Claim Missing Document
Check
Articles

MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP KREATIF, INOVTIF DAN MANDIRI DIKALANGAN GURU AL-ISLAH Denis Fidita Karya; Rachma Rizqina Mardhotillah; Endah Budi Permana Putri; Rizki Amalia Elfita
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1020

Abstract

Kewirausahaan memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan inovasi, meningkatkan produktivitas, meningkatkan prospek kerja, dan manfaat ekonomi individu atau negara. Menjadi seorang entrepreneur merupakan hal yang penting bagi sebagian orang. Kewirausahaan adalah individu yang menciptakan inovasi organisasi yang menumbuhkan dan menciptakan nilai, baik untuk keuntungan atau tidak. Diera saat ini semakin besar persaingan dalam mencari pekerjaan, maka dari itu diharapkan masayrkat Indonesia harus bisa menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat menyerap angkatan kerja yang ada. Guru, merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan bangsa. Peran guru sebagai pendidik generasi penerus bangsa. Selain berperan mendidik generasi penurus bangsa, maka guru juga berperan sebagai agen pembangun wirausaha mandiri, maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya motivasi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi para guru SDI Al-Islah Surabaya. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah para guru - guru yang mengajar di SDI Al-Islah Surabaya. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberi pemahaman tentang pentingnya motivasi dalam meunumbuhkan jiwa kewirausahaan . Adapun target yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pertukuran pengetahuan tentang wirausaha. Target luaran program ini adalah artikel ilmiah yang nantinya akan dipublikasikan
Analysis of Antioxidant Activity, Vitamin C, and Lactic Acid of Yogurt Made Form Cow and Goat Milk Used Electric Shock and Conventional Methods Endah Budi Permana Putri; Margareta Amelia Iko Ardania
Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.143 KB) | DOI: 10.25139/fst.vi.4991

Abstract

Along with raising public awareness about health and increasing yogurt consumption .Fermented dairy products are considered beneficial foods for the health of human beings. One of them is yogurt which is a healthy drink made from milk with fermentation processing. The research aimed to analysis of antioxidant activity, vitamin C, and Lactic Acid of yogurt made from cow and goat milk. This study is a pure experimental study using a completely randomized design research, using 2 groups of samples, namely the sample with the electric shock processing method and the sample with conventional processing with 3 repetitions. The data obtained will be presented in tabular form and will be checked using the One Way Anova test. If there are differences, the test will continue with the Ducan test. Based on the results of the research analysis of antioxidant activity, vitamin C and lactic acid in goat's milk yogurt and cow's milk with differences in processing, namely the electric shock method and the conventional method had a statistically significant difference, namely with a p-value (0.00) where the value was ≤ α (0.05) which means that there is a significant difference in the average value of antioxidant activity, vitamin C and lactic acid in each sample. In this study it can be concluded that there are significant differences in the four samples. The best value in this study was found in goat milk yogurt with the electric shock method and the lowest value was found in conventional cow's milk yogurt in each analysis carried out, namely the analysis of antioxidant activity, levels of Vitamin C and lactic acid.
Pemberdayaan Keluarga (Family Empowerment) Melalui Optimalisasi Buku KIA dan Aplikasi D’Risk Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan Ika Mardiyanti; Tri Deviasari Wulan; Endah Budi Permana Putri; Aisa Aliffiany; Cindy Ayu Putri Pambayun; Hesti Lestari Mauluddiana; Hestitus Sholikha; Mielysa Maulidya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6669

Abstract

Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah lokus stunting. Sosialisasi terkait stunting di lingkungan Desa Sendang Laok telah dilakukan oleh pihak puskesmas, namun pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin dan intensif pada tingkat keluarga termasuk bagaimana cara deteksi dini serta pencegahan terkait stunting melalui penggunaan buku KIA. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menguatkan upaya pencegahan peningkatan prevalensi stunting melalui pemberdayaan keluarga (Family empowerment) dengan optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, guna meningkatkan ketrampilan ibu hamil maupun keluarga dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 5 bulan dengan 50 peserta yang terdiri keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan pada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita serta pendampingan tata kelola stunting (deteksi status gizi ibu hamil melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, pengelolaan MPASI dengan bahan lokal, serta model pendampingan keluarga stunting). Pengukuran tingkat keterampilan dengan cara melakukan pre test sebelum pelatihan dan setelah pemberian pelatihan dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test didapatkan 86% tingkat pengetahuan dan 90% keterampilan yang kurang sedangkan saat post test tingkat pengetahuan meningkat menjadi 84% dan keterampilannya meningkat menjadi 80%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Masangan Kulon Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Halal Berbahan Dasar Susu Endah Budi Permana Putri; Viera Nu’riza Pratiwi; Devyana Dyah Wulandari; Handayani Handayani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6838

