p-Index From 2021 - 2026
8.132
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Economics, Business, & Accountancy Ventura Media Wisata Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Kesehatan Global Journal of Innovation in Business and Economics Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan JURNAL MANAJEMEN Jurnal Wacana Ekonomi Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat AKTUAL Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Ilmiah Satyagraha Journal of Economics and Business UBS International Journal of Marketing and Human Resource Research Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Sains Manajemen Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Journal of Social Research Service Management Triangle : Jurnal Manajemen Jasa HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Research of Service Administration Health and Sains Healthys Jurnal Indonesia Sosial Sains Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Health Research Journal of Indonesia Jurnal Multidisiplin Sahombu Carmin: Journal of Community Service International Journal of Economics, Management and Accounting Journal of Knowledge Management JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia ManBiz: Journal of Management and Business Economic and Business Horizon Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Implementasi Metode Activity Based Costing (ABC) dalam Menentukan Tarif Pelayanan Gigi di Klinik Abbasy Dental Purwokerto Deni Hermansyah; Rian Andriani; Yen Efawati
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 3 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i3.10920

Abstract

Pricing of healthcare services is a crucial element in clinic management, influencing operational sustainability and patient access to treatment. However, pricing practices in many dental clinics are still determined conventionally based on market rates without a systematic cost calculation. This study aims to analyze Implementation Strategy of the Activity Based Costing (ABC) method in determining dental service fees at Abbasy Dental Clinic Purwokerto. A Qualitative Methods  approach was employed. Data were collected through in-depth interviews, direct observations, document analysis, and questionnaires administered to 50 patients and 10 clinic staff. The results indicate that the ABC method provides more accurate service cost calculations by identifying activities that generate expenses, including medical supplies (BHP), medical personnel fees, CSSD, dental equipment usage, dental unit costs, and administrative fees. The ABC-based pricing, using a 35% profit margin, resulted in final fees of IDR 226,125 for extraction, IDR 246,375 for GIC restoration, IDR 259,875 for scaling, and IDR 300,375 for composite restoration. Questionnaire results revealed positive patient perceptions regarding tariff transparency and fairness (mean > 4.18) and staff support for accuracy and efficiency in cost management (mean > 4.05). This study concludes that the ABC method can be applied as an accurate, fair pricing system that enhances patient trust and improves cost management effectiveness in dental clinics.
PENGARUH RETENSI KARYAWAN DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP LOYALITAS MELALUI MEDIASI KEPUASAN KERJA: (Studi Kasus Perusahaan Online Shop di Kota Bandung) Fanny Agustina Hidayat; Purwadhi Purwadhi; Rian Andriani; Ade Mubarok
Jurnal Sains Manajemen Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsm.v7i1.1949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh retensi karyawan dan work-life balance (keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi) terhadap loyalitas karyawan pada perusahaan online shop di Kota Bandung. Kepuasan kerja sebagai variabel intervening juga di analisis perannya dalam memediasi hubungan antara retensi karyawan dan work-life balance. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling (SEM PLS) Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan online shop di Kota Bandung. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik SmartPLS. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukan bahwa retensi karyawan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja maupun loyalitas karyawan. Work-life balance juga memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja maupun loyalitas karyawan. Selanjutnya, kepuasan kerja memainkan peran sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara retensi karyawan dan loyalitas karyawan. Penelitian ini memberikan konribusi dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya manajemen retensi karyawan dan peningkatan work-life balance untuk meningkatkan kepuasan kerja dan memperkuat loyalitas karyawan.
Evaluation of Hospital Readiness and Strategic Planning in Implementing the Priority Cancer Service Mentorship Program (Qualitative Study at Anutapura Hospital, Palu, and Torabelo Hospital, Sigi) Zakiyatun Murtafi'ah Hamzah; Rian Andriani; Yani Restiani Widjaja
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cancer is one of the catastrophic diseases that requires high treatment costs, long-term care, and poses a significant burden on the health system. In Indonesia, there are 514 hospitals stratified according to their expected capacity to provide cancer services; however, assessments in Central Sulawesi Province revealed that network hospitals remain at the basic level. This phenomenon highlights a gap between the growing need for cancer services and the actual capacity of hospitals. This study aims to evaluate the readiness of available resources and to analyze the strategic planning of hospitals in supporting the implementation of priority cancer service programs. A qualitative method with a case study design was applied, using interviews, observations, and document reviews. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Anutapura Palu Hospital has reached an intermediate level with better readiness in terms of input, process, and product, while Torabelo Sigi Hospital remains at the basic level with significant limitations in human resources, facilities, operational documents, and funding. Strategic planning at Anutapura Palu Hospital has been more adaptive, enabling faster operationalization of cancer services, while Torabelo Sigi Hospital requires acceleration in governance documents, infrastructure development, and technical assistance. This study emphasizes that the success of cancer service implementation is highly determined by input readiness, process effectiveness, product outcomes, and adaptive strategic planning.
Analisis Efektifitas Produk Jasa Dalam Mengoptimalkan Infrastruktur Teknologi Informasi Di RSUD Kota Tarakan Asriansyah Asriansyah; Rian Andriani; Achmad Dheni Suwardhani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2763

