Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Konstruksi Indikator Asesmen Dimensi Profil Pelajar Pancasila Fase Pendidikan Anak Usia Dini Artha Mahindra Diputera; Anita Yus; Rini Juliana Sipahutar; Roni Sinaga
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i1.47897

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkonstruksi indikator yang dapat dikembangkan dari elemen dan subelemen setiap dimensi Profil Pelajar Pancasila pada Fase Pendidikan Anak Usia Dini. Metode yang digunakan studi pustaka dari berbagai sumber dokumen peraturan pemerintah, buku dan artikel ilmiah yang membahas tentang Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelusuran menghasilkan Profil pelajar Pancasila sangat penting dalam pembentukan generasi yang memiliki karakter unggul. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, pelajar akan menjadi individu yang memiliki integritas tinggi, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi secara positif terhadap masyarakat dan bangsa. Profil pelajar Pancasila juga akan membantu melahirkan pemimpin masa depan yang berkomitmen untuk mewujudkan keadilan sosial, persatuan, dan kemajuan bangsa. Kesimpulan dalam penelitian bahwa Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia terdepat 10 indikator. Dimensi Berkebhinekaan Global terddapat 11 indikator. Dimensi Bergotong Royong terdapat 7 indikator. Dimensi Mandiri terdapat 7 indikator. Dimensi Bernalar Kritis terdapat 4 indikator. Dimensi Kreatif terdapat 3 indikator
Pengaruh Media Gambar Berseri Terhadap Capaian Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Harapan Kita Yadika Kabupaten Labuhanbatu Selatan Lusiana Lumbantoruan; Anita Yus
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 2 (2024): Bhinneka
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v2i2.737

Abstract

The research was conducted with the aim of knowing the effect of serialized image media on the achievement of cognitive development of children aged 5-6 years at TK Harapan Kita Yadika, Labuhanbatu Selatan Regency. His study used a type of experimental research with a Quasi Experiment design in the form of The Equivalent Time Sample Design. The study population consisted of all children aged 5-6 years at TK Harapan Kita Yadika Kindergarten as many as 2 classes. The sampling technique used simple random sampling technique with the consideration of taking one group randomly, namely Melati 1 class which amounted to 18 children. This research variable consists of independent variables, namely serialized images and dependent variables, namely the achievement of children's cognitive development. Data collection techniques using observation with observation sheet instrument. The data were analyzed using non-parametric statistics by means of the wilcoxon test with a real level of α = 0.05 with a critical value of 40. The results showed that there was a significant effect of serialized image media on the cognitive development outcomes of children aged 5-6 years at TK Harapan Kita Yadika South Labuhanbatu Regency. With the results of statistical calculations where the hypothesis test results show Jcount of 54.5. The hypothesis testing criteria used are the real rate α = 0.05, with dk = n-1 obtained Jtable of 40, so it can be concluded that Jcount (54.5) > Jtable (40). This means that Ha is accepted and Ho is rejected or means that serialized image media has a significant effect on the achievement of cognitive development of children aged 5-6 years at TK Harapan Kita Yadika Kindergarten, Labuhanbatu Selatan Regency.
Evaluasi Program Pentas Seni Di Hairos TK Siloam Medan Dini Pransiska; Imma Niani Handayani Gulo; Maria Agustina Naibaho; Setiani Hotnida Rambe; Khairunnisa Khairunnisa; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.518

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi program Pentas Seni di Hairos TK Siloam Medan untuk mengukur efektivitasnya dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri anak-anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas program pentas seni yang dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya pelatihan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program, menganalisis kendala yang dihadapi, dan merekomendasikan solusi untuk meningkatkan kualitas program. Metode evaluasi yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Pentas Seni telah berhasil mencapai tujuannya, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu perbaikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini memiliki dampak positif pada perkembangan anak-anak, terutama dalam hal peningkatan keterampilan seni, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan koordinasi antara guru dan orang tua serta peningkatan kualitas fasilitas dan sumber daya untuk mendukung program Pentas Seni di masa depan.
Evaluasi Program Manasik Haji di TK Swasta Al-Muttaqien : Kendala, Dukungan, dan Upaya Peningkatan Partisipasi Dina Amanda; Marcelita Nainggolan; Naila Pajira; Nida Afifah; Rifka Sriwilda Manik; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program manasik haji di TK Swasta Al-Muttaqien menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai relevansi, sumber daya, proses, dan dampak program terhadap anak usia dini. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam melalui simulasi ibadah haji yang edukatif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif pada perkembangan spiritual dan karakter Islami anak, seperti kesabaran, kerja sama, dan kepatuhan. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya keterlibatan orang tua dan keterbatasan fasilitas pendukung. Implikasi penelitian ini merekomendasikan peningkatan partisipasi orang tua, dukungan yayasan, pengembangan fasilitas, dan inovasi metode pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program manasik haji sebagai sarana pendidikan agama yang efektif bagi anak usia dini.
Evaluasi Program Outbound Di Tk Al-Ihsan Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) Waldo Venalosa Harianja; Nazwa Aliya; Tiara Akta Meipia; Hartoti Sitohang; Febe Wahyuni Br. Sihombing; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.533

