Claim Missing Document
Check
Articles

Gas Bumi dan Masa Depan Energi: Pengenalan Energi Bersih untuk Generasi Muda Katare Maria Rasu; Joan Patma Dwi Nata; Dimas Andra Renata; Greinbert Rimang; Setiawan Bulung; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.38

Abstract

Gas bumi merupakan salah satu sumber energi fosil yang memiliki peran strategis dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dibandingkan dengan batu bara dan minyak bumi, gas bumi menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah, menjadikannya sebagai "jembatan energi" dalam peralihan menuju penggunaan energi terbarukan. Dalam konteks masa depan energi global, gas bumi diperkirakan akan tetap memainkan peran penting, terutama sebagai sumber energi pelengkap bagi pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang bersifat intermiten. Namun, pemanfaatan gas bumi juga menghadapi tantangan, seperti isu kebocoran metana, ketergantungan infrastruktur, serta tekanan global untuk mengurangi emisi secara drastis demi mencapai target net-zero. Oleh karena itu, pengembangan teknologi seperti carbon capture and storage (CCS), serta peningkatan efisiensi dan pengawasan rantai distribusi gas, menjadi kunci dalam memastikan bahwa gas bumi tetap relevan dan berkelanjutan dalam lanskap energi masa depan.
Pendidikan Literasi Migas Berbasis Kearifan Lokal Di Kawasan Potensi Energi Andhika Pratama; Geraldo Herlambang; Nur Hidayat; Rizqy Arie Abdiellah; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.51

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) yang besar, yang sebagian besar berada di wilayah dengan karakteristik budaya lokal yang kuat. Namun, tingkat literasi masyarakat di sekitar wilayah penghasil migas terkait industri migas, manfaat, risiko, serta pengelolaannya masih relatif rendah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan literasi migas yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat. Kajian dilakukan melalui pendekatan konseptual dengan menelaah berbagai strategi implementasi pendidikan literasi migas berbasis budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media komunikasi lokal, seperti peran tokoh adat dan tradisi lisan, dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan informasi terkait migas kepada masyarakat. Implementasi pendidikan literasi migas dapat dilakukan melalui strategi partisipatif, pengembangan kurikulum berbasis lokal, serta kemitraan antara pemerintah, perusahaan migas, dan lembaga adat. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan, antara lain keterbatasan akses informasi, rendahnya kapasitas literasi masyarakat, dan potensi konflik kepentingan antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan literasi migas berbasis kearifan lokal memerlukan sinergi yang kuat antarpihak, dukungan kebijakan yang berkelanjutan, serta penguatan kapasitas tokoh lokal sebagai agen literasi di masyarakat.
Cerdas Energi: Literasi Migas untuk Generasi Muda di SMK Nasional Muara Jawa Mencangkup Proses Dari Hulu-Hilir Reski Nur Ananda; Muhammad Dzakwan Sadjiru; Christina Zsa Zsa Gabriella; Gichella Sriwahyuni Moningka; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.53

Abstract

Industri minyak dan gas bumi (migas) memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui rangkaian proses yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Namun, tingkat literasi generasi muda mengenai proses eksplorasi, pemboran, produksi, pengolahan, hingga distribusi migas masih relatif rendah. Program “Cerdas Energi: Literasi Migas untuk Generasi Muda” dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap industri migas melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang melibatkan peserta secara aktif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai alur industri migas dari sektor hulu hingga hilir serta pentingnya peran migas dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap isu energi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan literasi energi yang interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda serta membentuk karakter yang kritis, adaptif, dan siap berkontribusi dalam mendukung masa depan energi nasional.
Mengenal Dunia Migas untuk Pengetahuan Dan Resiko Afra Shakillah Amru; Echa; Jeslin; Zahwa Ade Lisa; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.56

