Articles
Kualitas Layanan terhadap Member Gym Perempuan di Fitness Zone Malang
Erliana Indah Hidayati Saputri;
Imam Hariadi;
Nurrul Riyadh Fadhli;
Prisca Widiawati
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/kejaora.v9i2.4065
Tujuan pada penelitian adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar kepuasan member perempuan terhadap kualitas pelayanan di Fitness Zone Malang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif non eksperimen dan metode yang dilakukan pada penelitian ini merupakan metode survey untuk mengetahui tanggapan dari responden secara langsung. Sampel untuk penelitian ini adalah 49 member perempuan yang masih aktif menggunakan jasa Fitness Zone Malang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kepuasan member perempuan terhadap kualitas layanan yaitu menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 51% dari member perempuan kurang puas terhadap kualitas layanan yang disediakan oleh Fitness Zone Malang. Namun, terlepas dari rasa kurang puas tersebut, sebanyak 65,3% dari member perempuan menunjukkan keloyalitasan dengan akan tetap mengunjungi Fitness Zone Malang kembali sebagai pusat kebugaran pilihan mereka. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan member perempuan terhadap kualitas layanan Fitness Zone di Malang masih dalam kategori kurang memuaskan yaitu dengan persentase sebesar 51%.
Pengaruh latihan pliometrik terhadap kemampuan lompat jauh pada siswa SMP dan SMA: studi meta analisis
Izzulhaq, Ammar Rozaan;
Hariadi, Imam;
Hanief, Yulingga Nanda
Jurnal Sporta Saintika Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2022
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/sporta.v7i2.238
Studi yang meneliti latihan pliometrik dan juga kmampuan lompat jauh sudah banyak dilakukan dalam bidang keolahragaan. Macam-macam penelitian tersebut menjelaskan bahwa latihan pliometrik sangat berpengaruh positif dalam kemampuan lopmpat jauh. Akan tetapi hasil dari setiap penelitian cenderung berbeda-beda, sehinggga perlu dilakukan analisis data secara inklusif untuk memberikan informasi secara menyeluruh tentang pengaruh latihan pliometrik terhadap kemampuan lompat jauh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan pliometrik terhadap kemampuan lompat jauh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis dengan bantuan software Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP) versi 0.16.0.0. yaitu dengan cara mengumpulkan data dari hasil-hasil penelitian yang terindeks seperti Google Scholar. Pencarian dengan memasukan kata kunci “pliometrik” AND “lompat jauh” ditemukan 253 artikel. Berdasarkan kriteria inklusi dan esklusi terpilih 8 artikel. kemudian penelitian ini ditentukan nilai effect size (ES) dan standard error (SE). Dari hasil penelitian ini menunjukkan nilai estimate RE dan FE model sebesar 0.757 untuk kriteria SMA dan nilai sebesar 2.578 untuk kriteria SMP yang artinya latian pliometrik berpengaruh signifikan pada jenjang SMP dan SMA yang berfokus khususnya kemampuan lompat jauh. Penelitian ini hanya terbatas lompat jauh pada siswa SMP dan SMA, disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti pada cabang olahraga yang lain dan subjek yang lain.
Analysis of the Physical Condition of Male Outdoor Hockey Athletes in East Java
Putra, Hanas Hutama Arinsa;
Hariadi, Imam
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/cjpko.v17i1.71021
The purpose of this research is to identify and evaluate the physical condition profile of outdoor hockey athletes in East Java Province comprehensively. The research method employs a survey research design with a quantitative descriptive approach. Sampling is conducted using purposive sampling with a sample of 18 male outdoor hockey athletes registered in PUSLATDA East Java 2024. The instruments used in this research include physical condition tests comprising cardiorespiratory endurance (multi-fitness stage test), speed (20-meter sprint), agility (Illinois agility run), leg muscle explosiveness (standing triple jump), arm muscle strength (push up), abdominal muscle strength (sit up), back muscle strength (back up), and flexibility (sit and reach test). Based on the research results, it is shown that: (1) Cardiorespiratory endurance achieved a percentage of 87% categorized as good; (2) Leg muscle explosiveness achieved a percentage of 67% categorized as sufficient; (3) Speed achieved a percentage of 68% categorized as sufficient; (4) Agility achieved a percentage of 83% categorized as good; (5) Abdominal muscle strength achieved a percentage of 83% categorized as good; (6) Arm muscle strength achieved a percentage of 89% categorized as very good; (7) Back muscle strength achieved a percentage of 85% categorized as sufficient; (8) Flexibility achieved a percentage of 96% categorized as very good. Based on the overall results of the physical condition tests of the male outdoor hockey athletes from East Java, who have not yet demonstrated ideal performance to support the activities of male outdoor hockey athletes from East Java, a training program is required to improve the physical condition of the male outdoor hockey athletes from East Java as a whole.
