Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS HEALTH VIDEO EDUCATION TERHADAP LIFE STYLE PADA PASIEN BATU GINJAL DI RUANG POLI UROLOGI RSU KOTA TANGERANG SELATAN Andriati, Riris; Purwadiansyah, Anggie Ellen; Pratiwi, Rita Dwi
Edu Masda Journal Vol 9, No 1 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i1.265

Abstract

                                                ABSTRACTAccording to the World Health Organization (WHO) in 2021, the prevalence and recurrence rate of kidney stones is increasing, affecting about 12% of the population worldwide. The incidence is estimated to reach 600,000 sufferers between the ages of 20 and 49 years. Based on data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia on World Kidney Day in 2019, the number of kidney stone sufferers in Indonesia is 1,499,400 people with a prevalence of 6% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019). The purpose of this study was to determine the effectiveness of health video education on life style in kidney stone patients. The research method with a quantitative study approach and a quasi-experimental research design with a pre and post test design consisting of one group, namely the group that was given health video education treatment on life style in kidney stone patients. Data collected by questionnaire. The number of samples was 98 respondents at the Urology Poly of the South Tangerang City Hospital. The results of the study obtained before the intervention (pre-test) that 62 respondents (63.2%) showed a sufficient life style and 2 respondents (2.04%) showed a very good life style. Meanwhile, after the intervention (post-test), 76 respondents (77.5%) showed a very good improvement in life style and 22 respondents (22.4%) showed a good increase in life style. The results of the statistical test using the Wilcoxon test were obtained p-value = 0.000 < a 0.05, so it can be concluded that there is an effectiveness of health video education on life style in kidney stone patients in the Urology Polyclinic room of South Tangerang City Hospital.                                              ABSTRAKMenurut World Health Organization (WHO) tahun 2021, revalensi dan tingkat kekambuhan batu ginjal semakin meningkat, dengan mempengaruhi sekitar 12% populasi di seluruh dunia. Insidennya diperkirakan mencapai 600.000 penderita diantara usia 20 hingga 49 tahun. Berdasarkan hasil data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Hari Ginjal Sedunia tahun 2019, jumlah penderita batu ginjal di Indonesia sebanyak 1.499.400 orang dengan prevalensi sebesar 6% (Kemenkes RI, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas health video education terhadap life style pada pasien batu ginjal. Metode penelitian dengan pendekatan study kuantitatif dan design penelitian quasi eksperiment dengan rancangan one grup pre and post test design yang terdiri atas satu kelompok, yaitu kelompok yang diberi perlakuan health video education terhadap life style pada pasien batu ginjal. Data yang dikumpulkan dengan cara kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 98 responden di Poli Urologi RSU Kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian diperoleh sebelum intervensi (pre-test) bahwa 62 responden (63,2%) menunjukan life style cukup dan 2 responden (2,04%) menunjukkan life style sangat baik. Sedangkan setelah dilakukan intervensi (post-test) bahwa 76 responden (77,5%) menunjukkan peningkatan life style yang sangat baik dan 22 responden (22,4%) menunjukkan peningkatan life style yang baik. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon diperoleh p-value = 0,000 < a 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas health video education terhadap life style pada pasien batu ginjal di ruang Poli Urologi RSU Kota Tangerang Selatan. 
Pola peresepan obat pada pasien gagal ginjal kronis rawat inap rumah sakit x Tangerang Selatan Aulia, Gina; Holidah, Holidah; Pratiwi, Rita Dwi; Rini, Wahyu Sulistyo
JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues Vol. 4 No. 2 (2024): December Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/pti.v4i2.533

