Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV DI KABUPATEN NGADA Wendo, Emilia Sariman; Wau, Maria Patrisia; Noge, Maria Desi Daria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal pada tema selalu berhemat energi yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar pada siswa kelas IV di Kabupaten Ngada, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal pada tema selalu berhemat energi untuk siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum 2013 kelas IV dan siswa SD kelas IV di Kabupaten Ngada. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks kearifan lokal masyarakat Ngada yang relevan diintegrasikan dalam tema selalu berhemat energi kelas IV untuk dijadikan sebuah bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal Ngada. Bahan ajar elektronik ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/isi ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek kesesuaian materi dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar(rata-rata 4,0), (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek kekonsistenan pada penggunaan spasi,judul, sub judul, dan pengetikan materi, kelengkapan komponen-komponen, kejelasan penulisan atau pengetikan dan pengorganisasian aktifitas pembelajaran yang dirancang dalam pembelajaran berbasis budaya(rata-rata 4), (3) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori baik, skor tertinggi ada pada aspek video(rata-rata 4,3), (4) Uji coba siswa sebagai pengguna produk ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek penggunaan warna teks, gambar, dan tampilan buku serta kemenarikan tampilan bahan ajar secara keseluruhan(rata-rata 4,3) . Dengan demikian, pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal ini layak digunakan pada siswa sekolah dasar kelas IV
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA I ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA PADA SISWA KELAS V NESI, ESTIANA; WAU, MARIA PATRISIA; LAWE, YOSEFINA UGE
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.638

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes on the theme 1 Animal and Human Movement Organs in fifth grade students of SDI Rutosoro, Golewa District, Ngada Regency through the application of the guided inquiry learning model. This type of research is classroom action research (CAR) developed by Kemmis and Mc Taggart, which consists of two cycles and each cycle consists of planning, implementing, and observing, and reflecting. The subjects of this study were 6th grade students of SDI Rutosoro. Research data were collected using test techniques and research instruments in the form of a description test. Data were analyzed by quantitative descriptive statistics. The results of the first cycle of action research obtained that the average student learning outcomes in thematic learning theme I of animal and human movement organs was 63.34, with a percentage of 63.34% and was in the fairly good category. In the second cycle, the average student learning outcomes in thematic learning theme I animal and human movement organs were 94.83 with a percentage of 94.83%. And is in a predetermined category, namely the results criteria with a percentage of 80-100%. the increase from cycle I to cycle II was 31.43%. Based on the data above, it can be concluded that the application of the guided inquiry learning model can improve the learning outcomes of the fifth grade students of SDI Rutosoro for the 2021/2022 academic year.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA PADA TEMA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI UNTUK SISWA KELAS III SD Dhiku, Daniela Densi; Laksana, Dek Ngurah Laba; Wau, Maria Patrisia
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema perkembangan teknologi. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 SDI Malamude Were , dosen STKIP Citra Bakti, guru SMAN 1 Were, seorang tokoh penulis buku, dan dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. bahan ajar multilingual menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima langkah, yaitu: (1) analize, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berdasarkan hasil uji coba ahli adalah (1) Uji coba ahli konten materi atau isi ada dalam kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata 4,4, (2) Uji coba dengan ahli bahasa Indonesia ada dalam kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata 4,7, (3) Uji coba dengan ahli bahasa daerah ada dalam kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,4, (4) Uji coba dengan ahli bahasa Inggris ada dalam kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 4,0,(5) Uji coba dengan ahli desain ada dalam kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,7. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema perkembangan teknologi untuk siswa kelas 3 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA BENDA DI SEKITARKU Kedhi, Falentina; Noge, Maria Desidaria; Wau, Maria Patrisia
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik pada tema benda di sekitarku pada siswa kelas III SD Citra Bakti dengan menggunakan model Pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle. Penelitian ini dilakukan di sd citra bakti , Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Citra Bakti yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 7 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) .Objek penelitian ini adalah hasil belajar Tematik tema benda di sekitarku pada siswa kelas III Sekolah Dasar Citra Bakti dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC).Berdasarkan hasil analisis, hasil belajar tematik yang diperoleh pada siklus I rata-rata 57,61 dan presentase 57,61%. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran tematik dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circlesedang. Berdasarkan data hasil belajar di siklus I dan siklus II menemukan bahwa hasil belajar tematik mengalami peningkatan 28,5% sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajara kooperatif tipe Inside Outside Circledapat meningkatkan hasil belajar tematika pada siswa kelas III SD Citra Bakti.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR DI SDK ROWA KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Hoo, Vinsensia Theresia; Wau, Maria Patrisia; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 SDK Rowa. Jenis penelitian yang ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. SubjeK dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDK Rowa berjumlah 6 siswa terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki. Dan objek dari penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar kecamatan Boawae kabupaten Nagekeo. Metode pengumpulan data dalam penelitian Ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDK Rowa dengan jumlah 21 siswa, 6 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Pada proses penelitian terlebih dahulu dimulai dengan memberikan tes membaca pada siswa, Kemudian setelah aspek kesulitan diketahui, lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek kesulitan belajar membaca permulaan yaitu siswa belum mampu menganalisis huruf, siswa belum mampu mengenali huruf.siswa belum memahami kaitan antara huruf dan bunyi.
Pendampingan Identifikasi Bahan Bacaan Ramah Anak Berbasis Budaya Lokal Etnis Ngadhu Bhaga di Sekolah Dasar Kecamatan Bajawa Wau, Maria Patrisia; Meka, Marsianus; Kedhi, Maria Anjelina
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1141

