Claim Missing Document
Check
Articles

Model Home Industri Seni : Studi Hasil Pelatihan Pembuatan Busana Tari Dalam Membantu Kemandirian Ekonomi Keluarga Dewi Karyati; Agus Budiman; Heny Rohayani; Ayo - Sunaryo
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 3, No 2 (2020): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) December
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.613 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v3i2.395

Abstract

The development of the creative home industry in the art sector in Indonesia shows promising growth for those who do it. In its development, many art home industries have grown and developed in the community that have been able to show their independence in supporting the nation's economy. Home Art industries that are currently developing in society include: traditional crafts, traditional musical instrument craftsmen, fashion and dance accessories craftsmen, and so on. The purpose of this study was to determine the model of the art home industry through training programs for making clothes and traditional dance accessories in an effort to empower the potential of housewives as the main actors to help support the family's economic independence. The concept of the art home industry is one of the approaches to the creative industry program in the arts developed by the government. The creative industry is an economic concept in the new era that intensifies information and creativity by relying on ideas and stock of knowledge from human resources (HR) as the main production factors. This training program is carried out in three stages of activity, namely the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. Training activity data were obtained from unstructured interviews, observation and activity evaluation questionnaires to measure the accuracy of the training program. The data were analyzed based on a qualitative approach. The results showed that there is a strategic role of dance clothing training activities in an effort to develop the art home industry to empower the potential of housewives in strengthening the resilience of family economic independence.
Pelatihan Pemanfaatan Mobile Aplikasi Edmodo Pada Guru Seni Budaya Heny Rohayani; Agus Budiman; Trianti Nugraheni
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 2 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1273.508 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i2.775

Abstract

The purpose of this study was to determine the results of online learning training for art teachers in Pandeglang-Banten through Edmodo Mobile-Application to be applied in art learning in schools. This qualitative study used a research sample of 40 training participants with a purposive sampling technique. The research data were obtained from the results of questionnaires and observations. The results showed that the mobile-application edomodo is one of the applications that can be accessed via smartphones or other technological devices such as laptops and computers, which can be used as a forum or means of art learning by both teachers and students through several features that can be used as access to learning media taught by students and teachers. The results of this training are able to improve the pedagogical ability and professionalism of teachers in implementing technology-based art learning. The conclusion of this study is that the skills of teachers in using technology in art learning in the industrial era 4.0 need to be improved as an effort to adapt to various technological and information developments that must be utilized in art education.
Model Pelatihan Tari: Penguatan Kompetensi Pedagogik & Profesionalisme Guru Agus Budiman; Ria Sabaria; Purnomo Purnomo
PANGGUNG Vol 30, No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.26 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1370

Abstract

penting. Keberadaannya memiliki peran sentral dalam mewujudkan suatu kualitas mutupendidikan, termasuk dalam penyelenggaran pendidikan seni tari di sekolah dasar. Tujuanpenulisan ini adalah ingin memberikan data dan informasi mengenai kegiatan pelatihantari pada guru-guru seni budaya yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya dalammengembangkan kemampuan pedagogik dan profesionalisme guru Seni Budaya. Penelitianini menerapkan metode pengumpulan data kuantitatif deskriptif dengan menyebarkanangket kepada 170 responden. Metode pelatihan tari yang dikembangkan dalam kegiatan inimenggunakan konsep model pelatihan empat langkah dari Crone Hunter dengan melaluitahapan pembentukan kelompok/peserta pelatihan, identifikasi kebutuhan belajar, penentuankurikulum atau program pelatihan, dan mengevaluasi pelaksanaan dari hasil pelatihan. Hasilkegiatan pelatihan ini menunjukan adanya peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensiprofesional, melalui hasil pengukuran evaluasi kegiatan yang disebarkan melalui instrumenangket evaluasi pelaksanaan pelatihan.Kata Kunci: Model Pelatihan, Tari, Kompetensi Pedagogik, Profesionalisme Guru
Meningkatkan Kecerdasan Intrapersonal Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Solving: Studi Eksperimen Dalam Pembelajaran Seni Tari Ace Iwan Suryawan; Devita Juniawan; Heni Komalasari; Agus Budiman
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.28690

