Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Rumah Sakit Wava Husada sebagai Bangunan Hemat Energi dan Ramah Lingkungan Gisaka, Chevin Affily; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi surya merupakan salah satu bentuk EBT yang paling potensial dikembangkan di Indonesia. Rumah Sakit Wava Husada memiliki kebutuhan energi tinggi karena operasional 24 jam, sementara seluruh  pasokan listrik masih bergantung pada PLN. Penelitian ini merancang  sistem PLTS atap on-grid menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk  menganalisis potensi energi, aspek teknis, ekonomi, serta reduksi emisi  CO₂. Sistem dirancang menggunakan 221 modul monocrystalline Longi LR5-72HPH-555M dengan total kapasitas 123 kWp pada area efektif 569,99  m². Hasil simulasi menunjukkan produksi energi tahunan ±256.471 kWh  dengan performance ratio yang berada pada rentang optimal. Analisis ekonomi mencakup biaya investasi, O&M, LCC, COE, PBP, dan NPV, dan  menunjukkan bahwa sistem layak diterapkan. Selain menekan biaya listrik  tahunan, PLTS atap juga memberikan kontribusi signifikan terhadap  pengurangan emisi karbon. Secara keseluruhan, sistem PLTS atap mampu  mendukung efisiensi energi dan penerapan bangunan ramah lingkungan  di Rumah Sakit Wava Husada. Kata kunci: PLTS Atap, On-Grid, PVsyst, Energi Surya, Efisiensi Energi, Analisis Ekonomi, Emisi CO₂.
Pengujian Tegangan Tembus Dielektrik Minyak Bunga Matahari Beraditif Tocopherol untuk Uji Kekuatan Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi Zaidan, Reimas Fatih; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak mineral masih banyak digunakan sebagai isolasi cair peralatan  tegangan tinggi, namun memiliki keterbatasan lingkungan sehingga  diperlukan alternatif minyak isolasi ramah lingkungan. Penelitian ini  bertujuan menganalisis pengaruh pemanasan dan penambahan aditif  tocopherol terhadap sifat dielektrik minyak bunga matahari sebagai  kandidat minyak isolasi alternatif. Pengujian dilakukan secara eksperimental terhadap kadar air, tegangan tembus AC, permitivitas relatif, dan konduktivitas listrik dengan variasi durasi pemanasan dan persentase tocopherol, di mana pengujian tegangan tembus AC dilakukan  menggunakan metode IEC 60156 pada gelas uji VDE 370 dengan jarak  elektroda 2,5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan efektif menurunkan kadar air minyak dari 4000 ppm menjadi 3119 ppm setelah 90 menit, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas isolasi. Penambahan tocopherol menyebabkan penurunan nilai tegangan tembus,  ditunjukkan oleh penurunan dari 77,43 kV menjadi 50,34 kV pada sampel  dengan 11,43% tocopherol. Nilai permitivitas relatif juga menurun akibat perubahan komposisi molekul, sementara konduktivitas listrik menurun  hingga 7,895 × 10⁻⁹ S/m yang menandakan meningkatnya resistivitas dan kualitas isolasi minyak. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak bunga  matahari beraditif tocopherol berpotensi sebagai minyak isolasi cair ramah lingkungan, dengan komposisi aditif yang perlu dioptimalkan untuk  memperoleh kinerja dielektrik terbaik. Kata kunci: Minyak Bunga Matahari, Tocopherol, Tegangan Tembus, Sifat Dielektrik, Minyak Isolasi
