Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EFISIENSI KERJA GURU SMA NEGERI SE-KECAMATAN KOTO TANGAH DALAM PELAKSANAAN TUGAS PROFESIONAL Tiara Cordelia; Hade Afriansyah; Jasrial Jasrial; Widiawati Widiawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i4.3527

Abstract

Teacher work efficiency is a crucial aspect of professional duty execution, as teachers are required to optimally manage time, effort, facilities, and educational resources without compromising the quality of instruction. This study aims to describe the work efficiency of public high school teachers in the Koto Tangah District regarding the performance of their professional duties. A quantitative approach utilizing a descriptive method was employed. The study population consisted of 168 teachers across four public high schools, with a sample of 72 teachers selected via proportionate stratified random sampling. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics based on the mean scores of each item and indicator. The results indicate that the teachers' overall work efficiency achieved a mean score of 4.55, falling into the "good" category. Regarding specific indicators, the use of work time scored the highest at 4.60, followed by the use of effort and resources at 4.55, the execution of instructional duties at 4.56, and the completion of instructional administrative tasks at 4.52. These findings demonstrate that teacher work efficiency is generally effective, although there is still room for improvement in the completion of instructional administration and the timeliness of preparing instructional materials.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Nasywa Faiza Khairani; Ahmad Sabandi; Hadiyanto Hadiyanto; Widiawati Widiawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yang optimal sebagai penunjang pengelolaan data dan informasi kepegawaian yang akurat, cepat, dan relevan, mengingat masih ditemukan kendala pada kelengkapan data, kecepatan pengolahan, kesesuaian penyajian informasi, serta perangkat dan jaringan dalam pengoperasian SIMPEG di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan SIMPEG di instansi tersebut. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi 104 pegawai dan sampel 55 orang yang ditentukan melalui teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 5 poin sebanyak 40 item yang mencakup indikator input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan penerapan SIMPEG secara keseluruhan berada pada kategori Baik dengan skor rata-rata 4,29, dengan capaian input 4,26, proses 4,27, dan output 4,34. Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat disarankan meningkatkan kelengkapan data sejak tahap input serta mempercepat pengolahan data agar penerapan SIMPEG dapat meningkat menuju kategori Sangat Baik.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se-Kecamatan Guguak Nivatul Hasanah; Ahmad Sabandi; Jasrial Jasrial; Widiawati Widiawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42189

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se-Kecamatan Guguak, khususnya pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, dan tindak lanjut pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan kelima aspek tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi 141 guru dan sampel 107 guru yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket Skala Likert sebanyak 42 item yang valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,960, kemudian dianalisis menggunakan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kurikulum Merdeka berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,15. Indikator tindak lanjut memperoleh capaian tertinggi sebesar 3,20, sedangkan penilaian pembelajaran terendah sebesar 3,13. Disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka sudah berjalan baik, namun asesmen formatif dan pemanfaatan sarana prasarana masih perlu ditingkatkan.