Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN PLAXIS 2D (Studi Kasus: Pembangunan Flyover JPL 79 KM 43+376) Putri, Maulidiya Meisya; Novianto, Dandung; Rahardianto, Trias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6124

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis daya dukung pondasi tiang pancang beton pracetak dalam pembangunan Flyover JPL 79 KM 43+376. Pondasi merupakan elemen struktural penting yang bertanggung jawab untuk mentransfer beban dari struktur atas ke tanah. Proyek ini menggunakan tiang pancang beton pracetak yang cocok untuk tanah berpasir dengan daya dukung rendah. Simulasi menggunakan perangkat lunak SAP2000 untuk flyover dengan panjang bentang 30,16 meter dan lebar 13 meter menunjukkan beban vertikal sebesar 3.920,70 ton. Daya dukung dihitung berdasarkan data N-SPT pada titik DB.05. Konfigurasi pondasi yang optimal terdiri dari kelompok 8 tiang pancang dengan diameter 0,6 meter dan panjang masing-masing 24 meter. Menurut metode Meyerhoff, kapasitas tiang yang dihitung mencapai 3.936,17 ton, melebihi beban aksial yang diterima ( ≥ ). Penurunan kelompok tiang, yang dihitung menggunakan metode Vesic, adalah sebesar 0,037 meter, sementara analisis Plaxis 2D menunjukkan penurunan sebesar 0,0328 meter. Baik perhitungan manual maupun analisis Plaxis 2D menunjukkan bahwa penurunan ini tidak melebihi batas yang diizinkan yaitu 0,06 meter ( ≤ ). Pekerjaan pondasi dilakukan menggunakan excavator, dump truck, truk trailer, crane servis, mesin pancang hydraulick jack-in, dan alat pemotong tiang. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pekerjaan pondasi tiang pancang berdiameter 0,6 meter ini, berdasarkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kabupaten Sidoarjo tahun 2022, mencapai total Rp 94.927.363.
PERENCANAAN ULANG FONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK RUSUNAWA GUNUNG ANYAR SURABAYA Hilmy Wirawan, M. Naufal; Dandung Novianto; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6338

Abstract

Gedung Rusunawa Gunung Anyar Surabaya memiliki 6 lantai, untuk fondasi di pancang menggunakan berdiameter 40 cm dengan kedalaman fondasi 29 meter yang berjumlah 200 buah. Pada lokasi proyek rusun terdapat beberapa jumlah kelompok tiang mulai dari 2 – 4 tiang. Penulis disini akan merencanakan ulang diameter tiang dan panjang tiang untuk seluruh struktur bawah yang dilihat dari segi kekuatan, keamanan dari setiap tiang pancang dan juga efisiensi dari tiang pancang itu sendiri. Analisa ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder untuk dilakukan analisa perbandingan meliputi daya dukung fondasi, penurunan pada fondasi, perencanaan dimensi, metode pelaksanaan, dan perbandingan biaya fondasi. Dari data N-SPT direncanakan untuk seluruh tiang pancang mengunakan diameter 50 cm dengan panjang tiang 25 m dengan total tiang 190 buah. Dari perhitungan Robot Structural Analysis Program (RSAP) nilai Qv yang paling besar adalah 220,66 ton dengan nilai Qg sebesar 478,89 ton. Dari hasil analisa biaya untuk tiang pancang berdiameter 50 cm adalah Rp 3,501,633,333.59.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI BORED PILE PADA GEDUNG RS SITI KHADIJAH MUHAMMADIYAH SEPANJANG KABUPATEN SIDOARJO Noritza Chusnulita Eryzaviani; Dandung Novianto; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6340