Analisis Degradasi Kinerja Elektris Isolator Polyethylene Tipe C di Bawah Paparan Polutan Semen Syani, Aditya Rahmatullah; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolator polimer tipe polyethylene (PE) banyak digunakan karena memiliki massa yang ringan, sifat mekanis yang baik, dan karakter permukaan yang hidrofobik. Namun, kinerjanya tetap rentan mengalami degradasi akibat paparan polutan industri yang bersifat higroskopis dan konduktif, seperti debu semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi kinerja elektris isolator PE tipe C akibat kontaminasi polutan semen, yaitu Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Putih, dengan variasi tingkat kontaminasi ringan sebesar 7 gram dan berat sebesar 15 gram. Pengujian eksperimental dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi melalui pengukuran arus bocor, tegangan flashover, sudut kontak, resistansi permukaan, dan rugi daya listrik pada kondisi bersih-kering, bersih-basah, serta kondisi terkontaminasi polutan semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa arus bocor meningkat seiring bertambahnya tegangan uji dan tingkat kontaminasi polutan, dengan nilai tertinggi terjadi pada kondisi Semen Gresik berat sebesar 7,93 µA pada tegangan 20 kV. Sebaliknya, tegangan flashover cenderung menurun ketika permukaan isolator berada dalam kondisi basah atau terkontaminasi, dengan nilai terendah pada kondisi bersih-basah sebesar 83,78 kV. Pengujian sudut kontak menunjukkan bahwa isolator PE tipe C pada kondisi bersih masih bersifat hidrofobik dengan nilai sudut kontak sebesar 93,86°. Namun, pada seluruh kondisi terkontaminasi semen, sudut kontak tidak dapat diukur karena tetesan air langsung terserap oleh lapisan polutan yang telah mengering. Selain itu, resistansi permukaan terendah diperoleh pada kondisi Semen Gresik berat sebesar 2,52 GΩ, sedangkan rugi daya listrik tertinggi mencapai 0,1587 W pada tegangan 20 kV. Secara keseluruhan, kontaminasi polutan semen terbukti menurunkan performa elektris isolator polyethylene tipe C melalui peningkatan arus bocor dan rugi daya listrik, penurunan tegangan flashover dan resistansi permukaan, serta tertutupnya sifat hidrofobik permukaan oleh lapisan polutan semen. Kata Kunci: isolator polyethylene, polutan semen, arus bocor, tegangan flashover, degradasi isolator 
Perancangan Sistem Proteksi Petir pada Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Kali Jari Santoso, Dimas Hendrawan; Utomo, Teguh; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangansistem proteksi petir eksternal dan internal padainstalasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro(PLTMH) Kali Jari. Berdasarkan data hari guruhwilayah Blitar dan perhitungan sesuai SNI 03-7015-2004, m nilai frekuensi sambaran petir tahunan (Nd)sebesar 0,107 sambaran/tahun, sehingga tingkatproteksi yang diperlukan adalah Tingkat IV denganefisiensi minimum 62,61%. Proteksi eksternaldirancang menggunakan ground wire, peningkatantinggi tiang sebesar 1 meter, down conductor, sertaarcing horn dengan gap 129 mm. Analisismenggunakan metode bola bergulir menghasilkanradius proteksi, sudut proteksi, dan kedalamanpenetrasi untuk tiap tiang distribusi sehinggadiperoleh konfigurasi perlindungan yang optimal.Pada sisi internal, proteksi dirancang menggunakanarrester tipe T1+T2, bonding ekuipotensial, danperbaikan sistem pentanahan. Untuk memenuhistandar PUIL 2011, enam elektroda pentanahandipasang secara paralel sehingga resistansi tanahdapat diturunkan hingga kurang dari 5 Ω. Rancanganproteksi petir yang diusulkan terbukti meningkatkankeandalan jaringan distribusi dan rumah pembangkitterhadap gangguan surja petir.Kata kunci—Sistem Proteksi Petir, PLTMH, Groundwire, Arrester, Sistem Pentanahan.
