Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas III SD N Danukusuman Dummami Dummami; Ririn Dwi Rahayu; Retno Winarni; Ariek Singgih Winoto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97057

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik terhadap pembelajaran pendidikan Pancasila di SD Negeri Danukusuman. Berdasarkan hasil observasi pada PPL 1, menunjukkan bahwa 47,8% peserta didik memiliki minat belajar yang rendah. Hal ini dikarenakan sumber belajar yang digunakan hanya berpacu pada buku teks dan tidak dikaitkan dengan pengalaman langsung yang didapatkan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih menarik, salah satunya yaitu dengan mengimplemantasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), yakni suatu pendekatan pembelajaran yang mengangkat referensi budaya peserta didik sebagai media dalam mempelajari materi pelajaran. Data terkait minat belajar peserta didik didapatkan melalui angket minat belajar. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar yang cukup signifikan, mulai dari pra siklus, siklus 1 hingga siklus 2, yakni masing-masing sebesar 47,8%, 71,3% dan 86,9%. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) efektif dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
The Effectiveness of The Role-Playing Learning Model on Social Skills on The Material of Determining The Intrinsic Elements of Fairy Tales in Class VI Elementary School Indah Setyawati; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98835

Abstract

Keterampilan sosial mempunyai peran sangat penting bagi peserta didik agar mampu menciptakan komunikasi yang efektif. Keterampilan ini memerlukan model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran bermain peran terhadap keterampilan sosial pada materi menentukan unsur intrisik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah 92 peserta didik kelas VI di SD Negeri kecamatan Manyaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi (R) = 0.568 artinya ada hubungan linear positif antar variabel; koefisien determinasi R Square = 0,839, artinya model pembelajaran bermain peran memberikan pengaruh 83,9% terhadap efektivitas keterampilan sosial. Nilai signifikan sebesar 0.000 < 0,05 dan nilai t hitung 2,574 > t tabel 1.662, artinya menerima hipotesis alternatif yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran bermain peran dengan peningkatan keterampilan sosial siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik. Kesimpulan penelitian adalah model pembelajaran bermain peran efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial pada materi menentukan unsur intrisik Dongeng.
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Rantai Makanan di Kelas 5B SDN Nayu Surakarta Puji Lestari; Ayu Annisa Gharini; Laela Nadia Husna; Retno Winarni; Sri Rejeki
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97063

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan kurangnya keaktifan dari peserta didik kelas 5B di SD Negeri Nayu Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning pada materi rantai makanan kelas 5B di SDN Nayu Surakarta. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 5B semester I pada tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 27 peserta didik. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, tes, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada materi rantai makanan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan peserta didik dari siklus 1 sebesar 45% meningkat pada siklus II sebesar 70%. Begitu juga dengan hasil belajar peserta didik dari siklus 1 sebesar 70% meningkat pada siklus II sebesar 100% Terbukti bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada materi rantai makanan kelas 5B di SDN Nayu Surakarta. 
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning melalui Media Game Interaktif Educaplay untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Persatuan dan Kesatuan Fatmawati Kumalasari; Safira Quita Melati; Wisnu Aji Prabowo; Retno Winarni; Ester Tri Martiningsih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97090

Abstract

Pemahaman konsep persatuan dan kesatuan merupakan aspek penting pendidikan dasar, terutama keragaman latar belakang peserta didik. Namun, banyak peserta didik mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian bertujuan meningkatkan pemahaman konsep persatuan dan kesatuan pada peserta didik kelas V SD Negeri Kabangan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning melalui media game interaktif Educaplay. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas karena permasalahan dijelaskan dengan rincian deskriptif dan perhitungan kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes (pretest dan posttest). Teknik validitas menggunakan triangulasi sumber dan metode. Penelitian dilaksanakan tiga siklus dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Guru menggunakan model problem based learning dan Educaplay untuk menarik perhatian peserta didik. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan pada setiap siklusnya, yaitu siklus I = 41,67% , siklus II = 75%, siklus III = 91,67%. Berdasarkan data tersebut disimpulkan penggunaan model pembelajaran problem based learning melalui media game interaktif  Educaplay pada setiap siklusnya mengalami peningkatan.
The Potential of the Reading Aloud Method to Build Students' Reading Skills Srihandayani Ningsih; Retno Winarni; Rukayah Rukayah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98872

