p-Index From 2021 - 2026
14.482
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Bidan Prada MEDISAINS Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal SOLMA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Media Ilmu Kesehatan Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Keperawatan Suaka Insan Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Mejuajua Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Journal of Health and Nutrition Research Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Indonesian Health Journal Journal of Scientific Research, Education, and Technology Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal of Community Health Development (JCHD) Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JPMB Parahita Java Nursing Journal Journal Of Health Innovation And Community Services Community Health Nursing Journal Innovation In Education Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Pedagogic Research - Applied Literacy Journal Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Science: Indonesian Journal of Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Persiapan Produksi ASI di Puskesmas Kembaran I Nur Fitriana, Salma; Haniyah, Siti; Wirakhmi, Ikit Netra
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/fd93tt96

Abstract

ASI merupakan salah satu makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh bayi. Bersamaan dengan membesarnya kehamilan, perkembangan dan persiapan untuk memberikan ASI makin tampak. Rendahnya pengetahuan ibu tentang pentingnya perawatan payudara selama hamil akan mempengaruhi produksi ASI dan perilaku pemberian ASI ekslusif pada bayi sejak lahir sampai usia bulan. Hal ini dibuktikan bahwa di Indonesia bayi yang mendapat ASI saja terbanyak pada bulan pertama kelahirannya yaitu 82,9%, pada usia 2 bulan 69,9%, dan pada usia 6 bulan yang diberikan ASI eksklusif hanya 34,3%.Perawatan payudara sebagai langkah awal untuk menjaga kebersihan agar payudara tetap sehat dan tidak terjadi infeksi. Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan pada tanggal 29 Mei 2024 di Puskesmas Kembaran I, Kabupaten Banyumas didapat ibu hamil 20 ibu hamil. Hasil presurvey tersebut juga menunjukan bahwa sebanyak 18 dari 20 ibu hamil belum mengetahui cara melakukan perawatan payudara dengan benar dan lengkap.
EDUKASI SENAM HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KEMBARAN II Tri Larasati, Hana; Haniyah, Siti; Netra Wirakhmi, Ikit
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i3.226

Abstract

Nyeri punggung bawah sangat sering dialami terhadap ibu hamil akibat perubahan hormon dan postur tubuh selama kehamilan, terutama pada trimester kedua serta ketiga, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri punggung bawah adalah senam hamil. Senam ini membantu meningkatkan elastisitas otot, memperbaiki postur tubuh, dan mengurangi rasa nyeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah senam hamil, mengukur pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi, serta meningkatkan keterampilan ibu hamil dalam melakukan senam hamil secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pengukuran nyeri sebelum dan sesudah senam, kuesioner pre dan post-test untuk mengukur pengetahuan, edukasi, demonstrasi senam hamil, serta evaluasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebelum senam, 13,04% responden mengalami nyeri sangat parah, sementara setelah senam, 43,48% responden tidak lagi merasakan nyeri. Sebelum edukasi, 73,91% responden memiliki pengetahuan yang rendah, namun setelah edukasi, angka tersebut berubah menjadi 73,91% yang memiliki pengetahuan baik. Evaluasi keterampilan mengungkapkan bahwa 78,26% ibu hamil dapat melakukan gerakan senam hamil dengan baik, meski 21,74% masih kesulitan dalam beberapa gerakan, terutama saat posisi terlentang. Dengan demikian, senam hamil dan edukasi terbukti efektif dalam menurunkan nyeri punggung, meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan ibu hamil dalam melakukan senam secara mandiri.
EDUKASI TUMBUH KEMBANG PADA ORANG TUA DAN DETEKSI DINI ANAK MENGGUNAKAN DDST II (DENVER DEVELOPMENT SCREENING TEST) DI PAUD TELAPAK KAKI IBU DESA KALIBAKAL Nida, Faridatun; Netra Wirakhmi, Ikit; Sekar Siwi, Adiratna
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i3.227