Abstract

Background: Kidney failure is a condition in which kidney function decreases or even disappears in several stages. Chronic renal failure was defined as kidney damage and/or decreased Glomerular Filtration Rate of less than 60ml/min/1.73 m2 for at least three months. Prescribing the right disease treatment is an important factor in the healing process, especially chronic kidney failure. Purpose: To determine the pattern of prescribing chronic kidney drugs inpatients at RS X Tangerang Selatan in 2019. Methods: Descriptive with secondary data random sampling technique, from medical records and doctor's prescriptions. Patient characteristics include age and gender, indicators of prescription patterns including drug class, drug form, amount and dose. The population obtained was 264 patients with 159 patients used as samples. Results: Patients aged over 65 years (41.51%), male (57.23%), antacid drug group (31.63%), tablet form (65.06%), the most widely used was Bicnatric (16.87) dose of 500 mg (22.40%). ). Conclusion: Patients diagnosed with chronic kidney failure who were hospitalized at RS X Tangerang Selatan in 2019 were mostly men aged over 65 years and the most widely used drug was Bicnatric tablet 500 mg (Antasida). Keywords: Recipe Pattern; Patient; Kidney Failure; Chronic; Inpatient Pendahuluan: Gagal ginjal merupakan suatu kondisi dimana fungsi ginjal telah menurun atau bahkan menghilang dalam beberapa tahap. Gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai kerusakan ginjal dan atau penurunan Laju Filtrasi Glomerulus kurang dari 60ml / menit / 1,73 m2 selama setidaknya tiga bulan. Peresepan pengobatan penyakit yang tepat merupakan faktor penting dalam proses penyembuhan, terutama gagal ginjal kronis. Tujuan: Untuk mengetahui pola peresepan obat rawat inap ginjal kronik di Rumah Sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019. Metode: Deskriptif dengan teknik sekunder data random sampling, dari rekam medis dan resep dokter. Bentuk karakteristik pasien termasuk usia dan jenis kelamin, indikator pola resep termasuk golongan obat, bentuk obat, jumlah dan dosis. Populasi yang diperoleh adalah 264 pasien dengan 159 pasien telah digunakan sebagai sampel. Hasil: Usia pasien di atas 65 tahun (41,51%), laki-laki (57,23%), kelas obat antasid (31,63%), bentuk tablet (65,06%), yang paling banyak digunakan adalah Bicnatric ( 16,87) dosis 500 mg (22,40%). Simpulan: Pasien yang didiagnosis dengan gagal ginjal kronis rawat inap di rumah sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019 sebagian besar terjadi pada pria berusia di atas 65 tahun dan obat yang paling banyak digunakan adalah tablet Bicnatric 500 mg (Antasida). Kata Kunci: Pola Resep; Pasien; Gagal Ginjal Kronis; Rawat Inap
HUBUNGAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Dwi Pratiwi, Rita; Sudika Sanusi, Ahmad
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): June Edition 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v3i1.64

Abstract

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2015 sedikitnya 17,5 juta setara dengan 31% dari angka kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung (WHO, 2016). Faktor pemicu meningkatnya jumlah penderita gagal jantung dikaitkan dengan gaya hidup seperti kurang aktivitas, merokok, dan minum-minuman beralkohol. Tanda dan gejala yang dapat ditemukan pada pasien gagal jantung anatara lain pembengkakan pada kaki, asites, nadi tidak teratur, perubahan output urin, sesak nafas, intoleransi aktivitas, kelemahan, nyeri dada, suara nafas tambahan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien CHF di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner) dan memakai metode penelitian cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independent dan variabel dependen data yang dikumpulkan dengan cara menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 78 responden di RSUD Pesanggrahan Tahun 2021, dengan menggunakan Teknik accidental sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari setengahnya pasien CHF mendapatkan Self Care Management dengan baik ada sebanyak 47 orang (60,3%), dan lebih dari setengahnya pasien CHF yang memiliki kualitas hidup yang tinggi ada sebanyak 54 orang (69,2%). Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value = 0,000, α: 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self care management dengan kualitas hidup pasien CHF di RSUD Pesaggrahan. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan Rumah Sakit untuk memberikan edukasi baik berupa lisan maupun tertulis seperti brosur tentang self care management kepada pasien CHF karena akan mempengaruhi kualitas hidupnya.
Pola peresepan obat pada pasien gagal ginjal kronis rawat inap rumah sakit x Tangerang Selatan Aulia, Gina; Holidah; Dwi Pratiwi, Rita; Sulistyo Rini, Wahyu
JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues Vol. 2 No. 2 (2022): December Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/pti.v2i02.194

