Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

THE METACOGNITIVE STRATEGY ON WRITING VIEWED FROM LEARNING STYLES FOR EIGHTH GRADERS OF SMP NEGERI 5 SIDOARJO Indra Asnianto; Bambang Yulianto; Syamsul Shodiq
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.485 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi metakognisi dalam menulis ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Sidoarjo. Metakognisi adalah pengetahuan atau kesadaran siswa terhadap proses dan hasil berpikirnya sendiri. Strategi metakognisi dalam penelitian ini dilihat dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian menulis teks berita. Tema teks berita dalam penelitian ini adalah fenomena alam, serta gaya belajar yang digunakan adalah visual, auditori, dan kinestetik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualititatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa (1) siswa yang bergaya belajar visual, (2) auditori, dan (3) kinestetik menggunakan metakognisi dalam perencanaan yaitu memahami struktur teks berita, menentukan tujuan sebelum menulis, menetapkan strategi sebelum menulis, dan membuat ide-ide pokok untuk memudahkan penulisan; pelaksanaan pada gaya belajar visual yaitu mengontrol kesalahan penulisan dan tata bahasa, cermat mengekspresikan ide-ide sesuai dengan struktur teks sedangkan siswa dengan gaya belajar; pelaksanaan pada gaya belajar auditori yaitu mengekspresikan ide-ide namun terkadang tidak urut sesuai dengan struktur teks; sedangkan pelaksanaan pada gaya belajar auditori kinestetik yaitu mengekspresikan ide-ide namun tidak sesuai dengan struktur teks; dan evaluasi yaitu mengecek kembali, menulis, dan menyusun kembali hasil tulisan.
PERBEDAAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA SUKU KATA SISWA SLOW LEARNER KELAS RENDAH DAN KELAS TINGGI DI SDN KAPASARI I SURABAYA YANG DIAJAR DENGAN METODE QIRAATI (STUDI KASUS) Azizatul Fithriyah; Bambang Yulianto; Titik Indarti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.514 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan membaca suku kata siswa slow learner kelas rendah dan kelas tinggi di SDN Kapasari I Surabaya yang diajar dengan metode qiraati. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti melakukan kegiatan membaca suku kata dengan mengadaptasi dari pembelajaran metode qiraati. Setiap kegiatan membaca suku kata yang dilakukan dijadikan sumber data untuk kemudian diidentifikasi, dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian ini dirinci dalam bentuk deskripsi tulisan tangan siswa yang dijabarkan kemampuan menunjuk huruf yang didengar, membaca huruf vokal, membaca huruf konsonan, membaca suku kata berpola KV, dan membaca suku kata berpola KVKV. Berdasarkan deskripsi hasil pengamatan peneliti terhadap subjek penelitian diketahui bahwa metode qiraati dapat mengembangkan kemampuan membaca suku kata siswa slow learner. Peran guru pembimbing dan orang tua pada proses perkembangan kemampuan membaca suku kata sangatlah penting.
PERKEMBANGAN GRAFIS TULISAN TANGAN TEGAK BERSAMBUNG SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR Mira Intansari; Bambang Yulianto; Titik Indarti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.787 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk grafis tulisan tangan siswa kelas dasar dalam bentuk tulisan tegak bersambung. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan hasil tulisan tangan anak sebagai data penelitian. Setiap bentuk grafis tulisan tangan siswa yang berupa bentuk huruf tertentu, kerapian dan keterbacaan tulisan tangan dijadikan sumber data untuk kemudian diidentifikasi, dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian ini dirinci dalam bentuk deskripsi tulisan tangan siswa yang dijabarkan berdasarkan ukuran huruf, yang disesuaikan dengan batas garis maya baris tulisan; kemiringan huruf, yang diperoleh dari kecenderungan arah tulisan dan bentuk huruf, yang berpatokan pada acuan penulisan huruf tegak bersambung. Berdasarkan deskripsi hasil pengamatan peneliti terhadap tiga puluh tulisan tangan siswa yang dihasilkan oleh lima belas siswa perempuan dan lima belas siswa laki-laki diketahui bahwa sudah terbentuk kebiasaan menulis tegak bersambung yang stabil pada sebagian besar siswa. Peran guru pembimbing dan orang tua pada proses perkembangan keterampilan menulis tegak bersambung sangatlah penting.
PIDATO NADIEM MAKARIM DALAM SERI MERDEKA BELAJAR: ANALISIS WACANA KRITIS SITUASI SOSIAL DAN IDEOLOGI (Perspektif Teori Analisis Wacana Kritis) Wahyu Maria Helena; Bambang Yulianto; Kisyani .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.06 KB)

