Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)

Perlindungan Konsumen Di Pasar Rakyat Desa Jambu Burung Terhadap Kosmetik Yang Mengandung Merkuri Nor Latifah; Amelia Rahmaniah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.398

Abstract

Abstract One of the hazardous substances that are not allowed in the composition of cosmetics is mercury, the issue of consumer comfort, peace, and welfare is the most basic and main thing for consumer protection. This research aims to find out how the form of consumer protection against cosmetics containing mercury. The method used in this research is empirical legal research. The results of this study indicate that the law has clearly regulated business actors still do not fulfill their obligations, so that consumer right are not fulfilled. The cause of weak consumer protection against cosmetic products containing mercury is due to the lack of knowledge possessed by business actors or consumers. The causes of weak consumer protection against mercury-containing cosmetic products are the lack of knowledge possessed by business actors or consumers, the sense of responsibility possessed by business actors, the absence of socialization provided, consumers who are tempted by low prices, and the lack of supervision or protecton Keywords: Consumer protection, Cosmetics, Mercury. Abstrak Salah satu substansi berbahaya yang tidak diperkenankan ada dalam komposisi kosmetik adalah merkuri, permasalahan kenyamanan, ketentraman, dan kesejahteraan konsumen merupakan hal paling mendasar dan utama bagi perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan konsumen terhadap kosmetik yang mengandung merkuri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa undang-undang sudah mengatur dengan jelas pelaku usaha masih tidak memenuhi kewajibannya, sehingga hak-hak konsumen tidak terpenuhi. Penyebab dari lemahnya perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik mengandung merkuri karena minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku usaha ataupun konsumen, rasa tanggung jawab yang dimiliki pelaku usaha, tidak adanya sosialisasi yang diberikan, konsumen yang tergiur dengan harga murah, dan kurangnya pengawasan ataupun perlindungan yang dimiliki. Kata kunci : Perlindungan konsumen, Kosmetik, Merkuri.
Islam Nusantara (Sebuah Konsep Pendidikan Beragama Secara Moderat) Rahmat Sholihin; Amelia Rahmaniah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Integration of Islamic Knowledge and Values in Education, Islamic Studies, Loca
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i1.431

Abstract

Abstract The issue of Islam Nusantara has become a new discourse for Muslims in Indonesia, a new offer in the concept of moderate religious education. Various groups have spoken out in response to this issue. Initially raised by NU clerics, it was responded to variously by Indonesian Muslims. Within NU itself there is debate, as well as among Muhammadiyah. The identity of "Islam" will be more grounded when added with the word "Nusantara" for those who support it. Meanwhile, those who reject the argument argue that the sacredness of the name "Islam" does not need to be given the addition of "Nusantara" because it will lead to different perspectives. Such an addition is considered taboo and inappropriate because it will obscure its original identity. The objectives of this research are: To find out the conception of "Islam Nusantara" in the perception of Urang Banjar, as well as their attitude towards Islam Nusantara, both those who accept (pro) and those who reject (con) the term. And to try to find an affirmative solution to the various issues about Islam Nusantara that have developed among the Banjar people. Although there have been many writings on the theme of Islam Nusantara, no one has researched and discussed it in Banjarmasin and its surrounding areas. Therefore, this paper becomes interesting when global issues are viewed in terms of the locality of Banjar culture. Keywords: Islam Nusantara, Religious Education, Moderate Abstrak Isu Islam Nusantara menjadi wacana baru bagi umat Islam di Indonesia, sebuah tawaran baru dalam konsep pendidikan beragama secara moderat. Beragam kalangan bersuara dalam menanggapi persoalan ini. Awalnya dilontarkan oleh Ulama NU, namun ditanggapi beragam oleh umat Islam Indonesia. Di tubuh NU sendiri terjadi perdebatan, begitu juga di kalangan Muhammadiyah. Identitas “Islam” akan lebih membumi ketika ditambah dengan kata “Nusantara” bagi yang mendukung. Sementara bagi yang menolak berargumen bahwa kesakralan nama “Islam” tidak perlu diberi tambahan “Nusantara” karena akan menimbulkan perspektif yang berbeda. Tambahan seperti itu dianggap tabu dan tidak pantas karena akan mengaburkan identitas aslinya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui konsepsi “Islam Nusantara” dalam persepsi Urang Banjar, serta sikap mereka terhadap Islam Nusantara, baik yang menerima (pro) maupun yang menolak (kontra) terhadap istilah tersebut. Dan berupaya menemukan solusi kompirmatif terhadap berbagai isu tentang Islam Nusantara yang berkembang di kalangan masyarakat Banjar. Meskipun sudah banyak tulisan yang bertema Islam Nusantara, tapi untuk wilayah Banjarmasin dan sekitarnya masih belum ada yang meneliti dan membahas tentang hal tersebut. Oleh karena itu, tulisan ini menjadi menarik ketika isu global dilihat dari segi lokalitas budaya Banjar. Kata kunci: Islam Nusantara, Pendidikan Beragama, Moderat
Makna Ekonomi Berhaji Bagi Suku Banjar (Kajian Antropologi Budaya) Amelia Rahmaniah; Rahmat Shodiqin
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Integration of Islamic Knowledge and Values in Education, Islamic Studies, Loca
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i1.446