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit secara intensif dan berkesinambungan dan didukung oleh kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai atau hal ini dapat disebut sebagai salah satu bagian dari infrastruktur. Dapat diketahui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan saat ini berdasarkan observasi langsung di lapangan didapatkan bahwa rumah sakit tersebut tidak terstruktur dengan baik, hal tersebut terlihat dari berbagai permasalahan yang terdapat pada area bisnis, organisasi maupun pengelolaan rumah sakit. Penelitian ini akan menguraikan hasil analisis produk intangibility, inseparability, variability dan perishability intangibles dalam mengoptimalkan infrastruktur teknologi informasi di RSUD kota Tarakan. Adapun metode dalam penelitian ini yaitu penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan case study. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari dokumentasi di objek penelitian terkait kemudian dianalisis secara deskriptif. Adapun tempat penelitian ini dilakukan yakni di RSUD Kota Tarakan yang beralamat di Jl. Aki Babu, Karang Harapan, Kec. Tarakan Bar., Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 3 Bulan yaitu Bulan Maret sampai Mei 2025. Hasil penelitian menunjukan produk Intangibility dalam konteks layanan teknologi informasi (IT) dimana hasil penelitian pada sistem informasi pelayanan pada rumah sakit pada instalasi rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan dapat dikatakan efektif. Produk inseparability dapat dikatakan baik. Produk variability dalam layanan kesehatan adalah tantangan utama yang memengaruhi kepuasan pasien dan reputasi rumah sakit. Produk perishability intangibles hasil analisis dapat diketahui bahwa dalam penggunaan sistem informasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan. Faktor pendukung yaitu adanya minat yang tinggi masyarakat untuk menggunakan sistem layanan dan dukungan dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh rumah sakit. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu adanya fasilitas yang belum dimaksimalkan serta kuantitas atau jumlah sumber daya yang melakukan aktivitas operasional rumah sakit belum mememuhi jumlah atau kuantitas yang ditetapkan.
Analisis Implementasi SOP Medical tourism dalam Peningkatan Daya Saing RS BIMC Siloam Nusa Bali Cokorda Gede Bagus Pradnyana Sanjaya; Rian Andriani; Achmad Dheni Suwardhani
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5518

Abstract

Medical tourism is the activity of patients traveling across countries to obtain better or more affordable medical services. Since 2012, Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua Hospital has focused on cosmetic surgery and dental tourism services through the CosMedic Center. After the Covid-19 pandemic, patient visits decreased by 70%, while other medical tourism centers in Bali have grown rapidly, thus requiring BIMC to increase its competitiveness. This study aims to analyze the implementation of medical tourism services in improving hospital competitiveness. This study uses a qualitative descriptive approach with an in-depth interview method with key informants. The results show that at the pre-hospital stage, 24-hour service is not optimal and patient interest in choosing a complete package (transportation, accommodation, tour) is still low. At the hospital service stage, there is no special inpatient room for medical tourists, while the post-hospital stage runs according to the SOP. Collaboration with the Travel Agency (BPW) revealed the limitations in the quality and quantity of certified medical tourism guides. In conclusion, the implementation of the SOP for medical tourism at BIMC Siloam Nusa Dua has been running according to Permenkes No. 76 of 2015, but to strengthen competitiveness, it is necessary to improve 24-hour services, strengthen promotion and branding, develop special inpatient room facilities, and improve the quality and number of medical tourism guides. These findings are expected to be the strategic basis for developing sustainable medical tourism in Bali.
ANALISIS SWOT UNTUK PENENTUAN STRATEGI MANAJERIAL DALAM MENERAPKAN PROLANIS DI KLINIK SMC BANYUSARI Ayu Saraswati Apsari; Rian Andriani; Rinawati
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.174