Abstract

This community service program (PKM) is an integral part of the Thematic Community Service Program (KKN) carried out by lecturers and students of the Seventh Semester of the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD) at STKIP Citra Bakti. This PkM focused on the importance of providing and utilizing reading materials in elementary schools that not only meet child-friendly criteria (appropriate for age, language, and developmental psychology) but are also based on specific local culture. Specifically, this activity is directed at identifying reading materials that integrate the values and heritage of the Ngadhu Bhaga Ethnic Group, which is the dominant cultural identity in the Bajawa District area. This activity was carried out in seven elementary schools in the Bajawa District, Ngada Regency. The approach used was a qualitative approach with a descriptive survey type. Data collection techniques were carried out through 3 techniques, namely collection inventory, semi-structured interviews, and document analysis. Based on the identification results, it can be concluded that the availability of reading materials in elementary schools in Bajawa District, Ngada Regency, is still not optimal in supporting the strengthening of local culture-based literacy. Child-friendly reading materials that explicitly highlight Bajawa local values, stories, and wisdom were found to be very minimal, which resulted in hampering efforts to contextualize learning and strengthen students' cultural identity.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DALAM PEMBELAJARAN BILINGUAL TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS V Noge, Maria Desidaria; Oli, Yohanes Mite; Wau, Maria Patrisia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v8i1.16944

Abstract

This research aimed at finding out the effect of cooperative learning models of Student Facilitator and Explaining in Bilingual learning of the thematic learning achievement of class V in the group VI district of Boawae District Nagekeo. This research was experimental research using the research design of pseudo experiments, with the research draft "Posttest Only Control Group Design". The subject in this study was students class V of Padhapae Primary School as an experimental group totaled 28 students, and Raja Primary School students as a control group totaled 25 students. Test result data were analyzed by statistics descriptive quantitative. From the results of the analysis obtained t-test value 4.038 is greater than 2.021, with its significance value was 0.000 smaller than 0.05, then the decision was H0 refused and H1 accepted. Based on the posttest results in the experimental group gained an average of 72.35 while the control group gained an average of 60.64. The hypothesis test results showed that there was a significant influence in the implementation of a cooperative learning model for Student Facilitator And Explaining in Bilingual learning of the thematic learning achievement of the V-class students in Boawae subdistrict. Nagekeo Regency.
PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Maria Patrisia Wau; Maria Aquinda Moi; Elisabet Paba; Wilhelmina Dede; Bernadetha Soubyrous Yadha; Rene Gampil Mau; Maria Nio Jodho
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Januari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6510

