Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS SPESIFIK XILANASE BAKTERI TERMOFILIK AMOBIL SSA2 DENGAN VARIASI SUMBER KARBON Irdawati, Irdawati; Nurfatihah Z, Zahara; Putri, Dwi Hilda; Advinda, Linda; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i1.7130

Abstract

Enzim xilanase memiliki potensi besar dalam berbagai industri. Salah satu kegunaannya adalah dalam industri farmasi dan makanan karena kemampuannya mengubah xilan menjadi xilosa, sebuah gula rendah kalori. Selain itu, enzim xilanase juga digunakan dalam industri kertas sebagai agen pemutihan pulp (biobleaching). Xilanase dapat dihasilkan oleh bakteri termofilik dengan menggunakan xilan dari ekstrak jerami padi sebagai substrat. Produksi enzim dipengaruhi oleh nutrisi yang tersedia, seperti sumber karbon. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan sumber karbon terbaik untuk meningkatkan aktivitas spesifik xilanase oleh bakteri termofilik amobil SSA2. Untuk menghitung aktivitas khusus xilanase, dibagi aktivitas xilanase dengan konsentrasi protein. Penelitian dilakukan di laboratorium departemen biologi FMIPA UNP dari November 2021 hingga Januari 2022 dengan menggunakan metode eksperimen yang mengikuti rancangan acak lengkap (RAL) dan melibatkan 5 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Temuan dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa penambahan xilosa sebagai sumber karbon menghasilkan aktivitas khusus enzim xilanase tertinggi sebesar 1,536 Unit/mg. Kata kunci:  Xylanase, Sumber Karbon, Xylosa, Bakteri Termofilik. 
Profil Kurva Pertumbuhan Bakteri Termofilik Isolat Bakteri SSA-8 dari Sumber Air Panas Sapan Sungai Aro Wahyuda Vestimarta, Aldi; Irdawati, Irdawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14597

Abstract

Bakteri termofilik stabil terhadap suhu yang panas berkisar antara 45-70 °C. Sebagian besar bakteri ini tumbuh dan hidup pada daerah bersuhu tinggi, diantaranya seperti sumber air panas, kawah gunung berapi, serta tempat pengomposan. Keuntungan dari bakteri ini adalah memiliki protein yang mampu bekerja dalam kondisi lingkungan yang memiliki suhu tinggi dimana protein/enzim lain dapat mengalami denaturasi Untuk melihat pertumbuhan bakteri dari uji OD sendiri umumnya dapatdi ilustrasikan melalui kurva pertumbuhan, yang mencakup empat fase utama: fase lag, fase eksponensial, fase stasioner, dan fase kematian. Kurva ini merepresentasikan seluruh siklus pertumbuhan bakteri, mulai dari periode adaptasi awal (fase lag), kemudian melalui periode pertumbuhan cepat (fase eksponensial), mencapai fase di mana pertumbuhan mencapai titikpuncaknya (fase stasioner), dan akhirnya memasuki fase penurunan pertumbuhan (fase kematian) penelitian ini dilakukan untuk melihat bagai mana profil dari keurva pertumbuhan isolate SSA-8 yang berasal dari sumber air panas Sapan Sungai Aro yang dilakukan pengeckan menggukan kekeruhan OD 600 pada alat spektrofotometer, guna melihat pada fase pertumbuhan dan fase optimal dari isolate SSA8 dengan Fase eksponensial terjadi selama jam ke 8 samapai jam ke 12, dan fase stasioner terlihat pada jam ke 12 samapai jam ke 16, dan Isolat SSA-8 memiliki lama adaptai pada fase lag yang cukup singkat yaitu pada jam ke 2 sampai jam ke 8.
Pengaruh Inkubasi Suhu dalam Memproduksi Enzim Xilanase dari Konsorsium Trikultur Bakteri Termofilik Armiliandi, Rada; Irdawati, Irdawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14641

Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang mampu menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba termofilik. Bakteri termofilik merupakan mikroorganisme yang mampu menghasilkan enzim termostabil dan dapat hidup pada suhu di atas 45°C-80°C. Struktur suatu enzim terdiri dari serangkaian asam amino yang strukturnya berkaitan erat dengan suhu. Suhu di atas kisaran suhu optimal dapat merusak struktur lipatan protein enzim, mampu mengubah bentuk enzim, situs aktif, yang akan mengurangi aktivitas enzim atau menghentikan aktivitasnya sedangkan di bawah suhu optimal struktur protein menjadi kaku sehingga menurunkan aktivitasnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu yang optimum oleh bakteri termofilik dalam mengasilkan enzim xilanase dari konsorsium trikultur bakteri termofilik. Jenis penelitian ini yaitu bersifat deskriptif. Penelitian menggunakan bakteri termofilik dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan (MS), yaitu isolat MS 16, MS 18, dan MSS 11. Medium beechwood ekstrak jerami digunakan untuk aktivasi konsorsium bakteri MSS 11, MS 16, dan MS 18, lalu diinkubasi pada suhu 55?, 65? dan 75? dengan kecepatan 150 rpm. Kemudian data disajikan dalam bentuk tabel. Produksi aktivitas enzim xilanase konsorsium trikultur bakteri termofilik yang tertinggi diperoleh pada suhu 65? yaitu 13,09 U/mL. Sedangkan pada suhu 55? memiliki nilai aktivitas enzim lebih redah yaitu 4,09 U/mL.
Analisis Karakteristik Pola Pertumbuhan Bakteri Termofilik Isolat MS-17 dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan Uthami, Feranis Nadia; Irdawati, Irdawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14777

Abstract

Bakteri termofilik memiliki keunikan dalam kemampuannya bertahan dan berkembang pada suhu tinggi, didukung oleh enzim termostabil. Pengujian ini menjadi parameter kunci dalam menganalisis karakteristik pertumbuhan mikroorganisme. Dan untuk menganalisis pola pertumbuhan isolat bakteri MS-17 dengan metode deskriptif dengan dua ulangan. Hasil penelitian dengan melihat pengukuran yang dilakukan 2 jam sekali selama 24 jam menunjukkan tiga fase utama dalam pertumbuhan bakteri MS-17. Tiga fase tersebut adalah fase lag, menandai adaptasi awal bakteri terhadap lingkungan, diikuti oleh fase eksponensial (log) yang menandakan pertumbuhan signifikan karena kondisi lingkungan mendukung. Fase stasioner menunjukkan pertumbuhan bakteri mencapai titik stagnasi karena penipisan nutrisi dalam medium tumbuh. Analisis pola pertumbuhan ini berada pada pertumbuhan yang signifikan pada fase stasioner, dengan rata-rata nilai ABS optical density mencapai 0,8245. Pemahaman lebih lanjut tentang karakteristik pertumbuhan bakteri termofilik ini dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
Nilai Aktivitas Enzim Spesifik Xilanase Konsorsium Bakteri MS 16, MS 18 dan MSS 11 Pada Variasi Suhu Irdawati, Irdawati; Armiliandi, Rada
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang mampu menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba melalui proses fermentasi. Bakteri Termofilik merupakan mikroorganisme yang mampu menghasilkan enzim termostabil melalui fermentasi. Bakteri termofilik mampu hidup pada suhu di atas 45°C-80°C. Adapun bakteri yang digunakan yaitu MSS11, MS 16 dan MS 18. Untuk mengetahui aktivitas enzim spesifik dilakukan pengujian nilai aktivitas enzim dan protein, dengan menggunakan sepktovotometer 540 nm (enzim) dan 750 nm (protein).
Training by the PUPIK Team, FMIPA UNP Biology Laboratory, on Making Nata De Coco and Production Quality Testing During the Storage Process putri, dwi hilda; Advinda, Linda; Irdawati, Irdawati; Fevria, Resti; Chatri, Moralita; rahmi, elva; Ghiffari, Muhammad; Viona, Alda
Pelita Eksakta Vol 6 No 1 (2023): Pelita Eksakta Vol. 6 No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol6-iss1/252