Abstract

Tujuan pada penulisan artikel ini untuk memaparkan model pembelajaran problem solving melalui daring terhadap kecerdasan intrapersonal siswa menengah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan one grup prestest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan test performasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa model problem solving pada pembelajaran daring di kelas VII E SMPN 2 Cimahi berpengaruh terhadap kecerdasan intrapersonal siswa, hal ini dapat dilihat dari nilai angket pretest dan postest yang terdapat nilai kenaikan yang signifikan melalui uji paired sampel t-test yang menunjukan nilai sig (2-tailed) bernilai 0,000 < 0,05 artinya “Ha diterima dan Ho ditolak”, maka dapat disimpulkan baha melalui model problem solving pada pembelajaran tari secara daring dapat meningkatkan kecerdasan intrapersonal siswa. Penelitian diharapkan dapat berimplikasi  sebagai sumber referensi model pembelajaran problem solving secara daring untuk meningkatkan kecerdasan intrapersonal.
Rekreasi, Hiburan, Belajar: Studi Kegiatan Wisata Seni dan Budaya di Saung Angklung Udjo Trianti Nugraheni; Agus Budiman; Dewi Rachmawati
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 3, No 2 (2020): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) December
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.657 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v3i2.396

Abstract

Saung Angklung Udjo in West Java is one of the destinations for the arts and cultural tourism program founded by Mang Udjo Ngalagena. The concept of preservation, development and education of arts and culture is one of the program visions developed at Saung Angklung Ujdo. The purpose of this study was to obtain clear data and information related to the management system of the Saung Angklung Ujdo art and culture studio regarding how to plan, implement and program the marketing system implemented in Saung Angklung Ujdo, West Java. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The research data were obtained from structured interviews with the head of the studio management, field actors (performing artists) and several employees at Saung Angklung Udjo. Apart from the results of interviews, research data were obtained through the process of observation activities regarding the implementation of arts and cultural program activities at Saung Angklung Ujdo. The results showed that conceptually the arts and culture tourism program activities at Saung Angklung Udjo had a vision of activities in preservation, development and education. This is shown in the program objectives, activity materials, objectives and marketing strategies that have been developed to be more directed at organizing cultural and artistic tourism which has the principles of recreation, entertainment and learning.
Model Wisata Pendidikan Seni Tari Berbasis Literasi Website frahma sekarningsih; agus budiman; Heny Rohayani
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2843.134 KB)

Abstract

Perkembangan informasi dan teknologi saat ini sudah berkembang semakin maju dan modern. Keberadaannya sudah dimanfaatkan dalam dunia pendidikan sebagai sumber literasi berbasis teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengembangkan website tari sebagai model wisata pendidikan seni tari dalam pembelajaran seni tari berbasis teknologi digital. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sumber bahan ajar khususnya dalam pembelajaran seni tari. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian berbasis desain (DBR). Data diperoleh dari hasil studi literature dan studi dokumentasi dalam proses pengembangan website tari untuk kebutuhan sumber literasi dalam pembelajaran seni tari. Proses pengembangan website ini melibatkan expert di bidang IT untuk memberikan masukan dan saran terhadap kualitas website yang dikembangkan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa desain website tari yang dikembangkan menggunakan program WIX.com dengan materi yang dikembangkan karya-karya tari baik tari tradisional dan tari kreasi daerah setempat, modern serta mancanegara. Website ini menjadi literasi digital teknologi yang dimanfaatkan mahasiswa dalam memperoleh informasi tambahan terkait dengan materi perkuliahan. Kesimpulan penelitian yang dilakukan adalah pengembanan inovasi literasi berbasis website perlu dikembangkan lebih banyak lagi untuk memberikan alternative sumber materi pengetahuan yang diperlukan dalam setiap pembelajaran seni khsusunya dalam pembelajaran tari di sekolah dan di perguruan tinggi.
DODOGERAN DANCE LEARNING Dhea Muthia; Heny Rohayani; Agus Budiman
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 2, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.8 KB)

Abstract

This research is about learning planning, the learning process and the evaluation of learning the Dodogeran Dance which has agile, cheerful, and funny movements, so that this dance can be performed in general by participants studying SD-SMA at the Sinar Seli Asih Studio, Bekasi City. The purpose of writing this article is to describe how to plan the learning of Dodogeran Dance at the Sinar Seli Asih Studio, to describe the learning process of Dodogeran Dance at the Sinar Seli Asih Studio, and to describe the evaluation of learning the Sinar Seli Asih Dodogeran Dance in Bekasi City. This qualitative research uses descriptive analysis method.The participants in this study were Eem Biliyanti as the creator and trainer of the Dodogeran Dance, Sukarsa as the leader of the Sinar Seli Asih Studio and the participants in the study of the Sinar Seli Asih Studio.The technique used in data collection is observation, interview, documentation, and literature study. The learning process for the Dodogeran dance material is approximately six months, after which a studio evaluation is held every six months. The learning methods used in the Sinar Seli Asih Studio are lecture, demonstration, imitative (imitation), and drill (practice) methods. The trainer provides an explanation of the material to be delivered orally, after that provides the basic techniques, participants learn to imitate the movements made by the trainer, then participants learn to do exercises continuously. The results of the research obtained in learning the Dodogeran dance are learning plans at the Sinar Seli Asih Studio, which are not written as in the case of lesson plans
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TUNAGRAHITA DALAM PEMBELAJARAN TARI MELALUI MODEL MNEMONIK Heni Komalasari; leedsya Savitri; Agus Budiman
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.757 KB)

