p-Index From 2021 - 2026
6.483
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi Sosioinforma Jurnal Persada Husada Indonesia Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Asian Social Work Journal Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Islamic Guidance and Counseling Journal Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Kajian Ilmiah Jurnal ABDIMAS (Pengabdian kepada Masyarakat) UBJ Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK) Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Smart Society: Community Service and Empowerment Journal Outline Journal of Education Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling KHIDMAT SOSIAL Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan International Journal of Psychology and Health Science PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling International Journal of Educational Narratives
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Entrepreneurial Potential for Students at the Indonesian School of Kota Kinabalu (SIKK) in Sabah, Malaysia Erlangga, Heri; Hindarsah, Ida; Fahrudin, Adi; Dahlan, Moch.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i2.274

Abstract

This International Community Partnership Program (PKM) aims to foster entrepreneurship potential among students at the Kota Kinabalu Indonesian School (SIKK), Sabah, Malaysia. The primary challenge facing SIKK alumni is restricted access to formal employment in Malaysia due to citizenship documentation constraints. Meanwhile, abundant local resources remain underutilized as a pathway toward economic independence. The execution method adopts an integrated approach consisting of initial observation, sustainable entrepreneurship training, technical guidance on developing local resource-based products, and marketing management mentoring. The expected outcome of this program is an enhancement in students' practical understanding and capacity to identify business opportunities, innovate products from local raw materials, and apply modern marketing strategies effectively. By cultivating an entrepreneurial mindset, SIKK students are expected to become independent, resilient, and competitive entrepreneurs after completing their formal education.
Perbedaan Digital Hoarding Behavior antara Remaja dan Dewasa Awal Generasi Z Pengguna Media Sosial di Kota Bekasi Nashwa Putri Wibowo; Adi Fahrudin
PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus || PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/padamara.v3i2.306

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tingginya intensitas penggunaan media sosial pada Generasi Z mendorong meningkatnya kebiasaan menyimpan berbagai file digital, yang dalam kondisi tertentu dapat berkembang menjadi digital hoarding behavior. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan digital hoarding behavior antara kelompok remaja dan kelompok dewasa awal Generasi Z pengguna media sosial di Kota Bekasi. Mengacu pada Neave et al. (2019), digital hoarding behavior diukur melalui dua dimensi, yaitu difficulty deleting dan accumulating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif, melibatkan 128 responden (64 remaja usia 14-17 tahun dan 64 dewasa awal usia 18-29 tahun) yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Digital Hoarding Questionnaire (DHQ) yang terdiri atas 10 item, dengan nilai corrected item-total correlation berkisar 0,310-0,766 dan Cronbach's Alpha sebesar 0,860. Karena data tidak berdistribusi normal, perbedaan antar kelompok diuji menggunakan Mann-Whitney U. Hasil analisis menunjukkan nilai Z sebesar -3,003 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kelompok remaja memperoleh mean rank yang lebih tinggi (74,32) dibandingkan kelompok dewasa awal (54,68), yang menunjukkan bahwa remaja memiliki kecenderungan digital hoarding behavior yang lebih tinggi dibandingkan dewasa awal. Temuan ini menunjukkan bahwa tahap perkembangan berkaitan dengan kebiasaan pengelolaan file digital pada Generasi Z, sekaligus menegaskan pentingnya edukasi literasi digital yang disesuaikan
Dinamika Stres Masa Transisi: Analisis Deskriptif Klinis dan Demografis pada Dewasa Awal Pemain Roblox di Kawasan Megapolitan Jabodetabek Sintya Rahma; Adi Fahrudin
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026 - Januari 2027
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.270

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase transisi perkembangan yang sarat akan tuntutan hidup, yang kerap diperberat oleh dinamika lingkungan megapolitan Jabodetabek. Di tengah tekanan tersebut, bermain platform digital seperti Roblox menjadi salah satu media hiburan populer. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres secara klinis dan demografis pada dewasa awal pemain Roblox di Jabodetabek. Penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow yang menghasilkan 390 responden berusia 18–25 tahun dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala stres modifikasi berdasarkan teori Sarafino dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, kategorisasi skor mean empiris, analisis Z-score, serta tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori stres tinggi, yaitu sebanyak 211 responden (54,1%). Berdasarkan aspek dominan, sebaran sampel relatif berimbang antara aspek biologis (50,3%) dan psikologis (49,7%). Analisis tabulasi silang mengungkapkan bahwa kelompok stres tinggi didominasi oleh aspek psikologis (54,0%), sedangkan kelompok stres rendah didominasi oleh aspek biologis (55,3%). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa sebagian besar dewasa awal pemain Roblox di Jabodetabek mengalami tingkat stres tinggi yang bermanifestasi secara dominan pada aspek psikologis, sehingga penting untuk memerhatikan aspek kesehatan mental preventif di lingkungan urban.
Perbedaan Strategi Koping pada Generasi Z Berdasarkan Lama Penggunaan Roblox Saffa Fauziah Hafizh; Adi Fahrudin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13829