Abstract

Abstract Hajj, which is often assumed to be related to spirituality and considered part of the domain of religion, actually has an economic meaning as well. This economic meaning is one of the reasons for the high number of Hajj pilgrims in South Kalimantan, which is dominated by the Banjar tribe, which likes to go to Hajj many times. Existing research has shown that the meaning of Hajj differs from one person to another, so in the current study the meaning of Hajj is considered to be the personal meaning of the performer. This research will specifically show the economic meaning of Hajj for the Banjar tribe. The method used in this research is interviews with nine people from the Banjar tribe. The findings in this study show that Hajj can make sustenance abundant and blessed, Hajj will make business (work) smooth and blessed, and not performing Hajj results in the loss of wealth. Keywords: economic meaning, hajj, Banjar tribe Abstrak Haji yang sering diasumsikan berkaitan dengan spritual dan dianggap sebagai bagian dari domain religion sebenarnya haji juga mempunyai makna ekonomi. Makna ekonomi ini merupakan salah satu penyebab tingginya angka berangkat haji di Kalimantan Selatan yang didominasi oleh Suku Banjar yang gemar berkali-kali berangkat haji. Penelitian yang telah ada menunjukkan bahwa makna haji berbeda antara satu orang dengan yang lainnya sehingga dalam studi saat ini pengertian haji dianggap sebagai makna pribadi pelakunya. Penelitian ini secara khusus akan menunjukkan makna ekonomi haji bagi suku Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan sembilan orang dari suku Banjar. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa haji dapat menjadikan rezeki berlimpah dan berkah, haji akan menjadikan usaha (pekerjaan) lancar dan berkah, dan tidak jadi melaksanakan haji berakibat habisnya harta. Kata Kunci: makna ekonomi, haji, suku Banjar
Perspektif Advokat Kota Banjarmasin terhadap Efektivitas Persidangan melalui Media Elektronik (E-Court) M. Sanusi Helmi; Amelia Rahmaniah; Muhammad Noor Ridani; Muhammad Rafly; Syahrani
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.491