Analisis Koordinasi Sistem Proteksi OCR dan GFR pada Outgoing Bus 1 Trafo 1 GI Pemaron Setelah Integrasi PLTD Sigma, Anggi Anggara; Nurwati, Tri; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas analisis koordinasi danresetting Overcurrent Relay (OCR) dan Ground Fault Relay(GFR) pada jaringan tegangan menengah 20 kV OutgoingBus 1 Trafo 1 GI Pemaron pasca integrasi PLTD 50 MW.Integrasi sumber baru tersebut menyebabkan peningkatanarus hubung singkat pada outgoing bus 1 trafo 1, sehinggadiperlukan analisis terhadap keandalan sistem proteksi.Analisis dilakukan melalui perhitungan manual berdasarkanstandar IEC 60255, IEC 60909, BS-142, dan IEEE 242, sertasimulasi menggunakan software DIgSILENT. Hasilmenunjukan kenaikan arus hubung singkat pada rentang1,464% hingga 51,338% pada gangguan tiga fasa, 1,687&hingga 64,593% pada gangguan dua fasa dan 0,0175%hingga 0,216% pada gangguan satu fasa ke tanah di berbagailokasi gangguan. Peningkatan ini berpengaruh padakeandalan proteksi antar fasa, ditunjukkan oleh overlappingkurva OCR antara recloser dan rele outgoing. Prosesresetting dilakukan dengan menyesuaikan arus pickup danTMS pada kurva SI (I>) dan DT(I>>) recloser dan outgoing,serta perbaikan koordinasi kurva DT(I>>) dan definite timestage 2 (I>>>) rele incoming, sehingga seluruh kurvamemenuhi interval minimum 0,2s sesuai standar IEEE 242.Sementara itu, koordinasi GFR tetap selektif karenapeningkatan arus gangguan tanah sangakat kecil.Kata Kunci—Ground Fault Relay, Koordinasi Proteksi,Overcurrent Relay, Penambahan Sumber, Penyulang
Analisis Jenis dan Lokasi Gangguan Sistem Transmisi 150 kV Menggunakan DFR dan TWS di ULTG Aurduri, Jambi Kristina, Meiva; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan pada saluran transmisi tegangan tinggi dapat memengaruhi  keandalan sistem tenaga listrik, sehingga diperlukan metode yang cepat dan akurat dalam mengidentifikasi jenis serta lokasi gangguan. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gangguan dan menentukan  lokasi gangguan pada saluran transmisi 150 kV GI Aurduri – GI Muara Tebo  menggunakan data Digital Fault Recorder (DFR) dan Traveling Wave  System (TWS). Identifikasi jenis gangguan dilakukan dengan metode fault  signature berdasarkan rekaman DFR periode Januari–Agustus 2025. Estimasi lokasi gangguan dihitung secara manual menggunakan metode  berbasis impedansi dan dibandingkan dengan hasil rekaman TWS serta  hasil inspeksi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10  kejadian gangguan, 8 gangguan disebabkan oleh petir, 1 oleh pohon, dan 1 oleh isolator kotor. Perbandingan hasil perhitungan manual dan data TWS  menunjukkan selisih lokasi sekitar ±0,5 km dengan rentang 0,07–0,5 km.  Analisis error menunjukkan bahwa metode DFR memiliki error maksimum  sebesar 9,726% dengan rata-rata 6,785%, sedangkan metode TWS memiliki  error maksimum 5,798% dengan rata-rata 2,954%. Kedua metode masih berada dalam batas toleransi sistem transmisi dan mampu memberikan  estimasi lokasi gangguan secara andal untuk mendukung proses  pemeliharaan dan pemulihan sistem. Kata Kunci— Lokasi Gangguan, Saluran Transmisi 150 kV, Digital Fault  Recorder (DFR), Traveling Wave System (TWS), Karakteristik Gangguan
