Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas IV SD Fadliana Fadliana; Andi Dewi Riang Tati; Asriani Arifuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 056 Basseang Kec.Anreapi, Kab.Polewali Mandar. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 056 Basseang pada semester ganjil 2020/2021 yang berjumlah 12 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 80 dengan skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 65. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 90 dengan skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 82. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 60% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 85%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IV SD Negeri 056 Basseang dengan melihat pencapaian nilai yang telah diperoleh.Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Basic Learning (PBL); Hasil Belajar Peserta Didik..
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Project Based Learning Siswa Kelas IV Nining Angriani; Andi Dewi Riang Tati; Asriani Arifuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26512

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPA siswa kela IV SDN 167  Baru I melalui model Project Based Learning).  Nilai penilaian harian mata pelajaran IPA siswa masih rendah. Dari 12 siswa, hanya 2 siswa yang nilainya mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yakni ≥ 70. Penyebabnya  adalah guru masih mengajar dengan metode ceramah. Sedangkan siswa hanya duduk rapi mendengarkan penjelasan dari guru. Solusinya adalah menerapkan model pembelajaran Project Based Learning pada pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. diakhir siklus diberikan tes .  Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 167 Baru I. Subyek Penelitian adalah siswa kelas IV  sebanyak 12 siswa. Obyek  penelitian adalah hasil belajar IPA. Tehnik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi.  Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar IPA . Tekhnik analisis data adalah analisis deskriptif.  Indikator keberhasilan adalah jika hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan dengan mininal 80 % siswa memperoleh nilai tes ≥ 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Project Basic Learning Dapat meningkatkan hasil belajar IPA Siswa Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar; Sains; Pembelajaran Dasar Proyek; Sekolah Dasar
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penggunaan Media Audio Visual Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas III SDI BUTTATIANANG II Andi Nurilmah; Andi Dewi Riangtati; Sarinimah Sarinikmah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.28810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melalui penggunaan media audio visual dengan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa Kelas III UPT SPF SDI BUTTATIANANG MAKASSAR. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 12 orang. Metode serta pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode tanya jawab, demontrasi, diskusi dan penugasan. Sedangkan pendekatan yaitu melalui pendekatan saintifik sesuai amanat kurikulum 2013 (meliputi aktivitas mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba mengasosiasikan/ mengolah informasi dan mengkomunikasikan) dan TPACK. Adapun dalam teknik pengumppulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dari akhir siklus I dan tes akhir siklus II serta dengan menggunakan lembar observasi, kuesioner/tanggapan siswa, dan pertanyaan refleksi siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dengan model Problem Based Learning dapat memfokuskan siswa dalam pembelajaran yang berkaitan dengan masalah pada kehidupan sehari-hari dan membantu siswa untuk dapat berpikir kritis dalam memecahkan masalah serta menemukan ide-ide kreatif yang menjadi solusi pada setiap masalah, baik penemuan jawaban secara individu maupun dalam bentuk diskusi kelompok. Berdasarkan dari beberapa data diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dengan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Kelas III UPT SPF SDI BUTTATIANANG II Makassar.
Kemandirian Belajar sebagai Solusi Peningkatan Keterampilan Abad 21 pada Siswa Sekolah Dasar Nour Ariyanti Amir; Arismunandar Arismunandar; Suardi Suardi; Lutfi Lutfi; Andi Dewi Riang Tati
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7373