Abstract

Melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 sebagaimana diubah dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 telah merubah secara perlahan proses persidangan di Indonesia menggunakan sistem elektronik. Berbagai fitur yang tersedia di dalam aplikasi bisa memudahkan bagi siapa saja yang mau beracara di Pengadilan. Advokat sebagai salah satu aparat penegak hukum yang sering beracara di pengadilan sebagai bagian dari profesinya, sangat terikat kepada peraturan tersebut. Bahkan diwajibkan bagi seorang advokat apabila menjadi pihak Penggugat di dalam persidangan harus menggunakan e-court untuk mendaftarkan perkaranya. Melalui metode penelitian hukum empiris. Penelitian dilakukan di beberapa kantor Advokat yang terdapat di Kota Banjarmasin. Dari semua kantor advokat yang diwawancarai penulis, menemukan hasil dari 7 (Tujuh) advokat yang berdomisili di Kota Banjarmasin berpendapat dan menyatakan bahwa melalui persidangan elektronik efektivitas dan efesiensi waktu di persidangan sudah dirasa efektif terutama di dalam mencapai asas, cepat, mudah dan sederhana. Akan tetapi mereka juga menyatakan bahwa persidangan melalui media elektronik yang diharapkan bisa memudahkan, justru jadi bomerang karena lebih ribet untuk mendaftarkan perkara. Yang mana kedua perspektif tersebut akan lebih rinci dijelaskan di dalam tulisan ini.
Hak Dan Kewajiban Konsumen Rahmaniah, Amelia; Navera, Najwa; Mina, Noor; Ilham, Muhammad Arifin; Deanova, Nakita Rio; Ali, Nor Syamsudin; Annisaurrahmah, Annisaurrahmah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1552

Abstract

Konsumen memiliki peran penting dalam kegiatan perdagangan dan jasa sehingga perlindungan terhadap hak dan kewajiban konsumen menjadi hal yang sangat diperlukan. Ketidakseimbangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen sering kali menimbulkan kerugian bagi konsumen akibat kurangnya pemahaman terhadap hak dan kewajiban yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak dan kewajiban konsumen serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen dalam kegiatan transaksi barang dan jasa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak konsumen meliputi hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan jasa, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur, serta hak untuk mendapatkan ganti rugi apabila mengalami kerugian. Di sisi lain, konsumen juga memiliki kewajiban untuk beritikad baik, mengikuti petunjuk penggunaan barang dan jasa, serta melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban konsumen, diharapkan tercipta hubungan yang seimbang, adil, dan saling menguntungkan antara konsumen dan pelaku usaha.
Sosialisasi Terkait Larangan Praktik Penipuan Dan Iklan Menyesatkan Oleh Pelaku Usaha Dalam Perlindngan Konsumen Kepada Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Rahmaniah, Amelia; Mahmudah, Mahmudah; Annisa, Nia; Nazla, Siti; Hafizah, Silva Nor; Jannah, Nadyatul; Amin, Muhamad; Ikhlas, Muhammad; Rafe’i, Muhammad Khairur; Hakim, Muhammad Azizul; Syaupi, Muhammad; Rahman, Aulia
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1553

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan praktik penipuan dan iklan menyesatkan yang merugikan konsumen. Kurangnya pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, terhadap hak konsumen menyebabkan perlindungan konsumen belum berjalan optimal sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai praktik penipuan dan iklan menyesatkan serta hak konsumen. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab kepada mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang ciri iklan menyesatkan dan sikap lebih hati-hati sebagai konsumen.
Strategi Literasi Hukum Islam Tentang Perceraian Melalui Platform Video Edukasi Rahmaniah, Amelia; Umar, Masyithah; Jaidi, Muhammad
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1737

Abstract

Perceraian dalam keluarga Muslim sering terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang hukum perceraian Islam dan prosedur resmi di pengadilan agama. Banyak perceraian dilakukan di luar pengadilan sehingga merugikan perempuan dan anak. Artikel ini mengembangkan strategi literasi hukum perceraian melalui platform video edukasi yang mudah diakses dan menarik. Metode yang digunakan meliputi riset kebutuhan, perancangan kurikulum video, produksi konten, distribusi multi-platform, serta evaluasi efektivitas. Hasil menunjukkan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban dalam perceraian, prosedur hukum yang benar, serta pentingnya mediasi dan perlindungan anak. Strategi ini berpotensi mencegah perceraian yang tidak perlu dan mendorong perceraian yang lebih adil sesuai hukum Islam dan hukum positif.
Penyusunan Modul Edukasi Fikih Muamalah Kontemporer Bagi Pelaku Usaha Mikro Syariah Muhajir, Ahmad; Rahmaniah, Amelia; Yuliani, Ma'rifah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1742