Abstract

Pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus memang sudah banyak dibicarakan oleh banyak kalangan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus masih sangat jarang sesuai dengan kebutuhkan dan kemampuan yang dimiliki siswa tersebut, maka dengan begitu tujuan adanya penelitian ini untuk melihat apakah adanya peningkatan pada kemampuan kognitif anak tunagrahita pada pembelajaran tari yang akan dilakukan dengan model mnemonik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ekperimen semu (Quasi Experimental). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, test dan studi dokumentasi, penelitian ini dilakukan oleh dua siswa tunagrahita. Hasil penelitian ini menunjukan bawah proses pembelajaran tari yang dilakukan di SLB Negeri 01 Jakarta dengan menggunakan model mnemonik mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak tungarahita, peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil test awal dan test akhir yang dilakukan secara daring, dan hasil nilai siswa tersebut mengalami kenaikan nilai pada kemampuan kognitifnya melalui pembelajaran tari menggunakan model mnemonik.
Desain Multimedia Pembelajaran Tari Rakyat Berbasis Android Sebagai Self Directed Learning Mahasiswa Dalam Perkuliahan Heni Komalasari; Agus Budiman; Juju Masunah; Ayo Sunaryo
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 36 No 1 (2021): Februari
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v36i1.1260

Abstract

Pendekatan sumber belajar konvensional saat ini lambat laun mulai beralih atau bertransformasi menuju pendekatan sumber belajar digitalisasi. Tujuan penelitian ini ingin mengembangkan protipe pembelajaran tari rakyat berbasis android yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai pendekatan pembelajaran self directed learning pada perkuliahan tari rakyat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Data penelitian diperoleh dari hasil studi dokumentasi dan studi literatur. Analisis data disajikan secara kualitatif untuk mendeskripsikan secara detail mengenai langkah-langkah proses penyusunan prototipe multimedia pembelajaran tari rakyat berbasis android. Temuan menunjukan bahwa protipe sumber belajar multimedia tari rakyat berbasis android yang dikembangkan memiliki karakteristik dalam mendorong mahasiswa untuk dapat melakukan belajar secara mandiri tanpa harus dibimbing dan dilatih langsung oleh dosen di dalam jam perkuliahan. Model media yang dikembangkan menyajikan beberapa menu pilihan belajar yang dapat diakses oleh mahasiswa melalui berbagai perangkat teknologi seperti komputer, laptop, seluler, dan lain sejenisnya.
Pantun Pajajaran Bogor Dalam Upacara Adat Bakti Purnamasari: Kajian Nilai-nilai Teladan Sosial Etnis Sunda Tati Narawati; Rivaldi Indra Hapidzin; Ayo Sunaryo; Agus Budiman
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 36 No 3 (2021): September
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v36i3.1280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai keteladanan social dalam pantun Pajajaran Bogor yang terdapat pada potensi adat dan budaya Sunda yang berada di kota Sukabumi dalam Upacara adat malam bakti Purnamasari. Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap sebuah Kabuyutan yang tetap menjaga dan melestarikan nilai religiusitas upacara adat masyarakat Sunda, berbeda dengan upacara adat lainnya upacara Purnamasari ini masih tetap menjaga fungsi ritual tanpa adanya pergeseran fungsi ke dalam hiburan ataupun pertunjukan upaya mengungkap sejumlah jawaban masalah penelitan digunakan pendekatan disiplin ilmu etnografi dan performance studies untuk mengkaji teks dan konteks yang terdapat dalam upacara adat malam bakti Purnamasari. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa upacara adat malam Purnasari yang dilaksanakan oleh masayarakat Sukabumi memiliki nilai-nilai keteladanan sosial. Hasil penelitian ini memberikan sebuah kesimpulan tentang nilai keteladan sosial dalam Pantun Pajajaran Bogor dijadikan pijakan pelaksanaan para pelaku dalam kegiatan upacara adat malam bakti Purnamasari yang diterapkan oleh sebagai invividu masyarakat sekitar dalam kehidupan sehari-hari.