Claim Missing Document
Check
Articles

Finger Gesture Detection Experiment using Software Defined Radio Radar Edwar, Edwar; Ali, Erfansyah; Feriska, Rizkia; Muzzaki, Ikhwan
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 9, No 2 (2023): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v9n2.99-106

Abstract

Human gesture detection for Human to Machine (H2M) Communication is usually done by using a camera. However, this device has a dependency of light illumination. To overcome this limitation, a radar can be utilized to read the finger gesture because it uses electromagnetic wave that is independent of the light appereance. Radar device is usually complicated and consists of components. In this research, a Software Defined Radio (SDR) was used to simplify the radar device circuit. The SDR generated the continuous wave (CW) signal that is suitable for detecting moving object such as finger gesture. The radar was working on 2.4 GHz of frequency. The results of the CW radar system using SDR shows that each gesture has a different reflected signal pattern, amplitude, and phases so we can conclude that each gesture has a character that can be distinguished through the characterization of reflected electromagnetic waves. This promising result can be the future application such as H2M) communication.
Design Of Multiband Microstrp Antenna On Cubesat For Ads-B Communication Putra, Naufal Alim Harya; N, Bambang Setia; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automatic Dependent Surveillance-Broadcast(ADS-B) is a new technology in aircraft observation that uses theglobal positioning system (GPS) to track the position, speed, winddirection and altitude of the aircraft. The research aims tocompare the results of application simulations and the results offield measurements. ADSB simulation results return loss -21.13dB, VSWR 1.2181, gain 0.5 dBi, and axial ratio 3.06. S-Bandantenna simulation, return loss of -15.35 dB, VSWR of 3.89, gainof 3.88 dBi, and axial ratio of 9.7 dB. The measurement resultsobtained for the ADS-B antenna return loss -19.376 dB, VSWR1.25, gain 2.67 dBi, and axial ratio 1.341 dB. Measurement of theS-Band antenna return loss is -15.36 dB, VSWR is 1.35, gain is0.62 dBi and axial ratio is 1.33 dB. In the simulation andmeasurement of the ADS-B antenna, a close value is obtained. Inthe simulation and measurement of the S-Band antenna, there aredifferences in the measurement frequency from 300 MHz to 2700MHz, while in the simulation it is 2400 MHz. The factor thataffects the difference in results is the material used is not the sameas the material used in the simulation.Keywords: ADS-B, S-Band, Microstrip Antenna, CubeSat
Klasifikasi Kondisi Pernapasan Berdasarkan Sinyal Radar Menggunakan Convolutional Neural Network Fiddin, Muhammad Faqihna; Fu’adah, R Yunendah Nur; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia medis frekuensi pernapasanmenjadi salah satu indikator awal yang dapat digunakan untukmendiagnosa suatu gangguan yang berhubungan dengan sistempernapasan. Pengukuran frekuensi pernapasan dapatdilakukan dengan alat bantu seperti radar. Radar adalah salahsatu pendekatan yang bagus untuk mengukur frekuensipernapasan manusia. Hasil pengukuran frekuensi pernapasanoleh radar masih berupa sinyal yang memerlukan penangananlebih lanjut untuk mengetahui kondisi dari pernapasanseseorang. Maka dari itu, dibutuhkan sistem yang secaraotomatis yang dapat mengklasifikasikan kondisi pernapasanseseorang dengan melihat sinyal radar tersebut. Pada penelitianini bertujuan untuk merancang sistem klasifikasi kondisipernapasan melalui sinyal radar dalam tiga kelas yaitu low,normal, dan high. Dataset yang diperoleh berasal darizenodo.org dan berdasar jurnal dengan bentuk citra scalogram.Penelitian sistem klasifikasi kondisi pernapasan inimenggunakan Convolutional Neural Network (CNN) denganarsitektur MobileNet. Parameter pengujian terbaik yangdidapatkan adalah nilai epoch 100, nilai batch size 8, nilailearning rate 0,0001, dan dengan optimizer Adam. Hasilpengujian dengan parameter terbaik mendapatkan nilaiakurasi 96,5% dengan nilai loss 0,104, nilai presisi 96,6%, nilairecall 96,4%, dan nilai f1-score 96,5%.Kata kunci— pernapasan, klasifikasi, sinyal radar,convolutional neural network, mobilenet
