Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Sertifikasi Halal dalam Upaya Peningkatan Kepuasan Pelanggan Sebagai Bagian dari Scale-Up Business Bagi UMKM Rachma Rizqina Mardhotillah; Endah Budi Permana Putri; Denis Fidita Karya; Riyan Sisiawan Putra; Hidayatul Khusnah; Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain; Pance Mariati
Jurnal Surya Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.4.2.2022.238-246

Abstract

MSME actors have limited knowledge in applying for halal certification so that it becomes an obstacle in implementing halal product guarantees in Indonesia. Whereas the halal logo on the packaging has an impact on purchasing decisions and consumer satisfaction. Community service aims to provide training on the importance of halal certification as an effort to increase customer satisfaction for MSME actors. The target of the activity is 26 MSMEs in Surabaya. The method used is lectures and questions and answers followed by distributing knowledge questionnaires about halal certification and consumer satisfaction as material for evaluating activities. Furthermore, the data were analyzed using the Paired Sample Test. The results of the analysis showed that there was a significant increase in knowledge (p-value 0.000). This is indicated by the average knowledge score before training from 3.81 to 6.50 after being given training. Furthermore, MSME actors expect there are activities to assist in the registration of halal certification.
Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Saintifik bagi Warga Kecamatan Wonokromo Surabaya Devyana Dyah Wulandari; Hotimah Masdan Salim; Andreas Putro Ragil Santoso; Endah Budi Permana Putri
Jurnal Surya Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.4.1.2021.104-111

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease caused by the pancreas not being able to produce enough insulin so that glucose levels in the blood cannot be controlled. Symptoms of this disease are characterized by polyuria, polydipsia, polyphagia and elevated blood glucose levels. Diabetes mellitus is a non-communicable disease that ranks 7th in the world's cause of death and Indonesia is a country with diabetes which is ranked 4th in the world. Prevention and treatment of diabetes mellitus patients can be done through various efforts, one of which is traditional herbal medicine. Therefore, the community development team held a training event for preparation scientific herbs in the context of preventing diabetes mellitus for residents of Wonokromo Surabaya. The results showed that there was an increase in public understanding about the dangers of diabetes mellitus with an increase in the average value from 45% to 90% and an increase in skills in preparation scientific herbal medicine from 40% to 95%. So it can be concluded that this activity brings very good benefits for the residents of Wonokromo Surabaya.
EFEK ANTIOKSIDAN EKTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP MAKROFAG ALVEOLAR TIKUS YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Novera Herdiani; Endah Budi Permana Putri
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.084 KB)

Abstract

Asap rokok mengandung radikal bebas yang membahayakan tubuh. Apabila radikal bebas terlalu banyak maka antioksidan tidak mampu mengatasinya. Buah naga merah merupakan sumber antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aktivitas antioksidan ekstrak buah naga merah dan makrofag alveolar tikus dipapar asap rokok. Total sampel 24 tikus jantan dan dibagi 4 kelompok: kontrol negatif, positif, perlakuan ekstrak buah naga merah dosis 7,2 g/200 g BB, dan 10,8 g/200 g BB. Kontrol negatif hanya diberi pakan standar. Kontrol positif diberi pakan standar dan dipapar 2 rokok/hari. Kelompok perlakuan diberi pakan standar dan ekstrak buah naga merah di pagi hari dan setelah itu dipapar 2 rokok. Penelitian dilakukan selama 21 hari. Antioksidan ekstrak buah naga merah diuji dengan metode DPPH dan paru tikus diamati dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) untuk menentukan makrofag alveolar. Makrofag alveolar dianalisis One Way ANOVA dan uji HSD. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak mengandung 16181 ppm antioksidan. Makrofag alveolar kontrol positif berbeda nyata dengan semua perlakuan lainnya. Pemberian ekstrak dapat menangkal radikal bebas dan mencegah peningkatan jumlah makrofag alveolar pada tikus dipapar asap rokok.
PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA DENGAN MELAKUKAN PELATIHAN PEMBUATAN YOGURT PADA GURU SD AL-ISLAH SURABAYA Endah Budi Permana Putri; Rachma Rizqina Mardhotillah; Heni Agustina; Marselli Widya Lestari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.719 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3394

Abstract

Knowledge related to entrepreneurship very necessary in pandemic conditions, where various sectors experience financial problems due decreased or loss of income sources. The way to solve problem is training entrepreneurship. This entrepreneurship training is one of the solutions that can be offered to realize this. Therefore, it is necessary to have other sources of income not only by hanging income from the main job, it is expected that teachers can have insight and entrepreneurial ability. One form of business that can be done from home is selling yogurt. Yogurt is a functional food that is rich in antioxidants, so it can increase the body's immunity if consumed regularly. The implementation community service is in the form of training to partners related to nutritional content, the benefits of consuming yogurt, how to make yogurt, packaging and marketing so that in future it is expected to be alternative entrepreneurship for Al-Islah Elementary School Teachers in Surabaya. The target outputs of this program are national journals/ proceedings, videos published activities, news of activities published in online/offline mass media and reports on improving skills and knowledge related to yogurt and its business opportunities
GAMBARAN PENYEBAB KELUARGA BERISIKO STUNTING DI KABUPATEN BOJONEGORO: Overview of the Causes of Families at Risk for Stunting in Bojonegoro District Endah Budi Permana Putri; Faradila Putri Namira; Achmad Syafiuddin
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.13-21

