Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN RESUME MEDIS RAWAT INAP PASIEN JANTUNG DI RUMAH SAKIT PERMATA PAMULANG SUCIPTO, SUCIPTO; PRATIWI, RITA DWI; Ammari, Rieko
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2022): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: Completeness of the medical resume is very important for information about the patient's identity, diagnosis and treatment received by the patient. Filling out an incomplete resume can lead to serious problems, especially when it comes to court. Completeness of the medical resume can be used to measure the quality of services provided by the hospital, measure the quality of medical records and for good documentation. Each patient who receives treatment must immediately be filled in on the medical resume. Medical resume filled out and signed by the officer providing care. In the medical resume, it must be recorded completely, the medical record officer checks the completeness of the medical resume regarding: Patient's name, date of birth, date of entry, Medical Record Number, Diagnosis, Action, DPJP Name and DPJP Signature. The purpose of this study was to determine the incompleteness of filling out the medical resume of cardiac polyclinic patients at Permata Pamulang Hospital. The research method used is descriptive. Collecting data using observation with checklists and interviews with interview guidelines. The population in this study used 53 medical record files of heart patients. The sample used is 53 samples with Total Sampling sampling technique. From the results of the study, it was found that the patient identity review was completely 100% complete, the most important review reports were 80.15% complete and some were incomplete at 19.75% and the author's authentication review was almost completely complete at 95.25% and 4.65. % almost nothing is incomplete. In addition, there are no Standart Operational Procedure related to filling out medical resumes and the lack of understanding from relevant officers about the importance of filling out medical resumes completely. Advice that can be given is should made standard operating procedures relating to charging resume. ABSTRAKLatar Belakang: Kelengkapan resume medis sangat penting untuk informasi tentang identitas pasien, diagnosis dan tindakan yang diterima oleh pasien. Pengisian resume yang tidak lengkap akan dapat mengakibatkan permasalahan yang serius terutama bila sampai ke pengadilan. Kelengkapan resume medis dapat digunakan untuk mengukur mutu pelayanan yang diberikan rumah sakit, mengukur mutu rekam medis dan untuk dokumentasi yang baik. Setiap pasien yang mendapatkan perawatan harus segera diisi di resume medis. Resume medis diisi dan ditandatangani oleh petugas yang memberi asuhan. Dalam resume medis harus dicatat dengan lengkap, petugas rekam medis memeriksa kelengkapan resume medis tentang: Nama pasien, Tanggal lahir, Tanggal masuk, Nomor Rekam Medis, Diagnosis, Tindakan, Nama DPJP dan Tanda Tangan DPJP. Tujuan Peneliti: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidaklengkapan pengisian resume medis pasien poliklinik jantung si Rumah Sakit Permata Pamulang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar ceklis serta wawancara dengan pedoman wawancara. Populasi dalam penelitian ini menggunakan 53 berkas rekam medis pasien jantung. Sampel yang digunakan berjumlah 53 sampel dengan teknik sampling Total Sampling. Dari Hasil Penelitian: ditemukan pada review identitas pasien seluruhnya lengkap 100%, review laporang yang penting sebagian besar lengkap 80,15% dan sebagian kecil tidak lengkap sebesar 19,75% serta review autentifikasi penulis hampir seluruhnya lengkap sebesar 95,25% dan 4,65% hampir tidak ada yang tidak lengkap. Selain itu belum Kesimpulan: adanya SOP terkait pengisian resume medis dan kurangnya pemahaman dari petugas yang berkaitan tentang pentingnya mengisi resume medis dengan lengkap. Saran: yang dapat diberikan adalah sebaiknya dibuat SOP terkait dengan pengisian resume medis.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN RAWAT INAP PERIODE TRIWULAN IV TAHUN 2024 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TANGERANG SELATAN Christin, Rumondang; Lestari, Santi; Pratiwi, Rita Dwi; Muchtar, Riska Indria
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/erjermik.v4i2.1147