Abstract

Nata de coco is one way to use coconut water waste that can no longer be used so that it can reduce environmental pollution. The quality of nata as a food and beverage product must be monitored. This article aims to analyze the shelf life of Nata de coco based on its shelf life. The work methods used include: 1) testing the durability of nata de coco at room temperature, and 2) testing the durability of nata de coco at cold temperatures or in the refrigerator. Organoleptic tests carried out included aroma, color, taste and texture. The results achieved show that nata de coco stored in the refrigerator can last four weeks, while those stored at room temperature can only last for one week
Analisis Pelaksanaan Praktikum IPA Biologi Kelas VIII Semester I Selama Masa Pandemi di SMP Negeri Se-Kecamatan Sumpur Kudus Hayati, Wardah; Irdawati, Irdawati; Razak, Abdul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.17142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan praktikum yang dilaksanakan di sekolah dan kendala yang dihadapi dalam membantu peserta didik untuk melakukan kegiatan praktikum IPA Biologi selama masa pandemi di kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Sumpur Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dimana baik kualitatif maupun pendekatan kuantitatif digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Studi ini dilakukan di kelas VIII SMP di Sijunjung, Sumpur Kudus pada semester pertama dari 2021/2022. Data dan sumber data dalam penelitian ini diambil dari perencanaan praktikum, pelaksanaan praktikum, evaluasi praktikum, dan permasalahan kegiatan praktikum Biologi. Data tentang perencanaan diambil dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), penilaian skor dan data catatan lapangan. Untuk pelaksanaan praktikum data diambil dari observasi terhadap kinerja guru, aktivitas guru dan aktivitas peserta didik serta catatan lapangan. Evaluasi praktikum dilakukan dengan melakukan wawancara kepada guru dan dari beberapa peserta didik. Selain itu, data tentang kendala yang dihadapi guru dan peserta didik berasal dari angket dan wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa rencana praktis cukup kompatibilitas dengan kurikulum yang tersedia. Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa pelaksanaan praktikum masuk dalam indikator sedang. Selain itu juga terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan praktikum kegiatan. Beberapa di antaranya adalah manajemen alokasi waktu, kontrol guru, dan ketidaklengkapan alat dan bahan praktikum.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS XI MAN 1 PASAMAN BARAT Monhartini, Monhartini; Razak, Abdul; Irdawati, Irdawati; Putri, Dwi Hilda
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3123

Abstract

This research aims to produce learning videos on circulation system material and the digestive system in humans that are valid, practical, and effective. The type of research used is development research using the Plomp development model. The development stage of this model starts from the initial investigation stage, the development or prototyping stage, and the assessment stage. The instruments used in this development research were teacher interview guideline instrument sheets, student response questionnaire sheets, self-evaluation sheets, and learning video validation sheets by experts, as well as learning video practicality assessment sheets filled out by teachers and students. The results of developing learning videos obtained very valid products with a value of 88.71%. The practicality of teachers and students is very practical with scores of 93.3 and 89.75%. The effectiveness test of this learning video is effective because based on the T-test conducted, there is a significant difference between the experimental class and the control class, namely the significance of 0.026, which means that the use of learning videos has an effect on improving student learning outcomes.
Effect of the Thermophilic Bacterial Biculture Consortium from Mudiak Sapan Hot Springs on Biofuel Production Irdawati, Irdawati; Fahra, Fahra; Putri, Dwi Hilda; Handayani, Dezi; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3597

Abstract

Biofuels are fuels derived from biomass and consist of biogas, biodiesel and bioethanol. Bioethanol is a biofuel whose main ingredients are from plants and generally use microorganisms in the fermentation process. One way is to use thermophilic bacteria with the advantage of low contamination levels and better product quality. Bacteria that exist in nature are not only in a single form but also exist in the form of a consortium in which there are beneficial or detrimental bacterial interactions. Favorable bacterial interactions indicate that the bacteria are compatible. Using a consortium with compatible bacteria gives better results than using a single bacteria. This study aims to determine the compatibility and effect of a consortium of thermophilic bacteria from Mudiak Sapan hot springs on biofuel yields. This research is a descriptive research. To test the cooperation between isolates, a compatibility test was carried out using the disk diffusion method. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%.
Development of STEM-Based Biology E-Module to Improve Student Learning Outcomes Irdawati, Irdawati; Chatri, Moralita; Wulansari, Kurnia; Razak, Abdul; Fajrina, Suci
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4737