Abstract

Anak usia dini, khususnya pada masa keemasan (0-6 tahun), merupakan periode krusial yang menentukan perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Namun, tantangan seperti masalah gizi, stunting, serta keterlambatan perkembangan masih menjadi isu serius. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Denver Development Screening Test (DDST II) merupakan salah satu alat skrining yang digunakan untuk mengidentifikasi penyimpangan perkembangan pada anak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai tumbuh kembang anak serta melakukan deteksi dini menggunakan DDST II di PAUD Telapak Kaki Ibu Desa Kalibakal. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan, penyuluhan edukatif dengan media buku saku dan leaflet, post-test, serta pemeriksaan perkembangan anak menggunakan DDST II. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua secara signifikan, di mana sebelum edukasi, 65,38% responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan setelah edukasi, 84,62% responden memiliki pengetahuan yang baik, demikian terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 50%. Skrining awal menunjukkan 23,08% anak mengalami keterlambatan perkembangan terutama dalam aspek personal-sosial dan 76,92% normal. Setelah pemeriksaan ulang dua minggu kemudian, 100% anak mengalami peningkatan dan tidak lagi mengalami keterlambatan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kepada orang tua serta deteksi dini dengan DDST II berperan penting dalam mendukung perkembangan anak secara optimal
Effectiveness Of Structured Spiritual Care Models in Improving Psychological and Physiological Outcomes in Intensive Care Unit (ICU) Patients: A Systematic Review Wirakhmi, Ikit Netra; Purnawan, Iwan
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i1.385

Abstract

Despite their critical role in patient well-being, spiritual needs are often overlooked in intensive care settings. Addressing these needs through structured interventions may improve patients' psychological and physiological outcomes in Intensive Care Unit (ICU). This systematic review aims to identify and evaluate various spiritual care models implemented in ICU settings and their impact on patient outcomes. A systematic search was conducted across six databases (PubMed Central, ScienceDirect, Sage Journals, Cambridge Core, Cochrane Library, and ProQuest) for studies published up to 2023. Eligible studies met the following criteria: (i) experimental design, (ii) spiritual care interventions, and (iii) ICU implementation. The screening process was conducted in two phases: title and abstract screening, followed by full-text assessment, with methodological quality evaluation. A total of 6,975 articles were identified, and 11 studies involving 842 participants met the inclusion criteria. Three distinct spiritual care models were identified: Chaplain-led picture-guided spiritual care, HeartTouch Technique, and Islamic-based spiritual care. Chaplain-led picture-guided spiritual care was particularly effective in reducing anxiety, while Islamic-based spiritual care, particularly Quran recitation, demonstrated significant benefits in reducing stress and promoting emotional well-being. These interventions demonstrated significant benefits, including reductions in stress and anxiety (reported in 4/11 studies), improvements in well-being (3/11 studies), and decreased feelings of isolation (2/11 studies). No significant adverse effects were reported. Spiritual care interventions in ICU settings provide psychological and emotional benefits for patients, reducing anxiety, stress, and isolation.
Effect of combined lateral and supine positioning on oxygen saturation in ICU patients during the mechanical ventilator weaning process: A randomized controlled trial Purnawan, Iwan; Susetya, Putut Anggara; Hidayat, Arif Imam; Awaludin, Sidik; Alivian, Galih Noor; Chanshintop, Sawinee; Wirakhmi, Ikit Netra
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v13i1.2431

Abstract

Penerapan Kompres Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Hipertermi Di Ruang Wijaya Kusuma RSUD Kardinah Kota Tegal Riana, Maya Reza; Netra Wirakhmi, Ikit
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2645

Abstract

Hyperthermia can be defined as a condition of body temperature above normal as a result of an increase in the temperature control center in the hypothalamus. In children who have a fever, the temperature increase is mild, ranging from 37.5-38°C. The impact that can be caused if the fever is not treated is that it can cause brain damage, hyperpyrexia which will cause shock, epilepsy, mental retardation or learning disabilities. To overcome the problem of hyperthermia, several independent nursing actions can be carried out, one of which is the Tepid Water Sponge (TWS). This experiment aims to determine the effect of administering Tepid Water Sponge to patients with hyperthermia in the Wijaya Kusuma Room, Kardinah Tegal Hospital. This experiment was carried out with observations during 3 meetings and interventions for administering the Water Sponge Technique for 3 days on April 14-15, 2025. The results of the first experiment were that the patient's body temperature before being given Tepid Water Sponge was 39.8 Celsius, on the second day there was a decrease in body temperature to 38.2 Celsius, and on the third day the body temperature became 37.5 Celsius. In conclusion, Tepid Water Sponge therapy is effective in lowering body temperature in patients with hyperthermia in the Wijaya Kusuma Room, Kardinah Tegal Hospital.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SIKASUR KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Firliana, Eka Mitra Yuli; Wirakhmi, Ikit Netra; Haniyah, Siti
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i2.681

