Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL KAWASAN PASAR NGRONGGO DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI KOTA KEDIRI Arrafi, Rochy; Kurniawan, Achendri M.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3785

Abstract

Simpang bersinyal Kawasan Pasar Ngronggo merupakan simpang dengan tingkat kepadatan yang tinggi terutama pada saat jam puncak. Atas hal itu simpang tersebut perlu dilakukan analisa untuk mengetahui kinerja simpang dan biaya operasional kendaraan juga memberi solusi tepat untuk dapat memperbaiki kualitas pelayanan simpang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer kondisi eksisting volume kendaraan, waktu sinyal dan geometrik simpang. Survei volume lalu lintas dilaksanakan pada pagi, siang dan sore di hari Jum’at, Minggu dan Senin, sedangkan data jumlah penduduk tahun 2020-2022 didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri. Metode analisa data lalu lintas menggunakan pedoman MKJI 1997 dan Peraturan Menteri Perhubungan no 96 Tahun 2015 perhitungan biaya operasional kendaraan (BOK) menggunakan Bina Marga 2005, dan biaya kemacetan menggunakan Persamaan Tzedakiz 1980. Hasil penelitian didapat derajat kejenuhan (DS) = 0,847; tundaan (D) = 49,762 det/smp; dan nilai tingkat pelayanan (LOS) E, alternatif solusi yang digunakan dengan melakukan perubahan fase kondisi eksiting dari 3 fase ke 44C fase, arus belok kiri langsung dan pelebaran jalan untuk pendekat utara dari 7 m ke 10 m, selatan 8 m ke 10 m, barat 9 m ke 10 m dan dari timur 6 m ke 10 m maka didapatkan DS = 0,408; D = 23,777 det/smp; dan LOS C. Biaya operasional kendaraan terhadap kemacetan pada kondisi eksisting Rp. 832.429/km. Dari simulasi alternatif didapatkan menjadi Rp. 354.944/km.
ANALISIS PERBANDINGAN FONDASI BORE PILE DENGAN SPUN PILE PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL SANTIKA WONOSARI Rahmadhany, Gerald Hakam; Zenurianto, Mohammad; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4150

Abstract

Gedung Hotel Santika Wonosari merupakan salah satu penunjang kebutuhan sektor pariwisata di kota Wonosari, Gunungkidul, DIY. Hotel ini memiliki jumlah 8 lantai dan 1 lantai atap. Hotel ini memiliki Luas 9.800 meter persegi dengan jumlah kamar mencapai 110 unit. Pemodelan struktur atas gedung menggunakan perangkat lunak RSAP dengan pemodelan struktur akibat beban gempa dan angin, untuk mendapatkan beban dari struktur atas yang berguna untuk perencanaan fondasi dan untuk menghitung daya dukung berdasarkan nilai N-SPT. Skripsi ini bertujuan untuk membandingkan fondasi bore pile dengan fondasi spun pile dalam hal beban, daya dukung tiang, penurunan, metode pelaksanaan dan biaya. Harga satuan pekerjaan dan material Yogyakarta 2021, SK-SNI-03-2847-2019, SNI 1727-2020, dan SNI 1726-2019, sebagai rujukan. Perbandingan menghasilkan daya dukung fondasi Spun pile sebesar 1362 kN; dengan menggunakan alat Hydraulic Static Pile Driver; dengan biaya sebesar Rp. 6.994.389.959; sedangkan fondasi bore pile memerlukan biaya sebesar Rp. 7.340.358.655,65.
EVALUATION OF ROAD GEOMETRIC DESIGN IN THE CANGAR HOT SPRING TOURIST AREA OF BATU CITY Silfiani, Riska Dwi; Raharjo, Nain Dhaniarti; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4214

