Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JENIS PATI SEBAGAI BAHAN PENGENTAL TERHADAP DENSITAS KAMBA, NILAI pH DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK SAUS CABAI HIJAU Nuraini, Fitria; Ridawati, Ridawati; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis pati sebagai bahan pengental terhadap densitas kamba, nilai pH dan kualitas organoleptik saus cabai hijau. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Terdapat empat perlakuan yang diberikan pada pembuatan saus cabai hijau, yaitu P1 (pati jagung), P2 (pati tapioka), P3 (pati kacang hijau), dan P4 (pati sagu). Saus cabai hijau selanjutnya dianalisis kualitas organoleptiknya (warna, tekstur, aroma, rasa) oleh 60 orang panelis agak terlatih, uji fisik (densitas kamba), dan uji kimia (nilai pH). Analisis data menggunakan Anova untuk uji fisik dan uji kimia, serta Kruskal-Wallis yang dilanjut uji Tuckey’s untuk kualitas organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan jenis pati yang berbeda sebagai bahan pengental pada produk saus cabai hijau terhadap kualitas fisik berupa densitas kamba dan uji kimia berupa nilai pH. Terdapat pengaruh penggunaan jenis pati yang berbeda sebagai bahan pengental pada produk saus cabai hijau pada kualitas organoleptik aspek warna dan rasa gurih. Hasil uji Tuckey’s pada penilaian kualitas organoleptik menunjukkan bahwa penggunaan pati jagung merupakan produk terbaik dalam aspek warna sebesar 4,8, dan penggunaan pati sagu merupakan produk terbaik dalam aspek rasa gurih sebesar 4,1. Adapun hasil dari penelitian ini adalah produk saus cabai hijau dengan penggunaan pati kacang hijau sebagai bahan pengental merupakan saus yang mendekati dengan hasil yang diharapkan, dilihat dari segi biaya serta ketersediaan pati yang berkembang luas di Indonesia.
PENGGUNAAN EKSTRAK WEDANG UWUH PADA GUMMY CANDY TERHADAP ANALISA KEKENYALAN, PH, DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK Mahatan, Cecilia Angelica; Mahdiyah, Mahdiyah; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50088

Abstract

Gummy  candy adalah sejenis permen lunak yang mirip seperti permen jelly dengan ciri khas tekstur kenyal dan rasa yang manis. Hingga saat ini belum ada gummy candy yang dibuat dengan penambahan rempah yang digunakan pada minuman wedang uwuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh terhadap kekenyalan, pH, dan kualitas organoleptik gummy candy. Sampel pada penelitian ini adalah gummy candy dengan ekstrak wedang uwuh dengan perbandingan penggunaan ekstrak wedang uwuh 16%, 24%, dan 32%. Analisis yang dilakukan pada sampel adalah penentuan tingkat kekenyalan, nilai pH, dan kualitas organoleptik. Hasil analisis terhadap pH menggunakan universal test paper menunjukkan ada pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada pH gummy candy, yaitu pada kisaran 4-5. Hasil uji statistik menggunakan uji Tukey menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada aspek warna, aroma jahe, aroma cengkeh, rasa jahe, dan rasa jahe. Namun tidak terdapat pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada aspek rasa manis dan tekstur gummy. Perlakuan terbaik adalah gummy candy dengan penggunaan ekstrak wedang uwuh sebesar 32%.
KACANG TUNGGAK SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN YOGHURT NABATI: TINJAUAN POTENSI GIZI DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN Rahmawati, Fatimah; Alsuhendra, Alsuhendra; Efrina, Efrina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50303