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal merupakan suatu kondisi dimana fungsi ginjal telah menurun atau bahkan menghilang dalam beberapa tahap. Gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai kerusakan ginjal dan atau penurunan Laju Filtrasi Glomerulus kurang dari 60ml / menit / 1,73 m2 selama setidaknya tiga bulan. Peresepan pengobatan penyakit yang tepat merupakan faktor penting dalam proses penyembuhan, terutama gagal ginjal kronis. Tujuan: Untuk mengetahui pola peresepan obat rawat inap ginjal kronik di Rumah Sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019. Metode: Deskriptif dengan teknik sekunder data random sampling, dari rekam medis dan resep dokter. Bentuk karakteristik pasien termasuk usia dan jenis kelamin, indikator pola resep termasuk golongan obat, bentuk obat, jumlah dan dosis. Populasi yang diperoleh adalah 264 pasien dengan 159 pasien telah digunakan sebagai sampel. Hasil: Usia pasien di atas 65 tahun (41,51%), laki-laki (57,23%), kelas obat antasid (31,63%), bentuk tablet (65,06%), yang paling banyak digunakan adalah Bicnatric ( 16,87) dosis 500 mg (22,40%). Simpulan: Pasien yang didiagnosis dengan gagal ginjal kronis rawat inap di rumah sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019 sebagian besar terjadi pada pria berusia di atas 65 tahun dan obat yang paling banyak digunakan adalah tablet Bicnatric 500 mg (Antasida).
PENANAMAN DAN PEMANFAATAN ALOE VERA MENJADI HANDSANITIZER BERSAMA RUMAH PANTI ASUHAN WISMA KARYA BAKTI Aulia, Gina; Pratiwi, Rita Dwi; Ismaya, Nurwulan Adi; Hasanah, Nur; Fahriati, Andriyani Rahmah; Arief, Ilham; Jaya, Fadly Putra; Ayuningtyas, Gita; Indah, Fenita Purnama Sari; Al-Hafiz, Mohammad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31185

Abstract

Aloe vera digunakan oleh semua negara di dunia sebagai obat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Lidah buaya mengandung sekitar 75 kandungan aktif yang sudah teridentifikasi dan memiliki efek terapi. Kandungan polisakarida pada daun lidah buaya dihubungkan dengan aktivitas biologi lidah buaya, didukung efek sinergisme dari berbagai kandungan lain dalam tanaman. Daging buah lidah buaya telah digunakan secara luas pada produk komersial misalnya untuk produk makanan dan kosmetik. Tujuan  pengabdian masyarakat ini agar  masyarakat dapat mengetahui penanaman aloe vera dan pemanfaatan  alovera menjadi handsanitizer yang memiliki nilai jual. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Panti Asuhan Wisma Karya Bakti tersebut merupakan aset yang potensial dalam upaya mengembangkan usaha pemanfaatan Aloe vera. Selain itu, Panti Asuhan Wisma Karya Bakti masih memiliki lahan yang luas untuk dimanfaatkan sebagai area pertanian Aloe vera. Jika usaha pemanfaatan Aloe vera ini berhasil diterapkan maka para pengurus maupun anak asuh yang berada di Panti Asuhan Wisma Karya Bakti akan merasakan manfaat yang besar dalam meningkatkan taraf perekonomian dan juga wawasan mengenai pertanian dan usaha mandiri. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa usaha pemanfaatan Aloe vera bisa membantu perekonomian warga sekitar dan membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak industri. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 8 tahapan pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat. Tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dosen dan mahasiswa STIKes Widya Dharma Husada Tangerang.Kata Kunci : Aloe vera, Penanaman. Pemanfaatan, Hand sanitizer
Screening Penyakit Tidak Menular (PTM) Dan Konseling Kesehatan Pada Civitas Academica STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Pratiwi, Rita Dwi; Andriati, Riris; Indah, Fenita Purnama Sari; Aulia, Gina; Ismaya, Nurwulan Adi; Ayuningtyas, Gita; Romlah, Siti Novy; Handoyo, Lukman; Listiana, Ida; Fitriani, Dewi; Hasanah, Uswatun; Veri, Veri; Kuntoadi, Gama Bagus; Sucipto, Sucipto; Sheli, Sheli; Alita, Dini Arum; Lestari, Puji; Ramdan, Raka Fahri; Hidayat, Asep
Pelita Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Pelita Masyarakat, September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v6i1.11271

