p-Index From 2021 - 2026
7.229
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Sosioteknologi Kajian Linguistik dan Sastra E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panggung Nyimak: Journal of Communication Diglosia Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Lire journal (journal of linguistics and literature Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Madah Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis SALINGKA Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya TEKNOSASTIK Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Jurnal Perspektif Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Tuah Talino Suar Betang Metahumaniora Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Diakronika Jurnal Manajemen Komunikasi Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Multilingual METABASA Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Studies in English Language and Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Panggung Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Linguistik Terapan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Metahumaniora

TINDAK TUTUR BAHASA JEPANG PADA MEDIA SOSIAL “INSTAGRAM” DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN PRAGMATIK Irzam Sarif S; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 10, No 3 (2020): METAHUMANIORA, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v10i3.30940

Abstract

AbstrakTindak tutur adalah aktivitas mengujarkan tuturan dengan maksud tertentu. Penelitian mengenai tindak tutur telah banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, namun jumlahnya masih terbatas yang mengkaji mengenai tindak tutur di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini membahas mengenai jenis-jenis tindak tutur di media sosial Instagram pada masa Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan teori tindak tutur Searle (1979). Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil analisis data, peneliti menemukan 3 jenis tindak tutur, yaitu 1) Tindak tutur direktif dengan implikatur membujuk dan menyemangati; 2) Tindak tutur representatif dengan implikatur memerintah dan memberi tantangan; 3) Tindak tutur ekspresif dengan implikatur menyemangati.Kata Kunci: Covid-19, Pragmatik, Tindak tutur  AbstractSpeech act is the activity of uttering speech with a specific purpose. Research on speech acts has been done by many researchers before, but the number is still limited that reviewed the speech acts during the Covid-19 pandemic. This study discussed the types of speech acts on Instagram social media during the Covid-19 period. This study used a pragmatic approach with Searle's speech act theory (1979). The method used is descriptive qualitative. Based on the results of data analysis, researcher found that 3 types of speech acts, namely 1) Directive speech acts with the implicature of persuading and encouraging; 2) Representative speech acts with the implicature of commanding and challenging; 3) Expressive speech acts with the implicature of encouraging.Keywords: Covid-19, Pragmatic, Speech act       
METAFORA KONSEPTUAL CINTA DALAM ALBUM TAYLOR SWIFT: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF Irwan Syah; Wagiati Wagiati; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 9, No 2 (2019): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v9i2.23864

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan konseptualisasi metafora cinta dalam lirik lagu Taylor Swift. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dan kajian konseptual semantik kognitif. Penggunaan bahasa kiasan kini telah merambah pada dunia tarik suara, lirik lagu secara tidak sadar mengandung penggunaan metafora yang tak terlepas pada pengalaman pribadi penulis, khususnya masalah pecintaan. Penganalisisan bertujuan untuk melihat hubungan antara sistem konseptual dan struktur semantik yang terkandung pada bahasa yang digunakan penulis yang dituangkan pada lagu-lagunya. Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa konseptualisasi yang ditemukan dalam metafora bertemakan cinta, antara lain konsep cinta sebagai tangisan, konsep cinta sebagai lagu, konsep cinta sebagai benda tersembunyi, konsep cinta sebagai suatu kebutuhan, konsep cinta sebagai keindahan, konsep cinta sebagai kesempurnaan.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA PROSES KELAHIRAN DENGAN TEKNIK HIPNOSIS (HYPNOBIRTHING) Angga Sekarsany; Nani Darmayanti; Tatang Suparman
Metahumaniora Vol 10, No 1 (2020): METAHUMANIORA, APRIL 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v10i1.26607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi serta mengetahui penanda tindak tutur ilokusi yang terjadi pada tuturan bidan kepada pasiennya dalam proses kelahiran dengan teknik hipnosis (hypnobirthing). Pada penelitian kali ini penulis akan menganalisis jenis dan penanda tindak tutur ilokusinya. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori yang dikembangkan oleh Jhon R. Searle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif dan menggunakan teknik simak catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 data yang dianalisis, terdapat 3 jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, dan ekspresif. Di samping itu, ditemukan penanda dalam jenis tindak tutur ilokusi dengan jumlah 45 penanda yang terdiri dari adjektiva, adverbia, frasa adjektival, frasa nominal, frasa preposisional, frasa verbal, kategori fatis, nomina, pronomina, verba, dan verba kopula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses kelahiran dengan teknik hipnosis (hypnobirthing), seorang bidan memanfaatkan tindak tutur ilokusi dalam strategi tuturannya. Dalam hal tersebut seorang bidan dominan menggunakan tindak tutur asertif dan direktif serta penanda tindak tutur ilokusi yang dominan merupakan verba.
FITUR METAFORA DALAM PIDATO PERTAMA SHINZO ABE TENTANG PENYEBARAN VIRUS CORONA DI JEPANG: SUATU KAJIAN WACANA KRITIS Inu Isnaeni Sidiq; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 11, No 2 (2021): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v11i2.35668