Analisis Arus Bocor Pada Isolator Pin-Post di PT PLN ULP Sampang Dalam Kondisi Kering dan Basah dengan Penggaraman Mahatirta, Althair; Utomo, Teguh; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolator jaringan tenaga listrik berfungsi untuk menompang kawat penghantar pada tiangtiang listrik dan memisahkan secara elektris dua buah kawat atau lebih. Fungsi ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya kebocoran arus (leakage current) yang dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem jaringan tenaga Listrik. Ketika isolator terpapar pada kelembapan tinggi atau kontaminasi debu, lapisan pengotoran dapat menyerap air dan membentuk larutan yang mengurangi resistansi. Penelititan ini membahas mengenai arus bocor yang terdapat pada dua buah isolator pin-post bersih dan berpolutan. Pengujian dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi, Departemen Teknik Elektro, Universitas Brawijaya. Variasi kondisi pengujian dilakukan dalam kondisi kering dan basah, dengan penggaraman dengan curah hujan sebesar 25,49 mm, 47,79 mm, dan 96,37 mm yang mengacu pada data curah hujan di Indonesia, dengan variasi tegangan uji AC sebesar 11, 16, dan 24 kV. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa isolator bersih memiliki arus bocor yang lebih kecil dibandingkan dengan isotor berpolutan baik dalam kondisi kering maupun basah. Kata Kuci – Isolator pin-post, arus bocor, penggaraman 
PERANCANGAN SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL DENGAN EARLY STREAMER EMISSION (ESE) UNTUK GEDUNG E FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Fatihah, Muhammad Nakhlah Faqih; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung E Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya merupakan bangunan sebelas lantai dengan tinggi 48,5 m yang berlokasi di Malang, Jawa Timur — wilayah dengan aktivitas petir tinggi yang mencapai 150 hari guruh per tahun berdasarkan data tahun 2025 dari Stasiun Geofisika Karangploso. Penelitian ini menyajikan perancangan sistem proteksi petir eksternal berbasis teknologi Early Streamer Emission (ESE) menggunakan tipe KURN R-150, yang dievaluasi berdasarkan standar PUIPP, SNI 03-7015-2004, NFC 17-102, IEC 62305, dan PUIL 2011. Hasil perhitungan indeks risiko PUIPP menunjukkan nilai R = 17 (bahaya sangat besar), sedangkan analisis SNI 03-7015-2004 menghasilkan kerapatan sambaran petir ke tanah Ng = 20,99 sambaran/km²/tahun, frekuensi sambaran tahunan Nd = 1,92 sambaran/tahun, serta efisiensi proteksi yang dibutuhkan E ≥ 94,79%, yang termasuk ke dalam Tingkat Proteksi II. Terminal ESE KURN R150 yang dipasang pada ketinggian 51,5 m menggunakan tiang pipa galvanis setinggi 3 m menghasilkan radius proteksi Rp = 219,10 m dengan cakupan area proteksi sebesar 150.740,61 m², jauh melebihi luas tapak bangunan sebesar 1.606 m². Verifikasi menggunakan metode rolling sphere IEC 62305-3 (R = 30 m) menghasilkan striking distance hB = 25,62 m, sudut proteksi α = 44,2°, yang menunjukkan bahwa area bangunan telah terlindungi secara memadai. Konduktor penyalur menggunakan kabel BC tembaga 50 mm² dalam dua jalur simetris dengan pelindung pipa PVC 40 mm serta penjepit setiap 20 cm. Hasil pengukuran resistansi grounding di lapangan menunjukkan nilai 18,2 Ω dan 20,0 Ω; setelah dilakukan redesain menggunakan 7 batang grounding paralel (L = 1 m, Ø12 mm, jarak antar batang 2 m), nilai resistansi menurun menjadi 2,6 Ω dan 2,85 Ω sehingga memenuhi persyaratan PUIL 2011 yaitu ≤ 5 Ω. Estimasi total biaya proyek sebesar Rp. 25.684.394. Kata Kunci—Early Streamer Emission, ESE KURN-R150, proteksi petir eksternal, sistem pentanahan, SNI 03-7015-2004, NFC 17-102. 