Abstract

This community service activity is conducted regularly every semester by lecturers involving 450 students from various study programs, collaborating with local health centers (Puskesmas) in South Tangerang. The purpose of the activity is to conduct health screenings to prevent and control Non-Communicable Diseases (NCDs) such as anemia, hypertension, diabetes mellitus, and obesity. The methods used include health education for students on NCD prevention and control, measurements of height, weight, upper arm circumference, blood pressure checks, random blood glucose tests, and a questionnaire on smoking habits. The results showed that 3 participants had a history of hypertension and 1 had diabetes mellitus. Additionally, 23 participants were identified as being at risk of chronic diseases. Follow-up actions included in-depth counseling and referral to the nearest Puskesmas. All participants were also found to be non-smokers. This activity aims to raise awareness about NCD prevention, followed by further health checks and sponsorship support in the future.
The Community Service: Early Detection of Non-Communicable Disease Risk Factors (PTM) in Students and Lecturers at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang: Pengabdian Masyarakat : Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Mahasiswa dan Dosen di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Andriati, Riris; Rahayu, Savitri; Listiana, Ida; Pratiwi, Rita Dwi; Veri, Veri; Darmayanti, Desy; Ayuningtyas, Gita; Pratama, Yusuf Apriliyansyah Pratama; Sania, Sania; Husniati, Siti; Bima, Bima; Frili, Frili; Dewi, Bunga Arista
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/jpmkt.v1i1.9

Abstract

Abstract Non-Communicable Diseases (NCD) is a catastrophic disease with the highest cause of death in Indonesia. This results in the loss of productive days for sufferers and caregivers. Research conducted by the Health Research and Development Agency shows that the current development of PTM in Indonesia is increasingly worrying. The reason is the increasing trend of PTM is followed by a shift in disease patterns, if in the past, this type of disease was usually experienced by the elderly group, now it is starting to threaten the productive age group. Physical examination which includes blood pressure, blood sugar examination, measurement of weight, height, waist circumference can be an indicator to determine physical fitness. Anemia also affects a person's nutritional status. The incidence of anemia in Indonesia is still quite high. The solution to overcome this problem is carried out by community service activities by lecturers and students with the target of lecturers and students in the environment at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. The implementation of this community service is carried out with the following methods: Blood pressure checks, blood sugar checks, weighing, measuring height, waist circumference, health counseling and giving blood-supplement tablets (TTD) for free to students. By holding this service activity, it is hoped that it can trigger the awareness of students to care more about health, routinely check health and assist government programs in reducing the incidence of anemia and also the risk of non-communicable diseases (PTM) in the community. The follow-up to the results of this community service is that health checks, health counseling and the provision of Blood Add Tablets (TTD) can be carried out in different places so that more teenagers understand the importance of health and can reduce the incidence of anemia in Indonesia, especially in Banten Province. Keywords: health checks, non-communicable diseases, blood pressure, blood sugar levels, blood-added tablets
A Growing Healthy, Ideal and Free of Anemia: Tumbuh Sehat, Ideal dan Bebas Anemia Pratiwi, Rita Dwi; Ardi, Ni Bodro; Hasanah, Uswatun; Ismaya, Nurwulan Adi; Aulia, Gina; Indah, Fenita Purnama Sari; Fadhilah, Humaira; Fitriani, Dewi; Andriati, Riris; Hardianti, Tita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/jpmkt.v1i1.10

