Claim Missing Document
Check
Articles

MODIFIKASI FONDASI TIANG BOR (BORE PILE) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PELAYANAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARI KEDIRI - MRK Septian, Wendy Bagus; Dandung Novianto; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan fondasi perlu pertimbangan berdasarkan kondisi tanah, beban pada struktur atas bangunan, situasi di sekitar lokasi pekerjaan, dan biaya pengerjaan. Laporan akhir ini membahas tentang pemodifikasian fondasi menjadi tiang bor secara keseluruhan, dikarenakan lokasi merupakan daerah padat penduduk dan ada bangunan eksisting yang tidak dibongkar. Permasalahan yang akan penulis bahas adalah pembebanan struktur atas gedung tersebut, daya dukung tiang, penurunan kelompok tiang, metode pelaksanaan, dan rencana anggaran biaya untuk membandingkan dengan kondisi eksisting. Dengan tujuan dari penulisan laporan akhir yang menjawab permasalahan. Perhitungan pembebanan struktur atas bangunan mengacu pada SNI 2847-2019 dan dianalisa menggunakan bantuan software Robot Structural Analysis Professional (RSAP) 2019. Perhitungan beban angin mengacu pada SNI 1727-2020. Perhitungan beban gempa mengacu pada SNI 1726-2019. Desain fondasi menggunakan fondasi tiang bor dengan mutu beton K-350. Perhitungan daya dukung fondasi menggunakan data hasil uji penetrasi di lapangan (Standard Penetration Test). Perhitungan dimensi pilecap mengacu pada SNI 2847-2019. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Kota Kediri. Hasil analisa didapatkan nilai daya dukung kelompok tiang sebesar 948,787 ton, dengan jumlah keseluruhan tiang sebanyak 281 tiang, menggunakan alat drilling Pucket, diameter bor yang digunakan 65 dan 50 cm, kedalaman tiang bor 10,85 dan 4,85 meter, dan biaya pekerjaan fondasi dan pilecap sebesar Rp 5.095.235.568,43.
ANALISA PERBANDINGAN STABILITAS TANAH DENGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH DAN DENGAN SOIL NAILING - SHOTCRETE PADA PROYEK PINTU AIR DEMANGAN SURAKARTA Widodo, Jauhara Muslum Firdausi; Dandung Novianto; Fadjar Purnomo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pintu Air Demangan Surakarta merupakan pintu pengendali banjir sungai bengawan solo yang memiliki beberapa titik lereng tanpa perkuatan yang bisa dipastikan lereng tersebut labil. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencanakan jenis perkuatan lereng yang tepat dengan menggunakan biaya dan waktu yang ekonomis dan efisien yang nantinya akan menjadi rujukan dalam perencanaan pelaksanaan pekerjaan, menghitung biaya konstruksi, dan membuat penjadwalan. Perhitungan kestabilan lereng mengacu pada SNI sedangkan untuk merencanakan perkuatan mengacu pada SNI serta untuk mengestimasi biaya menggunakan Harga Satuan Upah Kota Surakarta 2019. Dari hasil perhitungan kelongsoran ditanah Demangan, didapatkan nilai SF terkecil adalah 0.7 dengan menggunakan metode bishop dihitung manual dan 0.8 dengan menggunakan aplikasi Geoslope. Untuk perkuatan menggunakan dua metode yaitu metode perkuatan soil nailing shotcrete dan Dinding penahan tanah. Soil nailing dan shotcrete didapatkan nilai SF sebesar 3.484 dengan biaya Rp 1.426.674.587,00, dan pelaksanaan selama 75 hari, sedangkan jika menggunakan dinding penahan tanah telah lolos dalam pengecekan guling geser dan daya dukung tanah dengan biaya Rp 3.052.652.350,00 dan pelaksanaan selama 104 hari
REVIEW DESIGN LERENG GALIAN DENGAN PERKUATAN GEOGRID PADA PROYEK JLS LOT 6 TULUNGAGUNG STA 12+625 Afidia, Nadsya Qanita; Dandung Novianto; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Slope in STA 12+625 JLS LOT 6 project, the existing desain was 1:1 slope unreinforced with 30 m height, reviewing design with geogrid as slope reinforcement using soil parameter SPT data as calculation data. The calculation of slope stability using Bishop Simplified Method and analyzed the sliding pattern using the GeoStudio SLOPE/W program, taking into account the earthquake load which refers to SNI 1726:2019. Calculation of the cost plan uses the analysis of the unit price of the Tulungagung Regency 2020.The analysis result showed the pullout safety factor is 2,16, safety factor against sliding failure each are ,57 , 1,73 and 1,89 for geogrid with 20 m, 22 m, 24 m length, safety factor againts deep-seated global stability is 4,95 and safety factor againts landsliding without earthquake load is 1,51. The cost plan for the reinforced slope with geogrid as the reinforcement is Rp. 4.423.105.139,-.
ANALISIS DESAIN FONDASI TIANG BOR PADA PEMBANGUNAN GEDUNG UKM POLITEKNIK PEKERJAAN UMUM KOTA SEMARANG Fitriyah, Nurul; Sholeh, Moch.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3408

