi alat pendorong konflik dan penyelesaian cerita. Melalui pertukaran ujaran, penonton dapat mengikuti perkembangan hubungan antara tokoh yang awalnya penuh jarak menjadi lebih terbuka dan penuh pemahaman. Dari segi pragmatik, dialog-dialog tersebut memperlihatkan adanya penggunaan bahasa yang natural, kontekstual, dan mencerminkan kebiasaan bertutur masyarakat Batak. Kalimat-kalimat yang lugas, ekspresif, dan terkadang kasar menunjukkan bentuk komunikasi yang realistis dalam konteks budaya lokal. Hal ini sekaligus memperkuat daya autentik film sebagai karya sinematik yang tidak hanya menceritakan kisah keluarga, tetapi juga menampilkan potret sosial masyarakat dengan segala kompleksitasnya. Secara keseluruhan, analisis dialog dalam film Tulang Belulang Tulang menegaskan bahwa bahasa dalam film bukan sekadar medium komunikasi, melainkan medium ekspresi budaya, emosi, dan konflik manusia. Dialog menjadi sarana utama yang menghidupkan tokoh, memperdalam alur, serta menciptakan kedekatan emosional antara penonton dan kisah yang ditampilkan. Melalui struktur dialog yang kaya makna dan simbolik, film ini berhasil merepresentasikan relasi keluarga yang penuh dinamika, sekaligus menggambarkan bagaimana komunikasi dapat menjadi sumber pertentangan maupun rekonsiliasi.
Pengaruh Metode Pembelajaran VAK (Visual–Auditory–Kinesthetic) Berbantuan Media Powtoon Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Sukardo Sitohang; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan; Partohap Saut Raja Sihombing
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Visual–Auditory–Kinesthetic (VAK) dengan menggunakan media pembelajaran Powtoon terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Pematangsiantar dengan melibatkan dua kelas XI sebagai sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen yang terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol yang terdiri dari 30 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode VAK dengan media Powtoon, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks eksplanasi yang diberikan sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 66,25 meningkat menjadi 82,80 pada posttest dengan gain score sebesar 16,55. Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 65,90 menjadi 72,40 dengan gain score sebesar 6,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran VAK dengan media Powtoon memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran inovatif yang dipadukan dengan media digital dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan menulis siswa.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INFOGRAFIS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI OLEH SISWA KELAS X Ofchan Damanik; Jumaria Sirait; Vita Riahni Saragih; Junifer Siregar; Immanuel Dollar Belmondo Silitonga
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 3 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v4i3.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran infografis terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMK Negeri 3 Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Busana 1 yang berjumlah 31 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes menulis teks eksposisi, yang dilakukan sebelum dan sesudah penggunaan media infografis. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan menulis siswa setelah diberi perlakuan melalui media infografis, yang dibuktikan dengan hasil uji statistik menggunakan paired sample t-test. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran infografis berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan infografis sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam pembelajaran menulis di sekolah menengah kejuruan.
Adat Sayur Matua Dalam Budaya Batak Simalungun (Kajian Semiotika) Defi Oftafiya Saragih; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Adat Sayur Matua dalam Budaya Batak Simalungun (Studi Semiotik). Adat Sayur Matua dalam Budaya Batak Simalungun merupakan upacara penghormatan tertinggi bagi individu yang meninggal dalam keadaan sempurna (telah menikahkan semua anak-anaknya dan melihat cucu-cucunya), yang melambangkan kesempurnaan hidup dan kemenangan spiritual yang dirayakan dengan sukacita. Melalui teori semiotik Peirce, upacara ini dianalisis sebagai sistem tanda yang kaya, di mana berbagai unsur ritual seperti kain duka, musik gual, dan tarian tor-tor sombah berfungsi sebagai Representamen (tanda). Elemen-elemen ini diklasifikasikan sebagai Ikon (kemiripan fisik dengan status), Indeks (hubungan sebab-akibat yang menunjukkan tingkat upacara), dan terutama Simbol (konvensi budaya nilai-nilai), yang secara kolektif merujuk pada Objek dalam bentuk status sosial mulia almarhum dan nilai-nilai budaya mulia Simalungun. Interpretasi (Interpretant) yang muncul dari rangkaian tanda-tanda ini merupakan penegasan kembali nilai-nilai tanggung jawab, solidaritas kekerabatan, dan penghormatan terhadap leluhur, menjadikannya media komunikasi budaya yang efektif untuk meneruskan filosofi "Habonaron Do Bona Bona" (Kebenaran adalah dasar).
Analysis of The Meaning of Dayok Nabinatur Food as Local Wisdom In Batak Simalungun Cultural Wedding Events (Semiotic Study) Veni Melinda Sinaga; Jumaria Sirait; Vita Riahni Saragih; Marlina Agkris Tambunan; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol 11 No 1
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v11i1.2485

Abstract

This study analyzes the meaning of Dayok Nabinatur as local wisdom in Batak Simalungun wedding ceremonies through a semiotic approach. Dayok Nabinatur, a traditional dish, is studied not only as a culinary element but also as a bearer of cultural and philosophical signs. Using Charles Sanders Peirce’s semiotic theory, this study explores the symbolic meaning contained in each ingredient and the preparation process of Dayok Nabinatur. Data was collected through ethnographic observation and in-depth interviews with community leaders and culinary experts. The results of the study reveal that Dayok Nabinatur functions as a signifier of harmony, prosperity, and family ties in the Batak Simalungun community. The components of the dish and its preparation methods are interpreted as icons, indices, and symbols that reinforce cultural values and social relationships. This study contributes to a deeper understanding of how traditional foods embody and communicate cultural meanings in the context of Batak Simalungun weddings..
