Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Consilium

Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Self Disclosure Siswa SMA N 4 Mandau Vrida Apriliani; Indah Sukmawati
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0797cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih rendahnya self disclosure siswa di sekolah. Dimana hal tersebut dapat berpengaruh negatif pada kualitas dan kuantitas pribadi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat (1) perbedaan self disclosure siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving, (2) perbedaan self disclosure siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti layanan bimbingan kelompok tanpa menggunakan teknik problem solving, (3) perbedaan self disclosure siswa pada kelompok eksperimen yang diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving dengan kelompok kontrol yang diberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok tanpa menggunakan teknik problem solving. Instrumen yang digunakan angket dengan mode skala likert. Teknik analisis data yang digunakan yakni wilcoxon singed rank test untuk mengetahui perbandingan skor  pretest dan posttest. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terjadinya peningkatan self disclosure dalam layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik problem solving  efektif untuk meningkatkan self disclosure. Hal ini juga terlihat dari hasil uji wilcoxon singed rank test pada aplikasi SPSS dimana asymp.sig (2-tailed) pada kelompok eksperimen lebih kecil dari 0.05 (0,001<0,05), sedangkan asymp. Sig (2-tailed) pada kelompok kontrol sebesar 0,065 yang artinya lebih besar dari 0,05 (0,065 > 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik problem solving  efektif untuk meningkatkan self disclosure siswa di SMA N 4 Mandau.
The Tendency of Cyberbullying Behavior in Terms of Gender of Students Amanda Lucya Marneta; Indah Sukmawati
Consilium Vol 1, No 1 (2021): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0406cons

Abstract

Cyberbullying is a bad phenomenon that has negative implications for a person and is also a worse form of bullying than bullying in the real world. Gender is one of the factors that influence cyberbullying. Some studies say there are differences in cyberbullying behavior between boys and girls. This study aims to describe the trend of cyberbullying behavior of male students and female students of SMPN 10 Padang. The tendency of Cyberbullying Behavior can be seen from the difference in gender. This study uses a comparative descriptive technique. The population used was Class VII, VIII, IX SMP N 10 Padang with a sample size of 268. The sampling technique used was proportional stratified random sampling. The technique of collecting data is by distributing questionnaires. Data were tested with descriptive analysis and differential analysis in the form of t test or t-test. The results showed that, the tendency of cyberbullying behavior of SMP N 10 Padang students was generally in the medium and low categories. The tendency of male students to be cyberbullying behavior is generally in the medium and low categories. The tendency of female students to be cyberbullying behavior is generally in the medium category. There is a significant difference between the tendency of male students 'cyberbullying behavior and female students where the tendency of male students' cyberbullying behavior is lower than the tendency of female students to cyberbullying behavior with a total percentage of male students 22.0% and female students 24.0%.
Hubungan Pola Asuh Permisif dengan Perilaku Bullying Siswa di Sekolah Menengah Atas Rizka Srinadila; Indah Sukmawati
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0781cons

Abstract

Penelitian ini didasarkan dengan adanya fenomena siswa yang melakukan tindakan bullying di sekolah. Tindakan bullying yang dilakukan berbagai bentuk seperti bullying fisik, verbal, dan relasional. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya tindakan bullying adalah pola asuh orangtua salah satunya pola asuh permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh permisif dan perilaku bullying siswa, serta menguji hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 379 orang siswa. Adapun teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, menggunakan instrumen berupa angket pola asuh permisif dan angket perilaku bullying dengan model skala likert dengan jumlah sampel yaitu 51 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menggunakan rumus product moment correlations dengan bantuan program SPPS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  Pola asuh permisif siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori tinggi dengan persentase 98.04%. (2) perilaku bullying siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori sedang dengan persentase 41.18% (3) Terdapat  hubungan  yang  positif  signifikan  antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,481 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. 
Hubungan Kemampuan Komunikasi Interpersonal dengan Kecanduan Media Sosial pada Siswa di SMA Negeri 1 Kubung Sentika, Hake Ramalia; Sukmawati, Indah
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0712cons