Abstract

Suatu kewajiban umat muslim dalam kehidupan sehari-hari yaitu memilih untuk mengonsumi pangan halal. Salah satu produk berbahan dasar susu yang memiliki titik kritis kehalalan tinggi yaitu yoghurt. Yoghurt dapat dibuat dari bahan susu kambing segar yang ditambahkan starter bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus lalu diinkubuasi selama 12 jam pada suhu 400C sehingga menjadi yoghurt susu kambing. Yoghurt merupakan pangan fungsional yang mengandung antioksidan dan vitamin C yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Cara pembuatan yoghurt yang mudah, bahan yang sederhana dan bermanfaat bagi kesehatan melatarbelangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada ibu-ibu PKK Desa Masangan Kulon sebanyak 71 orang. Kegiatan diawali dengan edukasi terkait manfaat yoghurt bagi kesehatan kemudian demonstrasi cara pembuatan yoghurt susu kambing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara memberikan kuesioner pretest dan posttest guna mengetahui perubahan pengetahuan pada peserta. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa terdapat perbedaan sebelum dan setelah edukasi manfaat dan cara pembuatan yoghurt susu kambing. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan pada ibu PKK sehingga dapat membuat yoghurt yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kesehatan
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT PANGAN FUNGSIONAL UNTUK KESEHATAN PADA PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI TAIWAN Viera Nu’riza Pratiwi; Endah Budi Permana Putri; Pratiwi Hariyani Putri; Sa’bania Hari Raharjeng
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20234

Abstract

Prevalensi kejadian penyakit degeneratif semakin meningkat setiap tahunnya. Upaya pencegahan melalui pola hidup sehat dengan pengaturan pola makan yang tepat perlu dilakukan salah satunya melalui pemanfaatan pangan fungsional. Agama Islam dalam Al-Qur’an telah menyebutkan adanya madu yang dapat digunakan untuk kesehatan. Edukasi gizi dilaksanakan secara online melalui zoom meeting dengan melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan dan masyarakat umum sebagai peserta kegiatan. Hasil luaran peningkatan pengetahuan peserta diukur dengan menggunakan pre dan pos tes saat sebelum dan setelah edukasi gizi diberikan. Hasil pre dan pos tes menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta edukasi. Sebelum edukasi didapatkan hasil 59% (47 orang) memiliki pemahaman kurang; 31% (25 orang) sedang; dan 10% (8 orang) memiliki pemahaman baik. Setelah dilakukan edukasi, sebanyak 26% (21 orang) memiliki tingkat pemahaman kurang; 15% (12 orang) sedang; dan 59% (47 orang) memiliki pemahaman baik, sehingga dari hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra setelah pemberian edukasi gizi. Edukasi gizi kepada masyarakat terkait pola makan sehat salah satunya melalui pemanfaatan pangan fungsional untuk menjaga kesehatan sangat diperlukan. Manfaat pangan fungsional tidak hanya dapat dikaji dari sudut scientist, namun juga dapat dikaji dari sudut pandang agama Islam. Sehingga pemanfaatan pangan fungsional dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dalam mencegah penyakit degeneratif.
Pemberdayaan Keluarga (Family Empowerment) Melalui Optimalisasi Buku KIA dan Aplikasi D’Risk Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan Ika Mardiyanti; Tri Deviasari Wulan; Endah Budi Permana Putri; Aisa Aliffiany; Cindy Ayu Putri Pambayun; Hesti Lestari Mauluddiana; Hestitus Sholikha; Mielysa Maulidya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6669

