p-Index From 2021 - 2026
5.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Jurnal Manajemen Informatika Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Paramita: Historical Studies Journal Jurnal Akuntansi Multiparadigma KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Indonesian Journal of History Education Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal SOLMA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Jurnal Artefak Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal Mangifera Edu Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Budaya Etnika Visi Sosial Humaniora Accounting Accountability and Organization System (AAOS) Journal ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Ekonomi Regional Unimal Media Informasi HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Hexagon Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Sibernetika International Conference On Social Science Education Proceeding Lembaran Ilmu Kependidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Internalizing Multicultural Values through History Education: A Phenomenological Study at SMAS Tunas Markatin Jakarta Andi, Andi; Mulyana, Agus; Darmawan, Wawan; Winarti, Murdiyah
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v18i1.8319

Abstract

This study explores how students internalize multicultural values through history education in a diverse school context. Conducted at SMAS Tunas Markatin Jakarta, the research examines students’ understanding of tolerance, empathy, and cooperation within a learning environment that mirrors Indonesia’s plural society. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving 20 students and three history teachers. The findings show that students at SMAS Tunas Markatin Jakarta have begun to internalize multicultural values through daily interactions that reflect respect, cooperation, and empathy. Their tolerance is evident in behaviors such as honoring peers’ religious practices and collaborating across ethnic and religious lines. Acts of mutual support during moments of personal difficulty further illustrate emerging social empathy. However, students’ understanding of multiculturalism remains mostly behavioral and has not yet developed into deeper reflective awareness. The school’s heterogeneous composition provides authentic opportunities for cross-cultural engagement that strengthen the internalization of values. History lessons emphasizing national unity help reinforce students’ appreciation of Indonesia’s plural identity. However, reliance on memorization and teachers' limited ability to connect historical content with contemporary diversity issues constrain deeper learning. Additionally, the absence of inclusive learning materials and school practices that favor the majority continues to pose significant challenges.
Pelatihan Model Deep learning dengan Pendekatan Deep Teaching bagi Guru-Guru Sejarah di Kabupaten Subang Darmawan, Wawan; Yulianti, Iing; Pangestu, Dimas Aldi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21608

Abstract

Background: Perubahan pendekatan kurikulum kearah deep learning merubah model pembelajaran yang ada dikelas. Guru sejarah masih mengalami kesulitan dalam merancang dan melaksanakan model deep learning dan deep teaching. Guru sejarah juga masih memerlukan pelatihan dalam menentukan dan merancang model pembelajaran sejarah yang tepat guna berbasis deep learning dan deep teaching. Metode: pendekatan pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan persuasif dan edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan skema workshop dengan tahapan survei lapangan, focus group discussion, rencana workshop, pembagian tugas, penyampaian informasi, workshop, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif dan perhitungan skala likert. Hasil model deep learning dan pendekatan deep teaching pada pembelajaran sejarah menunjukkan hasil yang sangat positif bagi guru-guru sejarah karena memiliki persepsi yang kuat bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik secara mendalam dan aplikatif. Guru merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran melalui pendekatan ini, didukung oleh penggunaan teknologi yang semakin memadai dalam proses belajar mengajar. Guru juga memahami pentingnya refleksi bersama peserta didik sebagai bagian integral untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kesimpulan: Komitmen guru untuk mengimplementasikan prinsip deep learning dalam pengajaran sejarah sehari-hari menunjukkan kesiapan dan semangat. Mereka antusias dalam mengadopsi pembelajaran yang lebih mendalam, kontekstual, dan kolaboratif.