Abstract

±12-km Jalan Arjuno – Jalan Sumberbrantas Batu is a collector road with quite busy traffic. There are a lot of bends, climbs and also quite sharp descents that make this road uncomfortable for users. The purpose of this article is to redesign the road geometric to comply with applicable design criteria. The results of direct surveys and calculations using existing coordinate data showed that Jalan Arjuno – Jalan Sumberbrantas has ±93 bends consisting of 26 F-C types and 67 S-C-S types. Having calculated the radius of the bends according to the design criteria, it turns out that the existing R value does not meet the minimum R, and the existing road width also does not meet the PDGJ 2021 design criteria. After redesigning according to the Road Geometric Design Guidelines (or PDGJ 2021), it was found 31 S-C-S bends, and 28 vertical curves consisting of 15 sag vertical curves, and 13 crest vertical curves.
PERENCANAAN ULANG FONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUNAWA SURABAYA TIMUR Muhammad, Sufi'an Akbar; Sholeh, Moch.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4290

Abstract

Kota Surabaya menjadi kota terpadat di Jawa Timur dan tingkat populasi semakin meningkat sehingga memerlukan tempat tinggal yang dapat memuat banyak orang dan lahan yang digunakan seminimal mungkin. Permasalahan yang akan penulis bahas adalah pembebanan struktur bangunan, daya dukung tiang, penurunan kelompok tiang, metode pelaksanaan dan rencana anggaran biaya untuk membandingkan dengan kondisi awal. Perhitungan pembebanan struktur atas bangunan mengacu pada SNI 2847-2019 dan analisis menggunakan bantuan RSAP 2019. Perhitungan beban angin mengacu pada SNI 1727-2020. Perhitungan beban gempa mengacu pada SNI 1726-2019. Desain fondasi menggunakan fondasi tiang bor dengan mutu beton. Perhitungan daya dukung fondasi menggunakan data hasil uji penetrasi di lapangan (Standard Penetration Test)). Perhitungan dimensi tumpukan mengacu pada SNI 2847-2019. Perkiraan Anggaran Biaya menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Kota Surabaya. Hasil analisis diperoleh daya dukung kelompok tiang total sebesar 957,303 ton, dengan jumlah tiang 498 tiang, menggunakan alat Drilling Pucket , diameter bor menggunakan 50 cm, kedalaman 27 meter, dan biaya pekerjaan pondasi dan pile cap sebesar Rp. 4.568.435.498,00.
ANALISIS PERBANDINGAN FONDASI TIANG PANCANG DAN TIANG BOR PADA GEDUNG KANTOR PT. UBS SURABAYA Anggraini, Yulinda Sukma; Sholeh, Moch.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5583

Abstract

Tujuan dari skripsi ini adalah menghitung daya dukung dan penurunan fondasi, menentukan metode pelaksanaan dan menghitung rencana anggaran biaya dan menentukan jenis fondasi yang lebih efisien dari segi biaya dengan waktu yang dianggap relatif sama pada gedung kantor PT. UBS yang dibangun di atas tanah lempung pada lingkungan padat penduduk.. Perhitungan struktur atas gedung pada skripsi ini mengacu pada SNI 1727:2020 dan dianalisa menggunakan software Robot Structural Analysis Professional (RSAP) 2019. Perhitungan beban gempa mengacu pada SNI 1726:2019. Desain fondasi menggunakan tiang pancang prestressed concrete pretension spun pile dan tiang bor cor in-situ beton mutu 30 MPa. Perhitungan daya dukung fondasi menggunakan hasil data uji penetrasi lapangan (SPT). Perhitungan dimensi pile cap mengacu pada SNI 2847:2019. Perhitungan rencana anggaran biaya menggunakan Analisa Harga Satuan Kota Surabaya. Hasil analisis didapat beban struktur atas pada As 2B sebesar 8142,39 kN (kombinasi ASD) dan 10034,28 kN (kombinasi LRFD); pada fondasi tiang pancang nilai daya dukung tiang tunggal sebesar 773,16 kN; daya dukung kelompok sebesar 8849,90 kN; menggunakan alat berat Hydraulic Static Pile Driver dengan metode sistem pemancangan tekan; untuk biaya proyek sebesar Rp6,799,789,000.00. Sedangkan pada fondasi tiang bor didapat nilai daya dukung tiang tunggal sebesar 717,86 kN; daya dukung kelompok sebesar 8614,08 kN; menggunakan alat Rotary Drilling Machines; untuk biaya proyek sebesar Rp7,112,564,000.00. Dimensi untuk kedua jenis fondasi sama yaitu dengan panjang tiang 25 m dan ∅60 cm.
KOMPOSIT RESIN BERPENGUAT FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI BETON Bahtiar, Fakhrudin; Rochman, Taufiq; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5797