Perancangan Dan Realisasi Antena Planar Ultra Wideband Patch Berbentuk Triangular Untuk Deteksi Kanker Otak Khairani, Hania Silva; Nur, Levy Olivia; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yangpaling serius dan susah di deteksi keberadaannya secara dini.Penyakit kanker setiap tahunnya merenggut nyawa sekitar10 juta orang. Salah satunya kanker otak yang masihmenghantui dunia kesehatan menyebabkan tingkatkecacatan dan kematian mempengaruhi manusia danmemiliki angka kekambuhan yang tinggi. Dalam duniamedis, kanker otak dapat dideteksi dengan berbagai carauntuk mengetahui posisi tumor sesuai stadiumnya. Alat yangdigunakan untuk mendeteksi kanker otak saat ini ialahmamografi x-ray, ultrasound, computed tomography (CT)scan, magnetic resonance imaging (MRI) scan dan biopsi.Namun, metode tersebut memerlukan biaya yang relatifmahal Dengan menggunakan teknologi UWB, biaya relatifmurah dan diagnosis lebih mudah. Hasil dari perancangandan realisasi sebuah antena planar patch triangular denganfrekuensi yang bekerja pada antena ini yakni 5 GHz. Simulasiterhadap phantom jaringan kepala manusia tanpa kankerdan dengan kanker dapat di deteksi keberadaannya dilihatdari perubahan nilai electric field dan nilai Return Loss.Return loss pada jaringan tanpa kanker lebih tinggi dengannilai return loss sebesar – 23,16 dB dibandingkan jaringankepala kanker ukuran 20 mm terdeteksi dengan nilai returnloss -27,88 dB, ukuran 30 mm nilai return loss -26.47 dB, danukuran 50 mm nilai return loss -29,91 dBKata kunci— UWB, Antena Planar, kanker,parameter
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Circular Pada Frekuensi 5,8 Ghz Untuk Mendeteksi Kepadatan Tulang Maesharoh, M Imas; Nur, Levy Olivia; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoporosis yaitu keadaan atau penyakittulang yang mengalami kerapuhan sehingga mudah retak ataupatah. Alat yang digunakan untuk menghitung densitas tulangmenggunakan ultrasound pada daerah tumit dianggap kurangakurat, untuk mendiagnosis. Berdasarkan isu dari masalahdiatas, maka pendeteksi osteoporosis berupa antena mikrostrippatch circular dengan frekuensi Industrial, Scientific, andMedical (ISM) bekerja pada 5,8 GHZ dengan antena yang akandiuji coba pada tulang sapi sebagai pengganti tubuh manusiadengan menggunakan metode teknik pencatu mikrostrip feedlinedengan analisa yang membandingkan spesifikasi dari ReturnLoss, bandwidth, gain, VSWR, dan pola radiasi awal hasil dariperancangan simulasi dengan realisasi dari spesifikasi yangdiinginkan. Hasil pengujian antena secara langsung padafrekuensi kerja 5,8 GHz dengan Return Loss -33,93 dB, VSWRnilai 1,05 dengan bandwitdth 269 MHz dan pola radiasiuniderectional.Kata kunci— Osteoporosis, Antena Mikrostrip,Narrowband, Frekuensi.
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Dual-Band Rectangular Metode Msa (Microstrip Slot Antenna) Untuk Meninjau Usia Biologis Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma; Edwar, Edwar; Arseno, Dharu
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telemedis adalah teknologi yang berfungsiuntuk sarana kesehatan jarak jauh menggunakan komunikasiwireless pada tubuh manusia. Telemedis yang dirancang padaTugas Akhir ini adalah wearable antenna yaitu menggunakanantena mikrostrip berfungsi untuk mengirimkan data detakjantung guna meninjau usia biologis. Berdasarkan masalahdiatas, digunakan metode Microstrip Slot Antenna (MSA)untuk mendapatkan hasil sesuai spesifikasi pada antena dual –band. Penambahan slot antena juga menghasilkan VSWRsesuai dengan spesifikasi pada kedua frekuensi. Serta dilakukanpenebalan substrat untuk mencapai bandwidth yang lebar dannilai gain yang sesuai spesifikasi. Pengujian dilakukan duakondisi yaitu kondisi biasa dan on body. Hasil pengujian VSWRkondisi biasa frekuensi 2.4 GHz didapat 1,48 dengan bandwidth160 MHz dan frekuensi 5.8 GHz didapatkan nilai 1,34 denganbandwidth 250 MHz. Hasil pengujian VSWR kondisi on bodyfrekuensi 2.4 GHz didaptkan nilai 1,27 dengan bandwidth 150MHz dan frekuensi 5.8 GHz didapatkan nilai 1,10 denganbandwidth 250 MHz. Nilai gain pada kondisi biasa yangdidapatkan pada frekuensi 2.4 GHz sebesar 6,01 dan frekuensi5.8 GHz sebesar 5,45 Sedangakan nilai gain pada kondisi onbody yang didapatkan pada frekuensi 2.4 GHz sebesar 5,45 danfrekuensi 5.8 GHz sebesar 5,11 Pola Radiasi hasil pengujiandikedua frekuensi dan duakondisi menunjukkan pola radiasiunidirectional.Kata kunci — Telemedis, wearable antenna, mikrostrip,usia biologis, dual-band, kondisi biasa, kondisi on body,microstrip slot antenna.