Abstract

  Gedung Medik Tahap 3 Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang Sidoarjo merupakan bangunan delapan lantai yang berdiri pada kawasan padat penduduk, dengan kondisi tanah pada lokasi yang bertipikal lempung, fondasi eksisting menggunakan tiang pancang, sehingga getarannya berdampak besar bagi rumah warga disekitarnya. Tujuan dari skripsi ini adalah merencanakan fondasi bore pile sebagai alternatif fondasinya. Adapun permasalahan yang akan dibahas yaitu pembebanan struktur atas, daya dukung fondasi bored pile, dimensi bored pile, penurunan total fondasi, metode pelaksanaan, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan fondasi. Pehitungan pembebanan mengacu pada SNI 1728:2019, sedangkan menghitung fondasi menggunakan data Standard Penetration Test (SPT), serta untuk menghitung estimasi biaya menggunakan Harga Satuan Dasar Kabupaten Sidoarjo 2024. Berdasarkan hasil analisis didapat nilai pembebanan struktur atas (Qv) sebesar 1005,77 ton. Pile cap  dengan dimensi 3,6x3,6x1,3m berisi 4 bored pile dengan diameter 0,8m dan panjang 28m, daya dukung kelompok tiang (Qg) sebesar 1566,29ton > (Qv) 1005,77 ton. Penurunan total 4,47<15,55cm, dengan 15,55 ialah penurunan izin (memenuhi). Metode pelaksanaan ialah temporary casing dan menggunakan alat drilling bore machine, crane, excavator, pompa air, truk, sedangkan  Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp6.311.344.814,00.
Assessing the Correlation between Camera Angle and the Accuracy of Elevation Measurements Derived from UAV-Photogrammetry: - Susilo, Helik; Novianto, Dandung; Rahardianto, Trias; Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati; Subkhan, Muhamad Fajar; Supiyono; Asema, Fuji
CIVED Vol. 12 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v12i1.750

Abstract

Elevation measurement is essential for various applications, including construction engineering, monitoring land subsidence, maintaining infrastructure, etc. A conventional method for elevation measurement involves terrestrial surveying using a Total Station instrument. However, this method can be time-consuming and requires a considerable number of personnel. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) photogrammetry method offers a more efficient solution for determining elevation. This method utilizes UAVs equipped with camera sensors to capture aerial photos. In this research, aerial photos were taken using three different camera angle configurations: nadir (90°), oblique (65°), and oblique (45°). The elevation points derived from the UAV photogrammetry data were compared with the elevation measured by the Total Station. The analysis showed that the nadir (90°) camera angle configuration had the lowest Root Mean Square Error (RMSE) at 0.0471 meters, followed by the oblique (65°) configuration with RMSE of 0.0508 meters, and the obliqu (45°) configuration with RMSE of 0.1399 meters. According to the t-test, the elevations derived using the UAV photogrammetry method were not significantly different from the elevations measured with the Total Station.
Bimbingan Teknis Inventaris Arsip Dokumen dan Bantuan Pengadaan Ruang Penyimpanan di Masjid Darul Mujahidin Diana Irmawati Pradani; Jayaputra, Harsalim A.; Pratama, Gindang Rain; Novianto, Dandung
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 7 No. 1 (2022): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v7i1.387

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berlokasi di Takmir Masjid Darul Mujahidin yang merupakan salah satu organisasi masyarakat yang bergerak dalam bidang agama yang berada di Kecamatan Kedungkandang yang berlokasi di Jl. Rawa Pening No. 12 Kelurahan Madyopuro Kota Malang. Saat ini banyak sarana dan prasarana penunjang yang dimiliki oleh kepengurusan Takmir Masjid Darul Mujahidin. Salah satu yang menjadi permasalahan ialah mengenai inventarisir barang yang menjadi tanggung jawab pengurus organisasi belum dilakukan dengan baik. Selain itu penyimpanan dokumen penting juga belum tertata rapi. Demi menyempurnakan pengurusan dan pengawasan yang efektif terhadap sarana dan prasaran yang dimiliki organisasi terpilihlah pengadaan almari sebagai prioritas dalam pelaksanaan inventarisir pada Takmir Masjid Darul Mujahidin pada kegiatan pengabdian masyarakat ini. Setelah dilakukan penyerahan almari pada pihak Takmir Masjid Darul Mujahidin, selanjutnya dilakukan penyampian informasi terkait inventarisir dokumen / barang berupa Focus Group Discussion (FGD) kepada para pengurus mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam inventarisir. Diharapkan dengan adanya bimbingan teknis tersebut, organisasi pada Takmir Masjid Darul Mujahidin dapat berjalan lebih optimal terkait tentang pentingnya inventarisir dokumen / barang, sehingga nantinya akan menimbulkan rasa memiliki menjaga keberadaan barang invetarisir tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER DAN GRAVITASI DENGAN PERHITUNGAN MANUAL DAN GEOSTUDIO SLOPE/W Bafany, Faradila Tasya; Anggraini, Novita; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7611

