Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Nilai Parameter Segmentasi Untuk Pemetaan Tutupan Lahan Menggunakan Citra Sentinel 2-A Di Kabupaten Konawe Jusmianto, Jusmianto; Golok Jaya, Laode Muh.; Saleh, Fitra
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 4, No 2 (2020): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v4i2.13088

Abstract

Teknik klasifikasi berbasis objek sangat baik digunakan dalam mengidentifikasi objek tutupan lahan. Salah satu teknik klasifikasi yang banyak digunakan adalah Object-Based Image Analysis (OBIA) dengan menggunakan metode segmentasi. Metode segmentasi memiliki keunggulan yaitu sangat presisi dan akurat dalam memisahkan objek oleh karena itu metode ini sangat cocok untuk mengidentifikasi objek tutupan lahan di Kabupaten konawe yang beragam. Pada metode segmentasi terdapat tiga parameter yang menjadi penentu keakuratan dalam memisahkan objek yaitu parameter skala, bentuk dan kekompakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal untuk pemetaan penutup lahan di Kabupaten Konawe; (2) mengetahui sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini: (1) simulasi parameter segmentasi untuk memperoleh kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal; (2) klasifikasi OBIA dengan metode segmentasi untuk memperoleh sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Hasil penelitian ini antaralain:  (1) kombinasi nilai parameter yang paling optimal, yaitu kombinasi nilai skala 20 dan bentuk 0,8 dengan total akurasi tutupan lahan mencapai 92.20%; (2) tutupan lahan yang ada di Kabupaten Konawe didominasi oleh hutan primer yang berada di Kecamatan Amonggedo dengan luas 5.552,2 ha, lahan persawahan untuk Kecamatan Wonggeduku dengan luas 7.142,10 ha dan lahan kebun campuran untuk Kecamatan Pondidaha dengan luas 3.298,60 ha. Kata kunci: Tutupan Lahan, OBIA, Segmentasi
Perbandingan Metode Indeks Vegetasi NDVI, SAVI dan EVI Terkoreksi Atmoafer iCOR Hardianto, Hardianto; Golok Jaya, La Ode, Muh; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Khairisa, Noor Husna
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v5i1.17841

Abstract

Abstrak: Koreksi atmosfer merupakan turunan metode dari koreksi radiometrik dari kategori koreksi yang mempertimbangkan faktor-faktor luar yang berpengaruh terhadap kesalahan informasi yang ada pada citra. Dalam penelitian ini, koreksi atmosfer dilakukan pada Citra Landsat 8 OLI dikarenakan memiliki akses data yang relatif mudah. Penelitian ini bertujuan untuk  menerapkan hasil koreksi BoA iCOR pada indeks vegetasi metode NDVI, SAVI dan EVI. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, metode transformasi indeks vegetasi NDVI, SAVI dan EVI untuk mengidentifikasi tingkat kerapatan vegetasi. Hasil penelitian ini antara lain rentang nilai kerapatan vegetasi terkoreksi atmosfer iCOR metode NDVI -0,63 sampai 1,42; SAVI -0,14 sampai 0,37; dan EVI -0,15 sampai 0,35 dari citra hasil koreksi iCOR. Hasil koreksi iCOR baik diterapkan pada metode transformasi NDVI sedangkan metode transformasi SAVI dan EVI kurang baik diterapkan karena tidak mendekati rentang indeks vegetasi secara global.Kata Kunci: NDVI, SAVI, EVI
Analisis Tingkat Kerugian Berdasarkan Perkiraan Ancaman Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Kendari Barat Safrina T, Safrina T; Golok Jaya, La Ode Muh.; Saleh, Fitra
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 4, No 2 (2020): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v4i2.13075

