Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Antena Array Vhf Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Pakpahan, Yolanda Jessica; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauanterbesar di dunia yang mengalokasikan sekitar 64% atau seluas120,5 juta hektar daratannya sebagai Kawasan Hutan,sedangkan sisanya merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).Saat ini kebakaran hutan di Indonesia masih sering terjadi baikterjadi karena kemarau yang berkepanjangan atau juga kasuskebakaran hutan ilegal. Hal ini menyebabkan kerugian besarbagi negara maupun masyarakat sekitar. Kasus kebakaranhutan sering kali tidak dapat dideteksi yang menyebabkankebakaran besar. Pada Tugas Akhir Capstone Design inidilakukan perancangan Sistem Monitoring Kebakaran HutanMenggunakan Antena Array VHF sebagai solusi untukmengatasi masalah kebakaran hutan di Indonesia yang masihsering terjadi.Pada pengukuran parameter return loss, VSWR, dan gainyang dilakukan terdapat perbedaan hasil pengukuran antenatunggal dan antena array 2 elemen. Pada antena tunggal nilaireturn loss sebesar -10,572 dB, VSWR bernilai 1,8110, dan nilaigain sebesar 2, 0186 dBi. Sedangkan pengukuran antena array2 elemen didapatkan nilai return loss -15,575 dB, nilai VSWRsebesar 1,4267, dan gain 3, 8891 dBi. Sedangkan untuk polaradiasi dan polarisasi kedua nya sama yaitu omnidirectional danelips. Kata kunci— Antena, Array, SIMO
Penggunaan Lna Vhf Power Amplifier Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array Vhf Annisa , Nurul; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut catatan Kementerian LingkunganHidup dan Kehutanan, luasan total kawasan hutan diIndonesia mencapai 125,76 juta hektar pada tahun 2022.Luas tersebut setara dengan 62,97% dari luas daratanIndonesia yang sebesar 191,36 juta hektar. Dengan luaskawasan hutan yang dimiliki, di Indonesia masih seringterjadi kebakaran baik karena faktor alam ataupundisengaja. Ketika terjadi kebakaran hutan bukan hanyanegara yang merugi, masyarakat yang tinggal di sekitarwilayah terjadinya kebakaran pun terkena dampaknya danjuga hewan dan tumbuhan yang kehilangan tempat merekatinggal. Teknologi yang digunakan dalam mendeteksikebakaran hutan di Indonesia belum terlalu optimal karenamembutuhkan biaya yang besar dan keterbatasan alat itusendiri. Pada Tugas Akhir Capstone Design ini ditawarkan solusiyaitu Sistem Monitoring Kebakaran Hutan MenggunakanAntena Array VHF yang bekerja pada frekuensi 170,3 MHz.Menggunakan LNA sebagai amplifier di bagian penerimasistem secara keseluruhan dengan harapan dapat mengatasimasalah kebakaran hutan yang kerap kali terjadi diIndonesia. Pengukuran parameter LNA yang dilakukan adalahVSWR, return loss dan gain. Hasil yang didapat padapengukuran VSWR adalah 2,16, return loss sebesar -8,65dan nilai gain sebesar 0,12dB. Kata kunci - LNA, VSWR, gain, return loss
Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array VHF Predarico, Boby; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki kawasan hutan yang luas. DiIndonesia terdapat sekitar 120,5 juta hektar kawasan hutan.Memiliki wilayah hutan yang luas, Indonesia tidak terlepasdari masalah kebakaran hutan. Beberapa teknologi telahdiciptakan untuk mengatasi kebakaran hutan di Indonesia.Namun, teknologi yang ada masih belum optimal karenamembutuhkan biaya yang mahal dan terbatas oleh cuaca.Perancangan sistem monitoring kebakaran hutan inibertujuan untuk menjadi solusi terbaru untuk mengatasikebakaran hutan di Indonesia. Sistem yang dirancang bekerjapada frekuensi VHF (Very High Frequency) yaitu 170,3 MHz.Untuk mengirimkan data dari segmen pengirim dan penerimamenggunakan modul radio RF4463PRO. Selain itu,mikrokontroler membantu modul tersebut dalam prosespengiriman data. Rancangan sistem memiliki dua segmen,yaitu segmen pengirim dan segmen penerima. Pada segmenpengirim terdapat penambahan sensor DHT11 sebagaipendeteksi suhu dan pada segmen penerima terdapatpenambahan alarm sebagai output sistem. Setelah sistem dirancang, dilakukan beberapa pengujian denganmengirimkan data dari segmen pengirim ke segmen penerima dengan kondisi yang berbeda. Kata kunci—Kebakaran Hutan, Modul Radio RF4463PRO, VHF, Segmen pengirim, Segmen Penerima.
Co-Authors Achmad Ali Muayyadi Adriansyah , Nachwan Mufti AGUS PURWANTO Ali, Erfansyah Aloysius Adya Pramudita Amanda Nurul Islam Ali Amin, Muhammad Alief Faisal Anisa, Aura Pirdaraya Nur Annisa , Nurul Anwar, Eka Nurdianty Arinto, Ilyasa Affan Azlim Azlim Bambang Setia Nugroho Cut Rahmawati Damsar Damsar, Damsar Dedi Susanto Dewi, Devi Putri Berliana Dharu Arseno DHONI PUTRA SETIAWAN Dina Puspa Wulandari Dwi Novitasari Ega Fibri Larasati Elfitra Elfitra ELLYA REVOLINA, ELLYA Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Evi Triandini Falah , Mohammad Feraldi Faradila Purnama, Arrizky Ayu Fauziawan, Affan Irfan Fauziawan, Affan Irvan Feriska, Rizkia Fevi Wira Citra Fiddin, Muhammad Faqihna Fitriansyah, Ahmad Fuadi Zulkipli Fu’adah, R Yunendah Nur Gilda Priscilla Guntar, Dedi Haimah Haimah Hanif, Amirul Iqbal Hanifah, Nita Harfan Hian Ryanu Hary Budiarto Heroe Wijanto Heroe Wijayanto I Ketut Putu Suniantara Illahi, Abima Indrianto Indrianto Jakaria Jakaria Kencana, Nila Khairani, Hania Silva Levy Olivia Nur Lola Octalia LUH PUTU SAFITRI PRATIWI Maesharoh, M Imas Maricar, M. Azman Marinda, Fitria Mirna Yunita Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad Muhamad Abdul Rahman Suyudi Muhamad Samsudin Muhammad Alfi Muhammad Dzaky Ivansyah Muhsin, Hafidul Muzzaki, Ikhwan N, Bambang Setia Nabila, Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Ni Kadek Sukerti Ni Nyoman Muryatini, Ni Nyoman Ni Wayan Cahya Ayu Pratami, Ni Wayan Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma Nurmintan Silaban Pakpahan, Yolanda Jessica Pratama, Khairon Rafi Sukma Predarico, Boby Priadi, Ribut Primanda, Archie Fauzan Purantara, A.A Gede Putra, Naufal Alim Harya Putri Indra Wahyuningsih Putri Indra Wahyuningsih Raihansyah, Muhammad Rafli Rina Pudji Astuti Rudy Priyanto SAPUTRA, DEKI Shofwan Hanief Silaban, Nurmintan Simangunsong, Batara FS Supriyono Supriyono Supriyono, Supriyono Suryani Suryani Suryani, Roro Lintang Syamsul Arifin Thariq, Muhammad Utami, Elva Warsa Sugandi Warsa Sugandi Karman Yani, Arman Harisma Yulfrita Adamy Yuliana Yuliana Yuneva, Yuneva Zairin Zairin