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan permainan daring sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari Generasi Z. Roblox merupakan salah satu platform permainan daring yang tidak hanya menyediakan hiburan, tetapi juga memungkinkan interaksi sosial dan eksplorasi virtual. Dalam konteks psikologis, aktivitas bermain game dapat digunakan sebagai bentuk coping, tetapi juga dapat menjadi strategi penghindaran apabila digunakan untuk melarikan diri dari tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan strategi koping pada Generasi Z pengguna Roblox berdasarkan lama penggunaan platform tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan 178 pengguna Roblox berusia 14–29 tahun yang berdomisili di Kota Bekasi dan dipilih menggunakan purposive sampling. Responden dikelompokkan berdasarkan lama menggunakan Roblox, yaitu kurang dari enam bulan (n = 49), kurang dari satu tahun (n = 67), dan lebih dari satu tahun (n = 62). Strategi koping diukur menggunakan 21-item Brief COPE versi adaptasi Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal–Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan strategi koping yang signifikan berdasarkan lama penggunaan Roblox, baik pada skor total strategi koping, problem-focused coping, emotion-focused coping, maupun dysfunctional coping (p > 0,05). Skor rata-rata tertinggi ditemukan pada dysfunctional coping (M = 24,36; SD = 4,517). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penggunaan Roblox bukan faktor yang secara signifikan membedakan strategi koping pengguna. Pemilihan strategi koping kemungkinan lebih berkaitan dengan appraisal terhadap stres, karakteristik personal, motif penggunaan game, dan pola penggunaan daripada semata-mata lamanya seseorang mengenal atau menggunakan platform.
Peran Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Remaja Di Panti Asuhan  Jakarta: Studi Asosiatif Pada Remaja Dengan Pengasuhan  Alternatif Shindy Charoline; Adi Fahrudin
PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus || PADAMARA: Jurnal Psikologi dan Sosial Budaya
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan perkembangan yang kompleks, termasuk kehilangan pengasuhan orang tua, keterbatasan ekonomi keluarga, penyesuaian lingkungan baru, serta tuntutan sosial dan akademik. Tantangan-tantangan ini menuntut mereka memiliki kapasitas resiliensi yang memadai agar dapat bertahan dan bangkit dari kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial terhadap resiliensi pada remaja di panti asuhan Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 74 remaja yang tinggal di panti asuhan di Jakarta, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi berusia 12–18 tahun, menetap sekurang-kurangnya satu tahun di panti asuhan, dan masih memiliki keluarga di luar panti asuhan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang terdiri dari 12 item (alpha = 0,776) dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) versi 10 item (alpha = 0,780). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya peran positif dan signifikan dukungan sosial terhadap resiliensi remaja panti asuhan di Jakarta (p = 0,000 < 0,05; β = 0,453 atau koefisien B = 0,452, dengan persamaan regresi Y = 18,002 + 0,452 X). Nilai R-squared sebesar 0,174 menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan kontribusi efektif sebesar 17,4% terhadap pembentukan resiliensi remaja panti asuhan, sedangkan 82,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial, khususnya dari pengasuh (significant other) dan teman sebaya, dalam memperkuat daya adaptasi psikologis remaja di panti asuhan. Pihak panti asuhan disarankan untuk menyediakan program pendampingan kelompok secara terstruktur dan sesi konseling rutin bulanan guna memfasilitasi komunikasi emosional yang bermakna bagi remaja.
Dinamika Ekspresi Digital Dewasa Awal: Analisis Hubungan Citra Tubuh (Body Image) dan Presentasi Diri Online di Platform TikTok Hassya Maheswari; Adi Fahrudin
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v5i3.5459

Abstract

The presence of TikTok as a social media platform provides a space for emerging adults to engage in visual expression and self-impression management. This phenomenon prompted a study examining the relationship between body image and online self-presentation among emerging adult TikTok users in Bekasi City. This study utilized a quantitative approach with a non-experimental correlational design and a cross-sectional framework (one-shot study), where data collection was conducted at a single point in time via online questionnaires. The subjects of this study were emerging adults aged 18–25 residing in Bekasi City who actively use TikTok. The research instruments were measured using a body image scale and an online self-presentation scale. The results of the Spearman Rank correlation analysis indicated no significant relationship between body image and online self-presentation (r = 0,059, p = 0,397). This finding suggests that individuals' evaluation of their body image does not dictate how emerging adults present themselves on TikTok. The absence of a significant relationship is influenced by the content-centric ecosystem of TikTok (which emphasizes creativity and entertainment over mere physical aesthetics), the presence of editing features (beauty filters) serving as a psychological buffer, and the developmental focus of emerging adulthood that prioritizes identity exploration and social participation.
Differences in Rumination Among Unemployed Young Adults in Bekasi City Based on Gender Militia Arum Maharani; Adi Fahrudin
Outline Journal of Education Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/m9ga9958