Abstract

Abstract A person's level of physical fitness can be seen from activities such as, students who take part in lecture activities need physical fitness to support the teaching and learning process on campus optimally. Physical examination which includes blood pressure, weight, height, waist circumference can be an indicator to determine physical fitness. Anemia also affects a person's nutritional status. The incidence of anemia in Indonesia is still quite high. Based on the Riskesdas 2018, it is stated that the prevalence of age 15-24 years in Indonesia is 32% anemia, meaning that 3-4 out of 10 teenagers suffer from anemia. The solution to overcome this problem was carried out by community service activities by lecturers and students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang with a target of 100 students. The implementation of this community service is carried out with the following methods: Blood pressure checks, weighing, measuring height, waist circumference, health counseling and giving Tablet Tambah Darah (TTD) for free to students. Most of the service participants do not know that anemia can occur in adolescents because of suboptimal nutritional intake and lack of physical activity so that participants are given health counseling to get education related to the knowledge of the importance of maintaining physical fitness for health and knowledge to prevent anemia. By holding this service activity, it is hoped that it can trigger the awareness of students to care more about health, routinely check health and assist government programs in reducing the incidence of anemia in the community. The follow-up to the results of this community service is that health checks, health counseling and the provision of Tablet Tambah Darah (TTD) can be carried out in different places so that more students understand the importance of health and can reduce the incidence of anemia. Keywords: Medical examination; Anemia; Tablet Tambah Darah
Determinants of Patient Characteristics With Satisfaction Level of Outpatients Regarding Pharmaceutical Services in Pharmaceutical Installations of Rumah Sakit Umum Daerah Banten Aulia, Gina; Fadhilah, Humaira; Indah, Fenita Purnama Sari; Pratiwi, Rita Dwi
Health and Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): HEME May 2022
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.779 KB) | DOI: 10.33854/heme.v4i2.1072

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya. Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berbeda-beda dan dipengaruhi oleh budaya, status sosial ekonomi, karakteristik pasien. Pasien atau pelanggan memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan karakteristik tersebut akan berakibat pada persepsi yang berbeda pula terhadap penilaian pelayanan kesehatan, sehingga pada akhirnya memberikan tingkat kepuasan yang berbeda pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dari jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan pada pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menyebarkan kuesioner dengan sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan berjumlah 59 responden (59%), mayoritas berusia dewasa (26-45 tahun) berjumlah 47 responden (47%), mayoritas pendidikan SMA berjumlah 43 responden (43%) dengan mayoritas pekerjaan yaitu bekerja sebanyak 48 responden (48%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan antara jenis kelamin (p-value = 0.028) dan pendidikan (p-value = 0.021) dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan adalah signifikan, sedangkan hubungan antara usia (p-value = 0.201) dan pekerjaan (p-value = 0.547) dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan adalah tidak signifikan.
The Level of Knowledge Associated with Self-Medication Behavior of Over-The-Counter Medicine and Limited Over-The-Counter Medicine at RW 016 Bojong Nangka Village Ismaya, Nurwulan Adi; Andriati, Riris; Pratiwi, Rita Dwi; Indah, Fenita Purnama Sari
Health and Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): HEME May 2022
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.518 KB) | DOI: 10.33854/heme.v4i2.1070