Abstract

Indonesia rawan terhadap berbagai jenis bencana dilihat dari aspek geografis dan klimatologis. Kota Kendari merupakan salah satu wilayah yang memiliki catatan sejarah kejadian bencana tanah longsor. Tujuan penelitianini,yaitu: (1)mengetahui tingkat potensi ancaman bencana tanah longsor; (2) mengetahui indeks kerugian ancaman bencana tanah longsor; (3) mengetahui distribusi tingkat kerugian berdasarkan perkiraan potensi bencana tanah longsor. Metodepenelitian ini, yaitu:(1) analisis spasial dengan indikator curah hujan,jenis tanah, kemiringan lereng, penggunaan lahan dan formasi geologi; (2) analisis spasial dengan indikator fasilitas ekonomi danfasilitas fisik; (3) penggabungan informasi tingkat ancaman dan indeks kerugianpada matriks tingkat kerugian.Hasilpenelitianiniantara lain: (1)Distribusi ancaman bencana tanah longsor di Kecamatan Kendari Barat, yaitu Kelurahan Lahundape memiliki potensi sedang,sedangkan Kelurahan Benua-Benua, Dapu-Dapura, Punggaloba, Kemaraya, Sanua, Sodoha, Tipulu dan Watu-Watu memiliki potensitinggi; (2) Indeks kerugian yang terjadi di Kecamatan Kendari Barat, yaitu Kelurahan Benu-Benua, Dapu-Dapura, Sanua dan Punggaloba memiliki indeks kerugian rendah kemudian Kemaraya, Sodoha, Tipulu dan Lahundape memiliki indeks kerugian sedang sedangkan Watu-Watu memiliki indeks kerugian tinggi; (3) Distribusi tingkat kerugian akibat potensi bencana tanah longsor di Kecamatan Kendari Barat yaitu Kelurahan Benu-Benua, Dapu-Dapura, Lahundape, Punggaloba dan Sanua memiliki tingkat kerugian sedang sedangkan Kelurahan Kemaraya, Sodoha, Tipulu dan Watu-Watu memiliki tingkat kerugian tinggi. Kata kunci: ancaman, kerugian, longsor
Analisis Perubahan Lahan Sawah Areal Pengairan Bendungan Dikaitkan Dengan Ketahanan Pangan nursajidah, nursajidah; Golok Jaya, La Ode Muh.; Iradat Salihin, Laode Muh.
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v5i1.16173

Abstract

Abstrak: Konversi lahan pertanian menimbulkan dampak negatif terhadap pembangunan pertanian, sehingga menurunkan kapasitas produksi pertanian, rusaknya sistem pengairan dan hilangnya investasi yang telah ditanamkan dalam membangun jaringan irigasi dan pembuatan teras pematang sawah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perubahan lahan sawah menggunakan Citra Landsat multitemporal; (2) mengetahui pengaruh perubahan lahan sawah areal Bendungan Wawotobi terhadap pemenuhan kebutuhan dan ketahanan pangan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah: (1) analisis penggunaan lahan dengan metode berbasis objek; (2) analisis estimasi produksi dan kebutuhan beras. Hasil penelitian ini antara lain: (1) perubahan luas lahan sawah tahun 2009 seluas 4.291,6 ha dan meningkat menjadi seluas 7.162,67 ha pada tahun 2018; (2) analisis estimasi produksi tanaman padi pada empat Kecamatan di Kabupaten Konawe dalam areal Pengairan Bendungan Wawotobi, yaitu Kecamatan Pondidaha didapat  sebesar 8.138,99 ton dan kebutuhan beras 837,9 ton/tahun dengan jumlah penduduk 11.970 jiwa, Kecamatan Wonggeduku sebesar 48.416,13 ton dan kebutuhan beras 952,14 ton/tahun dengan jumlah penduduk 13.602 jiwa, Kecamatan Wawotobi sebesar 9.801,20 ton dan kebutuhan beras 1.619,8 ton/tahun dengan jumlah penduduk 23.140 jiwa, dan Kecamatan Unaaha sebesar 1.984,27 ton dan kebutuhan beras 1.821,89 ton/tahun dengan jumlah penduduk 26.027 jiwa.Kata Kunci: Sawah, Perubahan Lahan Sawah, Ketahanan Pangan
Pemetaan Fenomena Urban Heat Island Di Kota Kendari Dengan Menggunakan Citra Resolusi Menengah Wardana, Fatimah; Golok Jaya, laode Muh.; Saleh, Fitra; Karim, Jufri
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v5i1.17258

