Articles
Analisis Teknik Passing Bawah Pemain Bolavoli
Ormi Afriwan;
Yendrizal -
Jurnal Patriot 2018: Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.52 KB)
|
DOI: 10.24036/patriot.v0i0.54
Belum maksimalnya kemampuan passing bawah yang dilakukan oleh pemain bolavoli klub Semen Padang menjadi permasalahan dalam penelitian ini. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik passing bawah pemain bolavoli yang dilihat dari sikap awal, sikap utama, dan sikap akhir. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan jumlah populasi sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dengan demikian, jumlah sampel di dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bolavoli klub Semen Padang yang berjumlah 20 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase. Hasil penelitian yang diperoleh pada analisis teknik passing bawah pemain bolavoli klub Semen Padang berada pada klasifikasi sedang dengan rata-rata 2,7 atau sekitar (60%), yang ditinjau dari indikator yaitu; (1) Sikap awal (persiapan) dengan rata-rata 2,7 atau sekitar (35%) berada pada klasifikasi sedang, (2) Sikap utama (pelaksanaan) dengan rata-rata 2,7 atau sekitar (45%) berada pada klasifikasi sedang dan (3) Sikap akhir dengan rata-rata 2,8 atau sekitar (50%) berada pada klasifikasi sedang.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN KELENTUKAN PINGGANG TERHADAP KEMAMPUAN HEADING PEMAIN SEPAKBOLA SMAN 1 KOTA SOLOK
ramon yulian pratama;
Yendrizal -
Jurnal Patriot Vol 1 No 1 (2019): Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.576 KB)
|
DOI: 10.24036/patriot.v1i1.159
Masalah dalam penelitian ini adalah masih lemahnya kemampuan heading pemain sepakbola SMAN 1 Kota Solok tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kelentukan terhada kemampuan heading pemain SMA Negeri 1 Kota Solok. Jenis penelitian ini adalah korelasional, sampel dalam penelitian ini adalah 23 orang. Instrumen Penelitian yang digunakan 1) untuk tes daya ledak otot tungkai adalah vertical jump test, 2) untuk kelentukan pinggang menggunakan sit and reach test dan 3) kemampuan heading menggunakan tes heading meloncat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus product moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kemampuan Heading pemain sepakbola SMA N 1 Kota Solok dengan perolehan (rh= 0,799) > (rt=0,413). 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan pinggang terhadap kemampuan Heading pemain sepakbola SMA N 1 Kota Solok dengan perolehan (rh= 0,835) > (rt=0,413). 3) Terdapat hubungan yang signifikan secara bersama sama antara daya ledak otot tungkai dengan kelentukan pinggang secara bersama-sama terhadap kemampuan Heading pemain sepakbola SMAN 1 Kota Solok dengan perolehan (Rh= 0,804) > (Rt= 0,413).
Tinjauan Kondisi Fisik Atlet Renang
gusdi wardiman;
Yendrizal -
Jurnal Patriot Vol 1 No 3 (2019): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.548 KB)
|
DOI: 10.24036/patriot.v1i3.383
Masalah penelitian ini adalah rendahnya prestasi atlet renang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet renang.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif.Populasi penelitian adalah atlet renang Golden Black Swimming Club yang berjumlah sebanyak 30 orang. teknik penarikan sampel adalahpurposive sampling, maka jumlah sampel dalam penelitian ini 7 orang atlet.Instrument dalam penelitian ini adalah 1) kecepatanmenggunakan sprint 50 meter. 2) dayatahan kekuatan otot lengan menggunakan pull up test. 3) daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump test. Teknik analisis data menggunakan satatistik deskriptif persentase.Hasil penelitian: (1) Tingkat kemampuan kecepatan atlet renang Berada Pada tingkat sedang dengan perolehan rata-rata 8,0 detik. (2) Tingkat kemampuan dayatahan kekuatan otot lengan atlet renang berada pada tingkat kurang dengan perolehan kemampuan rata-rata 5,29kali pengulangan. (3) Tingkat kemampuan daya ledak otot tungkai atlet berada pada tingkat kurang sekali dengan perolehan kemampuan rata-rata 192,43 cm
Tinjauan Kondisi Fisik Atlet Bolavoli
Harapan Salunta;
Yendrizal -
Jurnal Patriot Vol 1 No 3 (2019): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.388 KB)
|
DOI: 10.24036/patriot.v1i3.387
Masalah dalam penelitian ini adalah menurunnya prestasi atlet Bolavoli SMAN 8 Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet Bolavoli SMAN 8 Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 orang atlet Bolavoli SMAN 8 Kota Padang. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini mencakup komponen kondisi fisik khususnya kondisi fisik dalam cabang olahraga Bolavoli (daya tahan aerobik, daya tahan kekuatan otot lengan, kecepatan, daya ledak otot tungkai, dan kelincahan). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMAN 8 Kota Padang, kondisi fisik Atlet Bolavoli SMAN 8 Kota Padang dikategorikan dalam kategori kurang dan harus ditingkatkan lagi agar prestasi dapat diraih dengan optimal