Abstract

Pendahuluan: Obat-obatan yang aman untuk digunakan dalam pengobatan sendiri termasuk obat yang dijual bebas dan obat bebas terbatas. Pengetahuan tentang informasi penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas berpengaruh kuat terhadap perilaku pengobatan sendiri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas terbatas di RW 016 Desa Bojong Nangka. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik Systematic random sampling dengan hasil interval sampel digunakan untuk memilih 271 responden dari RW 016 Desa Bojong Nangka. Kuesioner digunakan untuk menilai tingkat pengetahuan dan perilaku. Hasil: Tingkat pengetahuan responden dibagi menjadi tiga kategori yaitu baik, cukup, dan kurang. Perilaku responden tergolong baik atau buruk. Berdasarkan temuan penelitian ini, 214 responden (79%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 45 responden (16,6%) memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 12 responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (4,4 persen). Sementara 194 responden (71,6 persen) melaporkan perilaku baik, 77 melaporkan perilaku buruk (28,4). Analisis hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas terbatas.
Co-Authors Agus Dwi Pranata Al-Hafiz, Mohammad Alita, Dini Arum Amanda Rischa Ramadhina Amelia Nurul Hakim Ammari, Rieko Andini Restu Marsiwi Andriyani Rahmah Fahriati ARDIYANTI, WIDYA Arief, Ilham Aripin Asep Hidayat Astuti Astuti Astuti, Heny Aulia, Gina Azzahra, Elsa Azzahra, Meida Beti Rianti betty betty BETTY BETTY BIMA BIMA, BIMA Chatarina Umbul Wahyuni CHINALDY, RIZKY Christin, Rumondang Deden Gumilar Nugraha Desty Alyumah Desy Darmayanti DEWI FITRIANI Dewi Fitriani Dewi, Bunga Arista Dheandra Fadlillah Jauhari Diah Permata Sari Dian Karoseri Farida Farida Fenita Purnama Sari Indah Fildza Anindya Fadhila Frili, Frili Gama Bagus Kuntoadi Gina Aulia Ginting, Samaria Herawati Gita Ayuningtyas Gita Ayuningtyas Haningrum, Katarina Silvia Holidah Holidah Holidah, Holidah Humaira Fadhilah Husniati, Siti Ida Listiana Iskandar, Arik Jelika Avelia Hareva Kasumawati, Frida LESTARI, R TRI RAHAYUNING LESTARI, SANTI Listiana, Ida Lukman Handoyo Lutvianty, Dinda MAIRIZA, SANTI Miftah Parid Firmansyah Muchtar, Riska Indria Muh Firman Yudiatma Muhammad Zulfikar Adha Mutiara, Ayu Indah Ni Bodro Ardi Nita Farida Nur Hasanah Nur Hasanah Nurhaetami, Cut Intan Nurwulan Adi Ismaya Poddar, Sandeep Prakasa, Juansah Satya Pratama, Defi Anggara Pratama, Yusuf Apriliyansyah Pratama PUJI LESTARI Puji, Lela Kania Rahsa Purwadiansyah, Anggie Ellen Puspita, Ratumas Ratih Putrajaya, Fadly Putri Azzahra Putri Handayani Setyaningsih Rafika Dora Wijaya Rahayu, Safitri Rahayu, Savitri Rahmat Kurniawan Rahmawati, Lusi Ramdan, Raka Fahri Rani Aprilia Simamora Rini, Wahyu Sulistyo RIRIS ANDRIATI Riza Umamah Rohanah Rohanah Roni Saputra, Roni SAFITRI RAHAYU Sania, Sania Sansuwito, Tukimin bin Santi Lestari Sarah, Fitri Sari, Diah Ellyana Saripa Muda Im Sefta Ade Saputra Sheli, Sheli Shely Mariska Siti Novy Romlah Sri Haryanto SRI SUPAMI Sucipto Sucipto Sucipto Sucipto Sudi Dewi Asih Kusumawati Sudika Sanusi, Ahmad Sulistyo Rini, Wahyu Sumarwati Sumarwati Sumarwati SUSI DEWIASIH KUSUMAWATI Suyono Suyono Tiara, Intan Dwi Timor Utama TITA HARDIANTI Tri Okta Ratnaningtyas Umamah, Riza Unayah, Maelia Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Utari Kusumawati Veri Veri Veri, Veri Wannasta Alayya Yundah Yundah