Abstract

Claim pending for BPJS Kesehatan at the Regional General Hospital (RSUD) of South Tangerang is a significant issue, affecting the hospital's administrative and financial efficiency. Based on a preliminary study, the main causes of pending claims include incomplete documents such as service procedure reports, supporting examination results, and diagnosis revisions. This research aims to identify the factors influencing inpatient claim pendings for BPJS Kesehatan at RSUD South Tangerang. A quantitative approach with a retrospective design was used. Data were collected through document observation, questionnaires, and interviews with 14 casemix officers, along with an analysis of 224 pending claim files. The sampling technique applied was simple random sampling, and data were analyzed descriptively to identify the percentage of document incompleteness and the underlying causes of claim pending. The results showed that the implementation of the Standard Operating Procedure (SOP) for claim submission had reached 86%, although SOP socialization was still uneven. Human resources in the casemix unit were dominated by graduates of the Associate Degree in Medical Records (50%), while 7% of staff had only completed high school or equivalent. Incomplete documentation was identified as the main cause of claim pending, with incomplete diagnosis codes (53%), incomplete supporting documents (46%), and incomplete service evidence (13%).
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI TERHADAP TINGKAT KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA DI WILAYAH DESA IWUL RW 03 PARUNG BOGOR Pratiwi, Rita Dwi; Adha, Muhammad Zulfikar; Iskandar, Arik
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 5, No 2 (2025): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                                 ABSTRACTAddiction to online games is a pleasure in playing because it can give a sense of satisfaction, so there is a feeling of repeating enjoyable activities when playing online games. Minister of Communication and Information Rudiantara stated at the 2021 Indonesia Digital Byte (IDBYTE) ESPORTS Presidential Conference that around 40 million people play online games in Indonesia. Based on research conducted by Yee, it was found that at the age of 12-22 years as many as 64.45% of teenage boys and 47.85% of teenage girls who played online games stated that they were addicted to online games. The research purpose is to determine the effectiveness of psychoeducation on the level of online game addiction in adolescents in the iwul rw 03 parung bogor village area. This research method is a quantitative method, with a quasi-experimental research design. The research design used is a one group pretest-posttest design. The number of samples used was 52 respondents in the iwul rw 03 parung bogor village area. The results of this research showed that the average (mean) level of online game addiction before psychoeducation was carried out was 56.58 and the average (mean) value after psychoeducation was 31.38, which means that there was a decrease in the level of online game addiction. Based on the results of data analysis using the paired sample t-test in the experimental class, a value was obtained (p-value 0.000, a: 0.05). There fore Ho is rejected and Ha is accepted so it can be concluded that there is effectiveness of psychoeducation on the level of online game addiction in adolescents in the iwul rw 03 parung bogor village area. suggestion It is hoped that the results of this research can be used as a reference in developing research with different research designs and adding different variables.ABSTRAKKecanduan game online merupakan suatu kesenangan dalam bermain karena dapat memberi rasa kepuasan tersendiri, sehingga ada perasaan untuk mengulangi lagi kegiatan yang menyenangkan ketika bermain game online. Menkominfo Rudiantara menyatakan dalam Konfrensi Presiden Indonesia Digital Byte (IDBYTE) ESPORTS 2021 bahwa sekitar 40 juta orang bermain game online di Indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan yee, ditemukan bahwa pada usia 12-22 tahun sebanyak 64,45% remaja laki-laki dan 47,85% remaja perempuan yang bermain game online menyatakan bahwa mereka kecanduan terhadap game online. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui Efektivitas Psikoedukasi Terhadap Tingkat Kecanduan Game Online Pada Remaja Di Wilayah Desa Iwul RW 03 Parung Bogor. Metode Penelitian ini merupakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian quasi eksperiment rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 52 responden di Wilayah Desa Iwul RW 03 Parung Bogor. Hasil Penelitian ini diperoleh bahwa nilai rata-rata (mean) tingkat kecanduan game online sebelum dilakukan psikoedukasi adalah 56.58 dan nilai rata-rata (mean) sesudah dilakukan psikoedukasi adalah 31.38 yang mengartikan terdapat penurunan tingkat kecanduan game online. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan uji paired sample t-test pada kelas eksperimen dinyatakan perolehan nilai (p-value 0,000, a: 0,05). Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Efektivitas Psikoedukasi Terhadap Tingkat Kecanduan Game online Pada Remaja di Wilayah Desa Iwul RW 03 Parung Bogor. Saran Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan penelitian dengan desain penelitian yang berbeda dan menambah variabel yang berbeda.
Effectiveness of Health Promotion Through Animation Video On Knowledge And Attitudes In Stunting Prevention Among Mothers in the Baduy Tribe Pratiwi, Rita Dwi; Azahra, Jihan Najlah; Kasumawati, Frida; Romlah, Siti Novy; Poddar, Prof. Sandeep
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 3 (July 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.2681