Abstract

Artikel ini mengkaji potensi kacang tunggak sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan yoghurt nabati. Tren konsumsi produk pangan fungsional terutama yoghurt berbasis nabati terus meningkat di tengah isu intoleransi laktosa dan preferensi konsumen. Namun, ketergantungan pada impor kedelai yang merupakan bahan baku utama, menyebabkan fluktuasi harga dan ketersediaan. Kacang tunggak sebagai komoditas pangan lokal yang berlimpah, menawarkan solusi untuk masalah ini. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan meninjau berbagai jurnal dan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kacang tunggak memiliki potensi gizi yang signifikan, menjadikannya alternatif yang layak untuk susu hewani dan kedelai. Namun, pengembangan produk ini memerlukan perhatian pada aspek teknologi pengolahan, seperti menghilangkan rasa langu dan meningkatkan tekstur serta nilai gizi. Kajian ini menyimpulkan bahwa kacang tunggak adalah pilihan yang strategis dan ekonomis untuk diversifikasi produk yoghurt nabati. Studi lebih lanjut disarankan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas produk akhir yoghurt
Daya Terima Konsumen terhadap Inovasi Dendeng Batakok Ikan Tongkol Panggang dengan Metode Pemasakan Awal Berbeda (Boiling, Poaching, Steaming) Subagja, Muhammad Jaya; Syahputra, Muhammad Ilhan; Isyaqi, Tsaqif; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis hasil daya terima terbaik pada produk Dendeng Batokok Ikan Tongkol Panggang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan Makanan bertempat di Gedung H, Program Studi Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta dan di kampus A Universitas Negeri Jakarta kepada mahasiswa/i Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan Universitas Negeri Jakarta yang sudah lulus Mata Kuliah Ilmu Bahan Makanan sebanyak 25 orang sebagai panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih sebanyak 75 orang yaitu masyarakat umum yang tinggal di wilayah Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih , Jakarta Pusat dan Karyawan yang bekerja di Ruko Mega Grosir Cempaka mas dengan kriteria berusia 15 – 50 tahun. Berdasarkan hasil deskriptif dari uji hedonik daya terima konsumen pada aspek warna paling disukai adalah pada teknik steaming. Pada aspek rasa tongkol yang paling disukai adalah produk dendeng batokok ikan tongkol panggang dengan teknik steaming, pada aspek rasa rempah yaitu teknik steaming, dan pada aspek rasa gurih dendeng batokok ikan tongkol panggang yaitu steaming dari total hasil panelis agak terlatih dan tidak terlatih. Pada aspek aroma ikan tongkol yang paling disukai adalah produk dendeng batokok ikan tongkol panggang dengan teknik steaming. Dengan nilai mean keseluruhan adalah Teknik poaching (3,55), boiling (3,89), steaming (4,21). Pada aspek tekstur renyah dinilai paling disukai dengan teknik steaming dari total hasil penilaian panelis agak terlatih dan tidak terlatih dan aspek tekstur kekerasan pada produk dendeng batokok ikan tongkol panggang paling disukai dengan teknik steaming.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kemasan Makanan Dengan Perilaku Penggunaan Plastik Untuk Makanan Panas Pada Pedagang Bakso Dan Mie Ayam Diyah Visianti, Harum; Devi Artanti, Guspri; Alsuhendra, Alsuhendra
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan kemasan makanan pedagang bakso dan mie ayam di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dengan perilaku penggunaan plastik untuk makanan panas. Waktu penelitian dilakukan pada bulan maret 2022 hingga bulan juli 2023 di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada pedagang bakso dan mie ayam yang mangkal di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur . Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan jumlah 17 butir pertanyaan pada variabel pengetahuan dan 18 butir pernyataan pada variabel perilaku. Metode statistika yang digunakan adalah metode nonparametrik, yaitu uji chi square dan korelasi spearman. Metode ini digunakan sebagai alternatif metode parametrik ketika beberapa asumsinya tidak terpenuhi. Hasil dari perhitungan uji chi square menunjukkan hasil 0,123, nilai tersebut > 0,05 maka tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kemasan makanan dengan perilaku penggunaan plastik untuk makanan panas, sedangkan pada pengujian korelasi spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi adalah 0,154, maka dapat diartikan bahwa antara pengetahuan kemasan makanan dengan perilaku penggunaan plastik untuk makanan panas memiliki hubungan yang sangat lemah. Hasil penelitian yang dilakukan pada 39 responden menunjukkan persentase pengetahuan tentang kemasan makanan yang cukup sebanyak 49% dan pada perilaku penggunaan kemasan plastik untuk makanan panas yang cukup sebanyak 77%. Diharapkan pedagang bakso dan mie ayam dapat meningkatkan pengetahuannya tentang kemasan plastik. Dapat menerapkan penggunaan kemasan plastik HDPE atau kemasan lain yang aman dan sesuai untuk bakso dan mie ayam.
Perbedaan Pendapatan, Pengetahuan Gizi Dan Perilaku Konsumsi Ikan Pada Masyarakat Kecamatan Cimanggis Depok Pada Saat Dan Pasca Pandemi Covid-19 Rizawati, Rizawati; Alsuhendra, Alsuhendra; Rusilanti, Rusilanti
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.471