Abstract

Gedung UKM Politeknik Pekerjaan Umum Kota Semarang merupakan bangunan gedung 5 lantai dengan tinggi total bangunan 24,6 m, menggunakan struktur bawah fondasi tiang pancang pracetak berdiameter 0,60 m pada keadaan eksistingnya. Tujuan dari studi ini adalah mencari alternatif desain fondasi yang lebih aman, efisien serta kuat menahan beban-beban yang diterima. Analisis yang dilakukan diantaranya analisis pembebanan struktur atas memenggunakan software robot structural analysis proffesional 2018, perhitungan daya dukung aksial tunggal dan kelompok tiang fondasi borpile berdasarkan data dari pengujian Standart Penetration Test (SPT) dengan menggunakan Metode Lucciano Decourt 1982 kemudian membandingkannya dengan daya dukung yang terjadi pada kondisi eksisting, perencanaan fondasi tiang bor beserta pile cap, dan penurunan fondasi tiang. Hasil analisis perhitungan daya dukung tiang dengan kedalaman 33 m (tinggi tiang 31,5 m), dan diameter tiang 70 cm. Berdasarkan Metode Lucciano Decourt diperoleh Qall= 948,85 kN. Jumlah tiang dalam satu pile cap diperoleh 4 tiang untuk fondasi interior dan 5 tiang untuk fondasi eksterior. Penurunan yang terjadi pada kelompok tiang interior sebesar 14,749 cm dan kelompok tiang eksterior sebesar 14,304 cm.
ANALISIS PERBANDINGAN FONDASI BORED PILE DENGAN DRIVEN PILE PADA GEDUNG RAWAT INAP RSUD AR-ROZY PROBOLINGGO Harijanto, Raihan; Sholeh, Moch.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3433