Abstract

Stunting is a growth and development disorder in children due to prolonged malnutrition. Prolonged malnutrition in children can lead to developmental disorders. Indicators of healthy growth include measurements such as weight, height, and head circumference, whereas development is assessed through motor abilities, social and emotional skills, language proficiency, and cognitive functions. Malnutrition can begin during pregnancy and continue in the early stages of a child’s life. Stunting experienced by children can be caused by ineffectiveness in the first 1000 days of life. The aim of the research to determine the influence of Health Promotion through Animation Video on the knowledge and attitude among mothers in efforts to prevent stunting in the Outer Baduy Tribe Area. The study employs a pre-experimental design, utilizing a single group with both pre-test and post-test assessments, with a sample size of 50 participants of purposive sampling as the method for selecting participants. Data was gathered through the use of a structured questionnaire. The p-value obtained was 0.000. Based on the findings, it can be inferred that a significant difference exists in the influence of health awareness promotion with the video animation method on the awareness and attitude of mothers in efforts to prevent stunting in the Baduy Luar Tribe Area. A significant difference exists in the influence of health awareness promotion programs with the animation video technique on the knowledge and attitude of mothers in efforts to prevent stunting in the Outer Baduy Tribe Area.
Edukasi Kesehatan pada Kader Kesehatan Mengenai Stunting dan Pencegahannya Wilayah Kerja Puskesmas Benda Baru, Tangerang Selatan Pratiwi, Rita Dwi; Andriati, Riris; Indah, Fenita Purnama Sari
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Pelita Masyarakat Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i2.13860

Abstract

Stunting Incidence Over the Past Decade with 148.1 Million (22.3 Percent of Children Under 5 Years of Age Worldwide Affected) in 2022. Indonesia is included in the Third Country with the Highest Prevalence of Stunting Cases at 36.4%. The purpose of PkM is to provide health education related to stunting, its causes and prevention. In addition, it also introduced an information system related to stunting calculations. The community service activity was attended by all participants who attended a total of 53 health cadres of the Benda Baru Health Center. Activities still need to have more audience members so that the results are wider and more beneficial. The output of the implementation or solution as an indicator of the success of the program is to ask participants about the material explained during the PkM, namely the definition, causes, impacts, stunting prevention and also about calculations using stunting calculators. PkM is running smoothly. The results of the post-test score have increased compared to the pre-test score. This shows that there is an increase in public knowledge after counseling is carried out. The results of this community service are useful as a contribution of knowledge to Nursing and Public Health Promotion and Education Health Providing knowledge about stunting is expected to make children free from malnutrition and stunting.
Hubungan parenting self efficacy (pse) dengan pola asuh pada anak usia toddler di Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Ni Bodro Ardi; Rita Dwi Pratiwi; Yundah; Riza Umamah; Holidah
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): June Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i1.68