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN VO2MAX DAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA DI SMA NEGERI 2 KERINCI
Randi Asmilyadi;
Yendrizal -
Jurnal Patriot Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.85 KB)
|
DOI: 10.24036/patriot.v2i1.656
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauhmana hubungan Vo2Max dan status gizi terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 2 Kerinci. Penelitian ini bersifat korelasional yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan variabel satu dengan yang lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Kerinci yaitu kelas II IPA sebanyak 132 orang, dan sampelnya berjumlah 40 orang siswa yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kerinci dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian Vo2Max diperoleh dari bleep test, status gizi diperoleh berdasarkan pengukuran antropometri yaitu indek masa tubuh (IMT) dan hasil belajar Penjasorkes siswa di peroleh dari nilai rapor. Berdasarkan perhitungan korelasi product moment, 1) Terdapat hubungan yang signifikan Vo2Max dengan hasil belajar siswa yang diperoleh rhitung = 0,414>rtabel = 0,312. 2) Terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan hasil belajar yang diperoleh rhitung = -0,374>rtabel = 0,312. 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan Vo2Max dan status gizi terhadap hasil belajar Penjasorkes pada siswa SMA Negeri 2 Kerinci yang diperoleh Rhitung = 0,581 yang diperoleh Fhitung = 9,29>Ftabel = 3,25.
SHUTTLE RUN DAN ZIG ZAG RUN BERKONTRIBUSI TERHADAP KEMAMPUAN FOOTWORK ATLET BULUTANGKIS
Febrina Fitria Mirfan;
Sayuti Syahara;
Donie Donie;
Yendrizal Yendrizal
Jurnal Patriot Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/patriot.v2i4.685
Bulutangkis adalah permainan olahraga yang dapat dimainkan di ruangan terbuka atau di ruangan tertutup yang bisa dimainkan oleh tunggal dan ganda bertujuan memukul shuttlecock melewati agar jatuh di bidang permainan lawan dan mencegah lawan melakukan hal yang sama. Dalam Bulutangkis diperlukan kelincahan, karena keterampilan gerak memerlukan aspek kondisi fisik yang diharuskan mempunyai gerak yang cepat dan lincah dalam penguasaan lapangan. Tanpa adanya gerakan footwork yang cepat dan lincah penguasaan lapangan tidak akan tercapai dengan maksimal. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengungkapkan kontribusi shuttle run dan zig-zag run terhadap kemampuan footwork denganamenggunakan metode korelasiomal dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Data dihimpunadari tes yang dilakukan, sertakdiolah menggunakanokorelasi product moment dan T-Score. Hasilnyaamembuktikan bahwaaterdapat kontribusi yang signifikan shuttle run yaitu sebesar 29%, zig-zag run sebesar 36%, shuttle run dan zig-zig run secara bersama sebesar 68% terhadap kemampuan footwork atlet Bulutangkis PB. Sepakat Padang Pariaman.
TINJAUAN KONDISI FISIK ATLET CRICKET PUTRI SUMATERA BARAT
Nazma Kurnia;
Heru Syarli Lesmana;
Yendrizal Yendrizal;
Romi Mardela
Jurnal Patriot Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/patriot.v2i4.711
Masalah dalam penelitian ini adalah belum terlihatnya prestasi yang diraih atlet Cricket Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet Cricket Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adlah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua atlet Cricket Sumatera Barat berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, yaitu berjumlah 11 orang. Waktu dan tempat penelitian ini adalah di lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan pada tanggal 4-5 agustus 2020. Data dikumpulkan menggunakan tes terhadap variable kondisi fisik. Data variable daya tahan, kecepatan, kekuatan otot lengan, kondisi koordinasi mata-tangan dan tes daya ledak otot tungkai. Teknik analisis data adalah dengan analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: hasil dari semua kondisi fisik atlet Cricket Putri Sumatera Barat dengan rata-rata 49,27 berada ada kondisi Cukup. Hasil tes tingkat data tahan aerobik dengan rata-rata 24 dikategorikan Sedang. Hasil tes tingkat kecepatan dengan rata-rata 4,31 (detik) dikategorikan Kurang. Hasil tes koordinasi mata-tangan dengan rata-rata 20,36 (kali) diaktegorikan Sedang. Hasil tes tingkat daya ledak otot tungkai dengan rata-rata 174 (cm) dikategorikan baik.