Abstract

Lereng merupakan permukaan tanah yang memiliki kemiringan dan dapat mengalami kelongsoran apabila tidak dilengkapi dengan perkuatan yang memadai. Salah satu upaya untuk meningkatkan kestabilan lereng adalah dengan menggunakan dinding penahan tanah. Pada proyek pembangunan Gedung Mahad UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang terletak di daerah dengan kemiringan tanah yang cukup tinggi, diperlukan analisis kestabilan lereng untuk menentukan jenis perkuatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan lereng pada kondisi eksisting serta membandingkan dengan perkuatan menggunakan dua tipe dinding penahan tanah, yaitu tipe kantilever dan gravitasi. Analisis dilakukan dengan perhitungan manual dan GeoStudio Slope/W 2022 untuk mengevaluasi faktor keamanan terhadap geser, guling, dan keruntuhan kapasitas daya dukung pada kondisi normal dan seismik. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng eksisting tidak stabil, dengan nilai FK kurang dari 1,5 sehingga memerlukan perkuatan. Sementara itu, hasil analisis kedua tipe dinding penahan tanah menunjukkan bahwa lereng stabil dengan FK lebih besar dari 1,5 pada kedua kondisi. Dinding penahan tipe kantilever dinilai lebih efektif digunakan sebagai perkuatan tanah pada area Gedung Mahad dari segi kekuatan struktur. Sedangkan apabila ditinjau dari segi biaya, tipe gravitasi lebih ekonomis dengan estimasi anggaran Rp 2.625.093.588,75, sedangkan tipe kantilever membutuhkan anggaran Rp 4.426.896.678,58.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH GYPSUM DAN GEOCELL DARI BOTOL PLASTIK TERHADAP NILAI CBR PADA TANAH DASAR Hapsari, Niken Ayu; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8265

Abstract

Tanah dasar pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 2, khususnya di STA 16+650 – 16+750, memiliki daya dukung yang rendah dengan nilai CBR Point di bawah 6%, sehingga tidak memenuhi standar yang disyaratkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbaikan tanah dasar melalui metode stabilisasi kimiawi menggunakan limbah gypsum dan perkuatan mekanis dengan Geocell yang terbuat dari limbah botol plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen di laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Variasi penambahan limbah gypsum yang diuji adalah 10%, 12%, dan 14% , sedangkan Geocell dibuat dengan ketinggian 5 cm dan 10 cm. Parameter utama untuk mengukur peningkatan daya dukung adalah nilai CBR (California Bearing Ratio) yang diuji menggunakan metode CBR Model skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan tanah asli tergolong klasifikasi A-7-5(1) (tanah berlempung) dengan nilai CBR model sebesar 16,26%. Penambahan limbah gypsum pada kadar optimum 10,73% mampu meningkatkan nilai CBR menjadi 22,50%. Sementara itu, penggunaan Geocell 10 cm lebih efektif, yang mampu meningkatkan nilai CBR menjadi 26,78%. Kombinasi paling efektif, yaitu pada penambahan limbah gypsum 10,73% dengan Geocell 10 cm, yang meningkatkan nilai CBR secara signifikan hingga mencapai 32,57%, atau mengalami kenaikan sebesar 100,31% dari nilai CBR model tanah asli. Hasil ini membuktikan bahwa kombinasi dari stabilisasi limbah gypsum dan penggunaan Geocell dari limbah botol plastik merupakan solusi yang sangat efektif untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar.
Performance Testing Of Sand And Lime As Subgrade Stabilizing Materials For Roads Novianto, Dandung; Marjono, Marjono; Sholeh, Moch.; Anggraini, Novita
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2022): October 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v9i2.4252