Abstract

Pada era globalisasi yang terus berkembang ini, keterampilan abad 21 menjadi sangat penting bagi siswa agar mereka dapat menghadapi berbagai tantangan di masa depan dengan baik. Sekolah dasar memiliki peran utama dalam membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi sebagai dasar pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memasukkan konsep kemandirian dalam belajar sebagai strategi untuk mengembangkan keterampilan tersebut sejak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kemandirian dalam belajar dapat membantu meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa sekolah dasar dan merumuskan metode pembelajaran yang efektif untuk diterapkan. Memanfaatkan teknik penelitian pustaka dalam studinya ini menelaah literatur akademik mengenai konsep kemandirian belajar dan metode pembelajaran berbasis proyek serta penggunaan teknologi pendidikan dan penilaian diril sebagai upaya mendukungnya. Temuan dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan kemandirian belajar melalui pendekatan ini memberikan dampak positif pada pengembangan keterampilan abad ke-21 pada siswa dengan meningkatkan rasa tanggung jawab mereka serta kemampuan mandiri dan pengambilan keputusan. Studi ini merekomendasikan agar sekolah dasar fokus untuk menerapkan metode yang mendukung kemandirian belajar dan memberikan pelatihan kepada guru agar dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memfasilitasi pembelajaran mandiri bagi para siswa.
Memupuk Jiwa Entrepreneur Sejak Dini: Integrasi Konsep Kewirausahaan dalam Pembelajaran di SD Andi Dewi Riang Tati; Muhammad Irfan; Romansyah Sahabuddin; Muh. Faisal
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7950

Abstract

This study aims to examine relevant literature on the integration of entrepreneurial concepts in learning at the elementary school level. The study uses the library research method to explore entrepreneurial concepts and their integration into learning through data analysis from various sources of literature. The research steps include identifying keywords, selecting relevant literature, and conducting content analysis to categorize information based on key themes such as entrepreneurial concepts and integration strategies. The findings are synthesized into a theoretical framework that emphasizes the importance of fostering entrepreneurial spirit from an early age and provides guidance for educators in designing innovative learning approaches. Entrepreneurial education not only teaches business skills but also builds character traits such as independence, creativity, and problem-solving abilities through real-world experiences and entrepreneurial projects. With a supportive learning environment, students can develop confidence, social skills, and a sense of responsibility, helping them become innovative and socially beneficial individuals. Project-based learning (PjBL) is an effective method for teaching entrepreneurship in the class by encouraging creativity and critical thinking through hands-on experiences such as market simulations and business competitions.
Literature Review, Critical Thinking Skills in Primary School Students Andi Dewi Riang Tati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3629

Abstract

This research aims to determine critical thinking skills at the elementary school level, especially in the implementation of the "Kurikulum Merdeka” based on a literature review. This research is a literature review which is part of qualitative research. The collection of sources was obtained from literature, both books and articles and other sources that support this research. Based on the findings from the literature review, students' critical thinking abilities at elementary school level are determined by several factors, such as, learning motivation, intellectual development, learning independence, models, strategies and learning media used by teachers.
Implementation of the “Kurikulum Merdeka” in Learning Social Sciences in Junior High Schools Andi Dewi Riang Tati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3630

Abstract

This research aims to obtain observation data on how the Kurikulum Merdeka is implemented in the Social Sciences subject in history material in Junior High Schools. The research method used in this research is qualitative. To achieve this goal, researchers used data collection techniques through literature review. The data obtained from the research results were processed using qualitative analysis to determine the implementation of the “Kurikulum Merdeka” in social studies learning. Based on the research, it can be concluded that social studies learning activities in the “Kurikulum Merdeka” policy carried out by teachers have gone through three stages, namely: preliminary activities, core activities and closing activities. The third activity steps such as preliminary, core and closing learning have been fully implemented by the teacher, although at each learning step there are still activities that have not been implemented optimally. From the research results it is known that curriculum implementation is influenced by four variables, namely: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure
Talk to Each Other: Strategi Penanaman Nilai Multikultural Untuk Membentuk Karakter Profil Pancasila Melalui Mata Pelajaran Sejarah Andi Dewi Riang Tati; Ulul Azmi Mustari; Bahri Bahri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3361

Abstract

Sebagai negara majemuk, Indonesia tentunya rentan terhadap konflik dan perpecahan. Munculnya multikulturalisme dalam masyarakat yang maju dapat menyebabkan konflik yang merugikan, yang dapat dipicu oleh masalah agama, ekonomi, politik, dan lainnya. Oleh karena itu, sebagai negara multikultural, masyarakatnya harus dididik tentang toleransi dan keragaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana menggunakan Talk to Each Other sebagai metode pendidikan multikultural dapat membentuk karakter profil pelajar pancasila. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbicara satu sama lain mungkin menjadi salah satu metode pendidikan multikultural yang dapat meningkatkan profil pelajar pancasila. Konsep kegiatan ini lebih mendorong peserta didik untuk belajar berkomunikasi dengan orang lain dari latar belakang yang berbeda. Mereka menunjukkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dengan teman-teman mereka terlepas dari perbedaan suku, agama, atau budaya.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Nabila Nurbaitil Maqdis; Andi Dewi Riang Tati; Rahmawati Rahmawati
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3356