Abstract

Industri minyak dan gas bumi (migas) memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional dan pembangunan daerah, namun di sisi lain juga memiliki risiko signifikan yang perlu dikelola. Artikel ini membahas pentingnya literasi migas sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam memahami potensi dan risiko tersebut. Literasi migas didefinisikan sebagai kemampuan masyarakat untuk memahami, mengakses, dan menggunakan informasi terkait industri migas, mulai dari proses eksplorasi dan produksi hingga dampak lingkungan dan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat agar dapat memahami manfaat dan risiko , membangun dukungan publik yang terinformasi , serta meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya seperti kecelakaan fisik dan paparan bahan kimia. Analisis menunjukkan bahwa pemahaman publik sering kali terfokus pada risiko seperti "ledakan dan kebocoran gas". Oleh karena itu, edukasi yang komprehensif diperlukan untuk menciptakan ruang dialog yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku industri. Pada akhirnya, peningkatan literasi migas diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang berpengetahuan, sadar akan risiko, dan mampu mendukung keberlanjutan industri migas secara aktif dan kritis.
Integrasi Energi Terbarukan dalam Literasi Migas : Membangun Pemahaman Holistik tentang Energi Risky Ayunda Widodo; Muhammad Zabri Firmansyah Amir; Hamida Wiam Faiqoh; Frenly Adhe Pratama; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.57

Abstract

Transisi menuju energi berkelanjutan merupakan salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan energi dan perubahan iklim global. Keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep energi terbarukan dalam literasi minyak dan gas bumi (migas) guna membangun pemahaman yang holistik mengenai sistem energi pada siswa sekolah menengah atas. Program edukasi dilaksanakan di SMAN 3 Balikpapan melalui metode presentasi interaktif, diskusi, dan penggunaan media visual yang membahas karakteristik energi fosil dan energi terbarukan, dampak lingkungan dan ekonomi dari penggunaan energi, serta urgensi transisi energi menuju pembangunan berkelanjutan. Peserta dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap isu-isu energi. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran energi terbarukan dalam mendukung ketahanan energi nasional serta meningkatnya ketertarikan mereka terhadap isu keberlanjutan energi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan energi yang kontekstual, interaktif, dan berbasis literasi migas dapat menjadi sarana yang efektif dalam membangun kesadaran generasi muda serta mempersiapkan mereka untuk berpartisipasi dalam mewujudkan masa depan energi Indonesia yang berkelanjutan
Pentingnya Migas dalam Kehidupan Sehari-Hari antara Kebutuhan dan Dampak Lingkungan di SMP Negeri 18 Balikpapan Muhammad Aditya Syaputra; Muhammad Asmar Fauzan; Dekah Naila Suwandy; Aisyah Rafila Darman; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.59

Abstract

Minyak dan gas bumi (migas) merupakan sumber energi utama yang berperan vital dalam mendukung berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, di balik manfaatnya, eksploitasi migas juga membawa dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada siswa SMP Negeri 18 Balikpapan tentang pentingnya migas dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan kesadaran terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dengan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi migas dan kesadaran lingkungan. Artikel ini memberikan kontribusi dalam mendukung literasi energi dan pelestarian lingkungan sejak usia dini.
Masa Depan Energi Kita: Generasi Muda Dalam Industri Migas Berkelanjutan Dirga Diswara; Marsya Anastasya Putri; Ahmad Arya Mardhatillah; Aldont Kaharapen; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.61

Abstract

Industri minyak dan gas bumi (migas) memiliki peran vital dalam penyediaan energi bagi berbagai sektor, seperti transportasi, industri, dan kebutuhan rumah tangga. Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah strategis dalam pengembangan migas di Indonesia karena cadangannya yang melimpah dan kontribusinya terhadap ekonomi nasional maupun daerah. Meskipun perkembangan energi terbarukan semakin pesat, migas tetap berperan penting sebagai sumber energi transisi karena keandalannya. Namun, proses eksplorasi dan produksi migas juga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, seperti pencemaran udara, air, dan tanah. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan dalam menjaga keberlanjutan industri ini. Mengingat banyaknya tenaga ahli yang akan pensiun, regenerasi tenaga kerja menjadi hal yang mendesak. Generasi muda yang fasih teknologi dapat menghadirkan inovasi, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat keselamatan operasional. Selain itu, partisipasi mereka dalam penelitian dan pengembangan energi bersih seperti carbon capture dan energi terbarukan akan mempercepat proses transisi energi. Penelitian ini menyoroti kontribusi strategis generasi muda dalam menjaga ketahanan energi sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Menggali Potensi Memahami Risiko: Literasi Migas Sebagai Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Luthfi; Roy Satya; Ghailan Faris; Muhammad Rabani; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.63