Analisis Multiaspek Simulasi PLTS On-Grid Terintegrasi BESS di Ibu Kota Nusantara (IKN) Colina, Qory Aisha; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memerlukan sistem energi listrik yang andal, berkelanjutan, dan rendah emisi. Penelitian ini menganalisis kinerja teknis, ekonomi, dan lingkungan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ongrid terintegrasi Battery Energy Storage System (BESS) menggunakan perangkat lunak PVsyst. Simulasi dilakukan pada lima skenario, yaitu undersizing 40 MWp, baseline 50 MWp, oversizing 60 MWp, grid limitation 60 MWp, serta grid limitation 60 MWp dengan BESS 50 MWh. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi oversizing menghasilkan performa terbaik dengan produksi energi tahunan sebesar 87,88 GWh/tahun dan performance ratio sebesar 86,01%. Dari aspek ekonomi, skenario ini menghasilkan nilai CoE terendah sebesar Rp570,85/kWh, NPV tertinggi sebesar Rp706,83 miliar, IRR sebesar 19,08%, dan payback period selama 6,4 tahun. Integrasi BESS mampu meningkatkan pemanfaatan energi dan menurunkan total losses dari 15,9% menjadi 14,4%. Selain itu, sistem PLTS terintegrasi BESS mampu mereduksi emisi karbon hingga 64.501 tonCO₂/tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PLTS on-grid terintegrasi BESS berpotensi mendukung transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) di Indonesia. Kata Kunci— Battery Energy Storage System (BESS), Ibu Kota Nusantara (IKN), PLTS on-grid, PVsyst, energi terbarukan
Analisis Perbandingan Tekno-Ekonomis Kapasitor dan Static VAR Compensator Optimal Menggunakan Differential Evolution pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Candi Kidal Hasyim, Achmad; Utomo, Teguh; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyulang Candi Kidal merupakan jaringan distribusi 20 kV sepanjang 116,476 kms yang menghadapi masalah profil tegangan dan rugi daya. Kondisi eksisting (beban puncak) menunjukkan tegangan ujung sebesar 17,784 kV, berada di bawah batas minimum Permen ESDM No. 4 Tahun 2009, dengan rugi daya aktif mencapai 277,441 kW. Penelitian ini menganalisis perbandingan tekno-ekonomis antara kapasitor bank dan Static VAR Compensator (SVC) menggunakan algoritma Differential Evolution (DE) serta metode Optimal Capacitor Placement (OCP) sebagai metode pembanding. Simulasi dilakukan menggunakan ETAP 21.0.1 pada kondisi beban puncak, menengah, dan minimum, disertai analisis gangguan transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beban puncak, SVC mampu menurunkan rugi daya aktif hingga 32%, lebih unggul dibandingkan kapasitor bank yang hanya mencapai 26%. Keunggulan utama SVC terlihat pada fleksibilitas operasional; saat beban minimum, SVC menjaga tegangan stabil pada 19,635–19,999 kV, sementara kapasitor bank menyebabkan overvoltage hingga 20,922 kV. Analisis transien mengonfirmasi respons dinamis SVC lebih stabil tanpa overshoot. Dari sisi optimasi, metode DE lebih unggul dalam meningkatkan profil tegangan minimum sebesar 0,86% dibandingkan OCP. Secara ekonomi, investasi SVC dinyatakan layak dengan payback period selama 7,87 tahun. Sebaliknya, kapasitor bank tidak direkomendasikan karena tidak mampu beradaptasi terhadap variasi beban dan tidak memiliki kelayakan ekonomi yang signifikan. Disimpulkan bahwa SVC merupakan solusi paling optimal secara teknis maupun ekonomi untuk memperbaiki kinerja jaringan distribusi Penyulang Candi Kidal. Kata kunci: Sistem Distribusi, Jatuh Tegangan, Rugi Daya, Kapacitor Bank, Static VAR Compensator (SVC), Loss Sensitivity Factor (LSF), Differential Evolution (DE), ETAP 21.0.1. 
Co-Authors Adi Nugroho Pamungkas Aditya Prayoga Aditya, Irfan Agus Supriono Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akhmad Hasim Al Fauzy , Ahmad Faieq Aldo Harry Saputra Allaam, Hisyam Ghozi Altajim, Fauzan Aiman Amanda Octavianus Rizky Andika, Hartono Restu Andreas Parningotan S. Anggie Alvionita Anwi Kusuma Ardi Moh. Yusuf Arief Y., Primanda Arifin, Muhammad Rifat Aji Satria Arizky Erwinsyah Hariyanto Arkan Pradipta Arsy Rahmat Syahbani Assariy, Muhammad Faiz Asyhari, Ahmad Rizky At Tamimi, Riswandha Yusuf Aulia, Fitrah Baskara Heka Syahputra Benito, Unedo Arga Bernadine, Muhammad Zaidan Bhawiko, Alekhin Muhammad Azhar Candra