Abstract

Outbound untuk anak usia dini adalah kegiatan pembelajaran di alam terbuka yang Kegiatan ini dilakukan dengan metode experiential learning, yaitu belajar melalui pengalaman langsung. Dalam Perkembangan kognitif anak usia dini dapat meliputi: belajar dan pemecahan masalah, berpikir logis dan berpikir simbolik. Salah satu kegiatan yang dapat menarik minat anak untuk meningkatkan kemampuan kognitif adalah kegiatan outbound karena kegiatan ini dapat menstimulasi anak untuk memecahkan masalah melalui beragam aktivitas dengan mengeksplorasi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan outbound dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak pada sekolah Al – Ishan yang berjumlah 20 orang anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan saat penelitian yaitu: observasi, wawancara. Rubrik penilaian yang dsusun sebagai acuan dalam mengukur kemampuan kognitif anak. Hasil observasi awal menunjukkan terdapat 2 orang anak mencapai kriteria ketuntasan (11,76%). Setelah diberikan kegiatan outbound yang beragam kegiatan pada Siklus I mengalami peningkatan terdapat 15 orang anak mencapai kriteria ketuntasan (70,59%), terjadi peningkatan kembali pada Siklus II sehingga ketuntasan kemampuan kognitif anak mencapai kriteria ketuntasan (88,24%) dari 15 orang anak, setelah diberikan kegiatan outbound yang beragam sehingga dapat disimpulkan, bahwa melalui kegiatan outbound menjadi salah satu kegiatan pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak.
Evaluasi Pelaksanaan Tari Kreasi Dalam Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Di TK Negeri Pembina Lubuk Pakam Amelianda Sembiring; Mulyani Gabriela; Cindy Yola Aritonang; Nabila Dhara; Nurbetti Sijabat; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tari kreasi sebagai media pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini di TK Negeri Pembina Lubuk Pakam. Tari kreasi dipilih karena relevan dalam meningkatkan motorik kasar, koordinasi, dan kreativitas anak. Metode evaluasi menggunakan model CIPP yang mencakup konteks, input, proses, dan produk, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan tari kreasi telah membantu anak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus, serta membangun kepercayaan diri dan kreativitas. Namun, ditemukan kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan program dari orang tua. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi fasilitas pendukung dan peningkatan kompetensi guru untuk memastikan keberhasilan program. Dengan demikian, tari kreasi terbukti menjadi sarana yang efektif dalam mendukung perkembangan kinestetik anak usia dini serta memperkaya pengalaman belajar mereka di lingkungan pendidikan.
Evaluasi Program Aku Senang Membaca Buku di TK Pembina 1 Medan M. Zulfan Nur; Dhea Amanda; Elisa Simatupang; Rotua Simanjuntak; Ulfa Dwi Anti; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.545

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan dan ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pelaksanaan program ini sering kali menghadapi kendala, baik internal maupun eksternal. Kendala eksternal yaitu dimana orang tua anak-anak yang acuh tak acuh terhadap kegiatan program yang dilaksanakan di TK tersebut. Program aku suka membaca untuk meningkatkan kemampuan membaca. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan metode kualitatif Program "Aku Senang Membaca Buku" di TK Pembina 1 Medan menunjukkan potensi yang baik dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan langkah-langkah konkret seperti peningkatan anggaran, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pelatihan bagi guru.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program ini memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak usia dini. Peningkatan minat baca dan kemampuan literasi anak yang terobservasi setelah pelaksanaan program menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat didorong untuk mengembangkan kebiasaan membaca yang baik.
Perspektif Guru Taman Kanak-kanak Terhadap Pembelajaran Proyek Berbasis Bermain Dengan Pendekatan Playworld Anita Yus; Handayani, Peny Husna; Artha Mahindra Diputera
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i3.67043