Tingkat Aktivitas Fisik Pendaki Gunung Panderman Buthak Kota Batu
Permadi, Bagas Adi;
Yunus, Moch;
Hariadi, Imam;
Putra, Muhammad
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58192/populer.v4i1.3076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik pendaki Gunung Panderman Buthak Kota Batu. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah pendaki Gunung Panderman Buthak Kota Batu dengan total sampel 122 yang mencakup 88 pendaki laki-laki dan 34 pendaki perempuan dengan rentan usia 18 sampai 30 tahun. Instrumen pada penelitan ini berupa kuisioner terstruktur dari World Health Organization yaitu Global Physical Activity Questionnaire untuk mengukur tingkat aktivitas fisik dengan reliabilitas tinggi (Kappa=0,67-0,73) dan validitas sedang (r=0,48). Analisis data penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif melalui presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendaki laki-laki mempunyai presentase dengan kategori tingkat aktivitas fisik 86% tinggi, 11% sedang, dan 3% rendah. Sedangkan pendaki perempuan memiliki presentase dengan kategori tingkat aktivitas fisik 68% tinggi, 19% sedang, dan 15% rendah. Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas fisik pendaki gunung Panderman Buthak laki-laki dan perempuan memiliki tingkat aktivitas fisik dalam kategori tinggi.
THE RELATIONSHIP BETWEEN BIOMOTOR COMPONENTS AND SOCCER PLAYER'S SHOOTING SKILL: A META-ANALYSIS STUDY
Rivaldi, Tito;
Hariadi, Imam;
Hanief, Yulingga Nanda
Journal of Sport and Exercise Science Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jses.v6n1.p1-10
Studies that examine the biomotor component and shooting skill have been widely carried out in the sports field. These kinds of studies explained that the biomotor component has a very positive effect on improving shooting skills in football. However, the results of each study tend to be different, so it is necessary to conduct an inclusive data analysis to provide comprehensive information about the importance of the biomotor component to improve the shooting skill of football players. This study examined the effect size test of the biomotor component on the shooting skill of football players. The research type used was a meta-analysis study. The data source in this study was Google Scholar. The search literatures were from various sources using keywords: “power” AND “precision” AND “reaction” AND “balance” AND “explosive power” AND “agility” AND “coordination” AND “soccer shooting” 230 articles were obtained which were then filtered based on inclusion and exclusion criteria and 11 articles were analyzed. The data analysis was carried out through the stages of identifying variables, identifying the value of r, transforming the value of r into a z distribution, which was the effect size of each study, calculating the variance, calculating the standard error of z, and calculating the summary effect. The summary effect calculation was using Jeffrey's Amazing Statistics Program (JASP) software. The results of the analysis using the random effects model showed that there was a significant positive correlation between the biomotor component and the shooting skill of soccer players (z = 6.018, p<0.001, 95%CI, (0.484; 0.951). The influence between the biomotor component and the shooting skill of soccer players was included in the high category (rRE=0,717). The results of the study can be concluded that the biomotor component has a positive loreational relationship with the shooting ability of soccer players.
Preschool Age Fundamental Movement Skills Level
Elok Ludyana;
Imam Hariadi;
Nurrul Riyad Fadhli
Physical Education and Sports: Studies and Research Vol. 1 No. 2 (2022): Physical Education and Sports: Studies and Research
Publisher : CV Rezki Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56003/pessr.v1i2.117
Background: Teachers and parents need to know and understand the importance of fulfilling motor skills in pre-school-aged children to develop these habits and help reduce the rate of decline associated with motor delays in children's gross motor development. Objectives: This study aims to determine the level of fundamental movement skills of pre-school-age children at PAUD Tunas Bangsa in Bakalan Krajan, Malang City. Methods: This non-experimental study utilizes a descriptive research design with a survey method as its approach. The participants in this study were 15 children aged 3-5 years old from PAUD Tunas Bangsa Bakalan Krajan in Malang City. This study is a population study because all subjects were included in the study. The instrument used to determine the basic movements of pre-school-age children uses TGMD-2 (Test of Gross Motor Development). This study analyzed data using a table of norms for the Test of Gross Motor Development (TGMD-2) and percentages. Results: The study's final findings revealed that the level of fundamental movement or gross motor skills of children aged 3-5 years at PAUD Tunas Bangsa in Malang City showed an average Gross Motor Quotient (GMQ) score of 124, establishing them in the high category. Conclusion: The level of fundamental movement skills of pre-school age children at PAUD Tunas Bangsa Bakalan Krajan in Malang City is in a good category, as evidenced by two measuring indicators, namely locomotor motion, and manipulative motion, so it can be said that children's gross motor skills develop by their level age.