Abstract

Ikan merupakan sumber protein hewani yang potensial karena mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh, disamping itu ikan diketahui memiliki banyak manfaat pada kandungan zat gizi yang berfungsi meningkatkan imunitas. Ironisnya konsumsi ikan di Indonesia cukup rendah dibandingkan fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan produksi ikan yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan, pengetahuan gizi, dan perilaku konsumsi ikan masyarakat di Kecamatan Cimanggis kota Depok pada saat dan pasca pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif dan komparatif sebagai teknik pengambilan data. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode analisis data sekunder. Adapun sampel pada penelitian ini adalah masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 di kecamatan Cimanggis Kota Depok dengan jumlah sampel sebanyak 25 responden. Data diambil berdasarkan penelitian Isfahani terkait aspek pengetahuan dan perilaku konsumsi ikan pada saat pandemi covid-19. Hasil penelitian dari 25 responden dengan analisis deskriptif terdapat perbedaan pendapatan namun tidak signifikan pada saat covid-19 dengan pasca covid-19. Selanjutnya tidak terdapat perbedaan pada pengetahuan gizi responden pada saat covid-19 dengan pasca pandemi covid-19 yang didapat melalui hasil uji paired sample t-test perhitungan thitung < ttabel dimana thitung yakni -0,358 dan ttabel 2,060 artinya H0 diterima dapat diartikan tidak terdapat perbedaan pengetahuan gizi saat covid-19 dengan pasca covid-19. Selanjutnya terdapat perbedaan perilaku mengonsumsi ikan pada saat covid-19 dengan pasca pandemi covid-19 diketahui dengan perhitungan thitung < ttabel dimana thitung yakni 2,186 dan ttabel 2,060 artinya H0 ditolak dapat diartikan terdapat perbedaan perilaku mengonsumsiikan pada saat covid-19 dengan pasca covid-19.
Hubungan Pengetahuan Makanan Halal Dengan Kesadaran Memilih Mie Instan Impor Oleh Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Salsabila, Sarah; Alsuhendra, Alsuhendra; Kandriasari , Annis
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.473

Abstract

Mie instan merupakan salah satu makanan yang sangat disukai oleh semua kalangan manusia. Saat ini, mie instan yang beredar di Indonesia tidak hanya dari lokal, melainkan banyak juga dari mancanegara yang kehalalannya dapat dipertanyakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan makanan halal dengan kesadaran memilih mie instan impor. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional. Adapun sampel dalam penelituan ini adalah mahasiswa aktif Universitas Negeri Jakarta yang berada pada tahun ajaran ke-4 hingga tahun ajaran ke-8 dan beragam Islam dengan jumlah sampel 100 responden yang diambil dengan propotionate stratified random sampling. Berdasarkan kriteria maka dihasilkan sampel dengan jumlah 100 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase dari 100 mahasiswa yang memiliki pengetahuan tinggi tentang makanan halal sebanyak 68%, sebanyak 69% mahasiswa memiliki tingkat kesadaran yang cukup. Sedangkan hasil uji korelasi menunjukan terdapat hubungan yang positif antara pengetahuan makanan halal dengan kesadaran memilih mie instan impor (rhitung = 0,986 > rtabel 0,197) dengan koefisien determinasi sebesar 97,2%. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan makanan halal dan kesadaran memilih mie instan impor.
Pelatihan Pembuatan Nori Rumput Laut Ikan (Noruka) di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat Alsuhendra, Alsuhendra; Ridawati, Ridawati
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i2.22057

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Muara Gembong memiliki mata pencarian sebagai nelayan dan petani tambak. Tingkat ekonomi masyarakat relatif rendah karena tidak menentunya pendapatan yang diperoleh dari kegiatan sebagai nelayan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk implementasi dari kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dalam rangka mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan PkM ini, masyarakat Desa Pantai Mekar dikenalkan dengan teknologi baru dalam pengolahan pangan berbasis hasil laut, yaitu nori rumput laut ikan (noruka), dan selanjutnya dilatih untuk dapat membuat produk olahan tersebut. Kegiatan dilakukan dalam bentuk diskusi interaktif dengan dukungan tayangan video. Pada kegiatan PkM ini dilakukan pengambilan data pengetahuan tentang produk noruka, baik sebelum maupun setelah kegiatan diskusi. Data yang diperoleh memperlihatkan bahwa skor pengetahuan masyarakat adalah 64,0 pada saat pre-test, tetapi nilai tersebut naik menjadi 90,7 pada saat post-test. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan skor pengetahuan masyarakat yang menjadi peserta kegiatan PkM ini dengan adanya diskusi dan penayangan video. Hasil evaluasi kegiatan memperlihatkan peserta puas dengan pelaksanaan kegiatan PkM ini, khususnya terkait dengan produk olahan yang dikembangkan. Bahkan, peserta berjanji untuk memproduksi noruka tersebut di rumah sebagai salah satu jenis produk yang dapat dikomersialkan.
Pengaruh Penggunaan Pengenyal Alami Glukomanan terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Kamaboko Ikan Lele Dumbo (Clarias garipenus) Dhian Priyan Raga; Alsuhendra Alsuhendra; Rusilanti Rusilanti
Student Research Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srjyappi.v2i4.1368