Abstract

Learning for children at an early age refers to integrating learning through play. However, the need to integrate these concepts is a problem that still needs to be resolved in the literature. Apart from that, the conflict between parents' expectations for children and teachers' achievements is a complaint for kindergarten teachers in implementing play-based project learning with a Playworld approach, resulting in teachers' perceptions of this learning model. This research analyzes kindergarten teachers' perspectives on project learning through play with a Playworld approach. The sample for this research was 228 kindergarten teachers who were randomly selected using convenience sampling techniques. Questionnaires and FGDs were used to collect research data. Quantitative data was obtained by distributing questionnaires using Google Forms. Quantitative data was analyzed using descriptive analysis, and qualitative data was analyzed using thematic analysis. The research results show that kindergarten teachers have an average of 70.75 knowledge about project learning through playing with the Playworld approach, 69.09% experience using it, and 34.48% teacher creativity in using this learning. Based on these results, teachers experience difficulties integrating learning through play, especially play-based project learning with a Playworld approach. These findings have implications for improving the quality of learning and increasing teachers' abilities in designing and implementing better learning.
Peran Model Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Susanna Ginting; Ade Hermansyah Pohan; Suryana Rajagukguk; Anita Yus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3168

Abstract

Latar belakang: Kajian ini dilandasi atas permasalahan yang terjadi saat pembelajaran matematika di sekolah dasar berlangsung yaitu banyak siswa yang belum aktif sehingga hasil belajar siswa rendah dan belum memenuhi KKTP, hal itu dikarenakan model belajar yang digunakan guru belum membuat siswa antusias dalam belajar matematika. Sehingga diperlukan model belajar yang inovatif dan menekankan kreativitas serta keaktifan siswa di dalam kelas salah satunya adalah model Two Stay Two Stray. Metode penelitian: Kajian ini bermaksud memaparkan peran model two stay two stray terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD dan dilaksanakan di SD Negeri 060884 Medan dengan siswa kelas IV sebagai subyek kajian. Dimana pelajaran matematika di SD belum mencapai KKTP yang telah ditentukan, dikarenakan hal tersebut guru hasruslah membuat strategi yang baik saat mengajar agar KKTP yang telah ditentukan dapat tercapai dan siswa jauh lebih menyukai pembelajaran yang berlangsung. Kajian ini berupa kajian kualitatif yang menggunakan studi kepustakaan dengan data dikumpulkan dari rujukan semacam buku ataupun jurnal yang relevan. Hasil penelitian: Hasil dari kajian ini memaparkan model Two Stay Two Stray memberikan kemudahan guru dalam memaparkan materi dan membuat siswa lebih aktif saat belajar serta siswa mampu mengaplikasikan dan mengeksplor kognitif mereka sehingga hasil belajar matematika meningkat. Kesimpulan: Model two stay two stray memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan hasil belajar siswa, sebab model ini mengharuskan siswa aktif berkomunikasi dalam kelompok agar mampu mengapikasikan dan mengeksplorasi kogntitif yang mereka punya yang mempengaruhi hasil belajar matematika
Analisis Media Belajar Digital di Generasi Alpha Era Society 5.0 Mendukung Kurikulum Merdeka Nurul Arfika; Rani Adillah; Fince Putri Yeni Purba; Anita Yus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3177

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini sangat penting karena memaparkan upaya dalam mengatasi munculnya era digital, sehingga proses pembelajaran di kelas harus ditingkatkan dan dikembangkan serta diperbaiki agar memenuhi kebutuhan siswa. Metode penelitian: Kajian ini bermaksud memberikan referensi yang informatif pada aspek media belajar digital yyang cocok untuk generasi alpha di era society 5.0 pada kurikulum merdeka. Selain itu, bertujuan merangsang kepuasan belajar siswa generasi alpha dan memastikan kebutuhan mereka tercapai. Kajian ini dibuat menggunakan studi kepustakaan, dengan data yang dikumpulkan dari analisis isi yang di dalamnya terdapat sumber-sumber relevan demi mendukung kajian ini. Hasil penelitian: Hasil penelitian memaparkan banyak sekali dukungan media belajar digital pada generasi alfa yang selaras dengan kebutuhan mereka seperti media animasi, video digital, podcast, augmented reality, virtual reality, permainan pembelajaran, modul elektronik interaktif dan powerpoint. Kesimpulan: Dalam pemilihan materi pembelajaran digital demi mendukung kurikulum merdeka juga diselaraskan pada gaya belajar siswa di kelas agar terciptanya suasana belajar yang mendukung siswa agar menghasilkan lulusan yang berkualitas baik.