Abstract

Abstrak: Fenomena Urban Heat Island dapat dipetakan dengan parameter Suhu Permukaan Tanah (SPT) dan indeks kerapatan vegetasi (NDVI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Urban Heat Island di Kota Kendari menggunakan Landsat 8 OLI/TIRS dan menganalisis kondisi eksisting sebaran fenomena Urban Heat Island di Kota Kendari. Proses dilakukan dengan mengolah data citra Landsat 8 OLI/TIRS perekaman 30 Agustus 2017. Analisis dilakukan dengan menggunakan algoritma Syariz untuk penentuan SPT yang kemudian dikorelasikan dengan nilai NDVI yang dihasilkan dari kaliberasi band 4 dan band 5 pada citra Landsat 8 OLI/TIRS. Hasil penelitian ini menunjukkan suhu permukaan tanah di kota Kendari berkisar antara 15,27 hingga 33,34. Dimana suhu 15 hingga 22adalah suhu daerah yang tidak terdeteksi atau tertutup awan. Persebaran suhu didominasi suhu antara 23-27 dengan luas 21.492,46 Ha atau 81,02% dari luas wilayah, dengan wilayah yang teridentifikasi sebagaui daerah UHI dengan suhu diantara 28-33 seluas 2.968,57 Ha atau 11,01% dari total luas wilayah Kota Kendari. Nilai korelasi antara SPT dan NDVI berada pada angka -0,66 yang berarti bahwa tingkat kerapatan vegetasi berbanding terbalik dengnan nilai suhu permukaan tanah atau semakin rendah indeks kerapatan vegetasinya, maka semakin tinggi suhu permukaan tanahnya.Kata kunci: Urban Heat Island, suhu permukaan tanah, Landsat 8, NDVIAbstract: The Urban Heat Island phenomenon can be mapped with the parameters of Land Surface Temperature (LST) and the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). This study aims to analyze Urban Heat Island in Kendari City using Landsat 8 OLI / TIRS and analyze the existing conditions of the distribution of the Urban Heat Island phenomenon in Kendari City. The process is done by processing Landsat 8 OLI / TIRS image recording data on August 30, 2017. The analysis carried out using the Syariz algorithm to determine LST which is then correlated with NDVI values resulting from band 4 and band 5 in Landsat 8 OLI / TIRS images. The results showed that the  land surface temperature in Kendari ranged from 15.27°C to 33.34°C. The 15 to 22°C is the temperature of the clouded or undetected area. The temperature distribution is dominated by temperatures between 23-27 ° C with an area of 21,492.46 Ha or  81.02% of the total area, with areas identified as UHI are the areas with temperatures between 28-33 ° C with an area of 2,968.57 Ha or 11.01% of the total area of  Kendari City. The correlation value between SPT and NDVI is at -0.66, which means that the vegetation density level is inversely proportional to the value of the land surface temperature value or the lower the vegetation index value, the higher the surface temperature of the land.Keywords: Urban Heat Island, land surface temperature, Landsat 8, NDVI
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Labengki Melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Hasbi, Muhammad; Sudarsono, Sudarsono; Jaya, Ld.M.Golok; Pagiling, Luther; Nurjannah, Irma; Kadir, Abd.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.399 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.9900

Abstract

Sampah plastik menjadi persoalan karena susah terurai. Salah satu upaya mengurangi sampah plastik dengan mengolah sampah plastic tersebut menjadi bahan bakar. Desa Labengki merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di kabupaten konawe utara, sehingga kebersihan dan keindahan pulau labengki harus terus dipelihara. Olehnya itu KKN Tematik FT UHO menawarkan pengolahan sampah plastik menjadi pirolisis. Hasil dari pirolisis dapat dijadikan sebagai bahan bakar seperti bensin. Penggunaannya dapat diterapkan pada kendaraan, sehingga kebutuhan akan kelangkaan bahan bakar juga dapat teratasi.
Pembentukan Desa Tangguh Bencana Covid-19 untuk Antisipasi Penyebaran dan Dampaknya di Provinsi Sulawesi Tenggara Jaya, Laode M Golok; Ngii, Edward; Mangidi, Uniadi; Azikin, Thahir; Welendo, La
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.199 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.14266

Abstract

The spread of the Corona virus (Covid-19) has recently become increasingly worrying, not only because of the inadequate handling due to the lack of mass rapid tests and the obstacle to the examination method using polymerase chain reaction (PCR) techniques. On the other hand, the habit of people who ignore and underestimate the spread of Covid-19 infection has become the main trigger for the increasing number of positive patients of Covid-19. This is even more worrying if the scale of our review is not only urban but also rural, where the potential for exposure to Covid-19 is getting bigger. Therefore, Halu Oleo University through the Integrated Community Service program (KKN) Thematic Prevention of Covid-19 has a big agenda of increasing public awareness both in cities and in rural areas who are very prone to exposure to Covid-19 to minimize the impact that occurs due to the spread of Covid-19. The purpose of this activity is to form a Covid-19 Disaster Resilient Village to anticipate its spread and impact in Southeast Sulawesi Province. This KKN is a multidisciplinary activity from various scientific fields involving students and lecturers from various departments. The method implemented is socialization as an effort to increase public awareness through social media that is easily accessed and understood by the community while still implementing social distancing and with strict health protocols, involving village and community officials. Another method is to collect data on the profiles of people who are vulnerable to exposure and have an impact on their health and economy, in addition to physical activities such as spraying with disinfectants at houses of worship. Other methods carried out include making booklets using local languages, and making tutorials on using Zoom and Google Meet online media meetings so that learning activities of school students and village officials can continue during the Covid-19 pandemic.The results of this KKN Thematic activity are expected to become a learning medium for students as part of the Merdeka Campus Program, building villages that are resilient to the Covid-19 disaster, maintaining the economy and community activities, and become a forum for community service for lecturers.
Pengembangan Turqiat.Id Sebagai Platform Iklan Digital Lokal Dalam Membantu Promosi Produk dan Jasa Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Sulawesi Tenggara di Masa Pandemik Covid-19 Sajiah, Adha Mashur; Golok Jaya, La Ode Muhammad; Ransi, Natalis; Purnama, Ika Purwanti Ningrum; Nangi, Jumadil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.486 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v3i1.18430