Abstract

Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah lokus stunting. Sosialisasi terkait stunting di lingkungan Desa Sendang Laok telah dilakukan oleh pihak puskesmas, namun pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin dan intensif pada tingkat keluarga termasuk bagaimana cara deteksi dini serta pencegahan terkait stunting melalui penggunaan buku KIA. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menguatkan upaya pencegahan peningkatan prevalensi stunting melalui pemberdayaan keluarga (Family empowerment) dengan optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, guna meningkatkan ketrampilan ibu hamil maupun keluarga dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 5 bulan dengan 50 peserta yang terdiri keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan pada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita serta pendampingan tata kelola stunting (deteksi status gizi ibu hamil melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, pengelolaan MPASI dengan bahan lokal, serta model pendampingan keluarga stunting). Pengukuran tingkat keterampilan dengan cara melakukan pre test sebelum pelatihan dan setelah pemberian pelatihan dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test didapatkan 86% tingkat pengetahuan dan 90% keterampilan yang kurang sedangkan saat post test tingkat pengetahuan meningkat menjadi 84% dan keterampilannya meningkat menjadi 80%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting.
Pelayanan Gizi dan Analisis Keragaman Pangan Santri Remaja di Pondok Pesantren Babussalam, Pamekasan, Jawa Timur Achmad Syafiuddin; Endah Budi Permana Putri; Hotimah Masdan Salim
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.9087

Abstract

Santri remaja yang tinggal di pondok pesantren tradisional memiliki kerentanan mengalami berbagai masalah kesehatan. Santri yang memasuki usia remaja mengalami perubahan fisik dan psikologi sehingga kebutuhan asupan harian harus terpenuhi. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pelayanan konsultasi gizi berdasarkan asupan makan harian santri di Pondok Pesantren Babussalam, Pamekasan, Jawa Timur. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner recall 24 jam untuk mengetahui asupan energi harian, kuesioner Individu Dietary Diversity Scale untuk mengetahui keragaman pangan santri dan memberikan pelayanan konsultasi gizi pada 32 santri. Berdasarkan hasil konsultasi gizi kesehatan diketahui bahwa 78% santri memiliki status gizi normal, namun sebanyak 84% santri asupan energi hariannya masih kurang dan 69% santri memiliki keragaman pangan yang masih rendah. Adanya permasalahan terkait kurangnya asupan energi dan keragaman pangan yang rendah perlu menjadi perhatian karena kekurangan zat gizi pada usia remaja akan berdampak hingga dewasa. Permasalahan gizi kesehatan perlu ditindaklanjuti dengan edukasi gizi seimbang dan keragaman pangan pada santri.
PENGUATAN LITERASI TENTANG KEAMANAN PANGAN DAN KANTIN SEHAT PADA SISWA DAN PENGELOLA KANTIN UPTD SMPN 1 BANGKALAN Viera Nu'riza Pratiwi; Dini Setiarsih; Endah Budi Permana Putri; Choirotussanijjah; Zenita Azzahra Nur Aini; Masitha Tirta Ramadhani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3759

Abstract

Keamanan pangan berkaitan dengan serangkaian rutinitas yang dilakukan untuk memastikan keselamatan konsumen dan mencegah bahaya, bahaya, atau risiko terkait pangan di seluruh rantai pasokan pangan. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu kurangnya literasi siswa dan pengelola kantin terkait keamanan pangan dan kantin sehat; kurangnya sikap dan perilaku mitra terkait pemilihan pangan yang aman sehingga menjadi prioritas untuk diselesaikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dengan memberikan pretest pada peserta dilanjutkan pemberian edukasi dengan metode audio visual yaitu video bergambar dan bersuara kemudian dilakukan diskusi serta pengamatan lapangan bersama peserta. Posttest dilakukan setelah pemberian edukasi dan pengamatan lapangan yang dilakukan oleh peserta. Hasil analisis statistik yang dilakukan menggunakan uji Wilcoxondidapatkan perbedaan yang signifikan (p-value <0,05) pada pemahaman peserta berdasarkan nilai pretest dan posttest yang dilakukan. Pemberian edukasi yang dilakukan memberikan pengaruh pada peningkatan pemahaman peserta terkait materi yang disampaikan. Penggunaan metode edukasi menggunakan video animasi efektif dalam peningkatan pemahaman peserta kegiatan. Peserta yang terdiri dari siswa dan pengelola kantin antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam diskusi.
Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga dalam Upaya Pencegahan Risiko Stunting untuk Mewujudkan Desa Siaga Bebas Stunting di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Mardiyanti, Ika; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Putri, Endah Budi Permana; Annabila, Zulfa Nida Asma; Haryantin, St.; Rahmi, Rizki Nur; Muyassaroh, Muyassaroh; Vaiza, Vira Amelia Jenylaf
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i2.179