Perancangan Dan Simulasi Antena Mikrostrip Patch Segienam 3,5 Ghz Untuk Bts Indoor 5g Hanif, Amirul Iqbal; Wijanto, Heroe; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaplikasian teknologi 5G ini dapat menjadisolusi untuk mendorong perkembangan industry 4.0, industryini memerluka kecepatan data yang sangat tinggi, low latencyhingga 1ms untuk mendukung UAV (Unmanned Aerial Vehicle)atau advanced driver yang biasa disebut teknologi menyetirautomatis dan bahkan dapat mencakup multiple devices [1],pada komunikasi 5G juga dibagi beberapa frekuensi yaitu 1GHz, 1 – 6 GHz, dan diatas 6 GHz, dan pada WRC (WorldRadiocommunication Conference) frekuensi yang ideal padawilayah asia adalah frekuensi 3.5 GHz [2]. Pada penelitiansebelumnya yang dilakukan oleh Wahyu dkk. dengan judul<Antena MIMO 4x2 Susun 2 Elemen Mikrostip Patch Sirkular3.5 GHz Untuk BTS 5G=, pada penelitian tersebut Wahyu dkk.menghasilkan nilai VSWR (Voltage Wave Standing Ratio)sebesar 1.15, bandwidth sebesar 211.4 dan gain 6.7 dB [3]. Lalupada penelitian yang dilakukan oleh Galih dkk. dengan judul<Antena Susun 2x2 Rectangular Patch 3.5 GHz Sektor UntukBase Station 5G= mendapatkan nilai VSWR 1.28, RL (ReturnLoss) sebesar – 18.23 dB, dan lebar bandwidth 360 MHz. Disinitelah membuktikan bahwasannya antena mikrostrip denganberbagai metode membuahkan hasil yang lebih baik.Kata kunci— Internet of Things (IoT), Smart VideoDoorbell, ESP-32Cam, NODEMCU
Realisasi Penguat untuk Sistem Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit Nano Raihansyah, Muhammad Rafli; Adriansyah, Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun ini, perkembangan satelit nano seperti Cubesat mengalami peningkatan. Cubesatmerupakan salah satu jenis nano satelit yang mengalamiperkembangan pesat dalam beberapa tahun ini. Hal ini dikarenakan Cubesat memiliki tingkat kompleksitas yang lebihrendah dari pada satelit konvensional. Sehingga membuat biayapembuatan Cubesat bisa relative lebih murah dibandingkandengan satelit konvensional. Pada umumnya setiap Cubesat yang diluncurkan pastimemiliki payload. Payload adalah komponen utama dari satelityang menjalankan fungsi spesifik atau misi yang diinginkan. Payload bisa beragam dan dapat dirancang untuk berbagaitujuan, seperti pengamatan Bumi, komunikasi, ilmiah, navigasi,pemantauan lingkungan, serta bisa digunakan sebagaipemantau transportasi dan keamana. Penelitian ini berfokuspada perancangan penguat LNA (Low Noise Amplifier) dan HPA (High Power Amplifier) untuk sistem pemantauan udaramenggunakan ADS-B dan Transmiter S-Band sebagai Payloadpada satelit nano. Penelitian ini menggabungkan desain, simulasi, danpengujian nyata untuk memvalidasi kinerja penguat LNA danHPA dalam sistem receiver ADS-B dan transmitter S-Band.Hasil eksperimental menunjukkan bahwa penguat yangdiusulkan berhasil mencapai target kinerja dengan baik. Penerapan penguat ini pada satelit nano diharapkan dapatmeningkatkan efektivitas komunikasi antara satelit dan stasiundarat, berkontribusi pada perkembangan teknologi satelit nano yang lebih canggih. Kata kunci—Cubesat, Payload, Penguat, ADS-B , S-Band
Perancangan dan Realisasi Modul Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit nano Falah , Mohammad Feraldi; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengimplementasikan sistem receiver ADS-B (AutomaticSurveillance Based on Broadcasting) dan transmitter S-bandpada satelit nano. ADS-B adalah teknologi pengawasan pesawatotomatis yang mentransmisikan informasi penerbangan sepertiposisi, kecepatan, dan identitas pesawat. Sistem receiver ADS-Bdirancang untuk menerima sinyal ADS-B dari pesawat sebagaisistem pengawasan trafic lalulintas udara.Penelitian ini juga mencakup penggunaan transmitter Sband dalam satelit nano. Pemancar S-band digunakan untukmengirimkan data ADS-B yang diterima dari pesawat kestasiun kontrol darat. Proses implementasi meliputi pemilihankomponen