Abstract

Gizi yang tidak sesuia dengan ketentuan dokter dalam jangka waktu lama, terutama pada seribu hari pertama kehidupan (HPK), dapat menyebabkan kegagalan tumbuh kembang, kondisi yang dikenal sebagai stunting. Stunting merupakan masalah yang dapat menghambat upaya peningkatan kualitas dan efisiensi sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan stunting di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Sebanyak 30 ibu hamil berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan desain deskriptif dan metodologi cross-sectional. Total sampling merupakan metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Kami menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat. Hasil penelitian ini bahwa 22 (73,3% ) ibu hamil  memiliki pengetahuan yang baik tentang cara mencegah stunting, dan 28 (93,3%) ibu hamil tersebut sebagian besar memiliki sikap positif terhadap topik tersebut. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ibu hamil di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang secara umum memiliki sikap dan pengetahuan yang positif.
Studi Kasus Pada Ny. L Dengan Gagal Ginjal Kronik Melalui Terapi Menghisap Es Batu Untuk Membatu Mengurangi Rasa Haus Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Adinda Yulia Putri; Ikit Netra Wirakhmi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.438

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD) adalah kondisi di mana fungsi dan struktur ginjal abnormal lebih dari tiga bulan, menyebabkan gangguan metabolisme, keseimbangan cairan, elektrolit, dan peningkatan ureum. Pasien GGK sering menjalani hemodialisis dan pembatasan cairan, yang memicu mulut kering dan rasa haus. Mengonsumsi es batu diusulkan sebagai cara mengurangi haus, karena memberikan efek segar, dingin, dan mensinyalkan ke otak bahwa kebutuhan cairan terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi menghisap es batu dalam menurunkan rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu studi mendalam pada satu individu (objek tunggal) dalam jangka waktu tertentu secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Intensitas haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dengan rentang skala 0-10. Hasil setelah diberikan terapi menghisap es batu, intensitas haus pasien mengalami penurunan signifikan. Skala haus pasien yang semula 8 (haus berat) menurun menjadi 4 (haus ringan). Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa terapi menghisap es batu efektif dalam mengurangi rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang membatasi asupan cairan. Pendekatan sederhana ini dapat menjadi intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan kenyamanan pasien Gagal Ginjal Kronik.
Studi Kasus Penerapan Terapi Water Tepid Sponge Dalam Mengatasi Hipertermia Pada Pasien Dengeu Hemoragic Fever (DHF) Mutiara Permata Bunda; Ikit Netra Wirakhmi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.447

Abstract

Dengue Hemoragic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di wilayah tropis. Salah satu gejala utama DHF adalah demam tinggi atau hipertermia, yang dapat memicu komplikasi bila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi nonfarmakologi berupa teknik Water tepid sponge dalam mengatasi hipertermia dan nyeri akut pada pasien anak dengan DHF. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Penelitian dilakukan selama 3 hari pada satu pasien anak laki-laki usia 3 tahun di RSUD Kardinah Tegal. Intervensi dilakukan sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dengan fokus utama pada manajemen hipertermia dan nyeri akut. Hasil menunjukkan terjadi penurunan suhu tubuh dari 39,1°C menjadi 36,2°C serta penurunan keluhan nyeri secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan seluruh indikator hasil berada pada skala maksimal (skala 5), menandakan bahwa masalah keperawatan hipertermia dan nyeri akut telah teratasi. Terapi Tepid Water Sponge terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologi pada pasien anak dengan DHF.
Hubungan Kejadian Karies Gigi Dengan Status Gizi Pada Anak Di MI 1 Brakas Nabila Fitria Wulandari; Ikit Netra Wirakhmi; Adiratna Sekar Siwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.469