Abstract

This research is motivated by the fact that some students are addicted to social media. One of the factors that influence social media addiction is interpersonal communication skills. This research uses a quantitative method with a descriptive correlational type. The population of this study were 369 students enrolled in SMA Negeri 1 Kubung with a sample of 203 students determined by simple random sampling technique. The instruments used were "interpersonal communication skills checklist" and "social media addiction checklist". The findings in this study show that: (1) interpersonal communication skills are in the moderate category, (2) social media addiction is in the moderate category, (3) there is a negative and significant relationship between interpersonal communication skills and social media addiction with a correlation coefficient of -0.425 and a significant value of 0.000. Implications for Guidance and Counseling can be done by providing information services, group guidance and group counseling.
Persepsi Siswa tentang Cyberbullying dan Implikasinya dalam Layanan BK Melinda, Putri; Sukmawati, Indah
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0895cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang kurang tepat dalam mempersepsi cyberbullying. Adanya persepsi yang positif tentang cyberbullying, seperti alasan hanya iseng dan sebagai bahan candaan. Hal ini dapat dipicu karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman siswa tentang cyberbullying, perkembangan teknologi internet, serta penyalahgunaan media sosial yang harusnya digunakan untuk hal yang positif namun malah membawa hal yang merugikan bagi diri sendiri dan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang cyberbullying secara umum, dan mendeskripsikan persepsi siswa tentang cyberbullying ditinjau dari bentuk-bentuk cyberbullying yaitu flaming, harrasment, denigration, impersonation, outing & trickery, eclusion, dan cyberstalking. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi penelitian siswa kelas X, XI dan XII SMAN 1 Lintau Buo dengan sampel 283 orang siswa, instrumen yang digunakan yaitu angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi siswa tentang cyberbullying di SMAN 1 Lintau Buo secara umum berada pada kategori negatif, (2) Persepsi siswa tentang cyberbullying ditinjau dari bentuk flaming berada pada kategori negatif, (3), Pada bentuk bentuk harrasment, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (4) Pada bentuk denigration, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (5) Pada bentuk impersonation, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (6) Pada bentuk outing & trickery, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (7) Pada bentuk exclusion, persepsi siswa berada pada kategori kurang positif, (8) dan pada bentuk cyberstalking, persepsi siswa berada pada kategori negatif.
Gambaran Perilaku Phubbing pada Siswa SMA N 1 Sungai Penuh Saputra, Randa Mahda; Sukmawati, Indah
Consilium Vol 3, No 2 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0785cons

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena banyaknya penggunaan gadget yang juga dilakukan bersamaan dengan terjadinya komunikasi sosial antara siswa. Phubbing didefinisikan sebagai cara untuk menghina lawan bicara, dengan cara terfokus melihat gadget yang pada waktu yang sama juga digunakan. Perilaku phubbing terjadi akibat kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan smartphone dan kurangnya kemampuan siswa dalam mendengarkan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku phubbing pada siswa yang ditinjau dari aspek nomophobia, self isolation, interpersonal conflict, dan problem acknowledge. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 292 orang siswa dari kelas X dan XI SMA N 1 Sungai Penuh. Gambaran perilaku phubbing tersebut dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku phubbing pada siswa berada pada kategori sedang (71,38%). Perilaku phubbing yang dilakukan siswa ditinjau dari aspek nomophobia berada pada kategori sedang (72,12%). Pada aspek interpersonal conflictjuga berada pada kategori sedang (70,90%). Pada aspek self isolation perilaku phubbing siswa berada pada kategori sedang (65,31%), sedangkan pada aspek problem acknowledge (72,86), perilaku phubbing pada siswa berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, konselor dapat memberikan bantuan berupa layanan informasi, dan layanan konseling kelompok dalam mereduksi perilaku phubbing yang terjadi pada siswa.
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdullah, Muhammad Iqbal Adelya, Bunga Adzkia, Naufal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afidati, Fariha Afifisma, Wahdinni Gota Afla Khairani Al Hakim, Ibrahim Alizamar Alizamar Amanda Lucya Marneta Ananda, Arrivalona Rahma Anita Agustina, Anita Arafani, Adnan Ari Khusumadewi Ariani Ariani Astri Tanjung Mutia Azrul Said Daharnis Daharnis Deprina Fajaria Engku Kamarudin, Engku Mardiah Febriani, Rahmi Dwi Febrina . Sanderi Fikri, Miftahul Firman Firman Frischa Meivilona Yendi Hakim, Firdha Ainil Hariko, Rezki Hendriani, Yuliza Herman Nirwana hestyana aziza Ifdil Ifdil Ilham, Farah Putri Imaddudin, Imaddudin Irda Yani Br Purba Irna Farikhah Irni Rahmayani Johan Joko Siswanto Kamil Pardomuan Hts Khairani Khairani Khairani Syafitri Kharina Viola Marjohan Marjohan Mega Iswari Mega Novita Sari Meivilona Yendi, Frischa Melisa Adriani Mharchelya, Mharchelya Miftahul Fikri Nandang Budiman Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Niken Debora Nilma Zola Nofriani, Nur Azilla Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhastuti Nurhastuti Nurwijayanti Parastika, Suci Puji Gusri Handayani Purba, Irda Yani Putra, Ade Herdian Putra, Aidul Putra, Febri Wandha Putri Melinda, Putri Putri, Anisa Dwi Putri, Mutiara Eka Putri, Yeli Dwi Putriani, Lisa Rahmi , Annisa Azkia Rahmi, Yola Zaitul Ramadhan, Fatia Wina Ramadhani, Syukri Ranisa Putri Kemala Rati, Gustina Pelita Rezki Hariko Purba Rina Suryani Rizka Srinadila Ronella, Tiara Saputra, Randa Mahda Savira, Meri Devi Devi Sentika, Hake Ramalia Sofia, Siti Srinadila, Rizka Suryanef Suryanef Sutaryono Taufik Taufik Taufik Taufik Tjeriawan, Chenrika Arabella Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Triana, Melani Putri TRIAVE NUZILA ZAHRI Ulfa Sari Neli Ulfa Ulfa Undriani, Yulia Vrida Apriliani Wandha Putra, Febri Wetnawati Wetnawati Winda Permata Sari Winda, Rahma Yeni Karneli Yoanda Novenaida, Suci Yusri Yusri Yusri Yusri Zadrian Ardi Zharfa, Amalia Ratu Zikra Zikra Zikra Zikra Zikra Zikra, Afdhal