Abstract

Gedung Rawat Inap RSUD Ar-Rozy Probolinggo merupakan proyek rumah sakit yang akan menjadi rumah sakit tipe C di Jawa Timur. Salah satu gedung pada proyek tersebut ialah Gedung Rawat Inap yang didirikan pada lapisan tanah dominasi pasir menggunakan struktur bawah bored pile. Lokasi proyek yang berada di daerah permukiman yang berjarak sedang, tanah yang didominasi pasir dan terhambatnya pengerjaan fondasi menjadi dasar peniliti untuk melakukan perancangan ulang. Rancangan ini dilakukan dengan membandingkan alternatif fondasi bored pile dengan driven pile pada Gedung Rawat Inap dengan empat pokok analisis bahasan. Pertama, menganalisis pembebanan struktur atas menggunakan RSAP 2021. Kedua, menganalisis daya dukung fondasi menggunakan nilai rata-rata dari Metode Tomlinson 1986 dan Décourt & Quaresma 1978. Ketiga, menganalisis penurunan menggunakan Metode Vesic 1977 dan Metode Meyerhof 1976. Keempat, merencanakan metode pelaksanaan pada perencanaan ulang alternatif desain fondasi. Berdasarkan analisis pembebanan, didapat beban terbesar Qv = 2823,278 kN. Adapun hasil analisis fondasi bored pile didapat daya dukung izin Qall = 1176,891 kN, diameter tiang 60 cm dengan panjang tiang 18,75 m, jumlah tiang sebanyak 131, penurunan terbesar Stotal = 6,148 cm, metode pelaksanaan menggunakan alat Rotary Drilling Machines untuk pengeboran serta menggunakan Temporary Casing pada proses pengecoran. Pada analisis fondasi Driven Pile diperoleh daya dukung izin Qall = 1482,652 kN, diameter tiang 50 cm dengan panjang tiang 14,75 m, jumlah tiang sebanyak 131, penurunan terbesar Stotal = 6,205 cm dan metode pelaksanaan menggunakan Hydraulic Static Pile Driver 460 Ton untuk pemancangan dengan sistem hidrolis.
PEMANFAATAN LIMBAH ABU AMPAS TEBU TERHADAP PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS (UNCONFINED COMPRESSION TEST) Ajipramana, Aditia; Novianto, Dandung; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3567

Abstract

Industri gula tebu menghasilkan limbah ampas tebu yang terdiri dari serat dan abu dalam jumlah yang besar. Namun, abu ampas tebu memiliki potensi sebagai bahan stabilisasi tanah yang dapat mengurangi dampak lingkungan dari limbah industri. Penelitian yang dilakukan di daerah Gunung Sari, Kota Batu ini, bertujuan untuk memperbaiki tanah yang rentan terhadap longsor dengan menggunakan abu ampas tebu sebagai bahan stabilisasi. Pengujian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang dengan hasil pengujian yakni nilai kadar air yakni 73,79%, nilai berat isi yakni 1,60 gr/cm³, nilai berat jenis yakni 2,57. Berdasarkan klasifikasi tanah USCS (Unified Soil Classification System) tanah termasuk dalam kelompok SP-SC Poorly graded sand with clay (or silt clay). Dari hasil pengujian batas-batas konsistensi diperoleh nilai IP tanah asli yakni 24,96% dan setelah ditambah abu ampas tebu dengan variasi 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35% mengalami penurunan perubahan nilai IP sebesar 20,11%, 18,13%, 17,47%, 17,16% dan 16,18%. Dari pengujian kuat tekan bebas tanah asli diperoleh hasil, yakni kuat tekan hancur 0,38 kg/cm² dan nilai kohesi 0,190 kg/cm². Nilai maksimum dari variasi abu ampas tebu terhadap pengujian kuat tekan bebas ini dengan pemeraman 1 hari persentase 20% abu ampas tebu mengalami kenaikan pada nilai kuat tekan hancur 2,646 kg/cm² dan nilai kohesi 1,323 kg/cm². Namun, pada pemeraman 7 hari didapat dengan penambahan abu ampas tebu 20% mengalami penurunan dengan nilai kuat tekan hancur 1,294 kg/cm² dan nilai kohesi 0,647 kg/cm². Pada pemeraman 14 hari didapat maksimum campuran abu ampas tebu 20% mengalami penurunan dengan nilai kuat tekan hancur 0,803 kg/cm² dan nilai kohesi 0,401 kg/cm². Setelah dibandingkan dengan hasil maksimum dari ketiga pemeraman tersebut didapat nilai maksimum yaitu sebesar 20% dari pemeraman satu hari.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP NILAI KUAT GESER TANAH (DIRECT SHEAR TEST) Saputri, Bherliana Herpri; Novianto, Dandung; Sholeh, Moch.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3593