Abstract

Metode Reading Aloud (RA) berperan penting dalam mengembangkan keterampilan membaca siswa dengan meningkatkan pemahaman, kosakata, dan kefasihan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi metode RA dalam membangun kemampuan membaca siswa berdasarkan literatur yang ada. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan filter aliran PRISMA, menggunakan data dari penerbit Elsevier (ScienceDirect).      Analisis menggunakan sintesis kualitatif. Hasil studi terhadap 14 artikel telah dianalisis menunjukkan bahwa metode RA secara signifikan meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik, termasuk perhatian, perencanaan, dan pemrosesan simultan. RA juga telah terbukti efektif dalam mengembangkan kosakata, meningkatkan pemahaman bacaan, dan memotivasi peserta didik untuk terlibat dengan teks. Selain itu, metode ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional peserta didik. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya implementasi metode RA yang konsisten dan terencana dalam kurikulum, serta peran penting guru dalam memilih teks yang tepat dan menerapkan strategi instruksional yang efektif selama sesi RA.
Teachers' Communication in Shaping Students' Self-Esteem and Speaking Skills Through Indonesian Language Learning in Elementary Schools Ema Smedyah Putri; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98940

Abstract

Bentuk komunikasi guru memiliki peranan penting dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi guru dalam pembelajaran dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Komunikasi efektif antara guru dan peserta didik sangat penting dalam proses pembelajaran, tidak hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai. Keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, diperlukan agar peserta didik siap menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dapat meningkatkan rasa percaya diri dan pemahaman peserta didik. Namun, temuan lapangan menunjukkan bahwa beberapa peserta didik mengalami self-esteem rendah, yang mempengaruhi partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang tepat dapat membantu meningkatkan self-esteem dan kemampuan berbicara peserta didik, serta menyarankan perlunya model komunikasi yang lebih terstruktur untuk mendukung keberhasilan pembelajaran.
Pemetaan dan Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Yusuf Trenggono; Retno Winarni; Triyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perkembangan penelitian pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi kesulitan membaca di sekolah dasar melalui pendekatan bibliometrik. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi tren publikasi dan penulis produktif, pola kolaborasi antar penulis, institusi, dan negara, serta menganalisis tren topik penelitian berdasarkan co-occurrence kata kunci selama periode 2014-2024. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan data dari database Scopus, mencakup 300 artikel dari jurnal terindeks Q1-Q4 sebagai sumber data penelitian. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk visualisasi jaringan bibliometrik dan pemetaan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan signifikansi tren penelitian sejak 2020, dengan dominasi kontribusi dari Amerika Serikat dan Eropa. Souvignier, E. dan Seifert, S. teridentifikasi sebagai peneliti paling produktif, sementara University of Texas at Austin dan University of Münster muncul sebagai institusi terdepan dalam penelitian ini. Analisis co-occurrence kata kunci menunjukkan evolusi fokus penelitian dari remediasi tradisional menuju integrasi asesmen dan personalisasi pembelajaran, dengan penekanan pada pemahaman dan kelancaran membaca. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran berdiferensiasi, menyoroti kebutuhan akan penguatan kolaborasi internasional dan eksplorasi implementasi dalam konteks budaya yang lebih beragam. Pemetaan ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian dalam aspek teknologi pembelajaran dan asesmen berbasis data, yang perlu dikembangkan lebih lanjut.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Kemampuan Membaca Lina Adi Perwitasari; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2211

Abstract

Pembelajaran diferensiasi adalah pendekatan yang memungkinkan guru menyesuaikan strategi pengajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran diferensiasi dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi melalui variasi konten, proses, dan produk pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman membaca siswa. Faktor pendukung meliputi keterampilan guru dalam merancang strategi yang tepat, dukungan teknologi, dan lingkungan belajar yang kondusif. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dalam perencanaan dan keragaman kebutuhan siswa yang kompleks. Kesimpulannya, pembelajaran diferensiasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa, selama didukung oleh perencanaan yang matang dan keterampilan guru dalam mengelola diferensiasi pembelajaran.
Differentiated learning is a way to enhance students' reading skills Yusuf Trenggono; Retno Winarni; Triyanto Triyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.99115