Abstract

The high stunting rate in Indonesia encourages the Government to make efforts to accelerate stunting reduction. One of the efforts is by assisting universities to the local government in Bojonegoro District. The purpose of this activity is to find out the factors that cause families to be at risk of stunting in Bojonegoro District. The research method used is analytic observational with a cross-sectional design. The data source for this research is secondary data in the form of PK21 Bojonegoro Regency obtained from the East Java BKKBN. The statistical analysis used was the Paired Sample T Test with α = 0.05. The results show that the type of house floor used is ceramic/granite/marble, the most used drinking water source is bottled/refill water and the most used defecation facility is a septic tank. But behind it all, there are still families who have not used a good type of floor, healthy drinking water sources and standardized defecation facilities. The conclusion of this research is that there are still families at risk of stunting in Bojonegoro District based on the parameters of the widest house floor type, drinking water sources and defecation facilities. This research is expected to contribute to the acceleration of stunting reduction in Bojonegoro District.
The The Role of Family Companions in Reducing Stunting: PERAN PENDAMPING KELUARGA DALAM MENURUNKAN STUNTING Uliyatul Laili; Endah Budi Permana Putri; Lailatul Khusnul Rizki
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.120-126

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalah gizi yang terjadi di Inodnesia, dan ditandai dengan tubuh pendek. Anak dengan stunting akan lebih rentan terhadap penyakit. Sehingga penanganan masalah Stunting dapat dimulai sejak persiapan sebelum kehamilan yaitu pada remaja, calon pengantin, dilanjutkan pada ibu hamil, ibu menyusui dan balita melalui tim pendamping keluarga. Pelaksanaan pendampingan keluarga dilakukan dengan membentuk tim pendamping keluarga yang nantinya akan melakukan penyuluhan, fasilitas pelayanan rujukan, fasilitas bantuan sosial bagi keluarga berisiko Stunting serta surveilans terhadap kelompok sasaran di tingkat desa/kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran pendamping keluarga dalam menurunkan stunting di Kecamatan Porong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pendamping keluarga di Wilayah Puskesmas Porong. Pengambilan sampel dilakukan dengan samtotal sampling sebanyak 66 pendamping keluarga di Wilayah Puskesmas Porong yang terdiri dari 7 Kelurahan/ desa. Pengambilan data dilakukan secara observasi dan wawancara selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 desa yang terdapat di wilayah Puskesmas Porong, Kecamatan Porong, semuanya telah terbentuk tim pendamping keluarga untuk menurunkan stunting. Prosentase stunting di Kecamatan Porong pada tahun 2020 sebesar 10,80%, sedangkan pada tahun 2021 prosentase stunting sebesar 10%. Pengetahuan tim pendamping keluarga terhadap peran dan tugasnya sudah cukup baik yaitu yang tahu akan tugasnya sebesar 52 responden dan yang tahu tentang tugasnya sebesar 62 responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Prosentase Stunting di Kecamatan Porong pada tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Peran pendamping keluarga dapat menurunkan prosentase Stunting di Kecamatan Porong.
Edukasi Bahan Makanan Untuk Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Ibu – Ibu PKK RT 05 RW 09, Surabaya Rizki Nurmalya Kardina; Farah Nuriannisa; Fildzah Karunia Putri; Endah Budi Permana Putri; Mia Puspitasari; Rifda Alfiyanti; Nyolanda Ramadany
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.168 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.777