Abstract

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) adalah salah satu wadah bagi pengusaha-pengusahaUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada para pengusaha muslimah. IPEMIbertujuan untuk membantu pengusaha muslimah dalam mengembangkan usahanya. IPEMI memilikicabang di seluruh provinsi Indonesia salah satunya Sulawesi Tenggara. Permasalahan padakelompok usaha tentunya ada berbagai macam dan di segala level proses (produksi, pengiriman,pemasaran, purna jual ataupun pengendalian mutu). Dalam aspek pemasaran pengusaha perlumelakukan promosi agar produk/jasa mereka dikenal khalayak luas. Usaha promosi dan pemasarandi masa pandemik Covid-19 lebih sulit karena terdapat kewajiban protokol kesehatan ketikamelakukan aktivitas apalagi adanya social distancing. Konsumen lebih banyak di rumah danmemanfaatkan perangkat digital yang terhubung dengan internet. Oleh karena itu pengusaha UMKMperlu melakukan shifting pemasaran ke arah pemasaran digital. Melihat permasalahan tersebut makadalam kegiatan program kemitraan masyasrakat ini bertujuan untuk mengembangkan platform iklandigital khusus daerah Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara. Platform ini menjadi tempat parapengusaha mengiklankan produk dan jasanya secara gratis. Proses pengembangan platform inimengikuti proses siklus hidup pengembangan rekayasa perangkat lunak (Software Development LifeCycle) dengan mempertimbangkan kebutuhan dari pengusaha yang ingin produknya dipromosikan.Setelah platform yang diberi nama Turqiat.id dikembangkan dilakukan pelatihan bagi pengusahabagaimana mengoperasikan dan memanfaatkan platform tersebut. Selain itu pengusaha dibekalidengan pengenalan pemanfaatan tools dan media pendukung digital serta desain iklan digital. Hasildari program kemitraan masyrakat ini para pengusaha UMKM telah dapat menggunakan platformTurqiat.id sebagai media iklan digital dan dapat mendesain iklan mereka sendiri.Kata Kunci: IPEMI, UMKM, Platform Iklan Digital, Pemasaran Digital, Covid-19
ANALISIS PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN DI WILAYAH PESISIR TELUK KENDARI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI (KURUN WAKTU 2003 - 2009) Ld. M. Golok Jaya
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v1i1.6628

Abstract

-Kata Kunci : Tata Guna Lahan, Citra Satelit Resolusi Tinggi, Ikonos, Quick Bird, Pesisir Teluk Kendari
DAYA SAING DESTINASI WISATA KAMPA, TUMBURANO, DAN WATUNTINAPI BERBASIS SPASIAL DI KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Mukhayar Mukhayar; Yulius Barra Pasolon; Laode Muhammad Golok Jaya
Jurnal Perencanaan Wilayah Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2466.704 KB) | DOI: 10.33772/jpw.v4i2.9989

