Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Evaluasi Program Geulis Serasi: Analisis Kualitas Pembelajaran Menulis Cerpen dengan Model CIPP Saputri, Santi Hadi; Hamdani, Agus
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 14 No. 1 (2026): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2026.27396

Abstract

Keterampilan menulis cerpen adalah wahana internalisasi karakter dan kreativitas. Namun, evaluasi program literasi madrasah selama ini masih didominasi pendekatan deskriptif-kualitatif tanpa pengukuran kualitas luaran yang objektif. Penelitian ini mengevaluasi program GEULIS SERASI (Gerakan Menulis Semangat Rantas Korupsi) menggunakan model CIPP untuk mengisi celah tersebut. Melalui metode campuran, data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan penilaian ahli dengan reliabilitas Kappa Cohen sebesar 0,755. Hasil menunjukkan bahwa aspek konteks selaras dengan gerakan lingkungan, aspek masukan didukung kemitraan profesional dan finansial, aspek proses memerlukan optimalisasi pada metode hybrid mentoring, serta aspek produk mencapai nilai rata-rata 83,89 (Sangat Baik). Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi nilai antikorupsi dalam penulisan cerpen efektif meningkatkan kualitas literasi secara holistik. Evaluasi sistemik ini memberikan dasar empiris bagi standarisasi dan keberlanjutan program literasi kreatif di lingkungan madrasah. 
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP BERITA KETAHANAN PANGAN INDONESIA DALAM KONTEKS KONFLIK TIMUR TENGAH: PERSPEKTIF NORMAN FAIRCLOUGH Andi Mulyadi, Ujang; Hamdani, Agus
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2026): JURNAL LITERASI APRIL 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i1.24046

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara kritis wacana media mengenai ketahanan pangan Indonesia dalam konteks ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) dari Norman Fairclough yang mencakup dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data penelitian berupa teks berita yang memuat pernyataan Zulkifli Hasan terkait kemandirian pangan nasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level teks, wacana dibangun melalui penggunaan diksi positif, repetisi, dan modalitas tinggi seperti “aman”, “surplus”, dan “tidak bergantung” untuk menciptakan narasi dominan tentang stabilitas dan ketahanan pangan nasional. Pada level praktik diskursif, media cenderung mereproduksi wacana resmi pemerintah dengan menempatkan negara sebagai aktor utama yang otoritatif, sementara aktor lain seperti pedagang hanya dimarginalkan sebagai pelengkap narasi. Pada level praktik sosial, wacana ini mencerminkan ideologi nasionalisme ekonomi dan stabilitas politik, serta berfungsi sebagai alat legitimasi kebijakan pemerintah di tengah ketidakpastian global.Namun demikian, analisis juga menemukan adanya kontradiksi antara narasi kemandirian pangan dengan realitas ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tertentu seperti gandum dan kedelai. Hal ini menunjukkan bahwa wacana media tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga konstruktif dan ideologis, yang berperan dalam membentuk persepsi publik serta mempertahankan relasi kekuasaan antara negara dan masyarakat. Dengan demikian, media menjadi arena strategis dalam produksi dan reproduksi kekuasaan melalui bahasa. 
REPRESENTASI AKTOR SOSIAL DALAM WACANA DIGITALISASI PENDIDIKAN: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL THEO VAN LEEUWEN TERHADAP PEMBERITAAN PELUNCURAN TRANSFORMASI PEMBELAJARAN OLEH PRESIDEN Hanafiah, Badruzia; Hamdani, Agus; Andi Mulyadi, U.
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2026): JURNAL LITERASI APRIL 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i1.24080