Abstract

Beton ialah material yang banyak digunakan dalam dunia konsruksi. Beton memiliki kelebihan, yaitu memiliki kuat tekan yang tinggi dan pembuatannya yang mudah. Namun, kelemahan penggunaan beton adalah memiliki berat jenis yang besar. Selain itu, penggunaan beton memerlukan material semen dimana pembuatan semen menjadi penyumbang polusi karbon gas rumah kaca terbanyak di dunia. Salah satu alternatif untuk menangani peristiwa tersebut adalah penggunaan komposit resin berpenguat fly-ash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat dan perilaku dari komposit resin berpenguat fly-ash seperti workability, kuat tekan, tarik, lentur, dan berat jenis. Dari penelitian ini didapatkan bahwa komposit resin berpenguat fly-ash memiliki mutu lebih tinggi sampai 2 kali lipat dari beton konvensional. Selain itu, berat jenis yang dimiliki komposit resin berpenguat fly-ash juga memiliki nilai berat jenis dibawah berat jenis beton konvensional. Sehingga dari keunggulan yang dimiliki komposit resin berpenguat fly-ash bisa digunakan menjadi material baru pengganti beton konvensional.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI TIANG BOR PADA PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM 2 SMK-SMAK BOGOR Putri Amalia, Ananda; Novianto, Dandung; Anggraini, Novita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5807

Abstract

Proyek pembangunan SMK/SMAK Bogor yang dibangun di tengan wilayah padat penduduk dengan perencanaan awal menggunakan fondasi spun pile sehingga menyebabkan getaran yang cukup besar dan berpengaruh terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu penulis melakukan analisis yang berjudul “Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Bor Pada Pembangunan Gedung Laboratoriumoratorium 2 SMK/SMAK Bogor”. Permasalahan yang dibahas adalah pembebanan struktur atas, daya dukung pada fondasi tiang bor, dimesi pada fondasi tiang bor, peurunan pada fondasi tiang bor, metode pelaksanaan fondasi tiaang bor, dan RAB pada perencanaan fondasi tiang bor. Dengan menggunakkan data N-SPT dan laboratorium maka didapatkan hasil perhitungan yaitu pembebanan portal struktur didapatakan nilai Qv adalah 404,98 ton dan Mu adalah 62,51 ton, terdapat 2 jenis pile cap yaitu PC1 dengan ukuran 3,35x3,4x0,75 meter beirisi 3 tiang bor, daya dukung kelompok tiang (Qg) 520,29 ton, diameter 0,65 meter, panjang 7 meter, penurunan 6,04 < 15,43 cm. PC2 dengan ukuran 2,7x3,4x0,75 meter berisi 2 tiang bor, daya dukung kelompok tiang (Qg) 521,25 ton, diameter 0,65 meter, panjang 7 meter, penurunan 14.84 < 15,56 cm. Alat yang digunakan rotary bore pilling, crane, pompa air, excavator, dump truck dan alat manual, biaya pelaksanaan tiang bor sebesar Rp. 2.657.000.000,00.
THE EFFECT OF PLASTIC WASTE AS SOIL STABILIZATION FOR SHALLOW FOUNDATIONS USING DIRECT SHEAR TEST Utomo, Safa Sabitah Rasikah; Novianto, Dandung; Zenurianto, Mohamad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6024