Abstract

Penelitian ini merupakan penilitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas IV dengan menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia di UPT SPF SD Inpres Mongisidi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 12 perempuan dan 18 laki-laki. Objek penelitian ini yakni keaktifan peserta didik untuk menemukan kata-kata yang belum mereka ketahui, dapat mengetahui karakter pada tokoh-tokoh dibacaan serta dapat meningkatkan minat membacanya.Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif Teknik presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teachuing (CRT) dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan dari pra Tindakan samapi dengan siklus II yaitu hasil pra tindkan mencapai 27% hasil siklus I mencapai 44% dan hasil siklus II mencapai 87%.
Penerapan Media Pembelajaran Roda Bangun Datar (Robadar) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Kompleks IKIP Ainun Fitri; Aminah M Rifai; Andi Dewi Riang Tati
Lempu PGSD Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i3.4322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran roda bangun datar dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD KOMPLEK IKIP pada semester ganjil  tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualittaif dan kuantitatif dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi dengan instrumens penelitian berupa angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran Roda bangun datar dapat efektif meningkatkan motivasi belajar matematika  pada siswa kelas V SD Komplek IKIP. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I terlihat  dari  peningkatan  motivasi belajar  siswa  dari  siklus  I sampai  dengan  siklus  II.  Pada  siklus  I,  persentase  motivasi  belajar  siswa  sebesar  44%.  Selanjutnya  pada  siklus  II,  persentase  motivasi  belajar  siswa  meningkat menjadi 81%. Berdasarkan analisis  dan  pembahasan  disimpulkan  bahwa  penerapan  penerapan media pembelajaran roda bangun datar efektif dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa
Co-Authors A. Malik Fajar Abd Rahman Ainun Fitri Alisa Alisa Aminah M Rifai Amir Pada, Amir Andi Nurilmah Andi Wahdiati Annisa Nur Qomariyah Arismunandar Arismunandar Arwini Rahayu Asdil Ashar Ashari Ismail Asmawati Asmawati Asriani Arifuddin Asriani Arifuddin Bahri Bahri Bahri bahri Bahri Bahri Bahri Bahri Bahri Bahri Bahri* Bahri, Bahri Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien Buana Misi Indah Pattawari Bustan Bustan Erma Suryani Sahabuddin Fadliana Fadliana Firman Umar Hadi Nasbey HERI TAHIR Heri Tahir Heri Hikmawati Usman Irwansyah Irwansyah Lutfi Lutfi Maya Kasmita Maya Kasmita Maya Muh. Faisal Muhammad Irfan Muhammad Jihad Firman Muhammad Nurhidayat Musdalifah Musdalifah Musdalifah Nabila Nurbaitil Maqdis Najamuddin Nining Angriani Nour Ariyanti Amir Nuraliyah Asma Nurfadila Nurhaedah Nurhidayah Tahir Nurlela Nurlela Nurmuthia Arfah Nursyafika Ramadani Purwoko, Agus Rahmawati Rahmawati Ririn Nurfaathirany Heri Ririn Rohana Rohana Romansyah Sahabuddin Rosdiah Salam Sarah Sulastri Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah Sarinikmah,S.Pd Sarinikmah Sarinikmah Sarinimah Sarinikmah Sayidiman Sayidiman Setiamin, Asnah Setiamin Shasliani Shasliani Shopan Shopan Sitti Rasdiana Rajab ST Jauhar St Junaeda St Junaeda St. Jauhar St. Junaeda Junaeda St. Rasdiana Rajab St. Sainab Saleh Suardi Syahrani Syahrani Syamsiah D. Syamsuryani Eka Putri Atjo Syawaluddin, Ahmad Ulul Azmi Mustari Wandi Wandi Widya Karmila Sari Achmad Widya Karmila Sari Achmad