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan fitur metafora dalam pidato pertama Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, terkait penyebaran virus corona di Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana metafora digunakan dan apa tujuan penggunakan ungkapan metafora dalam pidato tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kajian wacana kritis Fairclough (1992). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini penulis menemukan 8 buah ungkapan metafora dalam pidato Shinzo Abe dan 4 di antaranya menggunakan kata tatakai  yang berarti pertempuran dengan kolokasi yang berbeda-beda. Selain itu, penulis juga menemukan bahwa ungkapan metafora tersebut digunakan untuk menggambarkan situasi darurat kepada masyarakat dan menjadi dasar pengambilan berbagai kebijakan penting dan mendesak untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas pada fase awal penyebaran virus corona di Jepang.
Relevansi Masakan Rendang dengan Filosofi Merantau Orang Minangkabau Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 7, No 1 (2017): METAHUMANIORA, APRIL 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v7i1.23335

Abstract

Rendang merupakan salah satu makanan khas dari Minangkabau yang cukup terkenal di berbagai daerah di Indonesia bahkan dunia. Persebaran rendang di Indonesia tidak terlepas dari kebudayaan masyarakat Minangkabau, yaitu merantau. Tekstur rendang asli yang kering dan bisa bertahan hingga berbulan-bulan, membuat rendang menjadi bekal yang biasa dibawa oleh orang Minangkabau saat melakukan perjalanan berbulan-bulan menggunakan kapal laut sejak zaman dulu. Penelitian ini membahas tentang relevansi masakan rendang sebagai makanan khas yang berasal dari Minangkabau dengan filosofi merantau orang Minangkabau ke luar kampung halamannya, sehingga rendang tersebut bisa memiliki nilai yang dianggap lebih dan menjadi suatu budaya yang berharga di Minangkabau dan tanah rantaunya. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan sejarah, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebudayaan merantau orang Minangkabau yang telah dilakukan sejak zaman dulu dan membawa rendang sebagai bekal perjalanannya turut berjasa membuat rendang menjadi lebih dikenal, tidak saja hingga pelosok  Indonesia tapi juga mancanegara.
TINDAK TUTUR REPRESENTATIF PENDERITA IMPOSTOR SYNDROME DALAM NOVEL A UNTUK AMANDA Faradhiba Salsabila; Dadang Suganda; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 12, No 2 (2022): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v12i2.40524

Abstract

Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dapat membantu penderita gangguan mental maupun kondisi psikologis dalam mencari pertolongan dari profesional. Penelitian mengenai tindak tutur ilokusi penderita impostor syndrome dapat membantu agar penderita impostor syndrome dan masyarakat saling menerima dan memahami sehingga komunikasi berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis tindak tutur ilokusi dan bentuk tindak tutur yang dilakukan oleh tokoh Amanda sebagai penderita impostor syndrome dalam novel A untuk Amanda karya Annisa Ihsani. Penelitian ini menggunakan metode simak untuk mengumpulkan data dan metode padan dengan alat penentu wicara sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 32 tindak tutur representatif. Tindak tutur secara langsung digunakan sebanyak 20 tindak tutur, sedangkan tindak tutur ilokusi dengan bentuk tidak langsung digunakan sebanyak 12 tindak tutur. Berdasarkan hasil analisis, tindak tutur yang menunjukkan pola khas ditemukan sebanyak 15 data, yaitu 6 tindak tutur yang memuat kepercayaan diri yang rendah, 6 sikap pesimistis, dan 3 sensitivitas terhadap hal terkait akademis.
SIKAP BERBAHASA DAN PERAN GENERASI MILENIAL TERHADAP PEMERTAHANAN BAHASA SUNDA DI KABUPATEN CIAMIS, PROVINSI JAWA BARAT Wagiati Wagiati; Nani Darmayanti; Duddy Zein
Metahumaniora Vol 12, No 3 (2022): METAHUMANIORA, DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v12i3.38650