Abstract

Soil stabilization is a method used to increase the carrying capacity of a layer of soil, by giving special treatment to that layer of soil. Soil is one of the factors that can affect the structure of road construction. The CBR value is one of the parameters to determine soil carrying capacity, if the CBR value is high then the soil carrying capacity is good, whereas if the CBR value is low then the soil needs to be stabilized. The purpose of this study was to determine the characteristics and classification of soil, determine the results of the grain gradation test, sieve analysis and hydrometer analysis, consistency limits (Atterberg limits) before and after stabilization, compaction results (Proctor) before and after stabilization, determine the CBR value of the soil before and after stabilization. This research included water content test, wet soil unit weight test, specific gravity test, sieving analysis, hydrometer analysis, Atterberg limit test, compaction test (Modification), and immersion CBR test and CBR without immersion. In this test, variations in the addition of 20% sand and lime content were 5%, 10% and 15% of the dry weight of the soil. From the test results, the original soil samples showed soil classification A-7-6 according to AASHTO with maximum dry density (MDD) values of 1.70 gr/cm3 1 day curing, 1.64 gr/cm3 7 days curing and 1.77 gr/cm3 for 14 days curing, there was an increase in the value of the maximum dry density (MDD) in the original soil stabilized with 20% sand and 5% lime, a value of 1.78 gr/cm3 was obtained for 1 day curing, 1.86 gr/cm3 cm3 7 days curing and 1.82 gr/cm3 14 days curing. From the test results, the original soil samples showed soil classification A-7-6 according to AASHTO with CBR values of soaked 3.15% 1 day curing, 3.68% 7 days curing and 4.21% 14 days curing, there was an increase Soaked CBR values on native soil stabilized with 20% sand and 5% lime obtained CBR values of 37.19% at 1 day curing, 42.10% 7 days curing and 30.29% 14 days curing.
Technical Guidance On Groundwater Identification To Overcome Drought In Tanamerah Village, Saronggi, Sumenep, East Java. Gautama, Gregorius Aryoko; Jayaputra, Harsalim Aimunandar; Aditya, Muhammad Tri; Novianto, Dandung; Rahardjo, Bobby Asukmajaya; Pungarto, Irwanda Yuni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 10 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i10.2286

Abstract

Tanamerah Village is one of fourteen villages in Saronggi District, Sumenep Regency, East Java. Villagers experience water difficulties during both the rainy season and the dry season. Technical guidance will be carried out for groundwater identification to find out where the groundwater points are located that are able to meet the community's water needs. The method used for identification makes six tracks with varying distances between tracks. The length of each passage is twelve meters, and the depth of each passage is three hundred meters. Identification was carried out on village treasury land with an area of 500 m2. Six tracks in this service, the distance between tracks is 5-8 m, and the length of each track is 12 m. Track 1 was obtained from groundwater at a depth of 80m, and track 2 was obtained from groundwater at a depth of 80 m. Track 3 was obtained from groundwater at a depth of 70 m, and track 4 was obtained from groundwater at a depth of 20 m. Passage 5 is obtained from groundwater at a depth of 20 m, and passage 6 is obtained from groundwater at a depth of 70 m. Recommended drilling point is located on the TM1 line at point 8 with a depth of 80 m.
Technical Guidance On Groundwater Identification To Overcome Drought In Tanamerah Village, Saronggi, Sumenep, East Java. Gautama, Gregorius Aryoko; Jayaputra, Harsalim Aimunandar; Aditya, Muhammad Tri; Novianto, Dandung; Rahardjo, Bobby Asukmajaya; Pungarto, Irwanda Yuni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 10 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i10.2286