Abstract

Parenting self-efficacy adalah penilaian diri orangtua dalam melakukan tindakan pengasuhan sesuai dengan yang disyaratkan. Pola asuh orangtua adalah interaksi antara orangtua dengan anak dalam memberikan suatu stimulasi terhadap anak dengan cara memenuhi kebutuhan anak, mendidik, membimbing, menanamkan nilai kedisiplinan pada anak baik dalam tingkah laku. Pada masa toddlerhood seorang anak dapat menghadapi beberapa tugas perkembangan yang dapat menghabiskan banyak energi dalam berinteraksi serta dapat menguras emosi. Penelitian ini dilakukan di Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler pada ibu yang memiliki anak usia toddler dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Bertujuan mengetahui ada tidaknya hubungan antara parenting self-efficacy dan pola asuh anak usia toddler di Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang. menggunakan metode deskriptif analitik korelasi antara parenting self efficacy dengan pola asuh. Penelitian juga dilakukan pada faktor usia, status pernikahan, dan pendidikan orangtua yang berhubungan dengan parenting self efficacy dan pola asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,6% responden berada dalam kategori yang memiliki parenting self-efficacy tinggi, sebanyak 47 responden atau 87,0% memiliki kecenderungan pengasuhan positif. Hasil uji spearmen’s rho didapatkan correlation coefficient sebesar 0,522, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang kuat dan signifikan antara parenting self efficacy dan pola asuh pada anak usia toddler. Faktor pendidikan orangtua mempunyai korelasi dengan parenting self efficacy dan pola asuh. Saran dari penelitian ini Puskesmas perlu ikut serta untuk memfasilitasi masyarakat untuk bisa meningkatkan informasi-informasi terkait pengasuhan/parenting khususnya bagi orangtua yang mempunyai anak usia toddler.
Pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kecemasan pasien anak usia praschool Rita Dwi Pratiwi
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): June Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i1.70

Abstract

Rawat inap merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengalaman traumatik khususnya pada pasien anak yang menyebabkan terjadinya kecemasan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan pada anak yang dirawat di Rumah Sakit yaitu dengan melakukan kegiatan bermain ular tangga dengan cara mengalihkan perhatian pada permainan. Hasil studi pendahuluan pada 10 anak usia prasekolah diketahui semuanya tidak kooperatif terhadap tindakan keperawatan, semua anak mengeluarkan respon seperti menangis, meronta-ronta, memeluk ibu, mengajak pulang dan berteriak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kecemasan pasien anak usia praschool yang dirawat di Ruang Arya Wira Kencana RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra experiment yang menggunakan data primer (lembar observasi) dan memakai metode penelitian one-group pre-posttest design dengan tujuan untuk mengetahui mengindentifikasi kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain ular tangga, data yang dikumpulkan dengan cara menggunakan lembar observasi. Jumlah sample sebanyak 30 responden anak berusia 3-5 tahun yang di rawat di Ruang Arya Wira Kencana RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang periode Januari-Oktober tahun 2020 dengan tehnik consecutive sampling. Hasil penelitian diperoleh kecemasan sebelum diberikan terapi bermain ular tangga pada pasien anak usia preschool adalah rata-rata 4,00 dan sesudah dengan rata-rata 2,00. Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value=0,000, α:0,05) maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kecemasan pasien anak usia praschool yang dirawat. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan perawat tentang pentingnya terapi bermain salah satunya dengan bermain ular tangga sebagai salah satu intervensi dalam memberikan asuhan keperawatan untuk membantu menurunkan kecemasan anak khususnya anak usia prasekolah yang mengalami perawatan.
Innovation of Prototype of Stunting Health Information System and 3D Pageflip E-Module on Stunting Preventive Knowledge and Attitude in South Tangerang Rita Dwi Pratiwi; Riris Andriati; Fenita Purnama Sari Indah
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 1 (2026): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i1.26767