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar dengan fokus pada penerapan pendekatan kontekstual, pemanfaatan media pembelajaran, serta penggunaan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa melalui observasi lingkungan, diskusi sosial, dan kegiatan berbasis proyek yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Penggunaan media visual dan teknologi digital, seperti video edukatif, gambar tematik, dan platform pembelajaran daring, turut meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas, kesiapan siswa, dan alokasi waktu, guru mampu mengatasinya melalui strategi adaptif seperti penyediaan media alternatif dan pendampingan tambahan. Secara keseluruhan, pembelajaran IPS berbasis konteks, proyek, dan teknologi memberikan dampak positif terhadap aspek kognitif, sosial, dan karakter siswa.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP LITERASI MEMBACA PESERTA DIDIK DI SDK NGORANALE Maria Gaudensia Nai; Helena Milo; Maria Ermelinda Kila; Elisabet Paba; Maria Patrisia Wau
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar terhadap literasi membaca peserta didik di SDK Ngoranale. Lingkungan belajar yang kondusif memiliki peran penting dalam menumbuhkan literasi membaca, yang menjadi salah satu fondasi utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik, guru, serta kepala sekolah di SDK Ngoranale. Teknik analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang mendukung seperti ketersediaan buku bacaan, ruang baca yang nyaman, serta keterlibatan guru dan orang tua berkontribusi positif terhadap meningkatkan literasi membaca peserta didik. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya dukungan dari orang tua dan kurangnya variasi bahan bacaan yang memengaruhi literasi membaca secara keseluruhan. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal demi meningkatkan literasi membaca peserta didik.
PERAN KULTUR SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA SDK KISANATA Damasus Albertus Nay; Ferdinandus Raga; Theresia Margareta Wonga; Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi; Maria Patrisia Wau
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pembentukan karakter disiplin siswa dilakukan melalui berbagai unsur kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seluruh warga sekolah terlibat sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman disiplin dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan yang terintegrasi dalam kultur sekolah, antara lain penerapan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), pengondisian sebelum kegiatan belajar, pelaksanaan upacara bendera, pembiasaan berbaris sebelum masuk kelas, pemakaian seragam sesuai ketentuan, imbauan menjaga kebersihan dan ketenangan, pengelolaan waktu yang efektif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Keseluruhan praktik tersebut mencerminkan bahwa kultur sekolah memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter disiplin peserta didik melalui kebiasaan positif yang dibudayakan secara terus-menerus dalam kehidupan sekolah.
Co-Authors Agustina Mogi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Dhone Andi Nafsia Antony Bernad Santo Lapu Aprilia Ayuni Nuwa Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Azi, Vinsensius Meo Baghe, Martina Simplisia Basan, Mario Antonius Bate Dopo, Ferdinandus Bate, Nasarius Sensius Bernadetha Soubyrous Yadha Bhoko, Paula Maria Boa, Margaretha Christina Ngadha Coo, Reldiana Lidivika Damasus Albertus Nay Daniela Densi Dhiku Demu, Maria Antonilda Deo, Maria Goreti Dhiku, Daniela Densi Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dimas Qondias Dionisia Alfiana Jojon Dionisia Wea Dionisius Tebu Dua, Marselina Efrida Ita Elisabet Paba Elisabeth Paba Elisabeth Tantiana Ngura ElisantiNia Endu Emilia Sariman Wendo Endu, ElisantiNia Ermelinda Mbagha ESTIANA NESI Fachry Abda El Rahman Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus Raga Fono, Ermelinda Genoveva Dhey Helena Milo Hoo, Vinsensia Theresia Ito, Yohana Klaudia Itu, Maria Alexandra Jojon, Dionisia Alfiana Kale, Dominika Elviana Karolus Dhena Kedhi, Falentina Kedhi, Maria Anjelina Klara Pare Krista Muku Kristina Arlinda Wiki Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Lelo, Theresia Avila Menge Liza, Maria Benedikta Longa, Ana Fortunata Longa, Getrudis Longa, Viviana Meo Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Kedhi Maria Aquinda Moi Maria Dela Yona Maria Desi Daria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Kila Maria Florentiana Nio Soa Maria Fransiska Noo Maria Gaudensia Nai Maria Ines Teresa Pare Maria Ines Teresa Pare Maria Jesinta Meo Maria Lidwina Teku To Maria Melania oktaviana Bhena Maria Nio Jodho Maria Oktavia Wawo Maria Sintia Ciak Maria Yanuaria Roman Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Yolanda Bupu Marselina Yolanda Bupu Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Mau, Fridolin Narti Mau, Theresia Yasintha Mbowa, Merlinda Meka, Marsianus Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Menge, Rolince Menge, Rufina Meo, Alwisia Meo, Margaretha Meo, Thomas Didimus Milo, Kristina MOGI, AGUSTINA Mopa, Maria Elisabeth Muku, Krista Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Ndasi, Alvensiana Ayuti Ratna Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Noge, Maria Desi Daria Nono, Ulrikus Noo, Maria Fransiska Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Oli, Yohanes Mite Owa, Yosefa Kafasin Paba, Elisabeth Pare, Klara Paula Fransiska Djawa Paula Maria Bhoko Pelipus Wungo Kaka Pulu, Deiflora Raga, Maria Yosefina Remba, Veronika Renata Rita Rosana Lado Rene Gampil Mau Resi, Wilhelmina Rolince Menge Rufina Menge Singgu, Hans Marianus Soli, Yuliana Soro, Viorentina Meo Susu, Valerianus Alpino Poma Tangi, Marsianus Aristo Tarung, Maria Febriani Tebu, Dionisius Tego, Jumita Ratnasari Umbu Teku To, Maria Lidwina Theresia Margareta Wonga Theresia Yasintha Mau Tuku, Oktaviana Tuna, Melania Una, Yosefania Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi Veronika Remba Vinsensia Theresia Hoo Vinsensius Meo Azi Vinsensius Pala Viviana Meo Longa Wae, Anastasia Wawo, Maria Oktavia Wea, Dionisia Wendo, Emilia Sariman Wewe, Melkior Wilhelmina Dede Wilhelmina Resi Resi Wilibaldus Bhoke Wonga, Maria Susanti Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan3 Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yona, Maria Dela Yosefa Kafasin Owa Yosefania Una YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Yuliana Soli Yunita Rufina Ruba