Abstract

Stabilisasi tanah merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan daya dukung tanah yang tidak stabil dengan menggunakan bahan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah asli dan pengaruh penambahan abu ampas tebu terhadap parameter kuat geser tanah di Dusun Brau, Kota Batu. Penelitian ini meliputi uji kadar air, uji berat isi, uji berat jenis, uji ayakan dan hidrometer, uji batas-batas Atterberg, serta uji geser langsung. Pada penelitian ini digunakan campuran abu ampas tebu dengan persentase 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35% dari berat tanah dengan waktu pemeraman masing-masing 1 hari, 7 hari, dan 14 hari. Pengujian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang. Berdasarkan sistem USCS, hasil penelitian menunjukkan tanah di Dusun Brau termasuk dalam klasifikasi pasir berlempung dan pasir berlanau (SC-SM).  Hasil indeks plastisitas tanah asli sebesar 10.34% dan cenderung mengalami penurunan pada tanah yang distabilisasi hingga mencapai 2.27% dengan persentase campuran 25%. Pengujian sifat mekanis pada tanah asli menghasilkan nilai sudut geser (f)= 55.02º, dan kohesi (c) = 0.017 kg/cm2. Pada tanah yang telah distabilisasi abu ampas tebu, nilai sudut geser (f) tertinggi dicapai pada persentase campuran 25% dengan pemeraman 1 hari yaitu sebesar 68º. Nilai kohesi tertinggi dicapai pada persentase campuran 15% dengan pemeraman 14 hari yaitu sebesar 0.54 kg/cm2. Hasil uji hipotesis menggunakan metode ANOVA dua arah, menunjukkan bahwa penambahan limbah abu ampas tebu dengan waktu pemeraman tertentu berpengaruh signifikan terhadap parameter kuat geser tanah. 
PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP PENGUJIAN KONSOLIDASI TANAH DUSUN BRAU PuriAgung, Lambang Prakoso; Novianto, Dandung; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3640

Abstract

Pemanfaatan limbah merupakan alternatif lain dalam mengatasi terurainya limbah yang dihasilkan oleh pabrik. Limbah pabrik gula yang menghasilkan abu ampas tebu digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah, dimana kandungan yang ada dalam abu ampas tebu mempunyai sifat yang mengikat (pozzolanic) seperti halnya semen. Penelitian ini mengambil sampel tanah di daerah desa Brau, Kota Batu, yang bertujuan untuk memperbaiki tanah asli yang rentan terhadap longsor dengan menggunakan bahan stabilisasi abu ampas tebu. Pengujian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang dengan beberapa pengujian sifat fisik dan sifat mekanis tanah yakni kadar air tanah, berat isi tanah, berat jenis tanah, analisa saringan, batas-batas Atterberg, dan konsolidasi. Dari pengujian batas-batas Atterberg setelah ditambah abu ampas tebu 35% nilai IP menjadi turun yakni 16,18% dimana pada tanah asli nilai IP yakni 24,96%. Pada pengujian konsolidasi tanah asli didapat nilai koefisien konsolidasi (Cv) dan indeks pemampatan (Cc) yakni 0,139 mm2/detik dan 0,187 mm, nilai Cv maksimum yang didapat pada penambahan abu ampas tebu 30% pemeraman 1 hari nilai koefisien konsolidasi (Cv) menjadi turun yakni 0,078 mm2/detik dan nilai indeks pemampatan (Cc) maksimum pada penambahan abu ampas tebu 25% pemeraman 1 hari yakni 0,093 mm. Pada penambahan abu ampas tebu 25% pemeraman 7 hari nilai koefisien konsolidasi dan indeks pemampatan yakni 0,247 mm2/detik dan 0,283 mm. Pada penambahan abu ampas tebu 25% pemeraman 14 hari didapat nilai koefisien konsolidasi dan indeks pemampatan yakni 0,148 mm2/detik dan 0,177 mm. Setelah dibandingkan pada variasi pemeraman 1,7, dan 14 hari nilai maksimum yang didapat pada presentase 25% dan 30% abu ampas tebu pemeraman 1 hari.
ANALISIS STABILISASI TANAH DI KOTA BATU DENGAN CAMPURAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP NILAI CBR Pamungkas, Bima Putra; Novianto, Dandung; Riyanto, Sugeng
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3645