Abstract

ABSTRAK Rendahnya tingkat partisipasi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) menjadi permasalahan yang dihadapi oleh berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk Klinik SMC Banyusari di Kota Denpasar. Data klinik menunjukkan bahwa rata-rata kehadiran peserta Prolanis hanya sekitar 21,2% per bulan, masih berada di bawah target minimal BPJS Kesehatan sebesar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT guna menentukan strategi manajerial yang tepat dalam meningkatkan pelaksanaan Program Prolanis di Klinik SMC Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap enam informan yang terdiri dari kepala klinik, petugas Prolanis, dan peserta Prolanis. Data dianalisis menggunakan matriks Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik SMC Banyusari memiliki kekuatan internal yang lebih dominan dibandingkan kelemahannya, dengan skor IFAS sebesar 1,31, serta peluang eksternal yang lebih besar dibandingkan ancaman, dengan skor EFAS sebesar 1,12. Klinik berada pada posisi strategi pertumbuhan stabil yang memungkinkan penguatan program melalui optimalisasi sumber daya internal dan pemanfaatan peluang eksternal. Strategi manajerial yang direkomendasikan meliputi penguatan edukasi berbasis peserta, optimalisasi peran petugas Prolanis, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan jejaring dengan masyarakat dan pemerintah desa. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan partisipasi peserta Prolanis di Klinik SMC Banyusari dapat meningkat secara berkelanjutan Kata Kunci: prolanis, analisis SWOT, Strategi Manajerial     ABSTRACT Low participation in the Chronic Disease Management Program (Prolanis) remains a major challenge for primary healthcare facilities, including SMC Banyusari Clinic in Denpasar. Clinic records show that the average monthly attendance rate of Prolanis participants is approximately 21.2%, which is below the minimum target of 50% set by the National Health Insurance Agency (BPJS Kesehatan). This study aims to analyze internal and external factors using a SWOT analysis to determine appropriate managerial strategies for improving the implementation of the Prolanis program at SMC Banyusari Clinic. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews involving six informants, consisting of the clinic head, Prolanis officer, and Prolanis participants. The data were analyzed using the Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS) matrices. The findings indicate that the clinic’s internal strengths outweigh its weaknesses, reflected by an IFAS score of 1.31, while external opportunities exceed existing threats, with an EFAS score of 1.12. These results place the clinic in a stable growth strategic position, enabling program improvement through the optimization of internal resources and the utilization of external opportunities. Recommended managerial strategies include strengthening participant-centered health education, enhancing the role of Prolanis officers, utilizing information technology, and developing collaboration with local communities and village authorities. Implementing these strategies is expected to sustainably increase Prolanis participant attendance at SMC Banyusari Clinic. Keywords: Prolanis, SWOT Analysis, Managerial Strategy
ANALISIS DAN STRATEGI PERBAIKAN MANAJEMEN LOGISTIK INSTALASI FARMASI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI RS SAMARINDA MEDIKA CITRA Elsa Indah Suryani; Rian Andriani; Ign. Wiseto P. Agung
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/51rxh896

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kontribusi biaya farmasi terhadap total pengeluaran rumah sakit, serta munculnya permasalahan seperti keterlambatan distribusi, risiko kedaluwarsa obat, dan ketidaksesuaian stok di Instalasi Farmasi RS Samarinda Medika Citra. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen logistik pada instalasi farmasi serta merumuskan strategi perbaikan guna meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci, meliputi pimpinan manajemen, kepala unit dan staf farmasi, serta didukung oleh hasil pengamatan dan telaah dokumen terkait. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi logistik meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pemeliharaan, penghapusan, dan pengendalian telah berjalan, namun masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sistem informasi, koordinasi antarunit yang belum optimal, dan pengendalian stok yang lemah. Strategi: Strategi perbaikan yang dirumuskan melalui pendekatan SWOT dan Business Model Canvas mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan SOP, digitalisasi sistem logistik, serta optimalisasi koordinasi lintas unit. Kesimpulan: Penerapan strategi berbasis SWOT dan Business Model Canvas dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, serta memperkuat profitabilitas rumah sakit.
Strategi Manajerial Untuk Mencegah Burnout Pada Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta Dominiques Reggy Marfilan; Rian Andriani; Bambang Sukajie
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10242

Abstract

Burnout pada perawat rawat inap merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak pada kinerja individu, kualitas pelayanan kesehatan, serta keberlangsungan organisasi rumah sakit. Tingginya beban kerja, tuntutan emosional, sistem kerja shift, serta keterbatasan dukungan manajerial menjadi faktor utama yang memicu terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajerial dalam mencegah burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang terlibat dalam pengelolaan keperawatan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan burnout dapat dilakukan melalui penerapan strategi manajerial yang terintegrasi, meliputi perencanaan sumber daya manusia yang tepat, pelatihan berkelanjutan, pengembangan karir yang jelas, pengelolaan beban kerja yang seimbang, sistem manajemen kinerja dan evaluasi yang objektif, serta pemberian kompensasi yang adil dan memadai. Implementasi strategi manajerial yang efektif terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif, meningkatkan kesejahteraan perawat, serta menjaga kualitas pelayanan rawat inap
Transformation of Doctors' Work Culture in Supporting Improvement of Service Quality at RSPAU dr. S. Hardjolukito Diah Ika Hastari; A. Rohendi; Rian Andriani
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 6 No. 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9104