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND TERHADAP KEKUATAN MAKSIMAL OTOT TUNGKAI ATLET CRICKET
Faqih, Muhamad Abdaun Nur;
Hariadi, Imam
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jor.v5i2.5433
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan latihan resistance band terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai pada atlet cricket di Kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen pre-eksperimental dan rancangan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 12 atlet putra cabang cricket. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes leg dynamometer, yang mengukur kekuatan otot tungkai dalam satuan kilogram (kg). Tahapan pelaksanaan meliputi pre-test, pemberian latihan resistance band (khususnya latihan squat), dan post-test. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas dengan Levene Test, serta uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 101,46 pada pre-test menjadi 117,81 pada post-test. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) menunjukkan perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan resistance band berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai atlet cricket di Kota Malang. Hipotesis alternatif (H?) diterima, menunjukkan adanya pengaruh positif dari latihan tersebut terhadap kekuatan otot tungkai.
Penguatan teknik dasar sepak bola melalui program pelatihan ball feeling bagi anak usia dini di SSB Rabbani Putra Mandiri
Alfiansyah, Ferdy Nur;
Hariadi, Imam
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): May
Publisher : CV Rezki Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56003/darmabakti.v1i2.606
Kemampuan menggiring bola merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam sepak bola usia dini. Namun, hasil observasi awal di SSB Rabbani Putra Mandiri menunjukkan bahwa kelompok usia 10 tahun masih mengalami kesulitan dalam menjaga kontrol bola saat dribbling, seperti bola terlalu jauh dari kaki, arah gerakan yang tidak terkendali, dan mudah direbut lawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola melalui program pelatihan ball feeling yang dirancang khusus berdasarkan prinsip Long-Term Athlete Development (LTAD). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan eksperimen one group pretest-posttest design dengan 20 peserta. Program pelatihan dilakukan selama 22 pertemuan dan keterampilan menggiring bola diukur menggunakan tes dari Winarno (2006). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata keterampilan menggiring bola, dari 51,35 pada tes awal menjadi 61,75 pada tes akhir. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulannya, program pelatihan ball feeling efektif dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola pada pemain usia dini. Program ini diharapkan dapat diadopsi sebagai bagian dari kurikulum pelatihan sepak bola usia dini secara berkelanjutan.Kegiatan pengabdian ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 3 (kehidupan sehat dan sejahtera) dan Tujuan 4 (pendidikan berkualitas) melalui peningkatan keterampilan motorik anak usia dini lewat pelatihan ball feeling. Program ini juga memperkuat kapasitas pelatih lokal dalam menyelenggarakan pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan berkualitas.
Pengembangan Model Latihan Menggiring Bola (Dribbling) Untuk Pemain Sepak Bola Usia 10-12 Tahun
Rahmadika, Ega Azhar;
Hariadi, Imam
Jurnal Sporta Saintika Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2025
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/sporta.v10i2.459
This study aims to develop a dribbling training model at the Mahesa Dharma Kediri Football School for ages 10-12 years. This study uses a procedural development model. The type of research conducted in this study is developmental research, according to Borg and Gall. The procedure in this study has 7 stages. The product trial design consists of expert evaluation, small group trials, and large group trials. The trial subjects in this development involved 2 football experts and 1 media expert. The small group trial subjects used 5 football players at SSB Mahesa Dharma Kediri, aged 10-12 years. The large group subjects used 15 players at SSB Mahesa Dharma Kediri, aged 10-12 years. The types of data in this study are quantitative and qualitative data. The instruments used were questionnaires and interviews. This study has been validated by several experts. The results of the validation recapitulation from media experts gave a percentage of 75%, from football coaching experts gave 88%, and for football practitioner experts gave 75%. During the small group experiment involving 5 (five) SSB Mahesa Dharma Kediri soccer players aged 10-12 years, the results reached 93%, while in the large group involving 15 (fifteen) SSB Mahesa Dharma Kediri soccer players aged 10-12 years, the results reached 91%. Through small and large group experiments and validation by each expert, the dribbling training model development module that is being developed is considered very valid and valid enough to be used as a reference for learning varied and interesting dribbling training in the field of soccer, especially for ages 10-12 years.
Hubungan Kecepatan dan Fleksibilitas dengan Kelincahan pada SSB Putra Astara FC
Putra, Mohammad Denny Prasetya;
Hariadi, Imam
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.5349
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelincahan dan kecepatan pada pemain sepak bola SSB Putra Astara FC. Desain penelitian ini menggabungkan pendekatan korelasional dengan metodologi kuantitatif non-eksperimental. Dua puluh pemain SSB Putra Astara FC berusia 12 tahun menjadi populasi dan sampel untuk penelitian ini, yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan total sampling. Instrumen memanfaatkan (a) tes kecepatan (sprint 35 m), (b) tes fleksibilitas (V Sit and Reach), dengan menghubungkan (c) tes kelincahan (T-Test). Analisis data yang dimanfaatkan ialah korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini membuktikan: (1) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan terhadap kelincahan, dengan koefisien korelasi 0,699. (2) ada hubungan yang signifikan antara fleksibilitas terhadap kelincahan, dengan koefisien korelasi -0,606. (3) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan dan fleksibilitas terhadap kelincahan pada sepak bola, dengan koefisien korelasi gabungan 0,787. Penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kecepatan dan fleksibilitas punya hubungan yang signifikan pada kelicahan pada pemain sepak bola.