Co-Authors Agkris Tambunan, Marlina Agnes Petriciana Simarmata Agza Mei Seply Grace Sitanggang Anita Apriani Sijabat Artauli Ling Ling Wei Sitohang Asister Fernando Siagian Ayu Ramadhani Berliana Sihombing Berliana Sihombing Betaria Siringoringo Br. Purba, Mega Indah Deborw Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia ButarButar, Susi Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Damay Gresia Butar-Butar Dea Renita Saragih Debora Yosevine Manurung Dedy Sitohang Defi Oftafiya Saragih Destri Wuliana Sinaga Dueno Indra Sitio Eka Seprianti Sihaloho Eliezer Naibaho, Jhon Elprida Kristina Silalahi Emi Gracella Sinaga Esther Romaartana Sitorus Esti Marlina Sirait Eva Herdina Hutahaean Eva Pasaribu Fajar Ningsih Simanjuntak Gita Suryani Harry Cristofel Simanjuntak Harry Cristofel Simanjuntak Heru P. Sitorus Hevryka Hevryka Hutagaol, Febriana Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina Hutapea, Lauli Ica Maysari Siallagan Immanuel D. B. Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Injen Pardamean Butar-Butar Ipan Sihite Johannes Riscy Purba Jovanka Happy Christine Saragih Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junita Batubara Katrin Sihaloho Krisna T.F. Sitanggang Lidya Natalia Sibarani Limbong, San Laura Lubis , Desy Silvia Lumbantobing, Michael Marthin Lumbantoruan, Wersing Malau, Ruth Novelita Manalu, David Berthony Manalu, Monika Manurung, Agatha Olivia Putri Manurung, Fetronella Manurung, Rafency Marbun, Lastri Evati Mori Marlina A. Tambunan Marlina Agkris Tambunan Marlina Agkris Tambunan Marlina Angkris Tambunan Martua Reynhat Sitanggang Gusar Mawar Sijabat Maylani, Dea Meilina Siahaan Meliana Manullang Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Monalisa Frince S Monika Martinova Simanjuntak Mungkap Mangapul Siahaan Mungkap Mangapul Siahaan Nadapdap, Talenta Nainggolan, Tiwinda Naomi Simanjuntak Nasif Maruli Sinaga Nasution, Wina Natalina Purba Natasia Mentari Simanjuntak Niswa, Khairun Nurmala Simanjuntak Ofchan Damanik Osco Parmonangan Siajabat Ovi Maria Simanjuntak Pakpahan, Reny Rianti Pandiangan, Ernawati Afrina Pane, Eva Pratiwi Panjaitan, Riama Yanti Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Partohap S.R Sihombing Pasaribu, Eva Pasaribu, Sunggul Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Ckrisna Ajai Purba, Johanes Riscy Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani Purba, Mei Vionariska Purba, Renita Br Purba, Rudiarman Purba, Yoel Octobe Ramadhani, Ayu Reinha Rosari Simanungkalit Reni Manurung Riahni Saragih, Vita Riama Yanti Panjaitan Rieke Nadya Sitanggang Rifka Sriwati Hutagaol Rio Parsaoran Napitupulu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Ronald Hasibuan Rospida Marianti Purba Rugun Manalu Runa, Gadis Ayang Samosir, Tiara San Laura Limbong Sanggam Magda Lasmaria Siahaan Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Selviana Napitupulu Siahaan, Meilina Sianipar, Ribka Sibarani, Ega Putri Sani Siburian, Sofiah Leorensa Sidabutar, Meliana Sari Sidabutar, Ropinus Sihaloho, Katrin Sihombing, Rohmayani Gusti Sihombing, Santa R Sihotang, Melani Kinasih Sijabat, Desi Sijabat, Osco Parmonangan Silaban, Ida Sihenrawati Silaban, Lusia Pebriyani Silalahi, Ayu Kristina Silalahi, Maruli Silitonga, Risma Dame Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Clara Simanjuntak, George Simanjuntak, Gina Wijaya Simanjuntak, Harry Cristofel Simanjuntak, Lasmaria Simanjuntak, Lismawati Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Sri Maya Simanullang, Yohanna Simanungkalit, Romora Christopher Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Asima Rohani Sinaga, Emi Gracella Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Sandri Sinaga, Siska Oktafia Sinulingga, Andhika Sinurat, Vinnyta Cechylia Sirait, Esti Marlina Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang, Marco Christian Sitanggang, Yuli Sitinjak, Yusnita Sitohang, Dedy Sitohang, Roulina Sitorus, Ester Sitorus, Esther Sitorus, Maria Dornauli Sitorus, Veronika Dewi Stefani Rahel Angel Yolanda Sukardo Sitohang Sunggul Pasaribu Suprapto Manurung Suryani, Gita Susy Alestriani Sibagariang Susy Alestriani Sibagaring Tambunan, Marlina Tambunan, Marlina A. Tambunan, Marlina Agkris Tambunan, Marlina Angkris Tambunan, Meliati Tampubolon, Indah Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tarida Alvina Simanjuntak Tasya Tampubolon Tengku Riza Zarzani N Theo Affany Dhea Purba Theresia Annori Purba Thesalonica Thesalonika, Emelda Tri Arti Esianna Dabukke Veni Melinda Sinaga Via Deboris Purba Via Renita Lubis Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vivi Imelda Simangunsong Widya Sridearni Saragih Yanti Arasi Sidabutar Yoel Octobe Purba Yosua Nagara Purba