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk (1) menerangkan sistem transitivitas dalam teks pidato Nadiem Makarim, (2) menerangkan ideologi yang tercermin dalam teks pidato. Pidato tokoh utama saat ini sering digunakan sebagai topik penelitian dalam kajian bahasa. Beberapa kajian lintas disipliner muncul seiring berkembangnya peran dan definisi bahasa. Kajian-kajian itu adalah pragmatik, analisis wacana kritis, psikolinguistik, neurolinguistik dan sosiolinguistik. Penelitian ini fokus pada sistem transitivitas dan ideologi yang tercermin dalam teks pidato Nadiem Makarim seri merdeka belajar. Sistem transitivitas yang dikemukakan Halliday menjadi alat analisis untuk menganalisis data liguistik yang telah digunakan oleh Fairclough dalam kerangka teoretis analisis wacana kritisnya. Berdasarkan tujuannya yakni mendeskripsikan sistem transitivitas dan ideologi pidato NM maka penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan enam proses yang digunakan Nadiem Makarim dalam merepresentasikan pengalamannya, yakni proses material, proses mental, proses relasional, proses verbal, proses perilaku (behavioral), proses eksistensial. Proses yang sering digunakan oleh Nadiema Makarim adalah proses material disusul oleh proses relasional dan proses mental. Dalam mengungkapkan idenya Nadiem Makarim banyak menggunakan proses material serta menunjukkan prinsipnya bahwa lebih baik bertindak daripada hanya sekedar berbicara. Nadeim Makarim menyampaikan pidatonya saat hari Guru Nasional pada tahun 2019. Ajaklah kelas berdiskusi bukan mendengar, beri kesempatan murid untuk mengajar dikelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, tawarkan pada guru yang sedang mengalami kesulitan. Dan kemudian dilanjutkan pidato NM pada HGN tahun 2020 di tengah pandemi covid-19. Pernyataan tersebut diungkapkan secara eksplisit pada pidato hari guru nasional dan membuat publik antusias dan sadar betapa pentingnya pendidikan Indonesia ini.
ANALISIS BUTIR TES DOKKAISISWA KELAS XI PEMINATAN BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 1 SUMENEP Restiana Moeriyandani; Bambang Yulianto; Roni .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.389 KB)

Abstract

Kegiatan evaluasi pembelajaran merupakan sebuah kegiatan akhir yang dilakukan oleh pengajar untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai. Selain itu, evaluasi pembelajaran juga dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan pembelajar terhadap kemampuan yang akan diukur. Melalui kegiatan evaluasi inilah seorang pengajar biasanya memberikan tes kepada siswanya untuk mengukur kemampuan siswa tersebut. Namun tes yang diberikan haruslah tes yang baik dengan kata lain tes tersebut telah teruji kualitasnya. Melalui penelitian ini,dilakukan analisis butir tes yang telah disusun oleh pengajar untuk menguji kualitas tes berdasarkan tingkat kesulitan, daya beda, keefektifan pengecoh. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus penghitungan butir soal sebagaimana yang oleh Kunandar(2014:240-243). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, untuk tingkat kesulitan butir tes diperoleh 7 butir tes termasuk dalam kategori sedang, dan 3 butir tes termasuk dalam kategori mudah. Hasil analisis daya beda diketahui bahwa 2 butir tes termasuk dalam kategori baik sekali, 3 butir tes termasuk dalam kategori baik, 4 butir tes termasuk dalam kategori cukup dan hanya 1 butir tes yang termasuk dalam kategori jelek. Hasil analisis keefektifan distraktor diketahui bahwa 7 butir tes memiliki distraktor efektif, dan 3 butir tes memiliki distraktor tidak efektif, karena tidak ada satupun testee yang memilih option tersebut. Secara keseluruhan butir tes Dokkai pada tema “Watashi no Seikatsu” dan tema “Watashi no Uchi” untuk siswa kelas XI Peminatan di SMA Negeri 1 Sumenep dapat dikategorikan sebagai butir tes yang baik, sebab memiliki persentase tingkat kesulitan tes terbesar pada kategori sedang yaitu sebanyak 7 butir tes, persentase daya pembeda terbesar pada kategori baik yaitu 4 butir tes, serta lebih banyak distraktor yang telah berfungsi dengan baik yaitu sebanyak 7 butir tes yang memiliki distraktor kategori efektif.