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak. Mengkonsumsi makanan kariogenik berlebih dapat meningkatkan risiko karies gigi. Anak yang mengalami karies gigi dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan rasa sakit saat mengunyah, sehingga anak akan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi dan terjadi penurunan nafsu makan, hal tersebut akan berpengaruh terhadap asupan zat gizi dan status gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian karies gigi status gizi pada anak usia sekolah di MI 1 Brakas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi atau korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 32 anak usia 6-11 tahun yang diambil dari MI 1 Brakas. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan karies gigi yang diukur dengan observasi secara langsung kondisi gigi anak menggunakan lembar Indeks (DMF-T dan def-t) dan untuk status gizi diukur dengan menggunakan (Z-Score) dengan cara pemeriksaan tinggi badan dan berat badan anak. Hasil uji statistic Spearman Rho menunjukan bahwa P-Value= 0,460 dan P-Value= 0,717 dengan a =0,05 maka artinya tidak berkorelasi atau tidak ada hubungan yang signifikan antara karies gigi dengan status gizi, diperoleh angka coefficient correlation sebesar 0,135 dan 0,067 yang artinya tingkat kekuatan korelasi/hubungannya adalah hubungan sangat lemah.
Co-Authors Adha, Dwi Riani Adinda Yulia Putri Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti Alivian, Galih Noor Amalia Dwi Feviana Ameliya Yunita Amin Susanto Amin Susanto Andini, Amelia Anik Hardiyanti Anindita Gani Utami Annisha Febiyani Apriliyani , Ita Apriliyani, Ita Arif Imam Hidayat Arif Nur Hidayanto Arni Nur Rahmawati Asraf Nanda Priyanto Atun Raudotul Ma’rifah Aziz, Salva Nurdianti Azizah Diah Safitri Azizy, Agil Wafi Bagus Tyas Anggoro Bambang Sumantri, R Bagus Bambang Yuli Krisnanto Berlina Trisni Fara Utama Bunda, Mutiara Permata Cahyaningrum, Etika Dewi Chanshintop, Sawinee Christine Dyah Depi Anggara Desi Purwasih Desy Rahayu Diah Tri Anggraini Dina Rosmala Silviani Dini Ristya Lestari Dwi Agus Yulianto Dwi Novitasari DWI RIANI ADHA Edi Sulistianto Eka Widiastuti Eka Yuliana Eman Sutrisna Endah Wulan Ramadhani ERINA Ina Rina Erni Rokhani Estri Wulansari Faisal Nur Ramdhani Farida Ismawati, Aida Febiyani, Annisha Feti Fajri Khayatul Mei Firliana, Eka Mitra Yuli Fitri Nur Chasanah Guguh Desy Febriyanti Haniif Jaka Pradipta Hanum, Fauziah Heliyana HR, Okto Hidayah Hidayah Hikmanti, Arlyana IASA, ARUM ANINDIKA Imam Wakhyono Indra Juniardi Indri Dwi Aristiani Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Intan Kusumawardhani Iwan Purnawan Jerau, Emiliani Elsi Kartikasari B Khasanah, Ratna Uswatun Khomalasari, Intan Dwi Krisnanto, Bambang Yuli Kurniawan, Wasis Eko Kusuma, Agus Kurniadi Hananta Laili Muhanifah Lestari, Meli Mugi Lutviah Silviati Ma'rifah, Atun Roudotuk Made Suandika Maolinda, Yunia Mariah Ulfah Mariah Ulfah Martyarini Budi Maya Safitri Maya Safitri Melinda, Rahma Milina Setianingsih Muhanifah, Laili Murniati Murniati Musyaffa, Almas Mutiara Permata Bunda Nabila Fitria Wulandari Natikoh, Natikoh Nazar, Saiful Neviami, Jeni Nida, Faridatun Ningrum, Ema Wahyu Noor Yunida Noor Yunida Triana Noor Yunida Triana Novianasari, Eka Nuniek Ina Ratnaningtyas Nur Fitriana, Salma Nuraini Habibah Nuretha, Anti Alya Ocha Rajabia Rahmah Pepi Puspasari Pramesti Dewi Prananingrum, Gesty Pungki, Diaz Vinalia Purimahua, Christin J. Putrie, Azzahra Rahmawati, Chintya Reni Dwi Setyaningsih Restu Pujianto Riana, Maya Reza Rina, ERINA Ina Ririn Isma Sundari Ririn Isma Sundari Rohmah, Afifa Tur Roro Lintang Suryani Roudhatul Khasanah, Laely Alfiani Safitri, Ganes Indah Saiful Nazar Salsabila, Hima Setya saraswati, esti Sari, Ameliya Sekar Siwi, Adiratna Sidik Awaludin Siti Haniyah Siti Nurkhasanah Sri Lestari SRI RAHAYU Suci Khasanah Surtiningsih Surtiningsih Susanto, Amin Susetya, Putut Anggara Susilo Rini Susilo Rudatin Swasti Jamalina Tarafiar Choerunisa Tastrya Nur Yunita Tatang Kurniawan Setia Aji Tika Mutiyani Tin Utami Tin Utami Tophan Heri Wibowo Tri Larasati, Hana Tri Sumarni Tri Sumarni Triana, Noor Yunida Tulus, Ilyas Suberkah Umu Hani Utami, Tin Uun Octaviani wahyuni, maudy tri Wardani, Husnanisa Kusuma Wasis Eko Kurniawan Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Wilis Sukmaningtyas Willy Pramudya willy pramudya Yuli Dwi Hartanto Yunida Triana, Noor Zaeni Nur Khozin Zaky Ariyanto, Hafizh Zulfa Amalia Winaz