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit kronik progresif yang akan ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat penurunan fungsi sekresi atau penurunan fungsi sekresi insulin yang menjadi penyebab resistensi insulin. Pemberian antioksidan merupakan usaha menghambat produksi radikal bebas intraseluler atau meningkatkan kemampuan enzim pertahanan terhadap radikal bebas guna mencegah munculnya stres oksidatif dan komplikasi vaskuler terkait diabetes. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahan makanan untuk pencegahan diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi bahan makanan diberikan melalui media poster dengan pemaparan materi dan booklet, pengukuran kadar glukosa darah. Hasil yang didapatkan dari pengabdian kepada masyarakat adalah dari 20 responden yang memiliki kadar glukosa darah > 200 mg/dl sebanyak 3 (15%) responden dan < 200 mg/dl sebanyak 17 (85%) responden. Pada penelitian sebelumnya antioksidan memiliki manfaat dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada penderita diabetes. Berdasarkan hasil rata rata nilai pretest didapatkan hasil 26,5 dan hasil rata rata nilai posttest 91,9. Terjadi peningkatan hasil dan edukasi bahan makanan yang dapat mencegah diabetes mellitus. Pendidikan gizi adalah kegiatan dalam bidang kesehatan untuk membantu suatu masyarakat baik individu maupun kelompok yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka menuju masyarakat yang sehat dan bergizi. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terdapat 17 responden memiliki kadar glukosa dibawah normal dan terjadi peningkatan kemampuan responden yang terlihat dari hasil posttest yang telah diberikan kepada responden
Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren(POSKESTREN) Sebagai Inisiatif Kesehatan Berbasis Masyarakat Di Pondok Pesantren Darussalam Al Faisholiyah Madura dr. Marselli Widya Lestari; Dr. Wiwik Winarningsih, dr., MARS; Muhammad Fifin Kombih; Diva Indah Salsabila; Ridholloh Laili; Siti Muifa; Mauladatul Choir; Friska Febrian Damayanti; Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti; Atik Qurrita A’Yunin; Endah Budi Permana Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.872 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1002

Abstract

Pondok pesantren sebagai tempat menuntut ilmu agama Islam diharapkan turut berkontribusi dalam mendukung program kesehatan, sebagaimana salah satu semboyan dalam Islam bahwa kebersihan meruapakan sebagian dari iman. Kondisi kesehatan di pondok pesantren pada umumnya masih memerlukan perhatian khususnya meliputi tiga aspek, yaitu akses pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat serta kesehatan lingkungan.Sehingga perlu adanya pembinaan serta pemberdayaan masyarakat di pondok pesantren melalui sosialisasi poskestren. Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan/ruang serbaguna Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Madura dengan mengundang beberapa perwakilan santri yang dibatasi sebanyak 50 santri. Namun untuk pemateri dilakukan secara hybrid menggunakan aplikasi zoom. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan sekaligus tolak ukur atau bahan evaluasi terhadap pemahaman peserta. Data diolah secara statistik untuk mengetahui frekuensi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya sosialisasi. Terdapat 48 responden (96.0%) sudah mengetahui tentang POSKESTREN, dan hanya ada 2 responden (4.0%) yang menjawab tidak tahu. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama, sehingga harapannya materi yang disampaikan bisa dapat diterima dengan baik. Sosialisasi POSKESTREN berdampak positif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan santri yang signifikan terhadap POSKESTREN hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil post test yang dilakukan setelah diadakannya sosialisasi. Dengan adanya peningkatan pengetahuan santri dan santri wati ini diharapakkan kedepannya para santri maupun santri wati dapat berperan untuk menjaga kondisi kesehatan lingkungan pondok pesantren. Salah satu cara untuk berperan dalam menjaga kondisi Kesehatan lingkungan pondok pesantren ialah menjadi santri husada. Apabila peranan santri husada berjalan dengan baik diharapkan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat) dapat berjalan dengan baik pula.
Pelatihan Penentuan Harga Pokok Penjualan Bagi Wirausahawan Pemula Heni Agustina; Rizki Amalia Elfita; Rachma Rizqina Mardhotillah; Endah Budi Permana Putri; Denis Fidita Karya
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1012

Abstract

Harga jual merupakan jumlah nilai yang ditukar dengan manfaat oleh konsumen dimana konsumen nantinya akan memiliki dan menggunakan produk atau jasa yang nilainya ditetapkan oleh pembeli dan penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua pembeli. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi penyuluhan dan pemahaman terkait strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ini akan dilakukan pada Guru-Guru di Yayasan Pendidikan Islam SD Al-Islah Surabaya. Untuk menambah penghasilan mereka ingin menjual beberapa camilan yaitu yoghurt yang baik untuk Kesehatan pencernaan anak-anak maupun dewasa. Setelah dilakukan kegiatan pengmas ini peserta menunjukkan hasil kemampuan menentukan hpp untuk penjualan yoghurt.
PELATIHAN PEMBUATAN PACKAGING UNTUK MENINGKATKANKEUNGGULAN KOMPETITIF PRODUK Rachma Rizqina Mardhotillah; Denis Fidita Karya; Endah Budi Permana Putri; Heni Agustina; Rizki Amalia Elfita
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1015