Abstract

According to an analysis conducted by the World Bank Group, WHO, and UNICEF, around 144 million children who are under the age of five (21.3%) were affected by stunting worldwide in 2019. By 2022, this figure had risen to an estimated 148.1 million children (22.3%). This study aims to evaluate the health promotion interventions utilizing a prototype of a stunting health information system and a 3D pageflip e-module in enhancing attitudes and knowledge for the prevention of stunting in South Tangerang. This study applied a quantitative approach combined with a quasi-experimental design, utilizing a two-group design with a pretest and post-test measurements framework. A total of 106 individuals surveyed were included, divided equally into two groups: one group received the prototype stunting health information system intervention, and the other was provided with the 3D Pageflip e-module, comprising 53 participants for every group. The Wilcoxon test showed the prototype of the stunting health information system group showed a significant difference for knowledge (p = 0.046) and attitude (p = 0.025), and the 3D pageflip e-module group showed a significant difference in knowledge and attitude (p = 0.000). The Mann-Whitney test showed that there was a significant difference for knowledge (p = 0.000) and for attitude (p = 0.042). The effect size test for knowledge is 1.06 and for attitude 0.27. It can be concluded that the prototype of the stunting health information system and the 3D pageflip e-module effectively increase mothers' knowledge and attitudes regarding stunting prevention. Keywords: Prototype, Stunting Health Information System, 3D Pageflip E Module, Knowledge, Preventive, Attitude
Hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien congestive heart failure di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan Rita Dwi Pratiwi; Ahmad Sudika Sanusi
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): June Edition 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v3i1.64

Abstract

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2015 sedikitnya 17,5 juta setara dengan 31% dari angka kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung (WHO, 2016). Faktor pemicu meningkatnya jumlah penderita gagal jantung dikaitkan dengan gaya hidup seperti kurang aktivitas, merokok, dan minum-minuman beralkohol. Tanda dan gejala yang dapat ditemukan pada pasien gagal jantung anatara lain pembengkakan pada kaki, asites, nadi tidak teratur, perubahan output urin, sesak nafas, intoleransi aktivitas, kelemahan, nyeri dada, suara nafas tambahan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien CHF di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner) dan memakai metode penelitian cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independent dan variabel dependen data yang dikumpulkan dengan cara menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 78 responden di RSUD Pesanggrahan Tahun 2021, dengan menggunakan Teknik accidental sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari setengahnya pasien CHF mendapatkan Self Care Management dengan baik ada sebanyak 47 orang (60,3%), dan lebih dari setengahnya pasien CHF yang memiliki kualitas hidup yang tinggi ada sebanyak 54 orang (69,2%). Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value = 0,000, α: 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self care management dengan kualitas hidup pasien CHF di RSUD Pesaggrahan. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan Rumah Sakit untuk memberikan edukasi baik berupa lisan maupun tertulis seperti brosur tentang self care management kepada pasien CHF karena akan mempengaruhi kualitas hidupnya.
Effectiveness of the EM 2R3SW Digital Application on Parental Outcomes for Childhood Leukemia Prevention: A Quasi- Experimental Study in Depok, Indonesia Ratumas Ratih Puspita; Rizki Handayani Fasimi; Rafika Dora Wijaya; Rohanah Rohanah; Rita Dwi Pratiwi
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i4.917

