Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN KETERAMPILAN DI MA NURUL QORNAIN SUKOWONO JEMBER DAN MA AL-FAUZAN LABRUK LUMAJANG Fauzi, Imron; Syafi’i, Imam
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2023): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu inovasi kurikulum pendidikan keterampilan di MA Nurul Qornain Sukowono Jember dan MA Al-Fauzan Labruk Lumajang. Jenis penelitian ini menggunakan studi multisitus, terkait dengan suatu gejala atau kejadian yang sedang berlangsung di lembaga pesantren disebut dengan (ex post facto). Hasil penelitian ini yaitu: pertama, dalam mendesain kurikulum keterampilan tersebut kedua lembaga memulai dengan analisis lingkungan (Analisis SWOT), menganalisis karakteristik madrasah. Hasil analisis karakteristik akan menjadi landasan dalam proses perumusan seluruh kebijakan di madrasah. Cara untuk mengumpulkan informasi dalam melakukan analisis madrasah yaitu: kuesioner, wawancara, FGD, dan observasi. Dalam pembelajaran keterampilan menggunakan perbandingan 30% teori dan 70% praktek. Kedua, keterampilan di MA Pesantren Terpadu Al-Fauzan Lumajang ada 4 program keterampilan yakni: Tata Busana, Teknik Pengelasan, Tata Boga, dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Pelaksanaan keterampilan masuk pada kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan, di MA Plus Keterampilan Nurul Qornain Sukowono keterampilan dibagi menjadi dua jenis, yakni termasuk kegiatan intrakurikuler dan ada yang ekstrakurikuler. Keterampilan yang termasuk intrakurikuler meliputi: (1) Tata Busana; (2) Teknik Otomotif; (3) Teknik Elektronika Industri; (4) Tata Boga; dan (5) Tata Rias. Dan yang termasuk ekstrakurikuler berupa: (1) Pertanian; (2) Peternakan; dan (3) Perkebunan. Ketiga, evaluasi kurikulum keterampilan di MA Pesantren Terpadu Al-Fauzan Lumajang dan MA Plus Keterampilan Nurul Qornain Sukowono dilakukan secara internal dan eksternal. This research aims to describe the innovation of the skills education curriculum at MA Nurul Qornain Sukowono Jember and MA Al-Fauzan Labruk Lumajang. This type of research uses a multisite study, related to a symptom or event that is currently taking place in an Islamic boarding school (i.e. ex post facto). The results of this research are: first, the two institutions designed a skills curriculum starting with an environmental analysis (SWOT analysis) and analyzing the characteristics of the madrasah. The results of the characteristic analysis will become the basis for formulating all policies in madrasas. Collecting information in madrasa analysis uses questionnaires, interviews, FGDs, and observations. In learning skills, a ratio of 30% theory and 70% practice is used. Second, skills at the Al-Fauzan Lumajang Integrated Islamic Boarding School, there are 4 skills programs, namely: Fashion Design, Welding Engineering, Catering, and Automotive Light Vehicle Engineering—implementation of entry skills in extracurricular activities. Meanwhile, at MA Plus Skills Nurul Qornain Sukowono skills are divided into two types, namely intracurricular activities and some extracurricular activities. Skills included in extracurricular activities include (1) Fashion Management; (2) Automotive Engineering; (3) Industrial Electronics Engineering; (4) Culinary Management; and (5) Cosmetology. Extracurriculars include: (1) Agriculture; (2) Livestock; and (3) Plantations. Third, the evaluation of the skills curriculum at the Al-Fauzan Lumajang Integrated Islamic Boarding School and the Nurul Qornain Sukowono Skills Plus MA is carried out internally and externally.
Fostering Moderate Character of Santri: Effective Hidden Curriculum Strategy in Islamic Boarding Schools Salim, Nur Agus; Zaini, Mohammad; Wahib, Abd.; Fauzi, Imron; Asnawan, Asnawan
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v7i2.4676

Abstract

This research aims to investigate the role of the hidden curriculum in fostering a moderate character among students at Al-Ilahiyyah Islamic Boarding School in Ngoro, Jombang. Utilizing a qualitative case study design, the research involves Kiai, Ustadz, and students as participants. Data were gathered through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that: (1) there are five critical components of the hidden curriculum at the boarding school that contribute to developing students' moderate character, namely congregational prayers, religious book study sessions, public speaking, discussions, student life, and daily social interactions; (2) these components embody core values of moderation such as balance, openness, tolerance, non-imposition of opinions, and harmonious coexistence in diversity; (3) through the processes of habituation and internalization of these values, students' characters increasingly reflect moderate qualities. Consequently, the hidden curriculum significantly contributes to enhancing the moderate character of students at the studied location, as demonstrated by the diversity that allows the boarding school community to coexist peacefully.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Daily Vlog Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Fauzi, Imron; Khothib, Muchammad Nur
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 11 No 1 (2024): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v11i1.8051