Abstract

Tanamerah Village is one of fourteen villages in Saronggi District, Sumenep Regency, East Java. Villagers experience water difficulties during both the rainy season and the dry season. Technical guidance will be carried out for groundwater identification to find out where the groundwater points are located that are able to meet the community's water needs. The method used for identification makes six tracks with varying distances between tracks. The length of each passage is twelve meters, and the depth of each passage is three hundred meters. Identification was carried out on village treasury land with an area of 500 m2. Six tracks in this service, the distance between tracks is 5-8 m, and the length of each track is 12 m. Track 1 was obtained from groundwater at a depth of 80m, and track 2 was obtained from groundwater at a depth of 80 m. Track 3 was obtained from groundwater at a depth of 70 m, and track 4 was obtained from groundwater at a depth of 20 m. Passage 5 is obtained from groundwater at a depth of 20 m, and passage 6 is obtained from groundwater at a depth of 70 m. Recommended drilling point is located on the TM1 line at point 8 with a depth of 80 m.
Co-Authors Abdul Khamid Abidin, Syahrul Achendri M. Kurniawan Aditya Luqmana Hutama Afidia, Nadsya Qanita Agus Mahmudi Agus Suhardono Ajipramana, Aditia Akhmad Suryadi Anggraini, Yulinda Sukma Armin Naibaho Armin Naibaho Arrafi, Rochy Asema, Fuji Aulia Rahman Bafany, Faradila Tasya Bahtiar, Fakhrudin Bobby Asukmajaya Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Chandra Adinegoro Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati Diah Lydianingtias Dica Hermawan Setiaji Drs. Joko Samboro Efendi, Medi Elia, Sebanya Elwino Dirgahayu, Algas Devris Erina Dwi Susanti Fadjar Purnomo Faradila Fahira G. A. Gautama Gautama, Gregorius Aryoko Gerard Aponno Gerard Aponno, Gerard Gerard Appono Gerard Appono Gindang Rain Pratama Hapsari, Niken Ayu Hapsari, Ratih Indri Harijanto, Raihan Hasrullah Helik Susilo Hilmy Wirawan, M. Naufal Jayaputra, Harsalim A. Jayaputra, Harsalim Aimunandar Khairul Ummam Adisanjaya M. Maskan Marjono Marjono Moch. Sholeh Moch. Sholeh, Moch. Mochammad Wahyudi Mohamad Zenurianto Mohamad Zenurianto Muhamad Fajar Subkhan Muhammad Iqbal Muhammad Musa Al Kadzim Muhammad Tri Aditya Muhammad, Sufi'an Akbar Nada Shelawati Nadia Fairuza Nadya Erica Brilyanti Nawir Rasidi Noritza Chusnulita Eryzaviani Novita Anggraini Nugroho, Kemal Adi Nur Hasanah Nurul Fitriyah Ony Anwary Pamungkas, Bima Putra Pungarto, Irwanda Yuni PuriAgung, Lambang Prakoso Putera Agung Maha Agung Putra, Arfilian Permana Putri Amalia, Ananda Putri, Astri Andini Putri, Maulidiya Meisya R. Sugeng Basuki Rahardianto, Trias Rahardjo, Bobby Asukmajaya Raharjo, Nain Dhaniarti Rahmadhany, Gerald Hakam Rahmawati, Anggi Dean Rizky, Brian Muhammad Robi’atul Istighfaroh Romy Fansuri Yahya Saputri, Bherliana Herpri Septian, Wendy Bagus Silfiani, Riska Dwi Simanjuntak, Grachia Octa Viana SUBKHAN, MUHAMAD FAJAR Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sumardi Sumardi Sumardi Supiyono . Suryadi, Akhmad Suselo Utoyo Tatiana Kristianingsih Taufiq Rochman Taufiq Rochman Udi Subagio Udi Subagio Utomo, Safa Sabitah Rasikah Widodo, Jauhara Muslum Firdausi Winda Harsanti Wulansari, Cikita Surya Zakarya, Wildan Akbar Zenurianto, Mohammad