Abstract

Generasi milenial dan kondisi kebahasaan merupakan dua hal yang berkelindan yang penting untuk dikaji. Sebagai bagian integral masyarakat tutur Sunda, generasi milenal di Kabupaten Ciamis memiliki peranan penting dalam upaya pemertahanan bahasa Sunda. Penelitian ini mengkaji sikap bahasa dan peranan generasi milenial dalam upaya pemertahanan bahasa Sunda di Kabupaten Ciamis. Dalam penelitian ini, digunakan metode campuran kualitatif-deskriptif dan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode cakap dengan teknik cakap terarah, pertanyaan langsung, pertanyaan taklangsung, pemancingan jawaban, dan pertanyaan untuk mendapatkan jawaban berganda. Dari hasil penelitian, ditunjukkan bahwa dalam praktik berbahasa di Kabupaten Ciamis, generasi milenial masih tetap menempatkan bahasa Sunda sebagai alat komunikasi di setiap ranahnya dengan intensitas yang bervariasi. Sikap pemertahanan bahasa Sunda oleh kalangan milenial di Kabupaten Ciamis, ProvinsiJawa Barat sejauh ini dapat dikategorikan baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa bahasa Sunda di kalangan milenial di Kabupaten Ciamis, masih menunjukkan eksistensinya, khususnya pada ranah kekeluargaan, kekariban, dan ketetanggaan.
Co-Authors Adji, Muhammad Afina Naufalia Afni Apriliyanti Devita Afrianto Afrianto Agus Nero Sofyan Aisyah Nadila Andree Al Zahra, Risya Alfaris, Reza Salman Amalia Qurrota Ayuni Andri Abdurrochman, Andri Angga Sekarsany Ani Rachmat Ardiya, Ardiya Aryanti, Maya Lisa Aulia Maharani Destiarlisa Aulia Pebrianti Wardani Aulia Pebrianti Wardani Awaludin Nugraha Bayu Setiawan Cece Sobarna Dadang Suganda Deden Novan Setiawan Nugraha Deden Usman Hafidi Devi Mulatsih Devi Mulatsih Dian Ekawati Dian Ekawati Dian Indira Duddy Zein Duddy Zein Duddy Zein Ekaning Krisnawati Elektra Aulia Maharani Erlina Zulkifli Mahmud Eva Tuckyta Sari Sujatna Fahmy Lukman Faradhiba Salsabila Farida Ariyani Fikri Hakim Fikri Hakim Gilang Yubiliana Gungun Gunardi Gungun Gunardi, Gungun Hana Aulia Harzi, Azka Athallah Hendrawan, Wawan Heri Heryono Humaira Izzahurrohman Ilham Munandar Inu Isnaeni Sidiq Irwan Syah Irzam Sarif S Jatmika Nurhadi Juli Yani Juli Yani Khunafa 'Ilmi Husnada Kusrin Lia Amelia Nurkhazanah Lia Maulia Indrayani Lina Meilinawati Linda Handayani Linda Handayani, Linda Mayasari Mayasari Mayasari Mayasari Mochamad Irfan Hidayatullah Mohammad Fahmi Heryanda Muhamad Adji Muhammad Ramdlan Al-Mubarrok Munandar, Ilham Munigar, Muhammad Miqdad Rojab Nadia Anindita Azyani Nani Sunarni Nany Ismail NFN Wahya Nisrina Dauty Nurkhazanah, Lia Amelia Nurul Hikmayati Saefullah Nurul Hikmayaty Pirmansyah Pirmansyah Raihan Dzul Alfaini Pahlevi Raihan Dzul Pahlevi Renata Margareth Libriananda Tobing Rengganis Citra Cenderamata Rengganis Citra Cenderamata Rifpan Putra Afriansyah Rizaldi Amri Rosaria Mita Amalia Sobarna, C Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sutiono Mahdi Tajudin Nur Tatang Suparman Taufik Ampera Tayo, Yanti Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Toni Heryadi Toni Heryadi Tri Saptarini Tyla Safitri Widianingrum Tyla Safitri Widianingrum Ulfi Laelatul Ilmi Wagiati Wagiati Wahya Wahya Wahya, NFN Windi Winda Sibuea Yuliawati, Susi Yusep Ahmadi F. Yuyu Yohana Risagarniwa Zainal Abidin Zein, Muhammad Rifki Adinur