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang dengan sangat cepat, oleh karena itu, dalam dunia pendidikan, harus mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang telah berkembang. Media daily vlog ini merupakan salah satu solusi untuk menghadapi kemajuan teknologi dan informasi saat ini. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana desain, pemanfaatan, dan faktor-faktor yang memengaruhi media daily vlog. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan desain, pemanfaatan, dan faktor-faktor yang memengaruhi media daily vlog. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, presentasi data, dan kesimpulan. Triangulasi data digunakan untuk meningkatkan kepercayaan data melalui sumber, teknik, dan waktu. Hasil dari penelitian ini: (1) desain yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 02 Jatiroto tidak meninggalkan 3 elemen yaitu: cognitive load, student engagement, dan active learning together; (2) Pemanfaatan media vlog tidak terlepas dari perencanaan, implementasi, dan evaluasi untuk meningkatkan kreativitas siswa; (3) Faktor-faktor yang memengaruhi media vlog adalah guru, siswa, fasilitas dan infrastruktur, jaringan internet, komputer, dan ponsel.
Manajemen Kesiswaan dalam Menggali Potensi dan Meningkatkan Prestasi Non-Akademik Peserta Didik di MTs Walisongo Umbulsari Rahman, Ummu Atika Dwi Dayanti; Fauzi, Imron; Humaidi, Rif’an
Instructional Development Journal Vol 6, No 3 (2023): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v6i3.29201

Abstract

Ruang lingkup operasional administrasi sekolah meliputi manajemen siswa. Hal ini mencakup pengawasan dan koordinasi semua upaya yang berhubungan dengan sekolah. Manajemen siswa lebih dari sekadar mengawasi kegiatan sehari-hari siswa; manajemen siswa juga berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan siswa dalam lingkungan pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk analisisnya. Subjek diidentifikasi dengan metode yang disengaja. Strategi pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman untuk analisis data memerlukan tiga tahap - reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Triangulasi sumber dan metode digunakan untuk menguji keandalan data yang dikumpulkan.
The Pattern of Development of Competence, Commitment, and Motivation of Teachers in Pesantren Fauzi, Imron; Ubaidillah, Ubaidillah; Indrianto, Nino; Aminulloh, Aminulloh; Asshuwaifiyah, Uwaisah
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i4.3703

Abstract

This study aims to analyze the development of competence, commitment, and motivation of teachers in the Mu'adah Islamic boarding school. This study used a qualitative method with a multi-case type and was conducted at the Al-Amin Sumenep and Sidogiri Islamic boarding schools, Pasuruan. Data collection techniques used the instruments of the interview, observation, and documentation. Several activities in analyzing data include; data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study found that the development of teacher competence at the Mu' Islamic boarding school is to apply a pattern based on spirituality and professionalism through integrated, holistic, and continuous coaching and training strategies, as well as to cultivate self-taught learning. The development of teacher commitment is based on the principle of devotion because Kyai, coaches, teachers, and students live together and are supported by a religiously nuanced Islamic boarding school environment. The development of teacher motivation is based on the values of sincerity and blessing combined with modern professional management.
The Role of Teachers in Leveraging TikTok for Educational Instruction and Expression Amalia, Rindi; Fauzi, Imron; Zawawi, M. Ilmil
Khalifah : Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Aksara Shofa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62523/khalifah.v3i2.82

Abstract

TikTok has become a significant platform transforming how teachers deliver content and share educational ideas. This study examines the application of teacher professional ethics in using TikTok as a learning tool and educational expression, and its effects on teacher professionalism and student engagement. Using a qualitative descriptive approach through library research, data were analyzed from literature on digital ethics, microlearning pedagogy, and teacher-student interaction. Findings indicate TikTok enables creative, concise, and interactive learning, increasing student motivation. Teachers who apply professional ethics ensuring content integrity, modeling digital behavior, separating personal and professional content, and managing interactions responsibly can optimize the platform’s benefits. Ethical challenges such as privacy, blurred boundaries, and reputational risks persist. Future research should include empirical observation, interviews, and content analysis.
Pengaruh Implementasi Kebijakan Transformasi Digital Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Sholeha, Fina Wildania; Irfan, M; Fauzi, Imron; Fatmawati, Erma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4020