Abstract

Kamaboko is a processed fish product from Japan which is in gel form, is chewy and elastic (Ilma et al, 2019). Kamaboko itself is a dish made from fish that is specially processed to produce a chewy texture and delicious taste. The process of making kamaboko involves selecting high quality fish, grinding the fish meat, mixing it with certain additional ingredients, and cooking using the steam or steam method. African catfish is a type of freshwater fish that is widely cultivated by the community. Catfish is a source of animal protein that is affordable and has high nutritional content with a protein content of 18.7% (Djonu, Nursyam et al., 2022). Compared with the protein value of cod surimi, 100g of cod surimi produces 18g or around 18% protein. Meanwhile, 100g of haddock fish surimi contains 20g or around 18% protein. After carrying out these two test stages, the results of the organoleptic test on consumer acceptability were calculated through hypothesis testing using the Friedman test. If the results of the Friedman test state that it rejects H0, which means it accepts H1, then the Tuckey test calculation will continue to determine the best group from the three treatments. To test physical quality, use the ANOVA test. If the results of the anova test state that it rejects H0, which means it accepts H1, then it will continue with the Duncaan test calculation to determine the best group from the three treatments. The results of this research were obtained in two stages. The first stage was a validation test carried out on 5 expert panelists, namely lecturers from the Culinary Education Study Program and continued with the second stage, namely an organoleptic test on consumer acceptability carried out on 30 somewhat trained panelists who were Pend students. Jakarta State University Culinary Management.
Pertanian Perkotaan Dengan Teknologi Akuaponik Dan Hidroponik Di Kelurahan Galur Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih; Dampang, Damelya Patricksia; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i4.2802

Abstract

Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.           Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.  Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan
Co-Authors . RIDAWATI Adellia Utami Andini, Dinda Ari Fadiati Auliya Syukur, Sahla Azizah, Dinda Marifatul Barlin, Iksan Malik Budiaman Cucu Cahyana D Muchtadi D Sastradipradja Dahlia, Mutiara Dampang, Damelya Patricksia Devi Artanti, Guspri Dhia Qathrin Nada Dhian Priyan Raga Dina Amalia Dinda Ayu Nawangwulan Dinda Lestari Diyah Visianti, Harum Efrina Efrina, Efrina Fadiati, Ari Fadilah, Muhamad Gumilang, Aradea Guspri Devi Artanti Gustian Surya Lesmana Habibah, Nurul Fitri Hansa, Nayla Haryani, Aprita Hidayat, Ariij Nisriana Hidayat, Teddi Imaduddin Zamakhsyari Iskandarsyah, Chandra Muhammad Isyaqi, Tsaqif Kandriasari , Annis Kandriasari, Annis Lulu Amalia Octaviany Mahatan, Cecilia Angelica Mahdiyah Mahdiyah, Mahdiyah Mariani Mariani Mohammad Andi Abdillah Hakim Muhamad Fadilah Muhammad Indera Ramadani Munawaroh, Fauziyah Mutiara Dahlia Mutiara Dahlia Nabila Putri Pertiwi Nabilah, Zahrah Salwa Nafisah Shofiyana Nursyabani Nayla Hansa Nur Riska Nur Riska NURAINI, FITRIA Paramita Rohadi Paramitha Wirdani Ningsih Marlina Paramitha Wirdani Ningsih Marlina Prayoga Aji Pangestu Putri, Dhea Yuwono Qoyyima, Najmi Tsabita Rahmadani, Reza Nur Rahmasari, Fadia Rahmawati, Fatimah Raihan Anugerah Pratama Ramadani, Muhammad Indera Ramadhanti, Siti Fatimah Retno Agi Persada Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati, Ridawati Ridawati, Ridawati Rina Febriana Riyanto, Wisnu Rizawati, Rizawati Rizqi Yoman Pratama Rozana Muthi'ah Rubi Isfahani, Wita Rusdi, Vennaida Septriana Rusilanti Rusilanti Sachriani Sachriani Sachriani, Sachriani Sahla Auliya Syukur Salsabila, Sarah Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah Soetisna, Ari Fadiati Wira Subagja, Muhammad Jaya Syahputra, Muhammad Ilhan T Wresdiyati Utami, Adellia Wastira, Jarudin Wijaya, Muhammad Rasyid Wulan Dwi Rahmawati Yati Setiati Yati Setiati, Yati Yeni Yulianti Zahrah Salwa Nabilah