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis dikarenakan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang cukup lama. Kurangnya pengetahuan tentang pertumbungan dan perkembangan balita, informasi kecukupan gizi, penyebab dan dampak kekurangan gizi, serta kurang optimalnya peran tim pendamping keluarga serta kader kesehatan khususnya dalam program pencegahan stunting menyebabkan angka kejadian stunting masih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan upaya pencegahan stunting di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama tim pendamping keluarga di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pelatihan pada tim pendamping keluarga untuk menjadi kader siaga bebas stunting serta pendampingan tata kelola stunting (Konselor stunting, deteksi status gizi bayi dan balita melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi NU-Stunting, pengelolaan makanan pendamping ASI dengan bahan lokal, model pendampingan keluarga stunting serta peningkatan ketrampilan pijat Tuina). Pengukuran tingkat pengetahuan dan tingkat keterampilan dengan pre test dan post test sebelum dan sessudah pemberian edukasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test dan post test didapatkan bahwa pengetahuan tim pendamping keluarga mengalami peningkatan dari 30% menjadi 85% sedangkan untuk ketrampilan juga mengalami peningkatan dari 20% menjadi 90%. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menguatkan upaya pencegahan risiko stunting dengan peningkatan keberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan setempat terkait status gizi, pengelolaan makanan pendamping ASI dengan bahan lokal, serta pijat komplementer (Pijat Tuina) untuk meningkatkan nafsu makan pada balita dengan resiko dan terindikasi stunting. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ada peningkatan pengetahuan serta keterampilan tim pendamping keluarga yang nantinya menjadi kader siaga bebas stunting diharapkan mampu mencegah terjadinya stunting.
PEMANFAATAN MINUMAN HERBAL SIJAKUN UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS PADA KOMUNITAS IMIGRAN DI PUSPA AGRO SIDOARJO Handayani, Handayani; Munir, Ratna Sofaria; Puspitasari, Renny Novi; Putri, Endah Budi Permana; Oktaviana, Betta Mega; Aldi, Danya Rania; Sania, Nabila; Shafwa, Zafira Aliya; Ekayanti, Retno Diah Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23335