Abstract

Meskipun industri minyak dan gas bumi memainkan peran strategis dalam pembangunan nasional, keberadaannya juga rentan akan isu sosial dan dampak lingkungan yang kompleks di tingkat lokal. Oleh karena itu, literasi migas lebih dari sekadar upaya pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap potensi sekaligus risiko yang menyertai aktivitas migas. Makalah ini membahas pentingnya literasi migas guna memberikan wawasan khusus tentang bagaimana nya dapat meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan tentang eksplorasi dan eksploitasi sumber daya yang akan diambil alih di daerahnya. Dengan memberdayakan dan mengekspos literasi migas dengan pendekatan edukatif dan mempengaruhinya secara luas, ini adalah kunci bagi orang untuk terlibat secara aktif dalam proses kebijakan dan memberi masyarakat mana pun kesadaran dan kekuatan. literasi migas membantu membentuk bagaimana seseorang berpikir, belajar, bertidak secara sosial dan perilaku terkait penting lainnya. Sepenuhnya pahami apa yang berarti memiliki sadar sebagai warga negara, ini benar-benar kesempatan bagi masyarakat untuk membuat perubahan dan melakukan perubahan di komunitas mereka.
Cerdas Energi: Literasi Migas Terhadap Siswa Siswi MA Nuruddin Samboja Untuk Generasi Muda Berwawasan Energi Annisa Nur Rahma Dyni; Ardi Randa Sarita; Theornael Surya Bara Rante Alang; Muhammad Akbar Anugrah Bagaskara; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Juni 2025
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i1.12

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan untuk meningkatkan literasi energi, khususnya mengenai minyak dan gas bumi, kepada siswa-siswi MA Nuruddin Samboja. Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya pemahaman generasi muda terhadap energi migas sebagai sumber daya strategis dan tidak terbarukan. Pendekatan yang digunakan berupa edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup asal-usul migas, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, dampaknya terhadap lingkungan, serta peran pentingnya dalam pembangunan nasional dan transisi menuju energi terbarukan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap isu energi dan keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan edukatif. Respon siswa terhadap media visual juga sangat positif, ditandai dengan antusiasme dalam berdiskusi dan bertanya. Kegiatan ini disimpulkan berhasil mendorong kesadaran dan wawasan energi siswa, serta membentuk generasi muda yang lebih peduli dan kritis terhadap pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Literasi Energi Untuk Negeri: Membangun Kesadaran Siswa SMA 2 Samboja tentang Pentingnya Minyak dan Gas dalam Aktivitas Sehari-Hari dan Masa Depan Energi Indonesia Reihan Putra Desta; Muhammad Fahrezi; Abdul Khair Firman; Muhammad Harry Virgiawan; Kiftian Hady Prasetya
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Juni 2025
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i1.13