Mebby Oka Colina, Qory Aisha Dedy Alfilianto Derry Putranugraha Dhofir, Mochammad Dikma Hartanjung Ditto Adi Permana Dwiky Satrio Wibowo Edi Setiawan Egavania Zerlinda Elisa Gumelar Dennis Erdyan Setyo W. Erlangga Dinda Permana Erlinda Indrayani Faishal, Luthfi Nur Fakhruddin Ar Rozi Farid Rohmadi Fariz Aulia Rifqi Farraz, Dayrry Yozza Fatihah, Muhammad Nakhlah Faqih Febriananda Mulya Pratama Fery Praditama Fikri, Al Hadi Fikri, Zakkiyul Firdausi, Mega Firly Azka Nurhidayah Friska Bakti Novella Gagah Pratama Putra Galih Fajar Wicaksono Gathot Winarso, Gathot Gede Teguh Adi Wedangga Gisaka, Chevin Affily Gitawan Dimas Prakoso Goegoes Dwi Nusantoro Hadi Suyono Haidar Ali Yafie Hamaris, Farhan Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hasyim, Achmad Hery Purnomo Himam, Fanisha Laila I Kadek Dwika Antara I Wayan Ari Mahendra Ifah Dea Hapsyari Ilham Ismail Mochsen ILYAS FATIH RAMADHAN Irfan Madani Pratama Jagad, Mohammad Wahyu Jayadiyuda, I Wayan Angga Jiwandono, Ferdian Ade Kalvin Lentino Kemal Pasha Pramudianto Khurun ‘Ain, n/a Kresna Sukma Dewangga Kristina, Meiva Kurniawan, Ananda Donny Laksono, Mico Norman Lavelia Permata C. Lintang Gadis Ratu Rachellya Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Luthfan Bagus Saputra M. Iqbal Bayhaqi Fauzi M. Yudistya Perdana Ma'arif, Muhammad Thoriqul Maharani, Bella Fathia Mahatirta, Althair Mahfudz Shidiq Mahfudz Sidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Markus D. Letik Maulana, Achmad Fazar Arya Maulidina, Nabila Vida Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Rizki Indra Dwijayanto Mochammad Fattah, Mochammad Mohammad Fahririjal Mubarok, M. Farid Ibnu Muhamad Alif Fatur Rahman Muhamad Andre Agesa Muhammad Arsyad Muhammad Azka Athallah Muhammad Edwinsyah Redho Muhammad Fadhli Dzil Ikram Muhammad Fahmy Madjid Muhammad Faris Hizrian Muhammad Halim Sa’id Muhammad Rif’at Nor Imami Muhammad Sekti Yolansyah Muhammad Wildan D. Muhammad Zakkiyul Fikri Syahara Arifianto Muyassar, Tegar n/a Rizaq n/a Soemarwanto n/a Soeprapto n/a Suyono Nandha Pamadya Putra Nizar Shodiq Novan Ardita Pratama Nur Laili Mufarikha Nurumar Setiyo Agung Pangeran Fatullah Panjaitan, Ardika Panji Bintang Pamungkas Pradhana, Raka Radithya Praditama, Fery Pramudya, Lembat Aji Pratama, Muhammad Pashya Rifky Priambudi, Ardhito Pudji Purwanti Pujo Utomo Putra Adi Dharma Utama Putra, Deni Dwi Rahman Putra, Nyoman Agung Laksana Rachendra, Bima Denatta Rachman Shandy Pratama Radian Hepta Martha Hardaka Rafi Ilham Rahardjo, Muhammad Farid Ramdhony Tofano Murisom Revo Chanavi Mara Rexano B, Leonardo Reza Aliansyah Rif'an, Mochammad Rini Nur Hasanah Rini Nur Hasanah Riswandha Yusuf At Tamimi Rizal Firmansyah Rizki Adhi Priawan Rizki Ashadi Rizky Hamid Robbyansyah Rohmadi, Farid Rohman, Deny Fatkhur Rosyid, Muhammad Ruditta Devianti Sambodo Rila Priambudi Santoso, Dimas Hendrawan Saputra, Didit Sugeng Sari Yuniarti Satrio Wicaksono Sean Yudha Yahya Shiddiq, Muhammad Fatihul Shidqi, Fahruddin Siagian, Alfandri Sigma, Anggi Anggara Sinta Pratiwi Soeprapto Soeprapto Suwarno, Nastiti Viononny Suyono, Hadi Syani, Aditya Rahmatullah Syarifasa, Arkananta Sydney, Agnes Amadea Rullynda Timbul Mulia Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Try Brojoseto Alkotsar Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Utomo, Muhamad Adib Nur Utomo, Muhamad Afiq Nur Wahyu Nur Firdausy Warda Islamiyah Wardani, Alya Kusuma Wijono, n/a Wilda Faradina Wisam Abyadha Ibrahim Wisnu Adi Suryo Yanuar Alfa Tri Susanto Yashinta Carolina Dewi Yuda Wastu Yudistira Adi Nugroho Yuka, Helmi Dwi Yulistiono, Irwan Zaidan, Reimas Fatih Zaidane Alizzah Noufal Zuhdi, Fadhil Ariq Zulfikar Subagio ‘Aqila, M. Farrel Nikkola Putra