Abstract

Fungsi kemasan sebagai identitas yang mutlak diperhatikan. Kemasan yang menarik dapat menjadikan nilai tambah bagi produk karena memiliki kemasan yang berbeda dari produk lainnya. Hal ini dikarenakan pengunjung dan konsumen memiliki penilaian dalam hal kemasan makanannya yang dilihat dari kebersihan kemasan, dan keunikan kemasannya sehingga menuntut untuk lebih berkreativitas dalam membuat kemasan produk makanan. Poin masalah dari pelaku usaha kecil adalah masalah packaging dan promosi yang kurang. Hal ini dikarenakan masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memahami dan bisa melakukan packaging yang dapat menarik minat konsumen agar membeli produknya. Kurangnya pengetahuan tentang packaging membuat banyak produk usaha kecil yang tidak memiliki packaging yang layak sehingga produk tersebut kurang laku dipasaran. Padahal melalui packaging dapat memberikan informasi kepada pelanggan mulai dari merk, logo, informasi produk seperti masa kadaluarsa dan gizi yang terkandung. Oleh karena itu pengabdian masyakarat kali ini yaitu membantu para guru untuk menciptakan desain packaging yang menarik bagi produk sekolah ataupun produk untuk usahanya sendiri. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah para guru - guru yang mengajar di Al-Islah Surabaya. Setalah dilakukan kegiatan pelatihan tersebut, guru-guru mampu mengaplikasikan kepada produk yang telah dimiliki.
Co-Authors Afridah, Wiwik Aisa Aliffiany Aldi, Danya Rania Alfie Syarifah, Yusriyah Aliffiany, Aisa Amri Rasyid, Reizano Andini, Ary Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Annabila, Zulfa Nida Asma Atik Qurrita A’Yunin BAIDHOWI, MUHAMMAD FAIS Budiarti, Rizqi Putri Nourma Candraningrat, Candraningrat Choirotussanijjah Christiwan, Chyntia Apris Cindy Ayu Putri Pambayun Devyana Dyah Wulandari Devyana Dyah Wulandari Diva Indah Salsabila Dr. Wiwik Winarningsih, dr., MARS Edza Aria Wikurendra Eka Okta Noviani Ekayanti, Retno Diah Putri Erna Dwi Murtasiyah Ersalina Nidianti Faradila Putri Namira Farah Nuriannisa Farapti Farapti Fildzah Karunia Putri Fildzah Karunia Putri Friska Febrian Damayanti Garfansa, Marchel Putra Gita Viola Sofyani Handayani Handayani Handayani Handayani Hariyanti, Hidayaturrifa Febry Haryantin, St. Heni Agustina Hesti Lestari Mauluddiana Hestitus Sholikha Ika Mardiyanti Islamiah, Warda Eka Istiqomah, Hilda Alfina ISWAHYUDI ISWAHYUDI Karya, Denis Fidita kharisma imami Khusnah, Hidayatul Kombih, Muhammad Fifin Lailatul Fajrin Lailatul Khusnul Riski Lina Muflihatul Hamidah Mardhotillah, Rachma Rizqina Margareta Amelia Iko Ardania Marselli Widya Lestari Masitha Tirta Ramadhani Mauladatul Choir Maulidya, Mielysa Mauluddiana, Hesti Lestari Mia Puspitasari Mielysa Maulidya Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Muhammad Afwan Romdloni Mukhtar Adi Nugroho Muyassaroh Muyassaroh Nia Putri Wulandari Nisa, Fatma Zuhrotun Novera Herdiani, Novera Nyolanda Ramadany Oktaviana, Betta Mega Palupi, Olvi Aprilia Pance Mariati Paramita Viantry Prafena, Priskila Kris Pratiwi Hariyani Putri Pratiwi Hariyani Putri Pratiwi Hariyani Putri, Pratiwi Hariyani Pratiwi, Viera Nuriza Prayekti, Endah Puspitasari, Renny Novi Putri Pambayun, Cindy Ayu Rachma Rizqina Mardhotillah Rahajeng, Sa'bania Hari Rahajeng, Sa’bania Hari Rahayu Anggraini Rahmi, Rizki Nur Ramadhana A.B., Rakha Ratna Sofaria Munir, Ratna Sofaria Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti Ridholloh Laili Rifda Alfiyanti Riyan Sisiawan Putra Rizki Amalia Elfita Rizki Nurmalya Kardina Rizqina Mardhotillah, Rachma Sa'bania Hari Raharjeng Sahrin, Laila Alfi Salim, Hotimah Masdan Sania, Nabila Setiarsih, Dini Setyowati, Arum Shafwa, Zafira Aliya Sholikha, Hestitus Siti Muifa Siti Rahayu Nadhiroh Siti Sulaiha Siti Ummubella Habiba Sulis Vila Churneniya Syafiuddin, Achmad Syilvia, Nadzirah Tamaulina Br Sembiring Tariqul, Soficho Titik Indrawati Tri Deviasari Wulan Uliyatul Laili, Uliyatul Vaiza, Vira Amelia Jenylaf Widianti, Khikmah Wulan, Tri Deviasari Yenni Arista Cipta Ekalaturrahmah Zenita Azzahra Nur Aini Zibirqon Balqis Thoyyib