Abstract

Pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) syariah di Indonesia tentang fikih muamalah masih terbatas, sehingga banyak praktik bisnis belum sepenuhnya sesuai prinsip syariah, terutama dalam transaksi, pembiayaan, dan bisnis digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun modul edukasi fikih muamalah kontemporer yang praktis, kontekstual, dan mudah dipahami bagi pelaku usaha mikro syariah. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan melalui FGD dan riset lapangan, kajian literatur fikih klasik–kontemporer, desain kurikulum dan materi multimedia, pelatihan fasilitator, serta uji coba pada UMKM. Hasil menunjukkan modul efektif meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan praktik bisnis menuju transaksi yang lebih sesuai syariah, termasuk pemanfaatan pembiayaan syariah dan penghindaran riba. Modul ini berpotensi memperkuat literasi keuangan syariah, etika bisnis Islam, dan keberlanjutan UMKM syariah di Indonesia.
Co-Authors Abdillah, Muhammad Rizki Abu Bakar Agung Dwi Laksana Ahmad Faisal Ahmad Muhajir, Ahmad Ahmad Syahlani Al-Hafiy, Muhammad Ali, Nor Syamsudin Amini, Afifah Ananda, Rizqa Annajiyah Mansyuroh Annisa, Nia Annisa, Siti Nur Annisaurrahmah, Annisaurrahmah Anural Hudayanti Anwar, Ramly Salim Asmaran Asmaran Aulia Rahman Avisena Ilma Rachmasari Azijah, Wafix Badrian Badrian Candra Maulana Deanova, Nakita Rio Dibaj, Muhammad Syarif Dini Awwalia Fuad Luthfi Fuad Luthfi Hafizah, Silva Nor Hakim, Muhammad Azizul Hasanah, Tuti Hasbulloh, Achmad Shobirin Hudayanti, Anural Ika, Nur Ilham, Muhammad Arifin Irawan, Andhi Jaidi, Muhammad Jannah, Nadyatul Jarajap, Inawati Mohammad Jainie Juniwanti, Ajeng Kamalia Rohana Khairina, Naily Khairul Fahmi Laina, Nor M. Hanafiah M. Indra Kurniawan M. Rizki Adi Pratama M. Sanusi Helmi Madina, Ahya Mahmudah Mahmudah May Syifa, Dian Mina, Noor Muhamad Amin Muhammad Al-Hafiy Muhammad Arsyad Muhammad Darwin Setiady Muhammad fauzan MUHAMMAD HARIS Muhammad Haris Muhammad Ikhlas Muhammad Noor Ridani Muhammad Rafly Muhammad Rasyid Hidayat Muhammad Saleh MUHAMMAD YUSUF Mulyati, Farihatni Munawarah Munawarah, Munawarah Muyassar, Muhammad Hafidz Nailah Nailah Nashiyah, Raudatun Navera, Najwa Nazhifah, Ainun Nazla, Siti Nor Latifah Nur Azizah Binti Zainal Nuraisyah, Euis Nurhalisa Nurhalisa Padillah, Muhammad Rayhul Pradana, Neco Erlin Puteri Anggraini, Luqyana Putri, Riska Yunita Qadlizaka, Muhammad Irfan Hakim Rafe’i, Muhammad Khairur Rahmani Timorita Yulianti Rahmat Shodiqin Rahmat Sholihin Rahmat Sholihin Rahmie, Aliya Ramadhana, Yulia Ramly Salim Anwar Rukmawati, Desyana Putri Safitri, Maulidita Siti Alpisah Siti Nur Annisa Syahrani Syamsul Anwar Syaupi, Muhammad Tuti Hasanah Umar, Masyitah Umar, Masyithah Wafix Azijah Wahidah Wahidah Wahyudin Wahyudin Yasardin Yasardin Yuliani, Ma'rifah Zokhairia Lathifa, Hafizoh