Pendampingan Latihan Berbasis Online Pada Atlet Cricket Sumatera Barat Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Romi Mardela;
Yendrizal Yendrizal;
Septri Septri;
Jeki Haryanto
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 4, No 1 (2021): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/dedikasi.v4i1.5654
Disaat wabah pandemi Covid-19 melanda dunia, seluruh kegiatan masyarakat terpaksa berhenti untuk menghindari meluasnya penyebaran virus tersebut. Begitu pula dengan kegiatan latihan atlet Kriket Sumatera Barat dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional tahun 2021 di Papua juga sempat terhenti dan mengalami kendala sehubung pandemi tersebut. Kriket merupakan olahraga tim, jadi ketika latihan harus bersama-sama (14-20 orang dalam satu tim) agar maksimal dalam mencapai tujuan latihan. Untuk mengumpulkan semua atlet dalam satu sesi latihan menjadi sulit dengan adanya protokol kesehatan untuk pembatasan jarak dan jumlah orang yang berkumpul dalam suatu kegiatan. Hal ini berimbas pada tujuan latihan yang menjadi sulit tercapai. Terhadap persoalan yang dialami mitra tersebut maka perlu untuk dicarikan solusi agar atlet dapat terus latihan tanpa harus berkumpul bersama (dengan menjaga jarak) dan tujuan latihan dapat terus tercapai. Salah satu solusi yang diberikan yaitu dengan melaksanakan distance training berbasis online (latihan secara terpisah) menggunakan aplikasi Cricket Conditioning Physical Workload Monitoring. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh para atlet dalam menjalankan program latihan mereka terutama bagi para pelatih dapat dijadikan rujukan dan pedoman dalam mengontrol latihan para atlet dengan menggunakan aplikasi tersebut. Melalui program Kemitraan Masyarakat dari Universitas Negeri Padang pada tahun 2020, beserta dengan kepakaran yang dimiliki oleh para dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan, persoalan yang dialami Tim PON Kriket Sumatera Barat tersebut dapat diatasi dengan menggunakan aplikasi tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diantaranya melalui beberapa tahapan. Pertama, sosialisasi dan pengenalan program aplikasi tersebut kepada atlet dan pelatih. Kedua mengujicobakan untuk beberapa kali pertemuan, dan ketiga evaluasi terhadap penerapan aplikasi tersebut. Dan terakhir revisi program/aplikasi. Sehingga luaran yang diharapkan nantinya akan ada kemudahan bagi atlet dan pelatih dalam menjalankan program latihan pada masa kebiasaan baru ini.
Pengaruh Kekuatan Otot Tungkai, Koordinasi Mata-Tangan Dan Konsentrasi Terhadap Kemampuan Free Throw Shoot Pada Atlet Bolabasket Putera Bengkulu Selatan
Nadira Mifta Sawiya;
Yendrizal Yendrizal;
Didin Tohidin;
Hendri Neldi
JURNAL STAMINA Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Stamina Edisi April 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study is the lack of free throw shoot skills in South Bengkulu male basketball athletes. This study aims to observe and analyze the direct and indirect effects of leg muscle strength, eye-hand coordination, and concentration on the free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes. The research method is a quantitative method using a path analysis approach. The sampling technique is total sampling technique, consist of 30 athletes from all members of the population. The data analysis technique used is a path analysis approach. The results of this study indicated: 1) There is a direct influence of leg muscle strength on the free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes, 2) There is a direct effect of eye-hand coordination on the free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes, 3) There is no direct influence of concentration on the free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes, 4) There is an indirect effect of leg muscle strength through concentration on the free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes, 5) There is no indirect effect of eye-hand coordination through concentration on free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes, 6) There is no direct effect of leg muscle strength, eye-hand coordination and concentration simultaneously on free throw shoot skills of Bengkulu Selatan male basketball athletes.
Pengaruh Metode Bermain Dan Motivasi Belajar terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Smp Pgri 4 Padang
Reffie Camelisa;
Syamsuar Syamsuar;
Yendrizal Yendrizal;
Syahrastani Syahrastani
JURNAL STAMINA Vol 5 No 5 (2022): Jurnal Stamina Edisi Mei 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v5i5.1070
The problem in this study, namely the lack of physical fitness of the male students of SMP PGRI 4 Padang. This study aims to see the effect of playing and motivation on physical fitness. This study uses a quasi-experimental method with a 2x2-level fakorial design. The number of samples from all treatment designs was 36 people, based on the division of the group 27% high learning motivation level and 27% low learning motivation level. Learning motivation instruments were measured by questionnaires and TKJI. The data obtained were analyzed using ANOVA and Tukey's follow-up test with a significance level of = 0.05. The final results show: (1) There is a difference between the method of playing games using tools and the method of playing games without tools on physical fitness, (2) There is no interaction between playing methods and motivation on physical fitness, (3) There is no difference in the effect of high learning motivation between the method of playing games using tools and the method of playing without tools on physical fitness, (4) In the low motivation group, games without tools are better to use the method of playing games using tools on physical fitness.