Abstract

Background: Childhood acute lymphoblastic leukemia (ALL) is a leading cause of cancer-related morbidity and mortality in low- and middle-income countries, including Indonesia. Parental gaps in knowledge, attitudes, preventive behaviors, and healthy lifestyle practices contribute to delayed detection and poor outcomes. Digital health platforms offer scalable strategies to strengthen preventive health literacy in families. Objective: To evaluate the effectiveness of EM-2R3SW, a web-based digital education application, on parental knowledge, attitudes, preventive behaviors, and healthy lifestyle practices related to childhood leukemia prevention. Methods: A quasi-experimental pretest–posttest study was conducted among mothers of children aged 0–18 years in Sukmajaya District, Depok, Indonesia (N = 112). Participants accessed leukemia-prevention multimedia content within EM-2R3SW over two weeks. Validated questionnaires measured outcomes at baseline and post-intervention. Data were analyzed using Wilcoxon signed-rank tests due to non-normal distribution (Kolmogorov–Smirnov p < 0.05). Results: Significant improvements were observed across all outcomes. Knowledge scores increased from 16.48 to 27.65, attitudes from 68.15 to 85.95, preventive behaviors from 72.39 to 112.20, and healthy lifestyle practices from 68.39 to 109.27 (all p < 0.001). Category transitions demonstrated marked progression from inadequate to good–very good levels, particularly in preventive practices. Conclusion: The EM-2R3SW digital intervention effectively improved parental literacy and behavioral determinants for childhood leukemia prevention. This approach is feasible, low-cost, and scalable for community-based cancer prevention efforts in resource-limited settings. Larger randomized studies with long-term follow-up are recommended
Co-Authors Agus Dwi Pranata Ahmad Sudika Sanusi Al-Hafiz, Mohammad Alita, Dini Arum Amanda Rischa Ramadhina Amelia Nurul Hakim Ammari, Rieko Andini Restu Marsiwi Andriyani Rahmah Fahriati ARDIYANTI, WIDYA Arief, Ilham Aripin Asep Hidayat Astuti Astuti Astuti, Heny Azahra, Jihan Najlah Azzahra, Elsa Azzahra, Meida Beti Rianti betty betty BETTY BETTY BIMA BIMA, BIMA Chatarina Umbul Wahyuni CHINALDY, RIZKY Deden Gumilar Nugraha Desty Alyumah Desy Darmayanti DEWI FITRIANI Dewi Fitriani Dewi, Bunga Arista Dheandra Fadlillah Jauhari Diah Permata Sari Dian Karoseri Farida Farida Fenita Purnama Sari Indah Fildza Anindya Fadhila Frili, Frili G. Gunawan Gama Bagus Kuntoadi Gina Aulia Ginting, Samaria Herawati Gita Ayuningtyas Gita Ayuningtyas Haningrum, Katarina Silvia Holidah Holidah Holidah Holidah Holidah Humaira Fadhilah Husniati, Siti Ida Listiana Iskandar, Arik Jelika Avelia Hareva Kasumawati, Frida LESTARI, R TRI RAHAYUNING LESTARI, SANTI Lukman Handoyo Lutvianty, Dinda MAIRIZA, SANTI Miftah Parid Firmansyah Muchtar, Riska Indria Muh Firman Yudiatma Muhammad Zulfikar Adha Mutiara, Ayu Indah Ni Bodro Ardi Nita Farida Nur Hasanah Nur Hasanah Nurhaetami, Cut Intan Nurwulan Adi Ismaya Poddar, Prof. Sandeep Poddar, Sandeep Prakasa, Juansah Satya Pratama, Defi Anggara Pratama, Yusuf Apriliyansyah Pratama PUJI LESTARI Puji, Lela Kania Rahsa Purwadiansyah, Anggie Ellen Putrajaya, Fadly Putri Azzahra Putri Handayani Setyaningsih Rafika Dora Wijaya Rahayu, Savitri Rahmat Kurniawan Rahmawati, Lusi Ramdan, Raka Fahri Rani Aprilia Simamora Ratumas Ratih P RIRIS ANDRIATI Riza Umamah Rizki Handayani Fasimi Rohanah, Rohanah Roni Saputra, Roni Rumondang, Christin SAFITRI RAHAYU Sania, Sania Sansuwito, Tukimin bin Santi Lestari Sarah, Fitri Sari, Diah Ellyana Saripa Muda Im Sefta Ade Saputra Sheli, Sheli Shely Mariska Siti Novy Romlah Sri Haryanto SRI SUPAMI Sucipto Sucipto Sucipto Sucipto Sudi Dewi Asih Kusumawati Sumarwati Sumarwati Sumarwati SUSI DEWIASIH KUSUMAWATI Suyono Suyono Tiara, Intan Dwi Timor Utama TITA HARDIANTI Tri Okta Ratnaningtyas Unayah, Maelia Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Utari Kusumawati Veri Veri Veri, Veri Wahyu Sulistyo Rini Wahyu Sulistyo Rini Wannasta Alayya Yundah