Abstract

Pembelajaran diferensiasi dikenal sebagai serangkaian praktik kelas yang memfasilitasi perbedaan dan kebutuhan siswa, misalnya (minat, pengetahuan awal siswa, kebutuhan sosialisasi siswa, dan zona nyaman belajar siswa). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan pembelajaran diferensiasi dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk meninjau dan menganalisis literatur yang terkait dengan efektivitas pembelajaran diferensiasi dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. 13 artikel Q1-Q4 bersifat final untuk analisis yang bersumber dari science direct scopus. Hasil analisis berbagai artikel menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi secara konsisten meningkatkan pemahaman membaca, pengetahuan kosakata, dan keterlibatan siswa. Faktor-faktor kunci keberhasilan meliputi pemahaman kebutuhan siswa, fleksibilitas guru, dan penggunaan data penilaian yang efektif. Komponen utama meliputi adaptasi konten, proses, dan produk pembelajaran, serta penilaian berkelanjutan. Pendekatan ini terbukti efektif untuk berbagai kelompok siswa, termasuk pembelajar multibahasa. Implikasi dari penelitian ini meliputi perlunya pengembangan profesional guru, alokasi sumber daya yang tepat, dan penyesuaian kurikulum pendidikan guru untuk menerapkan pembelajaran diferensiasi.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Materi Wujud Zat dan Perubahannya dengan menggunakan Model Discovery Learning siswa kelas IV SDN Danukusuman Erna Nur Khasanah; Permadi Yulianto Nugroho; Retno Winarni; Ariek Singgih Winoto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97065

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sering dianggap sulit dan kurang menarik oleh siswa di SDN Danukusuman. Hal ini menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap materi yang diajarkan serta berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV melalui penerapan model discovery learning pada materi wujud zat dan perubahannya. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase jawaban benar dari total soal yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, dengan nilai rata-rata yang meningkat dari 53 pada kondisi awal mejadi 67 pada siklus I dan 85 pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model discovery learning efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi wujud zat dan perubahannya.
Co-Authors Ahmad Syawaludin Akbar Al Masjid Andayani Andayani Anesa Surya Ariek Singgih Winoto Arini Itsna Annida Arya Dani, Setyawan Ayu Annisa Gharini Bekti Lestari Bisarul Ihsan Budhi Setiawan Cindy Cindhana Brilliananda Desi Yulanda Putri Destya Nuryandara Fadillah Diah Estry Nur Aisyah Dummami Dummami Ema Smedyah Putri Endah Marwanti Endang Sri Markamah Erna Nur Khasanah Ester Tri Martiningsih Fadhil Purnama Adi Fatmawati Kumalasari Fendy Yogha Pratama Futuhal Hidayah Galuh Safitri Gias Rima Dhewi Laksmita Dianasari Giri Seno Aji Ima Hariyanti Ningsih Indah Setyawati Jenny IS Poerwanti Joko Daryanto Karsono Karsono Laela Nadia Husna Laetitia Sabrina Dewashanty Lala Destiana Daffa Lina Adi Perwitasari Lisda Muhammad &#039;Afiif Muhammad Aldy Budiawan Muhammad Ismail Sriyanto Muhammad Rohmadi Novita Dwi Puspitaningrum Permadi Yulianto Nugroho Puji Lestari Puji Prissetya Utami Puti Alleza Kemuning Senja Rahma Zulydawati Ria Eka Setyawati Ririn Dwi Rahayu Risnawati Risnawati Roemintoyo Roemintoyo Rukayah Rukayah Safira Quita Melati Septi Yulisetiani Septi Yulisetiani Shogi Johan Wahyudi Siti Wahyuningsih Sri Rejeki Sri Rejeki Srihandayani Ningsih St Y Slamet St. Y. Slamet Sudiyanto Sudiyanto Suhailee Sohnui Suharno Suharno Sukarno Sukarno Sumarlam Sumarlam Trisharsiwi Trisharsiwi, Trisharsiwi Triyanto Triyanto Triyanto Wahyu Dini Septiari Widi Ika Maryani Wiji Istari Wisnu Aji Prabowo Yezika Pravangasta Krisviskalia Yezika Pravangasta Krisviskalia Yoda Hari Kristiawan Yusuf Trenggono