Abstract

Digitalisasi pendidikan menjadi salah satu agenda penting dalam transformasi sistem pendidikan di Indonesia. Namun, dalam perspektif analisis wacana kritis, kebijakan digitalisasi pendidikan tidak hanya merepresentasikan perubahan teknologis dalam proses pembelajaran, tetapi juga merupakan konstruksi wacana yang memuat relasi kekuasaan dan kepentingan ideologis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi aktor sosial dalam pemberitaan mengenai peluncuran program digitalisasi pembelajaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) model Theo van Leeuwen yang berfokus pada strategi eksklusi dan inklusi dalam representasi aktor sosial. Data penelitian berupa teks berita dari Kompas.id edisi 17 November 2025 berjudul “Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran, Presiden Dorong Percepatan Transformasi Pendidikan.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita cenderung menampilkan dominasi representasi aktor negara, khususnya Presiden dan Menteri, melalui strategi nominasi dan individualisasi yang menempatkan mereka sebagai penggerak utama transformasi pendidikan. Sebaliknya, aktor pendidikan seperti guru dan murid lebih sering direpresentasikan sebagai kelompok kolektif melalui strategi pasivasi dan asimilasi, sehingga peran dan agensi mereka dalam proses pendidikan menjadi kurang terlihat. Selain itu, penggunaan angka dan statistik dalam teks berfungsi sebagai strategi legitimasi kebijakan yang menonjolkan capaian kuantitatif program digitalisasi pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa wacana digitalisasi pendidikan dalam media tidak hanya menyampaikan informasi kebijakan, tetapi juga membangun konstruksi ideologis mengenai peran negara dan teknologi dalam sistem pendidikan. 
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK PADA KASUS PENGANIAYAAN ANAK DI TUAL DALAM MEDIA DARING CNN INDONESIA Taofiq, Muhammad Ridwan; Hamdani, Agus; Mulyadi, Ujang Andi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2026): JURNAL LITERASI APRIL 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i1.24057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berita berjudul “Ramai-ramai kecam aksi brutal brimob aniaya anak hingga tewas di Tual”. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Model Van Dijk. Media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik melalui penggunaan bahasa, struktur narasi, dan pemilihan kata dalam penyajian berita. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengkaji berita dari media daring cnnindonesia.com pada tanggal 23 Februari 2026 yang memberitakan kasus ini. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi utama Analisis Wacana Kritis Model van Dijk: makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrostruktur berita ini tidak hanya menyampaikan fakta tetapi juga bersifat kritis dengan mengangkat isu sosial seperti kekerasan Anggota Brimob kepada anak hingga tewas. Superstruktur berita ini mengikuti pola umum wacana jurnalistik yang jelas: judul menggunakan diksi emosional, lead informatif, kronologi terstruktur, serta dukungan kutipan, dan pada tingkat mikrostruktur, menunjukkan penggunaan bahasa yang efektif untuk menyampaikan informasi secara rinci, menarik perhatian pembaca, menyampaikan kutipan dan membangun narasi yang koheren. Penelitian ini mengungkap bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk persepsi publik melalui pemilihan wacana yang digunakan. Dengan demikian, pemberitaan kasus ini dapat dipengaruhi oleh ideologi yang berperan dalam produksi wacana media.
Efektivitas Penggunaan Multimedia Pembelajaran Powerpoint terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Karimah, Iik; Hamdani, Agus; Nurwahidah, Lina Siti; Damayanti, Deasy Aditya
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.6022

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the use of PowerPoint learning multimedia on increasing motivation and student learning outcomes in the Indonesian language subject in class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. The method used is pre-Experimental Design. With the form of One-Group Pretest-Postest Designs, which compares the results of the pre-test and post-test. The sample of this research was 32 students, namely class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. Researchers used data collection techniques in the form of pre-test and post-test. From the results of this study, the following conclusions were obtained: (1) The use of PowerPoint learning multimedia was effective in increasing student motivation in Indonesian language subjects in Class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. This is proven by the Wilcoxon Test that z = -4.940 and the value of Asym.Sig (2-tailed) -0.000 because the resulting value of Asym.Sig (2-tailed) is smaller than the alpha used, which is 0.05, then Ho is rejected or Ha accepted; and (2) The use of PowerPoint learning multimedia is effective in improving student learning outcomes in the Indonesian language subject in Class XIl IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. This is proven by the Wilcoxon Test, the value of z = -4.939 and the value of Asym.Sig (2-tailed) = 0.000 because the resulting value of Asym.Sig (2-tailed) is smaller than the alpha used, which is 0.05, then Ho is rejected or Haha accepted. This study concluded that the use of PowerPoint learning multimedia effectively had a significant influence on the motivation and learning outcomes of class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. Keywords: Multimedia, Learning, Powerpoint, Motivation, Learning Outcomes
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia pada Siswa SMP Yulianti, Intan; Hamdani, Agus; Jamilah, Jamilah; Haryadi, Ardi Mulyana
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.6023

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parents' education level on student achievement in learning Indonesian. The method in this study uses a quantitative approach with a descriptive correlational research design. The research subjects were grade VIII students of junior high school consisting of 40 students. Instruments as data collection tools in the form of questionnaires and documentation. Data analysis techniques using simple and multiple regression tests. The results showed that between parents' educational level and students' Indonesian learning achievement there was a significant and positive influence with a large influence of 18.8%. As for the educational level of parents and learning motivation on students' Indonesian learning achievement, there is a significant and positive influence with a large influence of 30.1%. Based on the findings of this study, there is an influence of parents' educational level and learning motivation on learning achievement. Keywords: Indonesian, Learning Outcomes, Motivation, Education Level