Abstract

Limbah adalah bahan kimia yang sukar untuk mengurai dan pemanfaatan limbah menjadi alternatif lain untuk mengurangi adanya limbah pabrik. Limbah pabrik gula menghasilkan ampas tebu yang selama ini digunakan sebagai bahan bakar pada proses pembuatan gula, dari pembakaran tersebut menyisakan abu ampas tebu. Upaya memperbaiki karakteristik tanah adalah dengan cara stabilisasi, selama ini umumnya penggunaan bahan stabilisasi adalah semen. Penggunaan semen memerlukan biaya yang cukup besar, salah satunya alternatif stabilisasi tanah yang perlu dicoba yaitu dengan menggunakan abu ampas tebu (AAT) sebagai pengelolaan limbah dan juga meningkatkan nilai guna abu ampas tebu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kadar air, berat isi tanah, berat jenis, batas cair (LL) dan batas plastis (PL), analisa ayakan dan hidrometer, mengklasifikasi tanah, pemadatan, dan CBR. Setelah itu adapun pengujian yang dicampuri dengan abu ampas tebu meliputi pengujian batas cair (LL) dan batas plastis (PL), pemadatan dan CBR dengan penambahan prosentase abu ampas tebu 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35%. Dari hasil penelitian, tanah tergolong dalam klasifikasi A-2-7, menurut AASHTO, nilai IP tanah asli sebesar 19,90%. Hasil uji CBR tanah asli menunjukkan bahwa nilai CBR rendaman 1 hari sebesar 5,56%, dengan nilai swelling 33%, nilai CBR rendaman 7 hari sebesar 11,54%, dengan nilai swelling 71%, nilai CBR rendaman 14 hari sebesar 16,41%, dengan nilai swelling 61%. Nilai CBR tanpa rendaman dengan pemeraman 1 hari sebesar 28,44%, Nilai CBR tanpa rendaman dengan pemeraman 7 hari sebesar 95,77%, Nilai CBR tanpa rendaman dengan pemeraman 14 hari sebesar 60,51%. Setelah ditambahkan dengan abu ampas tebu didapatkan nilai maksimum pengujian batas cair (LL) dan batas plastis (PL) pada prosentase 25% sebesar 2,07%, pada pengujian CBR mendapatkan penambahan terbaik pada prosentase 30% sebesar 24,05% pada rendaman 7 hari.
PENGARUH ABU AMPAS TEBU TERHADAP NILAI KUAT GESER TANAH PADA UJI TRIAXIAL UNCONSOLIDATED UNDRAINED Rahmawati, Anggi Dean; Novianto, Dandung; Rahman, Aulia
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3665