Abstract

This study aims to determine the differences in rumination among unemployed emerging adults in Bekasi City based on gender. This study employed a quantitative approach with a comparative research design. The participants consisted of 285 individuals, including 128 males and 157 females, aged 18-29 years, residing in Bekasi City, and currently unemployed while seeking employment or preparing to start a business. Rumination was measured using the Rumination Response Scale (RRS), consisting of 19 valid and reliable items. Data were analyzed using the Mann-Whitney U test because rumination data in both male and female groups were not normally distributed. The results showed a significant difference in rumination between males and females, with p = 0.005 (p < 0.05). The female group had a Mean Rank of 147.60, while the male group had a Mean Rank of 139.25, indicating that females had higher levels of rumination than males. An additional analysis using the Kruskal-Wallis test showed no significant difference in rumination based on the length of unemployment, with p = 0.667 (p > 0.05). Therefore, it can be concluded that there is a difference in rumination among unemployed emerging adults in Bekasi City based on gender, with females demonstrating higher levels of rumination than males.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Alfan Ramdoni Alya Sagita, Nabila Angga Tri Pamungkas Anggraini, Rima Berti Ardiani, Indri Arfina Arfina Afriliana Astriani, Ririn Astrid Cynthia Priesteta Awang Saputra Ayu Febrianti Bayani Rahmawati, Betha Binahayati Rusyidi Bram Rialdi Siregar Dahlan, Moch. Dayne Trikora Wardhani Deasyanti Deasyanti Deasyanti, Deasyanti Denita Rahmawati Elin Herlina Erik Saut H Hutahaean, Erik Saut H Erlangga, Heri Erwan Mulyanto Evi Febriani Fata Nidaul Khasanah Febrieta, Ditta Fuad Akhmad Yanuar Rifai Gina, Fathana Gus Muiid, Azwin Hanna Rahmi Hassya Maheswari Hidarsah, Ida Hindarsah, Ida Hon Kai Yee Hon Kai Yee Husmiati Yusuf Husmiati Yusuf Husmiati Yusuf Irawan, Muhammad Reza Irna Nursanti Irna Nursanti Ismawati Ismawati Jajuli Jajuli Khaerul Wahidin Lailawati Bte Madlan @ Endalan Lailawati Bte Madlan Endalan Lestari, Hanafiani Margono Mitrohardjono Mega Fatimah Rosana Militia Arum Maharani Mohd Dahlan A. Malek Mohd Dahlan HA Malek Mohd Dahlan HA Malek Mona Indriani Muhamad Nuryasin Muhammad Abduh Muhammad Fachri Muhammad Sahrul Mulyani Mulyani Mulyanto, Erwan Munaya Fauziah N. Oneng Nurul Bariyah Nashwa Putri Wibowo NIKE VONIKA Norhamidah Binti Jarimal @ Safri Norhamidah Binti Jarimal Safri Nuraida, Tia Nurul Hudani Binti Md. Nawi Nurul Hudani Binti Md. Nawi Nuryasin, Muhamad Nyimas Heny P Perdini, Tiara Anggita Prihatini, Fitria Purwanto Putra, Alvin Rahma Putri Thasya Sona Qurotul Aini Rahmadani Rahmadani Rahmi, Kus Hanna Rialdi Siregar, Bram Rifa’i, Fuad Yanuar Akhmad Rifki, Rifki Nur Ismail Rijal Abdillah Rini Hartini Rinda Andayani Rini Hartini Rinda Andayani Rizaludin Kurniawan Rizma Afian Azhiim ROYANI HUTAGALUNG, ELFRIDA Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Saffa Fauziah Hafizh Saputra, Farhan Sarli Amri Teguh Pribadi Setiasih, Windi Shindy Charoline Sholehuddin Sholehuddin Silvia Fatmah Nurusshobah Sinta Yulianti Suyono Sintya Rahma Siti Hajar Abdul Rauf Siti Hajar Abu Bakar Ah Siti Noor Fazariah Bt Suis @ Mohd Rusdy Soni Akhmad Nulhaqim Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti, Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti Sri Wahyuni Steward Lindong Supriatna, Ecep Syadza Salvirania Syadza Salvirania Tiara Anggita Perdini Untari, Dhian Tyas Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Nazilah Wan Othman Wan Nur Fatini Wan Anor Wan Nurfatini Wan Anor Wanda Kiyah George Albert Wanda Kiyah George Albert Wanda Kiyah George Albert Yana Sundayani Zulkarnain Ahmed Hatta