Abstract

Minyak dan gas (migas) merupakan sumber energi vital yang menopang aktivitas sehari-hari dan menjadi pilar ekonomi nasional, khususnya di Kalimantan Timur yang merupakan pusat industri migas. Namun, pemahaman generasi muda mengenai peran strategis dan dampak industri ini seringkali masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran siswa SMA 2 Samboja tentang pentingnya minyak dan gas dalam kehidupan sehari-hari dan bagi masa depan energi Indonesia. Metode yang digunakan adalah sosialisasi langsung kepada siswa yang dilaksanakan pada 3 Juni 2025, dengan metode penyampaian berupa presentasi, sesi tanya jawab, dan kuis evaluasi melalui Google Forms. Hasil evaluasi dari 29 responden menunjukkan tingkat pemahaman yang baik dengan skor rata-rata 61,03 dari 80 poin. Peserta menunjukkan pengetahuan yang sangat baik mengenai konteks lokal seperti Blok Mahakam (96,6% benar) dan pentingnya energi terbarukan (100% benar). Meskipun demikian, ditemukan miskonsepsi signifikan pada topik fungsi minyak yang bukan sebagai bahan bakar (hanya 17,2% jawaban benar) dan sumber pembentukan migas (51,7% jawaban benar). Disimpulkan bahwa metode sosialisasi terbukti efektif untuk meningkatkan kesadaran umum sekaligus memetakan area pemahaman yang masih perlu diperkuat
Co-Authors Abd. Karim, Muhammad Nurfaqih As’ad Abdul Khair Firman Abizard, Farid Daniel Achmad Abby Morenno Achmad, Fazal Afiqqy Juhadi Afra Shakillah Amru Aghil Maya Arindhi Mappesewa Ahmad Arya Mardhatillah Aisyah Rafila Darman Aisyah Syahamah Aknes Nababan Al Yildis Jannati Al-Faridzi, Muhammad Reyhan Aldont Kaharapen Alexandra Raya Saputra Aliwanto, Agung Alya Nur Zahwa Ananda Dzakirah Ananda, Yasmin Putri Andhika Pratama Annisa Nur Rahma Dyni Arabella, Cut Aaliya Saefatuddinsyah Ardi Randa Sarita Ari Musdolifah Asmah Alawiyah Asmara, Lingga Asry, Thania Tri Astrini Arifuddin Atha Fawwaz Alfaizi Basith Atika Sari Nasya Atika Syauqiah Fahmi Aurora Anjelika Baiti, Ida Nur Base, Yetty Fiffianne Berlin Aprilia Canoy Bullah, Muhammad Adjie Casmudi Casmudi Casmudi, Casmudi Christin Agustina Purba Christina Zsa Zsa Gabriella Christrio Joyceson Imanuel Cindy Cindy Dalope, Annastasia Winnie Danielle Dani Sukma Agus Setiawan Daniati Daniati Daniati Daniati deden deden Dekah Naila Suwandy Desi Nurcahyani Desta, Reihan Putra Devy Marsela Dhohir, Ega Izza Abdul Diki, Diki Dimas Andra Renata Dimas Nur Sasmita Dinar Arum Kusuma Dirga Diswara Diva Anugrah Aura Shafira Dzakirah, Ananda Dzakiyyah, Andi Arifah Dwi Echa Eka Selvi Handayani Fachrezy, Ferdy Fahrezi, Muhammad Winnie Danielle Faisal, Ades Fedin Aryasatya Fareldiktus, Sandriyansyah Farhan Arizqi Sofie Four Fenerio Pasoloran Frenly Adhe Pratama Furqan Primadani Ganjar Susilo Geraldo Herlambang Ghailan Faris Gichella Sriwahyuni Moningka Gracesia, Robert S.M Greinbert Rimang Hamida Wiam Faiqoh Hardiyono Hardiyono Hayuni, Sajaratun Hety Diana Septika Hiskiandi Pilipus Ida Bagus Putu Mahendradata Idza Aulia Azzahra Iin Ratnasari Ilyas, Mohammad Imam Adi, Muhammad Imran, Ahmad Inanda Milisani Indah Ika Ratnawati Indriani, Zhahratun Nisha Intan Nur Annisa Irfan Hidayat, Irfan Irma Ristivani Islah, Muhammad Rafif Istianingrum, Rika Jannati, Al Yildis Jeliana Angel Jepri Jepri Jeslin Joan Patma Dwi Nata Karola Marie Mita Katare Maria Rasu Kevin Hizkia Dijen Khairi Ani