Abstract

Expansive clay soil are types of soils that show a significant change in volume once they contact with moisture and structure built on this soil are highly vulnerable due to the swelling and shrinking behavior. Stabilization of soil is required to keep the quality of soil to be used for the foundation work within allowable limits. The material used in this research for soil stabilization is PET plastic because it is one of the most commonly recycled types of plastic. This research aims to determine the classification of soil in Temas village, Batu, East Java based on the USCS classification system and to determine the values of c and f with the addition of plastic size variations of 0,5 cm x 1 cm; 0,75 cm x 1,25 cm; and 1 cm x 1,5 cm at 0,75%; 1,5%; and 2,5%. Soil in Temas villages included in the SP-SC soil type, namely poorly graded sand and clayey sand. From the soil stabilization tests using plastic waste, there is a tendency for improvement. However, the shear angle decreases with increasing percentages of PET waste. The highest shear angle value occurred in stabilization with plastic size 1 cm x 1,5 cm at 0,75%, measuring 49,73°. The highest cohesion value was 0,844 kg/cm2 obtained from plastic size 0,5 cm x 1 cm at 1,50%. For the allowable load (Qall) with plastic mixture shows significant improvement. The highest allowable occurs in rectangular shape with size of 1 m x 1,5 m. For original soil can only support a maximum load 37,30 tons and the highest allowable load observed in the mixture of original soil + plastic size 1 cm x 1,5 cm at 0,75%, which is 1.382,28 tons. The work carried out are excavation work, sand fill work, lean concrete work, soil mix with plastic waste, compaction work, concrete work, reinforcement work, and formwork with tools used are concrete mixer and manual equipment. The cost estimate for a rectangular foundation is Rp 46.336.177,01.
PENGARUH LIMBAH KARET BAN DALAM MOTOR SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH DASAR UNTUK JALAN (STUDI KASUS DI DESA TEMAS KOTA BATU) Elwino Dirgahayu, Algas Devris; Novianto, Dandung; Marjono, Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6073

Abstract

Peningkatan daya dukung tanah untuk jalan dapat dicapai melalui stabilisasi, umumnya menggunakan semen. Namun, penggunaan semen membutuhkan biaya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode stabilisasi tanah alternatif menggunakan serpih ban bekas yang tidak hanya lebih hemat biaya tetapi juga dapat meningkatkan nilai tanah.Pengujian yang dilakukan meliputi pemadatan dan analisis CBR menggunakan campuran tanah dengan berbagai persentase serpih ban bekas (3%, 9%, dan 15%) dan ukuran potongan karet ban yang berbeda (1x3,5cm; 1,5x3cm; 2x4cm). Tanah ini tergolong klasifikasi A-2-6 menurut AASHTO dengan nilai indeks plastisitas (IP) tanah asli adalah 16,21%. Nilai CBR tanah asli tanpa rendaman dengan 1 hari pemeraman pada penetrasi 2,5 mm adalah 8,87%, sedangkan pada 14 hari sebesar 6,47%. Nilai CBR tanah asli tanpa rendaman dengan 14 hari pemeraman pada penetrasi 5 mm adalah 8,66%, sedangkan pada 14 hari sebesar 6,46%. Nilai CBR tanah asli dengan rendaman selama 1 hari pemeraman pada penetrasi 2,5 mm adalah 6,08%, sedangkan pada penetrasi 5 mm sebesar 5,38% dan memiliki nilai pengembangan 2,56%. Nilai CBR tanah asli dengan rendaman selama 14 hari pemeraman pada penetrasi 2,5 mm adalah 4,27%, sedangkan pada penetrasi 5 mm sebesar 3,92% dan memiliki nilai pengembangan 1,51%. Metode pelaksanaan pekerjaan tanah stabilisasi menggunakan alat seperti Soil Stabilizer, Watertank Truck, Motor Grader, Vibro Roller, Dump Truck, Sheepfoot Roller. Nilai CBR maksimum tanpa rendaman sebesar 28,60% menggunakan potongan 1x3.5cm dengan waktu pemeraman selama 1 hari pada penetrasi 5 mm menghasilkan perkerasan kaku dengan tebal plat beton 17,6 cm. Nilai CBR maksimum dengan rendaman sebesar 11,52% menggunakan potongan 1,5x3 cm dengan waktu pemeraman selama 1 hari pada penetrasi 5 mm menghasilkan perkerasan kaku dengan tebal plat beton 18,7 cm.
THE IMPACT OF ASBESTOS WASTE ADDITION ON SOIL FOR SHALLOW FOUNDATION UNDER TRIAXIAL TESTING Simanjuntak, Grachia Octa Viana; Novianto, Dandung; Marjono, Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6106