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan dasar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di era teknologi. Namun, implementasinya di sekolah dasar tidak selalu berjalan mulus karena masih ditemui kendala berupa keterbatasan sarana TIK, belum meratanya pelatihan guru, serta tantangan adaptasi terhadap kebijakan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi kebijakan transformasi digital terhadap kinerja guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan melibatkan 92 guru yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berbantuan SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,456. Temuan ini mengindikasikan bahwa 45,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh kualitas implementasi kebijakan digital, terutama melalui penyediaan infrastruktur TIK, pelatihan digital yang relevan, serta dukungan kepala sekolah dalam penerapan teknologi pembelajaran. Hasil ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi juga oleh kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam aktivitas pedagogis. Dengan demikian, penguatan kebijakan digitalisasi sekolah dasar menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru serta efektivitas pembelajaran berbasis teknologi.  
The Role of Teacher Competence in Improving the Quality of Learning in Public Elementary Schools Fitriyah, Fitriyah; Fauzi, Imron
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v4i8.2493

Abstract

The quality of learning in elementary schools depends heavily on four core teacher competencies: pedagogical, professional, social, and personality. This study aims to identify the specific role of each of these competencies in improving the quality of elementary education. It aims to analyze the role of teacher competencies—pedagogical, professional, social, and personality—in improving the quality of the learning process in elementary schools. This study used a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies in several public elementary schools. It was found that pedagogical competency enables teachers to design learning that is engaging, innovative, and relevant to student characteristics. Professional competency is reflected in mastery of material and the ability to select effective strategies and media. Meanwhile, social and personality competencies play a crucial role in creating harmonious interactions, building emotional closeness, and fostering a positive and conducive learning environment. The overall quality of learning has been shown to be significantly influenced by the integrated application of these four competencies. The quality of learning in elementary schools is significantly influenced by the full integration of teachers' pedagogical, professional, social, and personality competencies. Therefore, improving teacher professionalism through training, mentoring, and continuous evaluation is an essential step to advance the quality of elementary education.
Community, Court, and Conciliation: Designing a Hybrid Mediation Model for Islamic Divorce Adjudication Solihin, Rohmad Agus; Fauzi, Imron
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 59 No 2 (2025)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v59i2.1619

Abstract

The appointment of a hakam, an individual who mediates disputes, in divorce proceedings constitutes a crucial mechanism for advancing justice and reconciliation within both Islamic law and the Indonesian judicial system. This study offers a comparative analysis of two predominant hakam models in Jember Regency: the formal-institutional approach utilized by the Religious Court and the communal-cultural approach practiced by community leaders or local religious figures (Kiai). Employing a qualitative case study methodology, the research draws on data collected through in-depth interviews with ten purposively selected participants, including judges, mediators, religious leaders, community elders, and divorced individuals, supplemented by direct observation and document analysis. The findings reveal that the formal-institutional model ensures legal certainty through standardized mediation procedures; however, it often overlooks the social and cultural dimensions of marital conflict. Conversely, the communal-cultural model emphasizes empathy, religious authority, and contextual harmony but lacks binding legal authority and enforceability. This study underscores the potential for synergy between formal legal mechanisms and socio-cultural practices. It contributes to the literature by proposing a hybrid hakam framework that integrates procedural justice with cultural responsiveness, demonstrating how the convergence of legal formalism and communal concern can enhance the effectiveness, fairness, and cultural relevance of Islamic divorce resolution in Indonesia.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TREASURE HUNT PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V MI AT TAQWA BONDOWOSO : PERSPEKTIF RENE DESCRATES Harirotun Nisa, Siti; Sutomo, Moh; Fauzi, Imron; Sholiha, Santri Asiatus
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembelajaran Treasure Hunt dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah [1] At-Taqwa Bondowoso pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial [2]. Treasure Hunt adalah metode pembelajaran kooperatif berbasis permainan yang mengintegrasikan petunjuk dan tantangan untuk meningkatkan kerja sama, motivasi, dan keterlibatan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mendorong siswa untuk berpikir kritis, sesuai dengan prinsip rasionalitas yang ditekankan oleh René Descartes. Penerapan metode ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa, sejalan dengan kebijakan pendidikan Indonesia yang mendorong penggunaan metode inovatif untuk mendukung keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kerja sama. Penelitian ini menyoroti bahwa penerapan metode Treasure Hunt berbasis lingkungan alam tidak hanya relevan secara filosofis dan pedagogis, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MI At-Taqwa Bondowoso.