Alfiah Khairunisa, Syavira Andina Konda', Anita Kumalasari, Enggar Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Anjas Kurniawan, Teddy La Ode Muhammad Al Hadad Leta Leyn, Jeancarlo Van Hendriques Mahdiyah Hasiibah Mahendra, Irfan Hafizh Makalare, Veranyssa Aprillya Chayani Manda, Cristy Rahayu Manondang, Steven Oloan Binsar Marcello De Seven HaleIe Marsya Anastasya Putri Marsyamdeni, Marsyamdeni Marvin, Naldy Maulida, Nurliani Mawen, Oktavianus Melita Nur Azizah Mella Ayu Larasati Minanga, Anisa Mirza Mirza Mona, Noel Candle Jefferson Monica Ramadhani Mubarak, Raihan Al Muhamad Nabil Affilah Muhammad Aditya Syaputra Muhammad Aji Rizki Muhammad Akbar Anugrah Bagaskara Muhammad Asmar Fauzan Muhammad Dzaki Muhammad Dzakwan Sadjiru Muhammad Fahrezi Muhammad Fikri Ramadhan Muhammad Firdaus Muhammad Firlie Catur Putra Muhammad Harry Virgiawan Muhammad Ilham Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Indra Rifaldy Muhammad Kemal Saputra Muhammad Luthfi Muhammad Rabani Muhammad Ridho Aji Nurung Muhammad Sayid Agil Muhammad Syafiie Muhammad Syahrul Muhammad Zabri Firmansyah Amir Muhammad Zaki Al Ayyubi Muhammad Zaky Rahman Munirah Musa, Gerald Edgar Musdolifah, Ari N.S.T, Ademark Nabani, Rheki Syatri Nabila Aisyah Nabila Safa Calista Natalia Wisma Natanael Dalla, Marcel Zefanya Nayla Fayza Gobel Nayla Safitri Niken Saputri - Nouval Rasha Islamy Nugraha, Moh Rifai Nur Adam Sesar Nur Agus Salim Nur Allya Azmi Nur Hidayat Nur Isni Fitria Putri Nur Maulida Restiawanawati Nuraini Nuraini Nurliani Maulida Nurliani Maulida Nurul Hikma Nurun Nisah Octaviana, Alya Panigoran Siburian Pankrasius Alberth Para'pak, Fidelis Octniel Patanduk, Frezkia Malisan Permatasari, Besse Intan Peronika Harianja Pivi Turbana Br Ginting Pratama, Muhammad Haidar Prayoga, Baties Duta Prita Indrawati Prita Indriawati Prita Indriawati, Prita Putri Ayu Megawati Putri Delima Jayantari Saragih Putri, Rinda Aprillia Rafael, Galih Rafly Raushan Fikri Ramadania, Dhea Fitriana Ramadhan, Muhammad Bayu Ramizah Alya Tony Rante Bokin, Sincan Raodatul Jannah Rapang, Juan Roman Alfadeo Reihan Putra Desta Reski Nur Ananda Retnowaty Rhelma Miracle Pratiwi Wattie Ridho Cahya permanan Rifky Tri Jayatmi Rijal Santoso Rika Istianingrum Rikal Ruru Ririn Suyanti Riska Dayanti Ley Risky Ayunda Widodo Rivaldy Remsa Sanda Riyanti, Ririt Rizatul Indriani Rizki Ardianur Rizky Ahmad Dahlan Rizky Samuel Situmorang Rizqy Arie Abdiellah Roy Satya Ruizhi, Ruben Ruland Rut Bidiyana Br. Depari Ryan Angga Pratama Salwa Sabrina Septiani Sambata, Yunsel Ade Noel Saputra, Rayhan Dzaky Saputra, Rizky Aditya Sari, Besse Intan Permata Sari, Indra Yusnita Sayevan Christoper Samuel Seilin Kavinnia Adityatama Septika, Hety Diana Sesi Marselina Sinambela Setiawan Bulung Sihombing, Angelina Fricilia Sinambela, Sesi Marselina Siti Nayla Nurmala Sitorus, Swinton Timotius Sole, Ahazia Alfian Tandi subakti, hani Sugianto Sugianto Sugianto Sugianto Sultan Sultan Suyanti, Ririn Syabana, Abdillah Tanod, Daniel Maestro Tarukbua, Marcello Taufan, Ika Septiani Theornael Surya Bara Rante Alang Toding, Meilany Anne Utami, Kasrini Pujining Violeta, Klarissa Ariella Waskita, Kukuh Jalu Widiyantama, Muhammad Yazid Rizky Wijaya, Andi Ricky Wijaya, Vanessa Putri Wijayadi William Mase, Farrel Hans Wiyono, Joko Yuda Pratama Yurika, Indri Zahwa Ade Lisa