Abstract

Soil with high swelling and shrinkage properties has a low shear strength value. Such soil is certainly dangerous if used as a foundation for buildings. This research article presents asbestos waste as an alternative soil stabilizer because of the magnecium-calcium-silicat that can be used as a binder and also as a filler to fill the voids in the soil. The value of the soil shear strength parameters can be obtained from the Triaxial Unconsolidated Undrained test. The percentages of asbestos waste used are 3%, 6%, and 9% with curing periods of 0, 1, and 14 days. The results of the research show that the original soil is classified according to the USCS method as SP-SC soil with plasticity index(PI) value is 21,73%. After conducting the triaxial test on the original soil, the original soil cohesion value is 0,12 kg/cm² and the internal friction angle is 11,20°. After stabilization with several variations, it was found that the addition of asbestos waste affects the plasticity index, cohesion, and internal friction angle. Adding 9% of asbestos waste gives the maximum value of plasticity index which is 9,58%. Adding 6,37% asbestos waste with 14 days of curing provides the most optimum cohesion achieved is 0,46 kg/cm² and internal friction angle value is 27,3°. The maximum load produced by one column (Qv) is 88,80 ton, and the highest allowable loads(Qall) is 108,89 ton using a rectangular-shaped foundation(1,00 x 1,50) meter dimension. The stabilization process involved manually mixing the soil and asbestos beneath the foundation. Therefore, stabilization using asbestos waste is quite effective.
Co-Authors Abdul Khamid Abidin, Syahrul Achendri M. Kurniawan Aditya Luqmana Hutama Afidia, Nadsya Qanita Agus Mahmudi Agus Suhardono Ajipramana, Aditia Akhmad Suryadi Anggraini, Yulinda Sukma Armin Naibaho Armin Naibaho Arrafi, Rochy Asema, Fuji Aulia Rahman Bafany, Faradila Tasya Bahtiar, Fakhrudin Bobby Asukmajaya Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Chandra Adinegoro Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati Diah Lydianingtias Dica Hermawan Setiaji Drs. Joko Samboro Efendi, Medi Elia, Sebanya Elwino Dirgahayu, Algas Devris Erina Dwi Susanti Fadjar Purnomo Faradila Fahira G. A. Gautama Gautama, Gregorius Aryoko Gerard Aponno Gerard Aponno, Gerard Gerard Appono Gerard Appono Gindang Rain Pratama Hapsari, Niken Ayu Hapsari, Ratih Indri Harijanto, Raihan Hasrullah Helik Susilo Hilmy Wirawan, M. Naufal Jayaputra, Harsalim A. Jayaputra, Harsalim Aimunandar Khairul Ummam Adisanjaya M. Maskan Marjono Marjono Moch. Sholeh Moch. Sholeh, Moch. Mochammad Wahyudi Mohamad Zenurianto Mohamad Zenurianto Muhamad Fajar Subkhan Muhammad Iqbal Muhammad Musa Al Kadzim Muhammad Tri Aditya Muhammad, Sufi'an Akbar Nada Shelawati Nadia Fairuza Nadya Erica Brilyanti Nawir Rasidi Noritza Chusnulita Eryzaviani Novita Anggraini Nugroho, Kemal Adi Nur Hasanah Nurul Fitriyah Ony Anwary Pamungkas, Bima Putra Pungarto, Irwanda Yuni PuriAgung, Lambang Prakoso Putera Agung Maha Agung Putra, Arfilian Permana Putri Amalia, Ananda Putri, Astri Andini Putri, Maulidiya Meisya R. Sugeng Basuki Rahardianto, Trias Rahardjo, Bobby Asukmajaya Raharjo, Nain Dhaniarti Rahmadhany, Gerald Hakam Rahmawati, Anggi Dean Rizky, Brian Muhammad Robi’atul Istighfaroh Romy Fansuri Yahya Saputri, Bherliana Herpri Septian, Wendy Bagus Silfiani, Riska Dwi Simanjuntak, Grachia Octa Viana SUBKHAN, MUHAMAD FAJAR Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sumardi Sumardi Sumardi Supiyono . Suryadi, Akhmad Suselo Utoyo Tatiana Kristianingsih Taufiq Rochman Taufiq Rochman Udi Subagio Udi Subagio Utomo, Safa Sabitah Rasikah Widodo, Jauhara Muslum Firdausi Winda Harsanti Wulansari, Cikita Surya Zakarya, Wildan Akbar Zenurianto, Mohammad