dan perangkat keras yang sesuai, serta desain danintegrasi sistem yang tepat. Metode perancangan yangdigunakan dalam penelitian ini meliputi pemodelan danpengujian. Pengujian yang akan dilakukan dalampengoperasian sistem receiver ADS-B dan transmitter S-Banddiharapkan berhasil diimplementasikan pada satelit nano.Penelitian ini harus berkontribusi pada pengembanganteknologi satelit nano yang dapat digunakan untuk pengawasanudara yang efisien dan efektif. Tujuan penerima ADS-B dansistem pemancar S-band pada satelit nano adalah untukmeningkatkan keselamatan penerbangan dan memberikaninformasi yang lebih akurat untuk kontrol lalu lintas udara. Kata Kunci : ADS-B, S-Band, Satelit nano
Realisasi Antena Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit Nano Arinto, Ilyasa Affan; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada perancangan dan optimasi antenamikrostrip untuk sistem pemantauan udara menggunakan ADSB dan frekuensi S-Band. Hasil simulasi menunjukkanpengukuran parameter antena seperti return loss, VSWR,polarisasi, dan gain. Proses optimasi melibatkan penggunaanmetode multi layers substrat dan truncated corner pada antenaADS-B, serta penerapan material Electromagnetic Band Gap(EBG) pada kedua antena. Meskipun hasil pengukuran returnloss dan VSWR antena masih memiliki perbedaan dengansimulasi, pola radiasi dan polarisasi tetap sesuai dengan prediksisimulasi. Namun, nilai gain antena ADS-B dan S-Band tetaprendah dibandingkan simulasi, mungkin akibat kualitas fabrikasidan keterbatasan lingkungan pengukuran. Penelitian inimemberikan wawasan tentang penerapan antena mikrostripdalam sistem pemantauan udara dan frekuensi S-Band, sertapentingnya optimasi untuk meningkatkan kinerja antena. Kata kunci— Kata kunci ADS-B, S-Band, pemantauan Udara,Optimasi
Co-Authors Achmad Ali Muayyadi Adriansyah , Nachwan Mufti AGUS PURWANTO Ali, Erfansyah Aloysius Adya Pramudita Amanda Nurul Islam Ali Amin, Muhammad Alief Faisal Anisa, Aura Pirdaraya Nur Annisa , Nurul Anwar, Eka Nurdianty Arinto, Ilyasa Affan Azlim Azlim Bambang Setia Nugroho Cut Rahmawati Damsar Damsar, Damsar Dedi Susanto Dewi, Devi Putri Berliana Dharu Arseno DHONI PUTRA SETIAWAN Dina Puspa Wulandari Dwi Novitasari Ega Fibri Larasati Elfitra Elfitra ELLYA REVOLINA, ELLYA Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Evi Triandini Falah , Mohammad Feraldi Faradila Purnama, Arrizky Ayu Fauziawan, Affan Irfan Fauziawan, Affan Irvan Feriska, Rizkia Fevi Wira Citra Fiddin, Muhammad Faqihna Fitriansyah, Ahmad Fuadi Zulkipli Fu’adah, R Yunendah Nur Gilda Priscilla Guntar, Dedi Haimah Haimah Hanif, Amirul Iqbal Hanifah, Nita Harfan Hian Ryanu Hary Budiarto Heroe Wijanto Heroe Wijayanto I Ketut Putu Suniantara Illahi, Abima Indrianto Indrianto Jakaria Jakaria Kencana, Nila Khairani, Hania Silva Levy Olivia Nur Lola Octalia LUH PUTU SAFITRI PRATIWI Maesharoh, M Imas Maricar, M. Azman Marinda, Fitria Mirna Yunita Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad Muhamad Abdul Rahman Suyudi Muhamad Samsudin Muhammad Alfi Muhammad Dzaky Ivansyah Muhsin, Hafidul Muzzaki, Ikhwan N, Bambang Setia Nabila, Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Ni Kadek Sukerti Ni Nyoman Muryatini, Ni Nyoman Ni Wayan Cahya Ayu Pratami, Ni Wayan Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma Nurmintan Silaban Pakpahan, Yolanda Jessica Pratama, Khairon Rafi Sukma Predarico, Boby Priadi, Ribut Primanda, Archie Fauzan Purantara, A.A Gede Putra, Naufal Alim Harya Putri Indra Wahyuningsih Putri Indra Wahyuningsih Raihansyah, Muhammad Rafli Rina Pudji Astuti Rudy Priyanto SAPUTRA, DEKI Shofwan Hanief Silaban, Nurmintan Simangunsong, Batara FS Supriyono Supriyono Supriyono, Supriyono Suryani Suryani Suryani, Roro Lintang Syamsul Arifin Thariq, Muhammad Utami, Elva Warsa Sugandi Warsa Sugandi Karman Yani, Arman Harisma Yulfrita Adamy Yuliana Yuliana Yuneva, Yuneva Zairin Zairin