Abstract

Human resources play a vital role in determining the existence and sustainability of an institution, including hospitals as complete health care facilities. The existence of doctors as the main asset demands a continuous transformation of work culture to maintain competitive service quality. This study discusses the transformation of doctors' work culture in supporting the improvement of service quality at RSPAU dr. S. Hardjolukito. The method used is descriptive qualitative with secondary data collection techniques, observation, and interviews. The results of the study show that doctors' work culture is influenced by regulations, SOPs, and internal and external factors, with quite good results (score 4). However, there are challenges in the form of information technology disruption, high workload, and competition between health facilities (score 3). Hospital management responded by clarifying procedures and providing appreciation to improve performance, career, and service quality (score 4).
Analysis of Job Stress and Burnout to Organizational Citizenship Behavior of Officers with Intervening Variables Commitment Organization at dr. Nur's Clinic, Cimahi City Jessica Yosalinata; Rian Andriani; Yen Efawati
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 6 No. 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9412

Abstract

As a healthcare institution with a high workload, it is important to understand the factors that influence staff extra-role behavior in order to improve overall service performance. This study aims to analyze the influence of job stress and burnout on Organizational Citizenship Behavior (OCB) with organizational commitment as an intervening variable at Dr. Nur Clinic, Cimahi City. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 139 respondents who have worked for more than six months. Data were collected through a questionnaire measuring work stress levels (based on Osipow's dimensions), burnout (based on Maslach's three components), organizational commitment (affective, normative, continuance), and OCB (altruism, responsibility, courtesy, sportsmanship, and civic virtue). Data analysis was conducted using multiple regression tests, path analysis, and mediation tests using SPSS version 29. The results of the study indicate that work stress and burnout each have a significant negative effect on organizational commitment and OCB. Organizational commitment was found to mediate the relationship between stress and burnout on OCB, with a greater mediating effect for stress than for burnout. Additionally, there is a serial effect of stress and burnout on OCB through reduced organizational commitment, highlighting the importance of a holistic approach in managing employee well-being. These findings indicate that enhancing organizational commitment as a form of employees' psychological attachment plays a crucial role in promoting OCB and mitigating the negative impacts of work-related stress.
Co-Authors A. Rohendi Achmad Dheni Suwardhani Achmad Dheni Suwardhani Ade Mubarok Ahmad Yassir Aldi Situngkir Situngkir Alicia Dipta Pranudia Andra Kurnianto Andreuw Sunarjo Angki Wibisono Asriansyah Asriansyah Ayu Saraswati Apsari Bambang Sukajie Bambang Sukajie Betharlitha Maharlika Budi Santoso Chairil M Noor Cokorda Gede Bagus Pradnyana Sanjaya Cut Irna Rerianta Dadang Kusnadi Dasrun Hidayat Deni Hermansyah Dewi Rosenni Sijabat Diah Ika Hastari Disman Disman Disman Disman Dominiques Reggy Marfilan Eeng Ahman, Eeng Elsa Indah Suryani Erliany Syaodih Fahmi Jahidah Islamy Fanny Agustina Hidayat Fanny Agustina Hidayat Fanny Fardiyani Feronica Melinda Muskitta Fransiska Sabu Kopong Gema Putra Bangsa I Gede Pramana Yogi Angestu I Made Kawiyasa I Wayan Tunjung Ign. Wiseto P. Agung Imam Sudirman Jemi Angga Ruhiat Jessica Yosalinata Kahar Mulyani Kartika Dewi Kristian Ismail Lena Lena Lia Nuramalia Maria Theresia Pinsasia Maxsi Ary Maxsi Ary Mayang Wulandari Mochammad Sukrisno Mardiyanto Mubaraq Juli Saputra Muhammad Chairul Muhammad Qaisha Arbey Nadira Aqilla Adzra Najip Hendra S Parino Nandang Komara Ni Putu Selly Octaviani Wahyudi Nico Nico Nisfi Ruwaidah Zahro Oke Andikarya Panggita Tria Oktaviani Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Qonita Isnu Nabila R Oke Andikarya Reni Arumsari Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Risa Qohardita Risris Nurjaman Rita Zahara Rizki Adriansyah Rubini Rohendi Saparingga Dasti Putri Silvia Sudjadi Sri Ramadani Sukajie, Bambang Syarifuddin , Didin Tresna Budiarti Veranita, Mira Wahyuddin Bagenda Willma Fauzzia Willma Fauzzia Willma Fauzzia Wiseto P. Agung Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yen Efawati Yuga Friatna Yuniati Lestari Zahrotunnisa Arizky Zakiyatun Murtafi'ah Hamzah