Abstract

One of the factors for improving the quality of education in schools is teaching materials. Based on the results of observations at SMAN 1 Sitiung students have not used e-modules but use electronic teaching materials in the form of pdf files downloaded from the internet and only in the form of writing and a few pictures. Based on the questionnaire results, it is known that students have difficulty understanding the concept of the respiratory system material. This causes low student learning outcomes as evidenced by the daily test scores that are still below the minimum completeness criteria. So, it takes teaching materials that can help in visualizing the subject matter. This type of research is Plomp model development research which consists of three stages: the initial investigation stage, the development or prototyping stage, and the assessment stage. The research subjects were class XI students at SMAN 1 Sitiung for the 2022-2023 academic year. Validation results by the validator on e-module-based Science Technology Engineering and Mathematics (STEM) show an average grade 88.05% (very valid). Practical results by Biology teachers showed an average score of 87.50% (very practical) and 88.28% students (very practical). Effectiveness test data has effectiveness with very effective criteria in terms of cognitive competency assessment with an average of 83.59, affective with an average of 84.24, and psychomotor with an average of 81.08
Co-Authors Abdul Razak Abdul Razak Abdul Razak Abror Abror Agustien Agustien Ahmad, Nurafni Fajarna Do Andrian, Richard Anggraeni, Novicka Putri Anthoni Agustien Apriansa, Apriansa Ardi Ardi Armiliandi, Rada Aryeni Fatwah, Monika Az-Zahra, Fauziah Azwir Anhar Bob Refianto Deni Kurniati Des M Des Desi Nurmayenti Dezi Handayani Dezi Handayani Dwi Hilda Putri Elfah rahma Elsa Sri Handayani Fahra Fahra Fahra Fahra Fahra, Fahra Fajri, Dilham Hidayatul FAJRINA, SUCI Faradilla Rattriana Fatiha, Fathma Dwi Fauzana Ahmad Feby Yeriska Fevria, Resti Fitri Angraini Fitri Arsih Francantika, Manja Ghiffari, Muhammad Gustina Indriati Heffi Alberida Helpida Helpida Ilsa Septia Putri Inayatul Fatia Indrawani Matondang Irma Leilani Jannah Koftiah Khalif Alfajri Kurnia Wulansari Larashinda, Mentari Linda Advinda Lufri Lufri Luthfi, Afdal Mades Fifendy Marissa Angelina Maulina, Adinda Rizky Mei Niarti Melsi Pratiwi Yusni Monhartini, Monhartini Moralita Chatri Muhamad Sholichin Muhamad Sholichin Muhammad Aulia Rahman Muhammad Deedat Ayasy Muhyiatul Fadilah Mulia Mulia Mulia Mulyadi, Rival Muskhir, Mukhlidi Nada Nafion Nia Ramadhanti Nisa Afifah Nissha, Dwi Khayrun Nur Shofiatun Nisa Nur Vaizi Nurfatihah Z, Zahara Putri Andriani Putri Ardila Sari Putri Rachma Auliya Putri Rahma Padilla Putri Sarinami Rahmi, Elva Refni Syahleli Afni Rizka Putri Alti Roza Yolanda Sasmeri Sasmeri Selaras, Ganda Hijrah Sri Wahyuni Suci Fajrina Suherman, Donny Summaiati, Titi Syahrastani, Syahrastani Syamsuardi Syamsuardi Syamsurizal S Tomi Apra Santosa Uthami, Feranis Nadia Vauzia Vauzia Vestimarta, Aldi Wahyuda Violeta Violita Violita Violita Violita Viona, Alda Wahyuda Vestimarta, Aldi Wardah Hayati, Wardah Wella Antika Weni Yulastri Windi Nopitasari Wirda Taufik Witri Nofita Safitri Wulansari, Kurnia Y Rilda Y Yusrizal Yetria Rilda Yuandry, Syafrina Yusrizal Y Yusrizal Y Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal Zakri, Dwika Febriana Zulyusri, Zulyusri