Abstract

Komunitas imigran di Sidoarjo berasal dari negara Timur Tengah, Afrika, dan Asia. Semua pria, tidak ada wanita dan anak-anak. Para imigran ini dibawah pengawasan Internasional Organization of Migration (IOM). Menurut survey yang telah dilakukan di Komunitas Migran di Puspa Agro Sidoarjo, masih banyak komunitas yang belum mengetahui manfaat dari minuman herbal SIJAKUN yang dapat digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kurangnya pengetahuan yang menjadi salah satu penyebab ketidaktahuan komunitas migran. Dengan adanya ketidaktahuan komunitas migran tersebut yang menyebabkan kemandirian kesehatan masih kurang dan perlu penanganan lebih lanjut. Metode Penyuluhan pemanfaatan minuman herbal SIJAKUN ini dilakukan secara offline di halaman parkir Kampus B UNUSA dengan mengundang beberapa imigran sebanyak 41 orang. Sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap pemanfaatan minuman herbal SIJAKUN sekaligus sebagai tolak ukur pemahaman peserta. Hasil dan Pembahasan Terdapat 13 responden (31,71%) yang memiliki penilaian post test yang baik, 25 responden (60,98%) memiliki penilaian post test yang cukup dan 3 responden (7,32%) memiliki penilaian post test yang kurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan pemaparan materi penyuluhan. Kesimpulan Kegiatan ini berdampak positif. Terdapat peningkatan pengetahuan terhadap pemanfaatan minuman herbal SIJAKUN untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dengan adanya peningkatan pengetahuan imigran ini diharapkan kedepannya para imigran dapat menjaga imunitas tubuh mereka dengan cara mengkonsumsi minuman herbal SIJAKUN.
Co-Authors Afridah, Wiwik Aisa Aliffiany Aldi, Danya Rania Alfie Syarifah, Yusriyah Aliffiany, Aisa Amri Rasyid, Reizano Andini, Ary Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Annabila, Zulfa Nida Asma Atik Qurrita A’Yunin BAIDHOWI, MUHAMMAD FAIS Budiarti, Rizqi Putri Nourma Candraningrat, Candraningrat Choirotussanijjah Christiwan, Chyntia Apris Cindy Ayu Putri Pambayun Devyana Dyah Wulandari Devyana Dyah Wulandari Diva Indah Salsabila Dr. Wiwik Winarningsih, dr., MARS Edza Aria Wikurendra Eka Okta Noviani Ekayanti, Retno Diah Putri Erna Dwi Murtasiyah Ersalina Nidianti Faradila Putri Namira Farah Nuriannisa Farapti Farapti Fildzah Karunia Putri Fildzah Karunia Putri Friska Febrian Damayanti Garfansa, Marchel Putra Gita Viola Sofyani Handayani Handayani Handayani Handayani Hariyanti, Hidayaturrifa Febry Haryantin, St. Heni Agustina Hesti Lestari Mauluddiana Hestitus Sholikha Ika Mardiyanti Islamiah, Warda Eka Istiqomah, Hilda Alfina ISWAHYUDI ISWAHYUDI Karya, Denis Fidita kharisma imami Khusnah, Hidayatul Kombih, Muhammad Fifin Lailatul Fajrin Lailatul Khusnul Riski Lina Muflihatul Hamidah Mardhotillah, Rachma Rizqina Margareta Amelia Iko Ardania Marselli Widya Lestari Masitha Tirta Ramadhani Mauladatul Choir Maulidya, Mielysa Mauluddiana, Hesti Lestari Mia Puspitasari Mielysa Maulidya Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Muhammad Afwan Romdloni Mukhtar Adi Nugroho Muyassaroh Muyassaroh Nia Putri Wulandari Nisa, Fatma Zuhrotun Novera Herdiani, Novera Nyolanda Ramadany Oktaviana, Betta Mega Palupi, Olvi Aprilia Pance Mariati Paramita Viantry Prafena, Priskila Kris Pratiwi Hariyani Putri Pratiwi Hariyani Putri Pratiwi Hariyani Putri, Pratiwi Hariyani Pratiwi, Viera Nuriza Prayekti, Endah Puspitasari, Renny Novi Putri Pambayun, Cindy Ayu Rachma Rizqina Mardhotillah Rahajeng, Sa'bania Hari Rahajeng, Sa’bania Hari Rahayu Anggraini Rahmi, Rizki Nur Ramadhana A.B., Rakha Ratna Sofaria Munir, Ratna Sofaria Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti Ridholloh Laili Rifda Alfiyanti Riyan Sisiawan Putra Rizki Amalia Elfita Rizki Nurmalya Kardina Rizqina Mardhotillah, Rachma Sa'bania Hari Raharjeng Sahrin, Laila Alfi Salim, Hotimah Masdan Sania, Nabila Setiarsih, Dini Setyowati, Arum Shafwa, Zafira Aliya Sholikha, Hestitus Siti Muifa Siti Rahayu Nadhiroh Siti Sulaiha Siti Ummubella Habiba Sulis Vila Churneniya Syafiuddin, Achmad Syilvia, Nadzirah Tamaulina Br Sembiring Tariqul, Soficho Titik Indrawati Tri Deviasari Wulan Uliyatul Laili, Uliyatul Vaiza, Vira Amelia Jenylaf Widianti, Khikmah Wulan, Tri Deviasari Yenni Arista Cipta Ekalaturrahmah Zenita Azzahra Nur Aini Zibirqon Balqis Thoyyib