Abstract

Kondisi tanah dengan nilai kuat geser yang rendah akan mudah mengalami keruntuhan ketika dikenai beban. Tanah tersebut tentu berbahaya apabila digunakan pada konstruksi bangunan. Untuk meningkatkan nilai parameter kuat geser tanah diperlukan perbaikan tanah yang dapat dilakukan dengan stabilisasi menggunakan bahan aditif. Abu ampas tebu mengandung Silika Dioksida (SiO2) yang dapat digunakan sebagai pengikat dan filler yang mengisi rongga. Nilai parameter kuat geser tanah dapat diperoleh dari pengujian triaxial unconsolidated undrained. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu ampas tebu terhadap nilai kuat geser tanah pada pengujian triaxial unconsolidated undrained. Persentase abu yang digunakan adalah 15%, 20%, 25%, 25%, dan 30% dengan waktu pemeraman selama 1, 7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah asli diklasifikasikan menggunakan metode USCS tergolong dalam tanah pasir berlanau dan pasir berlempung (SM-SC) dengan nilai PI 10,34%. Pada pengujian triaxial unconsolidated undrained didapatkan nilai kohesi 0,08 kg/cm2 dan nilai sudut geser dalam 2,31º. Setelah dilakukan stabilisasi dengan variasi penambahan abu ampas tebu dan waktu pemeraman disimpulkan bahwa penambahan abu ampas tebu memberikan pengaruh terhadap nilai PI dan parameter kuat geser tanah. Pada penambahan abu ampas tebu 20% diperoleh nilai kohesi maksimum, tetapi persentasae ini belum bisa dikatakan baik karena mengalami penurunan pada penambahan masa peram. Sehingga disimpulkan persentase maksimum terdapat pada persentase 25%. Pada persentase 25% diperoleh nilai kohesi 0,15 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 37,82º pada pemeraman 1 hari, sedangkan nilai kohesi 0,70 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 35,94º pada pemeraman 7 hari, dan nilai kohesi 0,88 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 32,72º didapatkan pada pemeraman 14 hari.
Co-Authors Abdul Khamid Abidin, Syahrul Achendri M. Kurniawan Aditya Luqmana Hutama Afidia, Nadsya Qanita Agus Mahmudi Agus Suhardono Ajipramana, Aditia Akhmad Suryadi Anggraini, Yulinda Sukma Armin Naibaho Armin Naibaho Arrafi, Rochy Asema, Fuji Aulia Rahman Bafany, Faradila Tasya Bahtiar, Fakhrudin Bobby Asukmajaya Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro Chandra Adinegoro Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati Diah Lydianingtias Dica Hermawan Setiaji Drs. Joko Samboro Efendi, Medi Elia, Sebanya Elwino Dirgahayu, Algas Devris Erina Dwi Susanti Fadjar Purnomo Faradila Fahira G. A. Gautama Gautama, Gregorius Aryoko Gerard Aponno Gerard Aponno, Gerard Gerard Appono Gerard Appono Gindang Rain Pratama Hapsari, Niken Ayu Hapsari, Ratih Indri Harijanto, Raihan Hasrullah Helik Susilo Hilmy Wirawan, M. Naufal Jayaputra, Harsalim A. Jayaputra, Harsalim Aimunandar Khairul Ummam Adisanjaya M. Maskan Marjono Marjono Moch. Sholeh Moch. Sholeh, Moch. Mochammad Wahyudi Mohamad Zenurianto Mohamad Zenurianto Muhamad Fajar Subkhan Muhammad Iqbal Muhammad Musa Al Kadzim Muhammad Tri Aditya Muhammad, Sufi'an Akbar Nada Shelawati Nadia Fairuza Nadya Erica Brilyanti Nawir Rasidi Noritza Chusnulita Eryzaviani Novita Anggraini Nugroho, Kemal Adi Nur Hasanah Nurul Fitriyah Ony Anwary Pamungkas, Bima Putra Pungarto, Irwanda Yuni PuriAgung, Lambang Prakoso Putera Agung Maha Agung Putra, Arfilian Permana Putri Amalia, Ananda Putri, Astri Andini Putri, Maulidiya Meisya R. Sugeng Basuki Rahardianto, Trias Rahardjo, Bobby Asukmajaya Raharjo, Nain Dhaniarti Rahmadhany, Gerald Hakam Rahmawati, Anggi Dean Rizky, Brian Muhammad Robi’atul Istighfaroh Romy Fansuri Yahya Saputri, Bherliana Herpri Septian, Wendy Bagus Silfiani, Riska Dwi Simanjuntak, Grachia Octa Viana SUBKHAN, MUHAMAD FAJAR Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sumardi Sumardi Sumardi Supiyono . Suryadi, Akhmad Suselo Utoyo Tatiana Kristianingsih Taufiq Rochman Taufiq Rochman Udi Subagio Udi Subagio Utomo, Safa Sabitah Rasikah Widodo, Jauhara Muslum Firdausi Winda Harsanti Wulansari, Cikita Surya Zakarya, Wildan Akbar Zenurianto, Mohammad