Abstract

The purpose of the research is 1) identify the actual condition of the competitiveness of Kampa, Tumburano and Watuntinapi tourist destinations. 2) formulating priority scale of competitiveness development among Kampa, Tumburano and Watuntinapi tourism destinations. In the development of the tourism sector in particular, the Konawe Kepulauan regional government has synchronized Kampa, Tumburano and Watuntinapi tourism destinations as Kanopi tourist destinations. These three tourist destinations are the focus of the development of the Konawe Kepulauan regional government. This research was conducted descriptively qualitative and quantitative with spatial methods and analytical hierarchy process (AHP). Based on the results of the study concluded that the actual condition of competitiveness between Kampa tourism destinations, Tumburano tourist destinations, and Watuntinapi tourist destinations that are incorporated in the acronym Kanopi, surpassed by Kampa tourist destinations. Whereas the priority scale for developing the competitiveness of tourist destinations incorporated in the Kanopi acronym is Kampa tourism destinations as the main priority,  then followed by Tumburano turism destination, and last Watuntinapi tourist destination Keywords: AHP, tourist destination competitiveness, Kampa, spatial, Tumburano, Watuntinapi
Co-Authors Abd. Kadir Abdul Kadir Abdul Kadir Adha Mashur Sajiah Adin Fitra Irawan Adris Ade Putra Adriyansyah Adriyansyah Agustan Agustan Ahmad Hidayat Ahmad Syarif Sukri Akbar, La Ode Nur Al Firman Ali Okto Amin Tunda Anitawati, Anitawati Annas Ma'ruf Anshari Nur, Muh. Nadzirin Arif, Hariyanto Arisona Arisona Armi Susandi Armi Susandi Arsy Aysyah Anas Aryuni Salpiana Jabar Aryuni Salpiana Jabar Asmara, Ida Bagus Gede Pala Asmirani, Sri Azikin, Thahir Azzahra Miftahul Firdausah Bambang Pramono Bambang Pramono Bambang Pramono Cahyadi, Rusli Danil, Muhamad Dwi Rinnarsari Noraduola DWI RINNARSURI NORADUOLA, DWI RINNARSURI Edward Ngii Fachroni, Muh Farid Fahrullah, Muh. Fitra Saleh Fitra, Ramad Arya Fitrani Fitriani Fitria Rihin Uyun Fitriah.S Fitriah.S Hairul Nisa, Fadila Harimudin, Jamal Hasmina Tari Mokui Hasria Hasria Idrus, Sitti Hairani Ika Purwanti Ningrum, Ika Purwanti Ikrima Nurfikria Indri Anatasya Alam Ipung Fitri Purwanti Iradat Salihin, Laode Muh. Irfan Ido Irma Nurjannah, Irma Ishak Kadir Ishak Kadir, Ishak Isnawaty Isnawaty Isnawaty Isnawaty, Isnawaty Jufri Karim Jumadil Nangi, Jumadil Jusmianto, Jusmianto Kaebansiha, Rajab Jandipo Kasim, Ma'ruf Katmoko Ari Sambodo Katmoko Ari Sambodo, Katmoko Ari Ketut Wikantika Khairisa, Noor Husna L M FidiAksara La Ode Amrul Hasan La Ode Efrianto La Ode Hadini La Ode Ichlas Syahrullah Yunus La Ode Muhamad Sulihin La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad La Welendo, La Laksono Trisnantoro Laode Muhamad Tajidun Laode Sabaruddin Lawa, Asis LM Tajidun, LM Luh Nyoman Didik Tri Utami Lukas Kano Mangalla, Lukas Kano Mahapatih, Wa Ode Siti Warsita Mangallah, Lukas Kano Masri Masri Maudhy Satyadharma Melsi, Melsi Muh. Ihsan Sarita, Muh. Ihsan MUHAMMAD HASBI Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Muhibudin, Muhibudin Muhlis Muhlis Mukhayar Mukhayar Muliddin Mutmainnah Muchtar Natalis Ransi Natalis Ransi Natalis Ransi, Natalis Nurgiantoro, Nurgiantoro nursajidah, nursajidah Pagiling, luther Pratiwi, Aisyah Wahyu Purnama, Ika Purwanti Ningrum Rachman, Ranno Marlany Rafsenja, Ulfah Rahma Surya Alam Rahmat Zulwan S Restele, La Ode Rijal, Muh. rudi balaka Rumiani Rumiani Saban Rahim Safril Safril Safrina T, Safrina T Sajiah, Adha Mashur Saleh, Fitra Salihin, Iradat Santi Santi Santoso, R. Irwan Bagyo Sarimuddin, Sarimuddin Sartika, Marwa Sarwoko Mangkoedihardjo SATRIYAS ILYAS Sawaludin, Sawaludin Sitti Aida Adha Taridala Sitti Hairani Idrus Sitti Nurjannah Ahmad Suryawan Asfar Sutardi Sutardi Tahir Azikin Thamrin, Muh. Bayu Aidil Adhalik Triantini. S. Putri Uniadi Mangidi Wa Ode Lusianai Waode Lusianai Wardana, Fatimah Yulius Barra Pasolon